• Tidak ada hasil yang ditemukan

9.-RPS-TPPHP-TPE4145.pdf - UNIVERSITAS BRAWIJAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "9.-RPS-TPPHP-TPE4145.pdf - UNIVERSITAS BRAWIJAYA"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

P2RP – LP3M UB

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN JURUSAN KETEKNIKAN PERTANIAN PROGRAM STUDI S1 TEKNIK PERTANIAN

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

MATA KULIAH KODE RUMPUN MATA KULIAH BOBOT (sks) SEMESTER Tgl. Penyusunan

TEKNIK PENGOLAHAN PANGAN DAN HASIL PERTANIAN

TPE4145 TEKNIK 3 5 16 Juli 2020

OTORISASI Dosen Pengembang RPS Koordinator RMK Ka Prodi

1. Prof. Dr. Ir. Sumardi H. S., MS 2. Dr. Ir. Sandra Malin Sutan,

MP

3. La Choviya Hawa, STP., MP., PhD

4. Dewi Maya Maharani, STP., MSc

Prof. Dr. Ir. Sumardi H. S., MS Dr.Ir. Musthofa Lutfi, MP

Capaian

Pembelajaran CPL PRODI ILO Prodi S1 TEP ILO-1-2

(KU1)

Memiliki kemampuan dalam menggunakan prinsip-prinsip keteknikan untuk melakukan perancangan produk teknologi yang terkait dengan bidang ilmu keteknikan pertanian.

ILO-3 Memiliki keahlian dalam mengelola (manage) dan memanfaatkan (utilize) sumberdaya alam (pertanian dan lingkungan) dan sumberdaya pendukung (SDM, saran prasarana, dll) secara optimal dan berkelanjutan.

ILO-5 Mempunyai keahlian dalam mengidentifikasi, memformulasikan, menganalisis dan memecahkan permasalahan di bidang keteknikan pertanian melalui pendekatan sistem.

CPMK

CLO-1 Mampu mengidentifikasi masalah, merumuskan, menganalisis dan memecahkan masalah selama pengeringan, pendinginan, pembekuan, penyimpanan, pengemasan, proses termal dan non-termal di bidang teknik pertanian melalui pendekatan sistem

(2)

P2RP – LP3M UB

CLO-2 Mampu menjelaskan pemikiran kreatif dan inovatif untuk peningkatan kemampuan bekerja dengan menggunakan prinsip-prinsip rekayasa pangan seperti pengeringan, pendinginan, pembekuan, penyimpanan, pengemasan, pengolahan termal dan non-termal dengan konsisten mengikuti etika profesi

CLO-3 Mampu menggunakan, mengelola, memanfaatkan dan menerapkan prinsip-prinsip rekayasa pangan dalam merancang teknologi produk yang terkait dengan bidang ilmu teknik pertanian terutama hasil pertanian untuk pengembangan produk pengolahan makanan

Desikripsi Singkat

\MK

Pokok bahasan mata kuliah ini meliputi proses bahan sejak panen sampai dengan produk setengah jadi dan produk jadi. Proses tersebut mencakup tentang perontokan, pembersihan, pengeringan, pengupasan, material handling, milling, size reduction.

Pengolahan pangan meliputi dasar dasar rheologi, pemanasan dan pendinginan bahan pangan.

Materi

Pembelajaran / Pokok Bahasan

Kuliah:

1) Pengantar pengolahan pangan dan hasil pertanian

2) Teori dasar pengeringan (kadar air dan psycometric chart) 3) Pengenalan komponen mesin pengering

4) Teori dasar pendinginan

5) Pengenalan komponen mesin pendinginan 6) Aplikasi pendinginan pada bahan pertanian 7) Pengolahan pangan dengan aplikasi termal 8) Pengolahan pangan dengan apikasi non termal 9) Teknik pengemasan

10)Teknik penyimpanan Praktikum:

1. Pre-test dan pengenalan laboratorium 2. Praktik pasteurisasi

3. Praktik pengemasan dan penyimpanan 4. Praktik pengeringan

5. Praktik Penggorengan vakum (mesin vacuum frying) 6. Post-test (CLO -4)

Pustaka Utama

1. Anonim. 2008. Food Storage Guidelines. Http://www.storeitfoods.com/shelf -life. diakses pada tanggal 5 Desember 2015. Malang 2. Barbosa-Cánovas G.V., Juliano P., Peleg M., (2004/Rev.2006), ENGINEERING PROPERTIES OF FOODS, in Food Engineering, [Ed.

Gustavo V. Barbosa-Cánovas], in Encyclopedia of Life Support Systems (EOLSS), Developed under the Auspices of the UNESCO, Eolss Publishers, Oxford ,UK, [http://www.eolss.net]

(3)

P2RP – LP3M UB

3. Brennan, J. G., 2006, Food Processing Handbook, Weinheim, Germany

4. Chen, X. D, and Mujumdar, A.S., 2008, Drying Technologies in Food Processing, Blackwell Publishing

5. Fellows, P.J., 2000, Food Processing Technology, Second Edition, Woodhead Publishing Limited and CRC Press LLC 6. Heldman D.R, and R.P. Singh, ---- Food Process Engineering. ---

7. Henderson and Perry, --- Agricultural Process Engineering, ---

8. Lewis, M.J, 1987, Physical properties of foods and food processing systems, Ellis Horwood Ltd., England

9. Labuza, T.P. and Riboh 1982. Open Life Dating of Foods. Food Science and Nutrition Press. Inc. Westport. Connecticut.

10. Mohsenin, N.N., 1970, Physical properties of plant and animal materials, Gordon and Breach, Science Publisher, Inc., New York 11. Mohsenin, N.N., 1980, Thermal properties of foods and agricultural materials, Gordon and Breach, Science Publisher, Inc., New

York

12. Rao, M.A., Rizvi, S.S.H, and Datta, A.K., 2005, Engineering properties of foods, Third Edition, Taylor & Francis Group 13. Robberts TC. 2013. Food Plant Engineering Systems 2nd Ed. CRC Press

14. Sahin, S and Sumnu, S. G., 2006, Physical properties of foods, Middle East Technical University, Ankara, Turkey 15. S. M. Henderson and R. L. Perry. 1976. , Agricultural Process Engineering. Wesport, Conn. : AVI Publishing Co.

16. Saravacos G. dan A.E. Kostaropoulos. 2015. Handbook of Food Processing Equipment 2nd Ed. Springer 17. Syarief, Rizal dan Halid, Hariyadi, 1993, Teknologi Penyimpanan Pangan, Cetakan 1, Penerbit ARCAN

18. Syarif, Rizal., Sassya Santusa dan St. Isyana Budiwati. 19889. Teknologi Pengemasan Pangan. Pusat antar Universitas Pangan dan Gizi. IPB, Bogor

19. Toledo, R. T., 2007. Fundamentals of Food Process Engineering, Third Edition, Springer Science+Business Media, LLC Pendukung

1) Modul Praktikum Pengukuran Lingkungan Media

Pembelajaran

Perangkat Lunak : Perangkat Keras :

Materi dalam bentuk Adobe Flash / Video / PPT LCD dan proyektor, Komponen dan alat paraktikum elektronika Team Teaching 1. Prof. Dr. Ir. Sumardi H. S., MS

2. Dr. Ir. Sandra Malin Sutan, MP 3. La Choviya Hawa, STP., MP., PhD 4. Dewi Maya Maharani, STP., MSc Mata Kuliah

Syarat

Pindah Panas (TPE 4231)

Referensi

Dokumen terkait

38/2017 Key determinants of innovation in rural areas Head of village and Government of Village Local government is key actor to boost local innovation Leaders who support

Bidan diharapkan mampu mengidentifikasi secara dini penyulit persalinan dan mampu merujuk ibu hamil tersebut secara tepat waktu dengan keputusan klinik yang benar.Untuk dapat mencapai