• Tidak ada hasil yang ditemukan

A. Bentuk dan Prinsip Kedaulatan Negara Republik Indonesia

N/A
N/A
Celestine Krysta Alethea

Academic year: 2023

Membagikan "A. Bentuk dan Prinsip Kedaulatan Negara Republik Indonesia"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

3.3.2 Bentuk dan Prinsip Kedaulatan Negara Republik Indonesia

Intan Putri Setyani, S.Pd

(2)

Peta Konsep

(3)
(4)

• https://www.youtube.com/watch?v=

4sQASdO9k-8

• https://earth.google.com/web/@0,0,

0a,22251752.77375655d,35y,0h,0t,0r

(5)
(6)
(7)
(8)
(9)

Monarki

(10)

• Monarki

Pemerintahan diwariskan secara turun-temurun

Republik

Pemerintahan dilakukan melalui mekanisme pemilu

(11)

Indonesia sebagai Negara Republik

• Bentuk negara Indonesia : Kesatuan berbentuk Republik

• Sistem pemerintahan : Presidensial

Bentuk pemerintahan Indonesia ditegaskan dalam UUD 1945

Pasal 1 ayat 1 negara Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik

(12)
(13)

• https://www.youtube.com/watch?v

=0DUY4hN-EVk

• https://www.youtube.com/watch?v=

XOqNTqFkkec

(14)
(15)
(16)
(17)

1. Bentuk Kedaulatan Negara Republik Indonesia

●Berdasarkan UUD NRI Tahun 1945, Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat.

(18)

Bentuk Negara : Kesatuan

Bentuk Pemerintahan : Republik

Sistem Pemerintahan : Presidensil

(19)

Berikut ini adalah bunyi pasal yang dimaksud Pasal 1

(1)Negara Republik Indonesia ialah Negara Kesatuan yang Berbentuk Republik

(2)Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar.

(3)Negara Indonesia adalah negara hukum

(setelah amandemen)

(20)
(21)

c. Prinsip kedaulatan Negara Republik Indonesia berdasarkan UUD NRI Tahun 1945

1) Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk Republik

2) Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD

3) Negara Indonesia adalah negara hukum

4) Presiden tidak dapat membekukan dan atau membubarkan DPR

5) Para Menteri diangkat dan berhentikan oleh Presiden

6) MPR hanya dapat memberhentikan Presiden dan/wakilnya dalam masa jabatannya UUD.

(22)

2. Indonesia sebagai Negara

yang Berkedaulatan Rakyat

(23)
(24)

Sebelum amandemen :

Pasal 1 ayat 2 berbunyi “ Kedaulatan di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR”

Setelah amandemen :

Pasal 1 ayat 2 berbunyi “Kedaulatan adalah

di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut

Undang-Undang Dasar”

(25)

Penyelenggara kekuasaan negara yang dipilih langsung oleh rakyat

• Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

•Dewan Perwakilan Daerah (DPD)

•Presiden & Wakil Presiden

•Dipilih langsung oleh rakyat dalam pemilihan umum.

•Perubahan cara rakyat memberikan mandat/wewenang

terhadap penyelenggara negara tersebut mengubah sistem ketatanegaraan Indonesia, yaitu dari supremasi MPR

menjadi sistem kedaulatan rakyat.

•UUD menjadi dasar dan rujukan utama untuk menjalankan kedaulatan rakyat.

(26)

Sistem Pemerintahan Horizontal

(27)
(28)

Sistem pemerintahan Vertikal

(29)
(30)

3. Indonesia sebagai Negara Hukum

(31)
(32)

A. 3 ciri negara hukum oleh Jimly Asshiddqie

1. Supremacy of law (supremasi hukum) yaitu semua permasalahan yang terjadi dalam kehidupan bernegara diselesaikan dengan hukum.

2. Equality before of law (persamaan dalam hukum) yaitu setiap

warga negara sama kedudukannya di dalam hukum. Tidak ada perbedaan penerapan hukum antara pejabat dan rakyat.

3. Due process of law (asas legalitas hukum) yaitu semua kebijakan dan Tindakan pemerintah harus didasarkan pada peraturan perundang- undangan yang sah dan tertulis.

(33)

b. Prinsip pokok demokrasi yang berdasarkan hukum

Menurut Jimly Asshiddiqie, gagasan demokrasi yang berdasarkan atas hukum mengandung empat prinsip pokok sebagai berikut.

1)Adanya jaminan persamaan dan kesetaraan dalam kehidupan bersama

2)Adanya pengakuan dan penghormatan terhadap perbedaan atau pluralitas

3)Adanya aturan yang mengikat dan dijadikan sumber rujukan bersama

4)Adanya mekanisme penyelesaian sengketa berdasarkan mekanisme aturan yang ditaati bersama dalam konteks kehidupan bernegara.

(34)

Keempat prinsip pokok dari demokrasi tersebut menurut Jimly

dapat dilembagakan dengan menambahkan prinsip-prinsip negara hukum sebagai berikut:

1)Pengakuan dan penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia 2)Pembatasan kekuasaan disertai mekanisme penyelesaian

sengketa ketatanegaraan antar lembaga negara, baik secara vertikal maupun horizontal

3)Adanya peradilan yang bersifat independen dan tidak memihak 4)Dibentuknya lembaga peradilan yang khusus untuk menjamin

keadilan warga negara yang dirugikan karena putusan atau kebijakan pemerintah

5)Adanya mekanisme hak uji materi oleh lembaga legislatif dan eksekutif

6)Dibuatnya konstitusi dan peraturan perundangan yang mengatur jaminan pelaksanaan prinsip tersebut.

7)Pengakuan terhadap asas legalitas dalam penyelenggaraan negara.

Referensi

Dokumen terkait

Pasal 1 ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang merupakan naskah asli mengandung prinsip bahwa ”Negara Indonesia ialah negara kesatuan, yang berbentuk Republik

UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai sumber hukum tertinggi di Indonesia, Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan sumber dari motivasi dan

Oleh karena itu, sosialisasi empat pilar Bangsa yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai Dasar Negara

Pasal 1 ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang merupakan naskah asli mengandung prinsip bahwa ”Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan, yang

Bunyi Pasal 1 ayat (1) UUD NRI tahun 1945 yang menyatakan bahwa negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik menegaskan bahwa para pendiri negara

✓ Ketiga, masalah pengelolaan lingkungan hidup Indonesia tidak terlepas dari luas wilayah negara sebagaimana ditentukan dalam Pasal 25A UUD 1945, bahwa “Negara Kesatuan Republik

Implikasi pluralisme dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan bentuk demokrasi yang berdasar pada Pancasila dan landasan konstitusional UUD 1945.Indonesia sebagai

Pengertian Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha