• Tidak ada hasil yang ditemukan

abstrak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "abstrak"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ix ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan nilai-nilai kearifan lokal yang diterapkan di Kampung Adat Cireundeu dalam upaya melestarikan Lingkungan Cireundeu. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dan Studi yang digunakan oleh peneliti adalah studi Etnografi. Studi etnografis yaitu mendeskripsikan dan menginterpretasikan budaya kelompok sosial atau sistem. Etnografi bisa dikataka sebagai studi yang mendalam tentang perilaku yang terjadi secara alami disebuah budaya atau sebuah kelompok sosial tertentu untuk memahami sebuah budaya tertentu dari sisi pelakunya. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan peneliti menemukan Penerapan Nilai-Nilai Kearifan Lokal yang diterapkan di Cireundeu menggunakan cara Mengajak generasi penerus untuk menerapkan nilai nilai kearifan lokal, dengan menggunakan strategi berdongeng bahwa nilai-nilai kearifan lokal tersebut sangat penting untuk diwariskan dan di terapkan. Masyarakat adat Cireundeu pun mempunyai kendala dari arus Globalisasi dan Modernisasi yang tidak terbendung di kawasan Kampung Adat Cireundeu, karena mereka mempunyai prinsip “Ngindung ka waktu, Mibapa ka jaman.” Yang artinya tidak menutup arus globalisasi yang masuk ke kawasan Cireundeu tapi tetap menerapkan nilai-nilai Kearifan Lokal. Dan juga di kampung adat Cireundeu ini mempunyai kendala kekurangan regenerasi petani Singkong yang merupakan sumber makanan pokok dan menjadi salah satu Nilai Kearifan Lokal yang diterapkan di Kampung adat Cireundeu.

Kata Kunci : Penerapan Nilai Kearifan Lokal, Kampung Adat Cireundeu.

(2)

xii ABSTRACT

This study aims to determine how the application of local wisdom values that are applied in the Cireundeu Customary Village in an effort to preserve the Cireundeu Environment.

The method used in this research is a qualitative approach and the study used by researchers is the study of ethnography. Ethnographic studies that describe and interpret the culture of social groups or systems. Ethnography can be said as an in-depth study of behavior that occurs naturally in a culture or a particular social group to understand a particular culture from the side of the culprit. The results of the research conducted by researchers found that the application of Local Wisdom Values applied in Cireundeu uses the way to invite the next generation to apply local wisdom values, using a storytelling strategy that the values of local wisdom are very important to be inherited and applied.

The indigenous people of Cireundeu also have constraints from the current of globalization and modernization that are not unstoppable in the Cireundeu Indigenous Village, because they have the principle of "Ngindung ka waktu, mibapa ka jaman." the value of Local Wisdom. And also in the Cireundeu traditional village, it has constraints due to the lack of regeneration of cassava farmers, which is a staple food source and is one of the Local Wisdom Values that is applied in the Cireundeu traditional village.

Keywords: Application of Local Wisdom Values, Cireundeu Indigenous Village.

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu cara untuk mempromosikan Kampung Adat Cireundeu sebagai kampung wisata budaya adalah dengan membuat media promosi yang menarik, sehingga masyrakat

DISFUNGSIONAL PERAN KARANG TARUNA DALAM PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DI KAMPUNG CIREUNDEU (Studi Deskriptif pada Karang Taruna RW 10 di Kampung Adat Cireundeu Kecamatan

Sementara Kampung Adat Cireundeu yang kini menjadi Desa Wisata Cireundeu memiliki potensi yang tidak kalah menarik untuk diteliti yaitu kebiasaan masyarakat yang menjadikan

Keluarga campuran dimana suami-istri makan dengan makanan pokok yang berbeda (rasi dan beras) banyak ditemui di Kampung Adat Cireundeu, Bila perempuannya berasal dari kampung

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran media pada aktivitas komunikasi kelompok masyarakat adat kampung Cireundeu dalam mempertahankan tradisi dan nilai adat yaitu melalui

Wisatawan yang datang ke Kampung Cireundeu pun memiliki motivasi wisata. dan keperluan yang

Kontrol arus kas oleh UMKM batik di Kampung Batik Semarang pun belum dilakukan dengan baik karena masih memiliki kendala-kendala seperti masih memberikan kredit berlebih agar

kemudian menjadikannya dinyatakan sebagai daerah yang memiliki Daya Tarik Wisata (DTW). Kelompok masyarakat adat di Kampung Adat Cireundeu hingga kini masih mempercayai,