• Tidak ada hasil yang ditemukan

ABSTRAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ABSTRAK"

Copied!
74
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Definisi Istilah

Sistematika Pembahasan

KAJIAN PUSTAKA

Kajian Terdahulu

Nurul Indah Wati dengan judul Pemberdayaan Ekonomi Umat dari Pondok Pesantren Al-Ishlah Mayang-Jember (SPOT: 2008). Dalam penelitian ini peneliti mengkaji lebih dalam tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat di lingkungan pesantren dan pesantren luar ruangan Al-Ishlah Mayang-Jember. Penelitian ini menghasilkan temuan yaitu kurangnya partisipasi pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga dilakukan oleh Pondok Pesantren Al-Ishlah Mayang-Jember.

Meri Nurami berjudul Peran Modal Sosial Dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Studi Pada Usaha Daur Ulang Di Desa Kedungwonokerto Kecamatan Prambon Sidoarjo) (Universitas Brawijaya: 2007). Pada penelitian kedua, peneliti mengkaji lebih dalam mengenai peran Pondok Modern Darussalam dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa tidak ada program pemberdayaan sosial ekonomi sehingga yang dilaksanakan oleh pondok pesantren modern.

Kajian Teori

Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa masih kurangnya hubungan kerjasama antar pelaku usaha daur ulang yang masih terbatas dalam hal penyediaan bahan baku, proses produksi dan pemasaran, serta kurangnya keterlibatan pemerintah dalam mendukung upaya pemberdayaan masyarakat. Peran pelaku perubahan dan pemberdayaan masyarakat bukan sebagai seseorang yang akan melakukan seluruh kegiatannya sendiri, namun lebih kepada agar masyarakat dapat terlibat aktif dalam proses perubahan di lingkungan sekitarnya. Membangun lembaga baru yaitu membangun lembaga baru di lingkungan sekitar dengan menggunakan sumber daya masyarakat setempat, dimana lembaga tersebut diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

Masyarakat desa, yaitu warga yang merupakan suatu kesatuan masyarakat yang tinggal pada satuan pemerintahan terendah yang langsung berada di bawah camat. Sebaiknya masyarakat dilibatkan dalam proses tersebut agar mereka lebih memperhatikan kehidupannya untuk mendapatkan kepercayaan diri, harga diri dan pengetahuan untuk mengembangkan keterampilan baru. Melihat partisipasi sebagai bagian integral dari proses pemberdayaan masyarakat, maka akan diketahui bahwa akar berkembangnya pemikiran tentang pendekatan partisipatif dalam pembangunan akan berkaitan dengan wacana masyarakat (Rukminto Adi.

Berdasarkan uraian di atas, maka partisipasi masyarakat adalah partisipasi masyarakat dalam proses mengidentifikasi permasalahan, mengidentifikasi potensi yang ada di lingkungan sekitar, memilih dan mengambil keputusan mengenai alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan, melaksanakan upaya untuk mengatasi permasalahan, serta partisipasi masyarakat dalam mengevaluasi perubahan yang terjadi. Pemberdayaan masyarakat sebagai suatu proses merupakan suatu kegiatan yang berkesinambungan selama masyarakat masih mau melakukan perubahan dan perbaikan. Pemberdayaan masyarakat merupakan proses penggalangan upaya untuk memperkuat kemandirian atau biasa disebut juga kemandirian masyarakat.

Dalam proses kemandirian, masyarakat didampingi untuk melakukan analisis terhadap permasalahan yang mereka hadapi, sehingga membantu masyarakat untuk mencari alternatif solusi atas permasalahan tersebut. Dalam proses ini masyarakat juga dibantu untuk merancang suatu kegiatan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, bagaimana melaksanakan rancangan yang telah ditentukan dan bagaimana menyusun strategi untuk memperoleh sumber daya eksternal yang diperlukan agar dapat mencapai hasil yang maksimal. Dengan kata lain prinsip yang diutamakan dalam proses pemberdayaan adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menentukan apa yang diinginkannya sesuai dengan kemampuan, pengetahuan dan kemauannya sendiri (Huraerah, 2008: 87).

Pemberdayaan merupakan upaya untuk mengangkat harkat dan martabat kelompok masyarakat yang tidak dapat lepas dari kemiskinan. Perlindungan, perlindungan terhadap masyarakat, terutama masyarakat lemah, dari penindasan oleh masyarakat yang lebih kuat, penghindaran persaingan yang tidak setara dan pencegahan eksploitasi. Suatu proses harus dilakukan untuk menaikkan taraf masyarakat ke tingkat masyarakat yang maksimal.

METODE PENELITIAN

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Lokasi Penelitian

Sumber Data

Teknik Pengumpulan Data

Wawancara yang dilakukan peneliti antara lain Tim Pengelola Kegiatan, Tim Penyusun Proposal, Staf Pemberdayaan Desa dan Warga Desa. Metode dokumenter digunakan sedemikian rupa sehingga penggunaan dan perolehan datanya tidak terlalu sulit, karena datanya sudah tersedia. Metode dokumenter merupakan suatu metode yang digunakan peneliti untuk mencari data-data yang telah didokumentasikan baik berupa buku, laporan, arsip, dan lain-lain. (Arikunto.

Dalam metode dokumenter ini memuat dokumen-dokumen program yang dilaksanakan PNPM Mandiri Perdesaan untuk memperkuat perekonomian masyarakat.

Analisis Data

Data yang dikumpulkan melalui survei yang cermat dan rinci akan menghasilkan data yang besar, kompleks dan rumit dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Oleh karena itu peneliti harus melakukan reduksi data agar data tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti dalam mengumpulkan dan melengkapi data. Reduksi data adalah merangkum, memilih hal yang paling penting, memfokuskan pada hal yang penting, mencari tema dan pola.

Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan peneliti memahami apa yang terjadi, dan merencanakan tindakan selanjutnya berdasarkan apa yang telah dipahami. Penyajian data merupakan informasi yang telah diorganisasikan dan dapat berupa cerita, grafik, tabel, dan lain-lain. Pada tahap ini peneliti mencoba mencari makna dari data yang telah direduksi dan disarikan atau dikumpulkan dengan cara membandingkannya, mencarinya. tema, pola, persamaan, pengelompokan dan hasil yang diperoleh dalam penelitian.

Kesimpulan awal masih tentatif dan akan berubah jika bukti kukuh dan menyokong tidak ditemui pada peringkat pengumpulan data seterusnya. Namun, sekiranya kesimpulan tersebut disokong oleh bukti yang sah dan konsisten pada peringkat awal apabila penyelidik kembali mengumpul data, maka kesimpulan yang dikemukakan adalah kesimpulan yang munasabah.

Keabsahan Data

Dalam penelitian ini peneliti menggunakan triangulasi sumber yang artinya memeriksa tingkat keandalan informasi yang diperoleh melalui cara yang berbeda-beda (Moleong. Misalnya; observasi langsung terhadap program yang dilaksanakan oleh PNPM Mandiri Desa Curahmalang dan membandingkannya dengan hasil wawancara. yang dilakukan peneliti dengan masyarakat sekitar misalnya membandingkan hasil wawancara terhadap kader desa PNPM Mandiri Perdesaan Curahmalang dengan dokumen terkait yang berkaitan dengan desa PNPM Mandiri Perdesaan Curahmalang.

Triangulasi sumber dilakukan dengan cara memeriksa data terhadap sumber yang sama namun menggunakan teknik, alat dan waktu yang berbeda. Misalnya data yang diperoleh melalui teknik wawancara kemudian diverifikasi melalui teknik observasi dan dokumentasi.

Tahap-tahap Penelitian

Pendekatan PNPM Mandiri Perdesaan merupakan pengembangan dari District Development Program (DDP) yang selama ini dinilai berhasil. Visi PNPM Mandiri Perdesaan Desa Curahmalang adalah mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian bagi masyarakat miskin pedesaan. Tujuan keseluruhan PNPM Mandiri Perdesaan Desa Curahmalang adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat miskin dengan mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan pembangunan.

Sesuai dengan pedoman umum, PNPM Mandiri Perdesaan Desa Curahmalang mempunyai prinsip dasar yang selalu menjadi landasan dalam setiap pengambilan keputusan dan tindakan yang akan dilakukan dalam melaksanakan rangkaian kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan. Swadaya masyarakat merupakan salah satu bentuk partisipasi dalam pelaksanaan PNPM Mandiri Desa Curahmalang tahap perdesaan. Sebagai bentuk dukungan terhadap perempuan, PNPM Mandiri Desa Curahmalang mengupayakan keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan dan sebagai aktor dalam seluruh tahapan perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan.

Dari hasil wawancara yang saya lakukan dengan Mbak Nurbani Rahayu (Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa) mengenai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilaksanakan oleh PNPM Mandiri Perdesaan di Desa Curahmalang yaitu strategi partisipasi dan kemandirian. “Dalam program PNPM Mandiri Perdesaan Desa Curahmalang, saya diajak untuk ikut serta langsung dalam perbaikan lingkungan sekitar, seperti perbaikan jalan desa yang dilakukan oleh PNPM Mandiri Perdesaan Desa Curahmalang.” Dari hasil wawancara yang saya terima dari Bpk. Muhammad Sholeh, selaku salah satu pengurus PNPM Mandiri Perdesaan Desa Curahmalang, bahwa setiap ada rencana program pembangunan yang dilakukan PNPM Mandiri Perdesaan akan langsung melibatkan masyarakat setempat untuk berdiskusi. agenda program pembangunan.

Dari informasi yang terungkap di atas dapat kita peroleh gambaran bahwa di desa Curahmalang berkaitan dengan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan. Pengelola Program PNPM Mandiri Perdesaan selalu dilibatkan. Sos selaku ketua kelompok pengelola kegiatan menyatakan bahwa dalam mengatasi kurangnya pemahaman masyarakat terhadap program yang ada di PNPM Mandiri Perdesaan, yaitu dengan meningkatkan kesadaran terhadap program apa saja yang akan dilaksanakan di Desa Curahmalang. Sosialisasi program-program yang ada di PNPM Mandiri Perdesaan dengan cara mengundang masyarakat ke tempat yang telah disediakan, dan sosialisasi ini akan dilakukan oleh tim pengelola kegiatan dan personel terpilih.

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di PNPM Desa Mandiri Desa Curahmalang Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember menggunakan metode community development. Banyak masyarakat yang masih belum memahami tujuan PNPM Mandiri Perdesaan, sehingga masyarakat kurang memperhatikan atau bahkan tidak berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan PNPM Mandiri Perdesaan. Selama melakukan penelitian tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat di PNPM Mandiri Desa Curahmalang Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember diperoleh beberapa temuan yang dapat dijadikan masukan untuk meningkatkan atau sebagai bahan pertimbangan dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Latar belakang Obyek Penelitian

Penyajian Data dan Analisis

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Pada bab terakhir penyusunan skripsi ini, penulis mencantumkan dua hal yang harus diketahui, yaitu pertama tentang kesimpulan dari isi skripsi yang telah peneliti bahas pada bab di atas, dan kemudian poin kedua berisi saran. Pengembangan masyarakat bertujuan untuk mengajak masyarakat miskin melihat dan menyadari permasalahan yang mereka hadapi, kemudian mencari solusi dengan berdiskusi bersama bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah sebagai cara bagi pekerja sosial untuk meningkatkan kesadaran pengetahuan.

Permasalahan yang paling sering muncul pada saat pencarian/rekrutmen staf yaitu staf pada umumnya adalah karena. Untuk mengatasi permasalahan kader yang melalaikan tugasnya, dilakukan dengan cara melakukan observasi oleh tim verifikasi, apabila kader kedapatan melalaikan tugasnya maka akan diberikan teguran atau petunjuk agar kader tidak melalaikan tugasnya. mereka sebagai kader. Sedangkan untuk mengatasi permasalahan kesalahpahaman masyarakat terhadap program PNPM Mandiri Perdesaan dilakukan dengan mengajak masyarakat datang ke tempat yang direncanakan dan sosialisasi ini akan dilakukan oleh Tim Pengelola Kegiatan dan kader terpilih.

Hal ini menjadi tugas Tim Pengelola Kegiatan dan staf untuk memberikan pemahaman.

Saran-saran

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan kelebihan sistem kerja kontrak dikemukakan oleh Darmin Siagian 42 thn selaku mantan sekretaris TPK pada tahun anggaran 2008, yaitu: “…..kelebihan dari sistem kerja kontrak