• Tidak ada hasil yang ditemukan

abstrak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "abstrak"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Avidtrias Ambarwati. 2020. Perancangan Desain Formulir Informed Consent Tindakan Medis Sesuai Regulasi yang Berlaku di Puskesmas Pagelaran Kabupaten Malang. Laporan Tugas Akhir, Program Studi D-III Perekam Medis dan Informasi Kesehatan, Jurusan Kesehatan Terapan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: Prima Soultoni Akbar, S.ST.,MPH.

Rekam medis merupakan kumpulan bukti dalam bentuk berkas diantara salah satu berkas rawat jalan yang digunakan yaitu pengumpulan data pasien rawat jalan adalah formulir persetujuan tindakan medis (Informed Consent). Berdasarkan dari hasil observasi di Puskesmas Pagelaran Kabupaten Malang, bahwa Informed Consent yang digunakan masih menggunakan stempel dimana hal tersebut kurang memenuhi informasi yang dibutuhkan serta pelaksanaannya tidak sesuai dengan SOP yang ada. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menyusun perencanaan dan perancangan desain formulir Informed Consent tindakan medis sesuai regulasi yang berlaku di Puskesmas Pagelaran Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara, checklist, dan studi dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan teknik editing dan tabulating. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menganalisis desain formulir Informed Consent menggunakan aspek khusus berupa aspek fisik, anatomik, dan isi serta untuk kebutuhan data pada formulir Informed Consent menggunakan rancangan berdasarkan Permenkes 585. Setelah dilakukan observasi, bahwa penggunaan stempel belum memenuhi kebutuhan informasi yang ada, untuk aspek fisik, anatomik, dan isi belum memenuhi teori dari Indawati, Permenkes 585, UU RI No.29, dan Permenkes 269.

Kata Kunci: Desain, Informed Consent, Perancangan, Persetujuan, Tindakan Medis

(2)

ABSTRACT

Avidtrias Ambarwati. 2020. Drafting an Informed Consent Form for Medical Treatment in Accordance with the Regulations in Force at the Community Health Center in District Pagelaran Malang. Final Report, Study Program D-III Medical Record and Health Information, Departement of Applied Health, Politeknik Health Ministry Health Malang. Counselor: Prima Soultoni Akbar, S.ST.,MPH.

The medical record is a collection of evidence in the form of an outpatients file that is used is data collection for outpatients is an informed consent form. Based on the results of observations at the Malang District Health Center Pagelaran, that the Informed Consent that was used still uses a stamp where it does not meet the information needed and the implementation is not in accordance with the existing Standard Prosedures Operasional. The reserch was carried out with the aim to compile planning and design of Informed Consent forms for medical action according to regulations in force in Malang District Health Center performance. This study uses a qualitative approach, the type of research used is descriptive with a case study approach. Data sources were obtained form interviews, checklists, and editing and tabulating. The results of this study indicate that in analyzing the design of Informed Consent form of physical anatomic aspects, and the contents as well as for the needs of the data on the Informed Consent form using a design base don Minister of Health Regulation 585. After observing, that the use of stamps does not meet Indawati’s theory, Minister of Health Regulation 585, RI Law No.29, and Minister of Health Regulation 269.

Keyword: Design, Informed Consent, Design, Approval, Medical Treatment

Referensi

Dokumen terkait

Dalam pelaksanaan informed consent / persetujuan tindakan medis yang diteliti dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dan aspek hukum dalam pelaksanaan mengenai tindakan

informed consent atau persetujuan tindakan medik adalah persetujuan yang diberikan oleh pasien atas upaya medis yang akan dilakukan tenaga medis terhadap dirinya

Informed consent untuk penelitian kesehatan harus memperoleh perhatian dan kedudukan yang lebih tinggi dibanding informed consent untuk tindakan medis, karena subyek penelitian

Tujuan dari surat persetujuan tindakan medis (informed consent) bagi dokter gigi adalah membuat rasa aman dalam menjalankan tindakan medis pada pasien dan sebagai pembelaan

Tindakan medis hanya dapat dilakukan apabila telah dilakukan informed consent, yaitu persetujuan atau penolakan pasien yang bersangkutan terhadap tindakan medis yang

Dampak yang ditimbulkan dari ketidaklengkapan pengisian formulir informed consent yaitu menurunnya kualitas mutu rekam medis sehingga bisa berpengaruh pada proses penilaian

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290/MENKES/PER/III/2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran yang dimaksud dengan Persetujuan Tindakan Medis

Perlu diingat : Informed consent : Informed consent bukan sekedar formulir persetujuan bukan sekedar formulir persetujuan yang diberikan kepada pasien, juga yang diberikan