LOKASI AEON MALL DELTAMAS
• PETA WILAYAH DELTAMAS
PETA ADMINISTRASI KABUPATEN BEKASI
KABUPATEN BEKASI
KECAMATAN CIKARANG PUSAT
SUMBER: RENCANA TATA RUANG & WILAYAH KABUPATEN BEKASI 2011-2031
MASTERPLAN KOTA DELTAMAS
Luas Wilayah
20 Hektar
Jl. Ganesha Boulevard, Kota Deltamas
TATA GUNA LAHAN
Berdasarkan kondisi eksisting peruntukan lahan di lokasi tapak sesuai dengan masterplan
DELTAMAS. Dimana lokasi tapak termasuk dalam kawasan komersil dan berdekatan dengan permukiman berupa perumahan yang berada di sebrang AEON MALL.
Sumber gambar: Deltamas.id
Sumber gambar: Deltamas.id
FASAD BANGUNAN DAN ARAH BANGUNAN
AEON MALL DELTAMAS memiliki fasad bangunan lebih luas dari mall pada umumnya, karena AEON MALL DELTAMAS adalah mall AEON terbesar di Asia Tenggara. Arah bangunannya menghadap ke arah Selatan.
Fasad bangunan AEON terkesan simple karena mengusung konsep Modern Jepang.
AKTIVITAS PENDUKUNG
Konsep desain aktivitas pendukung pada koridor sebrang AEON MALL
DELTAMAS berupas ruko –ruko yang berisi cafe, kos –kos an, kios makanan, dan mini office yang tersebar di sepanjang koridor. Sedangkan aktivitas pendukung di sekitaran AEON MALL tidak ada.
Jumlah activity support pada hari biasa
(weekday) ada tiga kegiatan, yaitu Mini Office, Perdagangan dan Jasa, serta Kampus ITSB. Ada sebagian activity support yang tidak beraktivitas seperti mini office dan kampus pada saat hari libur (weekend). Toko – toko yang ada di koridor sebrang AEON MALL DELTAMAS biasanya buka jam 8 pagi.
Durasi Waktu Sektor Perdagangan dan jasa:
• Weekday : 08.00-20.00
• Weekend : Tutup
Durasi Waktu Mini Office
•Weekday : 08.00-20.00
• Weekend : Tutup LEGENDA
AEON MALL DELTAMAS RUKO
KAMPUS ITSB Sumber gambar: Google
Konsep ruang terbuka yang menghadap pintu masuk utama akan memberi kesan "Forest Plaza" . Dengan konsep ini pengunjung dapat bersantai sambil
menikmati suasana hijau yang menyegarkan ketika berkunjung ke Mall ini.
Durasi Waktu Pendidikan (Kampus)
•Weekday : 07.00-17.00
• Weekend : Tutup
DABAU DELTAMAS
JARAK AEON MALL DELTAMAS TERHADAP WILAYAH LAIN
Kawasan ini berpotensi peningkatan jumlah penduduk, berkat
pengembangan perkotaan yang mendekatkan lingkungan perumahan, tempat kerja, pendidikan dan hiburan dengan mengundang masuk pabrik produsen lokal maupun mancanegara, fasilitas logistik, dan pusat data.
Lokasi pembangunan AEON Mall Deltamas berdekatan dengan pintu keluar KM 37 Jalan Tol dan Stasiun Kereta Cepat Whoosh di
Kakendaraanrawang. . Selain itu, waktu tempuh yang relatif singkat
dengan menggunakan roda empat, dari stasiun kereta cepat baru.
MASSA BANGUNAN
A. Penetapan KDB dibedakan dalam tingkatan:
• KDB tinggi (lebih besar dari 60% sampai dengan 100%)
• Sedang (30% sampai dengan 60%),
• Rendah (lebih kecil dari 30%).
Untuk daerah/kawasan padat dan atau pusat kota dapat ditetapkan KDB tinggi dan atau sedang sedangkan untuk daerah/kawasan renggang dan atau fungsi resapan ditetapkan KDB rendah
B. Penetapan ketinggian bangunan dibedakan dalam tingkatan ketinggian:
• Bangunan rendah (jumlah lantai Bangunan Gedung sampai dengan 4 lantai)
• Bangunan sedang (jumlah lantai Bangunan Gedung5 lantai sampai dengan 8 lantai)
• Bangunan tinggi (jumlah lantai bangunan lebih dari 8 lantai).
Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi No 12 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bekasi 2011 - 2031 Cikarang Pusat termasuk kawasan tapak AEON MALL DELTAMAS merupakan KSK (Kawasan Strategis Kabupaten) bidang sosial budaya dan berpotensi menjadi kegiatan perekonomian tinggi.
Sumber gambar: Google
Sub Zona Perdagangan dan Jasa Skala Kota
Intensitas Pemanfaatan Ruang
Tata Bangunan
• KDB Maksimum 70%
• KLB Maksimum 2,8
• KDH Minimum 10%
a. Pusat Belanja, hotel dan perkantoran:GSB minimum = ½ x lebar rumija:
- Jalan Arteri: minimum 15 meter, yang dipergunakan sebagai RTNH (plaza). Luas lantai maksimum untuk perdagangan & jasa skala kecamatan 12.000 m2. Luas lantai maksimum untuk perdagangan & jasa skala lingkungan 2.500 m2
- Jalan Kolektor: minimum 10 meter, yang dipergunakan sebagai RTNH (plaza) atau parkir. Luas lantai maksimum untuk perdagangan &
jasa
skala kecamatan 2.500 m2. Luas lantai maksimum untuk perdagangan & jasa skala lingkungan 1.250 m2.
- Jalan Lokal/Lingkungan: Luas lantai maksimum untuk perdagangan & jasa skala lingkungan 400 m2.
b. GSB samping dan belakang diatur berdasarkan pertimbangan keselamatan, estetika atau karakter kawasan yang ingin dibentuk, minimum 4 meter.
c. KTB Maks = 100%-KDH dan tidak diperkenankan di bawah RTH
Sumber: peraturan.bpk.go.id
SIGNAGE
1
1
10
3
4
6 5
6 3 5
4
8
7
7
2
9
Identifikasi Informasi Publik 1. Visibilitas (keterlihatan, keterbacaan, kejelasan)
papan/tanda tersebut jelas
2. Mencolok baik dari segi kualitas gambar maupun warna 3. Papan harmonis dengan arsitektur bangunan (proporsi
lebih kecil)
4. Sebagian besar penanda mudah dibaca
5. Ukuran huruf dan ukuran penanda cukup proporsional 6. Cukup informatif
7. Aman bagi pegendara
8. Tidak terhalangi oleh penanda lain
10
9
Penanda yang berada di sekitar koridor AEON MALL DELTAMAS umumnya didominasi oleh papan rambu untuk koridor jalan. Semuanya dalam
kondisi yang baik, sehingga selaras dengan keindahan bangunan dan lingkungan tersebut.
8
SIRKULASI JALUR PEJALAN KAKI
1
4
2
6 3
5
Konsep Desain Jalur Pejalan Kaki
Konsep pengembangan jalur pejalan kaki bertujuan untukmewujudkan Koridor AEON MALL DELTAMAS sebagai kawasan perdagangan berupa ruko dan mall yang ramah bagi pejalan kaki. Pengembangan yang dilakukan yaitu dengan perubahan peruntukan jalan sesuai dengan waktu operasional aktivitas utama dan aktivitas pendukung, perubahan material perkerasan jalan, dan penyediaan street furniture berupa tempat sampah, kursi, lampu penerangan jalan. Material jalan bisa dilihat pada foto ke-5 adalah paving blok.
SEKITAR AREA TAPAK
1. Lebar Jalur Pedestrian:
- Jalur pedestrian memiliki lebar yang cukup lebar, sekitar 3-4 meter, untuk memfasilitasi arus
pejalan kaki yang ramai.
- Lebar ini memungkinkan pejalan kaki untuk berjalan dengan nyaman dan memberikan ruang yang cukup untuk menghindar dari kerumunan.
2. Permukaan Jalur Pedestrian:
- Jalur pedestrian menggunakan material yang tahan cuaca, seperti paving blok atau conblok.
- Permukaan jalur dibuat rata dan tidak licin untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pejalan kaki.
3. Penerangan Jalur Pedestrian:
- Terdapat penerangan yang cukup di sepanjang jalur pedestrian, baik dari lampu jalan maupun lampu taman.
- Penerangan memadai memberikan visibilitas yang baik dan meningkatkan keamanan di malam hari.
4. Fasilitas Pejalan Kaki:
- Terdapat area istirahat berupa bangku-bangku taman yang tersebar di sepanjang jalur
pedestrian.
- Terdapat tempat sampah yang strategis untuk menjaga kebersihan jalur pedestrian.
- Terdapat rambu-rambu atau petunjuk arah yang jelas untuk memudahkan navigasi pejalan kaki.
5. Integrasi dengan Ruang Terbuka Hijau:
- Jalur pedestrian diintegrasikan dengan ruang terbuka hijau, seperti taman dan area
penghijauan.
- Vegetasi peneduh, seperti pohon dan tanaman hias, ditanam di sepanjang jalur pedestrian untuk memberikan keteduhan dan suasana yang lebih segar.
6. Aksesibilitas:
- Jalur pedestrian belum dirancang mempertimbangkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, seperti penyediaan jalur khusus atau ramp yang landai.
- Terdapat penyeberangan yang aman dan termarkah dengan jelas untuk memfasilitasi penyeberangan pejalan kaki di area tertentu.
JALUR PEJALAN KAKI
SIRKULASI PEJALAN KAKI
1
7 8 3 4
6 2
5
ARAH PERGERAKAN O
Berikut merupakan sirkulasi atau arah pergerakan manusia di sekitar Aeon Mall Deltamas. Pada bagian 1 merupakan jalur untuk ke Aeon Mall Deltamas dari arah ITSB. Selanjutnya untuk no 2 jalur menuju Aeon Mall Deltamas dari sebrang Aeon Mall Deltamas. Untuk no 3 jalur atau pintu masuk ke area Aeon Mall Deltamas lebih tepatnya ke area parkir mobil dari depan Aeon Mall Deltamas.
Selanjutnya no 4 Jalur menuju masuk ke dalam Aeon Mall Deltamas dan no 5 juga jalur menuju masuk ke dalam Aeon Mall Deltamas tetapi terdapat atap untuk melindungi para pejalan kaki. Untuk no 6 yaitu pintu masuk ke dalam Aeon Mall Deltamas. Untuk no 7 pintu masuk area Aeon Mall Deltamas dari arah samping kiri Aeon Mall Deltamas. Yang terakhir untuk no 8 jalur menuju ke Aeon Mall
Deltamas dari samping kanan Aeon Mall Deltamas.
Jalur pejalan kaki
SIRKULASI DAN PARKIR
Konsep Desain Fasilitas Parkir
Konsep desain fasilitas parkir yang di terapkan Aeon Mall Deltamas ada 3 konsep:
Area terbuka
Untuk area terbuka digunakan untuk parkir mobil yaitu di depan Aeon Mall Deltamas.
Kapasitas kendaraan yang dapat ditapung:
• parkir mobil 3.500
• sepeda motor 4.000
Model Berderet
Untuk model berderet ini digunakan untuk parkiran motor. Parkiran ini juga mamiliki atap untuk
melindungi kendaraan bermotor.
Stop sign pada aspal jalan
Pada area jalur penyeberangan pejalan kaki di dalam kawasan AEON Mall Deltamas, terdapat tanda berhenti pada aspal jalan yang menandakan bahwa kendaraan harus berhenti apabila ada pejalan kaki yang
menyeberang.
Dalam Gedung
Untuk dalam gedung digunakan untuk parkiran mobil. Konsep parkir dalam gedung seperti ini tentu
akan membuat kendaraan lebih terlindungi.
SIRKULASI DAN PARKIR
Sekitar area tapak
Lebar Jalan
• Ruas Utara 2 Jalur dengan Luas ±7 m untuk setiap jalur
• Ruas Timur: 2 Jalur dengan luas 10 meter untuk setiap jalur
• Ruas Barat: 2 Jalur dengan luas ±10 meter untuk setiap jalur
• Ruas Selatan: 2 Jalur dengan luas ±7 meter untuk setiap jalur
Pola sirkulasi ramai karena arah menjuju tempat kerja, tempat pendidikan, dan pusat komersil.
Sirkulasi di dalam tapak cenderung linear.
Kendaraan menuju tapak tertinggi yaitu dari arah barat ke timur
1 1
2
2
4 3
4
3
SIRKULASI DAN PARKIR
Konsep Desain Sirkulasi
Konsep Pengembangan sirkulasi yang dilakukan dalam Aeon Mall Deltamas yaitu ada 4 konsep:
1. Nature
Menghadap pintu masuk utama terdapat ruang atrium semi-outdoor yang disebut Forest Plaza. Tersedia pula Forest Park, sehingga pengunjung dapat bersantai di ruang terbuka dengan lingkungan hijau dan subur.
2. Future
Adanya papan reklame digital besar dan 3D. Sehingga pengunjung dapat menikmati berbagai konten video. Pengunjung juga dapat merasakan kehadiran teknologi mutakhir, Jembatan Pelangi yang interaktif.
2. Japan
Terdapat area Yume, menyatukan 13 restoran otentik Jepang yang sangat populer di Indonesia. Kemudian, ada pula Japanese Gourmet Street, yang di desain mirip dengan gang Jepang. Terdapat juga ruang foto dan kedai makanan, sehingga pelanggan dapat menikmati budaya Jepang.
4. Entertainment
Di lantai 2 mal, terdapat bioskop dan berbagai fasilitas olahraga jenis baru serta sarana hiburan. Di lalntai 2 Mall juga menghadirkan
zona hiburan seluas kurang lebih 22.000 meter persegi.
RUANG TERBUKA
HIJAU 1 2 3
4
5 4
1 2
3 5
Ruang terbuka hijau di koridor Aeon Mall Deltamas, Cikarang Pusat, terdiri dari area pedestrian yang dikelilingi oleh vegetasi peneduh, seperti pohon Tanjung. Penutup tanah berupa rumput Gajah dan Peking, serta semak hias seperti Ixora dan Duranta yang membatasi area pedestrian dengan area parkir dan jalan raya. Ruang terbuka hijau ini memberikan kesejukan dan kenyamanan bagi pengunjung mall,
serta menjadi paru-paru kota di kawasan padat tersebut.
DRAINASE 1
2
3
4 1
2
5
3
5 4
Sistem drainase di kawasan AEON MALL DELTAMAS
di dominasi titik drainase terbuka dengan lebar hanya
25cm. Sedangkan drainase yang ada di dalam area AEON MALL DELTAMAS
berupa drainase tertutup dengan rongga.
1. Jalur Drainase di area dalam Aeon, persis dekat gerbang.
2. Jalur Drainase di Area parkir 3. Jalur drainase di sepanjang
koridor jalan danau.
4. Jalur drainase di belakang AEON.
5. Jalur drainase di belokan arah putar balik AEON.
6. Jalur drainase di depan ruko sebrang AEON
6
6
IKLIM
MUSIM
Suhu saat pagi di daerah AEON MALL Deltamas 26°C -28°C dan siang hari menjadi 32°C - 34°C lalu menjadi 26 - 28°C.
SUHU
Indonesia hanya memilikI dua musim saja sepajang tahunnya. Maka kawasan Deltamas/AEON Mall Deltamas memiliki 2 musim yaitu hujan dan kemarau.
Arah angin didominasikan berhembus ke arah barat daya dan tenggara.
ANGIN
ARAH ANGIN
Arah angin di wilayah Aeon Mall Deltamas mayoritas berhembus kearah dengan kecepatan 7,5 km/jam-13km/jam.
Kelebihan: Mall ini dirancangz dengan konsep berkelanjutan yang ramah lingkungan. Selain itu, desainnya yang mengusung tema Nature, Future, Japanese. Ini mencakup efisiensi energi,
penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan, dan sistem manajemen limbah yang baik.
Angin Kearah Barat Daya
Angin Kearah Tenggara Kekurangan: Meskipun desain bangunan ramah
lingkungan menawarkan banyak manfaat, akan tetapi desain ini memerlukan pemelihatraan rutin untuk memastikan tanaman tetap sehatv dan sistem irigasi berfungsi dengan baik. Kegagalan dalam pemeliharaan bisa menyebabkan kerusakan structural dan estetika
Aeon memasang sistem tenaga surya di pusat perbelanjaan di Indonesia. Panel surya akan menutupi area atap AEON MALL lebih dari 4.244 meter persegi, dengan proyeksi menghasilkan output tahunan sebesar 1.161 megawatt per jam (MWh) dan bertujuan untuk memotong emisi sekitar 712 ton.
JALUR MATAHARI
17.00
11.58 05.00
Berdasarkan hasil identifikasi bangunan AEON MALL DELTAMAS yaitu mengarah ke Selatan - Utara. Orientasi matahari pada lahan tapak ini memiliki orientasi yang cukup baik dikarenakan matahari datang melalui fasade kiri bangunan dan terbenam melalui fasade kanan. Akan tetapi pada waktu tertentu matahari melintas disebelah utara dan selatan yang membuat matahari mengarah langsung ke area forest plaza sehingga tetap dibutuhkan desainpenaungan pada bagian luar gedung utama agar dapat meminimalisir panas matahari tetapi matahari tetapbisa masuk kedalam ruangan. Contoh dengan memberi elemen peneduh pada dinding luar bangunan.
SUNSET SUNRISE
NOON
UTILITAS KONDISI
Terdapat drainase yang cukup baik, lubangnya tidak tertutup dengan sampah, hanya saja ada daun kering yang
berserakan.
Kabel listrik yang menjuntai dari satu tiang listrik ke tiang listrik lainnya yang rapih dan teratur membuat kesan keindahan pada kawasan sekitar Aeon Mall.
Pada area depan sepanjang Aeon Mall terdapat pohon – pohon besar yang membuat jalan menjadi sejuk dan menambah
keindahan pada area tersebut.
Di halte samping Aeon Mall terdapat beberapa pengendara motor yang sedang duduk atau beristirahat dan ada juga pengendara ojek online yang sedang menunggu penumpang.
Terdapat Ruang Terbuka Hijau sepanjang jalan area belakang Aeon Mall yang di beri hiasan pot bunga besar.
1
5
3 4 2
4 3
2
1
5
UTILITAS KONDISI
Terdapat drainase yang cukup baik, lubangnya tidak tertutup dengan sampah, hanya saja ada daun kering yang
berserakan.
Kabel listrik yang menjuntai dari satu tiang listrik ke tiang listrik lainnya yang rapih dan teratur membuat kesan keindahan pada kawasan sekitar Aeon Mall.
Pada area depan sepanjang Aeon Mall terdapat pohon – pohon besar yang membuat jalan menjadi sejuk dan menambah
keindahan pada area tersebut.
Di halte samping Aeon Mall terdapat beberapa pengendara motor yang sedang duduk atau beristirahat dan ada juga pengendara ojek online yang sedang menunggu penumpang.
Terdapat Ruang Terbuka Hijau sepanjang jalan area belakang Aeon Mall yang di beri hiasan pot bunga besar.
1
5
3 4 2
4 3
2
1
5
PANCA INDERA (PENGLIHATAN)
1
4 5
3 2
1 3
5
4
Pemandangan tapak dari luar sudah rapih, juga terlihat indah dan sangat terlihat estetika. Bangunannya juga terlihat indah juga terlihat sangat bersih karena bangunan baru. Di area luar Aeon Mall Deltamas juga sangat rapih karena tidak ada yang parkir liar di area sekitar mall.
2
PANCA INDERA (PENCIUMAN)
Jalan depan Aeon Mall Jalan seberang Aeon Mall Aeon Mall Deltamas
Tercium bau polusi di sekitar depan dan seberang Aeon tepatnya di Jl. Ganesha Boulevard, karena selain adanya kendaraan motor dan mobil kecil juga banyak
kendaraan mobil besar (truk) yang melintas jalan tersebut.
STREET FURNITURE
Terdapat total 7 kursi di area pejalan kaki tersebar di beberapa titik Penanda parkir masuuk motor
Penanda jalur masuk pejalan kaki Lampu penerang jalan Pot tanaman hias
PANCA INDERA (PENDENGARAN)
1 95-110dB
Di area nomor 1, tingkat kebisingan mencapai 110dB karena aktivitas di daerah tersebut lebih padat dengan lalu lintas kendaraan, seperti truk, bis, mobil, dan kendaraan bermotor lainnya.
1
2
3
2 3
4
4
Di area nomor 2, tingkat kebisingan mencapai 60dB karena adanya beberapa kendaraan bermotor yang lalu lalang serta parkir untuk menikmati pemandangan Danau Deltamas. Di area nomor 3 dan 4, tingkat kebisingan hanya mencapai 38- 40dB karena aktivitas di daerah tersebut tidak terlalu banyak kendaraan yang berlalu lalang seperti di area nomor 1.
60dB 40dB
38dB