PERJANJIAN PENANGGUNGAN (BORGSTELLING)
Nomor : - Pada hari ini, hari Jum’at tanggal
- Pukul Berhadapan dengan saya, XXXXXXXXXX, Sarjana Hukum, Notaris di Semarang, dengan hadirnya saksi-saksi yang saya, Notaris kenal dan akan disebutkan dalam akhir akta ini : --- I. Tuan XXXXXXXX, Sarjana Ekonomi, lahir di Semarang, tanggal XXXX, Warga Negara Indonesia, Wiraswasta, pemegang Kartu Tanda Penduduk nomor : 0000000000000, yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Semarang, tanggal XXXXX berlaku sampai tanggal XXXX berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tanggal XXXXX puluh sembilan Januari dua ribu enam belas) nomor : XX/XXX/XX Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) berlaku seumur hidup), bertempat tinggal di Kota Semarang, Jalan XXXX Nomor 0, Rukun Tetangga 000, Rukun Warga 00, Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan XXXX, dan dalam melakukan perbuatan hukum ini mendapat persetujuan dari isteri satu- satunya yang turut menghadap nyonya XXXXX, Sarjana Ekonomi lahir di Semarang, tanggal XXXX, Warga Negara Indonesia, Wiraswasta, pemegang Kartu Tanda Penduduk nomor : 00000000000 ,yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Semarang, tanggal XXXXX, berlaku sampai dengan tanggal XXXXXX, berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tanggal XXXXX, nomor : XXX/XXX/XX Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) berlaku seumur hidup), bertempat tinggal bersama dengan suaminya tersebut;-- - Untuk selanjutnya disebut :--- --- PENANGGUNG --- /
Master of Business --- Administration), lahir di --- Tarutung, tanggal 3-4-1950 --- (tiga April seribu sembilan --- ratus lima puluh), Warga ---- Negara Indonesia, Swasta, ---- pemegang Kartu Tanda --- Penduduk Nomor 33740903 04500001, yang dikeluarkan -- oleh Pemerintah Semarang --- tanggal 18-4-2013 (delapan -- belas April dua ribu tiga --- belas), berlaku seumur hidup, bertempat tinggal di Kota --- Semarang, Jalan Tumpang ---- Raya Nomor 114, Rukun --- Tetangga 002, Rukun Warga -- 004, Kelurahan Bendan --- Ngisor, Kecamatan Gajah --- Mungkur, dengan persetuju an isterinya :--- sah coretan dengan gantinya
II. Tuan XXXXXXXX, Branch Manager cabang Semarang A Yani, Warga Negara Indonesia, bertempat tinggal di Kota Surakarta, Jalan Teratai X Nomor X Rukun Tetangga 000, Rukun Warga 010, Kelurahan XXXXX, Kecamatan XXXX, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor, untuk sementara waktu berada di Kota Semarang; --- - menurut keterangannya dalam hal ini bertindak sesuai jabatannya tersebut berdasarkan surat Kuasa nomor:
000/001-0/0007A, tanggal XXX, oleh karena itu berwenang bertindak untuk dan atas nama PT. BANK XXX Tbk, berkedudukan dan berkantor Pusat di Jakarta Pusat, dengan alamat Jalan XXXXXX, yang Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana Akta Nomor X tanggal XXXXX, yang telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal XXXX Nomor X dan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia Nomor XXX, yang dirubah dengan Akta Nomor X tanggal XXX dibuat di hadapan XXXXX, Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan, Notaris di Jakarta, (tentang Penggabungan PT.Bank Syariah; --- - Untuk selanjutnya disebut :--- --- BANK--- - Para pihak telah saya, Notaris, kenal. --- - Para pihak masing-masing bertindak dalam kedudukannya --- sebagaimana tersebut di atas, selanjutnya menerangkan terlebih dahulu : --- - bahwa BANK telah memberikan fasilitas kredit kepada Koperasi Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syariah XXXXXX disingkat KSPPS XXXX, berkedudukan di Jalan XXXXX Kendal Kilo Meter XX Nomor XX, Rukun Tetangga 00, Rukun Warga 00, Kelurahan XXXXX, Kecamatan XXX, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah,
yang Anggaran Dasarnya telah dirubah seluruhnya untuk disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 (seribu sembilan ratus sembilan puluh dua) tentang Perkoperasian, demikian berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Anggota Perubahan Anggaran Dasar Koperasi “XXXXXX”
tanggal XXXXX Nomor X, dibuat dihadapan XXXXXX, Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan, Notaris di Semarang, dan telah dilaporkan dan diterima serta dicatat di Kementerian Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Republik Indonesia dalam Suratnya tanggal XXXXX Nomor XXX/Dep.1/X/2014, Anggaran Dasar mana telah dirubah-rubah terakhir dirubah dengan akta Pernyataan Keputusan Rapat Anggota Khusus Koperasi Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syariah XXXXX tanggal XXXX Nomor XX, dibuat dihadapan XXXXX, Sarjana Hukum, Notaris di Kota Semarang (tentang perubahan/ penggantian Pengurus dan Pengawas Koperasi), dan tentang Susunan Pengurus, Pengawas Dan Dewan Pengawas Syariah Koperasi Simpan Pinjam Dan Pembiayaan Syariah XXXX Periode 2019 (dua ribu sembilan belas) sampai dengan 2023 (dua ribu dua puluh tiga) yang dibuat dibawah tangan tanggal XXXXX mana telah dicatat dan didaftarkan dalam buku pendaftaran perubahan, susunan pengurus dan pengawas koperasi tanggal Nomor XXX/W.01/2019 oleh Deputi Bidang Kelembagaan Asisten Deputi Organisasi dan Badan Hukum Koperasi Kepala Bidang Perubahan Anggaran Dasar Koperasi, selanjutnya disebut DEBITUR, demikian berdasarkan : --- - Akta Plafond Pembiayaan Mudharabah tanggal 30-4-2021 (tiga puluh April dua ribu dua puluh satu) Nomor : 55, dibuat dihadapan saya, Notaris; --- berikut seluruh perubahan, penambahan, perpanjangan dan/atau pembaharuannya, baik yang dibuat secara notariil maupun --
dibawah tangan (selanjutnya perjanjian-perjanjian) tersebut -- berikut seluruh perubahan, penambahan, perpanjangan dan/atau pembaharuannya yang dibuat dikemudian hari disebut "Perjanjian Kredit") dengan maksimum kredit sebesar Rp.25.000.000.000,- (lima puluh miliar rupiah). --- - Bahwa untuk lebih menjamin dan menanggung pembayaran --- sebagaimana mestinya atas segala sesuatu yang terhutang dan wajib dibayar oleh DEBITUR kepada BANK, baik berupa hutang pokok, bunga, denda dan biaya-biaya lainnya yang timbul --- berdasarkan Perjanjian Kredit, DEBITUR diwajibkan untuk ---- memberikan jaminan antara lain berupa personal guarantee. --- - Bahwa berdasarkan hal tersebut PENANGGUNG dengan ini setuju untuk memberikan jaminan penanggungan dengan syarat- syarat dan ketentuan sebagai berikut : --- --- Pasal 1--- 1. PENANGGUNG dengan ini memberikan jaminan penanggungan dan karenanya mengikatkan diri untuk membayar kepada BANK seketika dan sekaligus atas permintaan pertama BANK, berupa semua dan setiap jumlah uang yang terhutang yang timbul berdasarkan Perjanjian Kredit, yang terdiri dari akan tetapi tidak terbatas pada hutang pokok, bunga, propisi, biaya dan kewajiban pembayaran lainnya dengan nama apapun, baik yang sekarang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, yang wajib dibayar oleh DEBITUR kepada BANK --- berdasarkan Perjanjian Kredit (selanjutnya disebut "Hutang") apabila DEBITUR tidak membayar Hutang kepada BANK pada tanggal jatuh temponya, hal mana tidak perlu dibuktikan oleh BANK kepada PENANGGUNG. --- 2. PENANGGUNG akan menerima setiap perhitungan atas ----
Hutang yang dilakukan oleh BANK, sebagai jumlah uang yang
harus dibayar oleh PENANGGUNG kepada BANK, bila --- DEBITUR tidak memenuhi kewajibannya baik sebagian atau seluruhnya pada waktu yang semestinya.--- --- Pasal 2--- Penanggungan ini diberikan oleh PENANGGUNG kepada BANK ---- dengan ketentuan sebagai berikut :--- - PENANGGUNG tidak akan mengakhiri penanggungan secara
sepihak. --- - PENANGGUNG menyatakan melepaskan semua dan setiap hak
istimewa yang dimilikinya dan hak eksepsi yang oleh peraturan hukum yang berlaku diberikan kepada seorang penanggung, antara lain tetapi tidak terbatas sebagaimana yang termaktub dalam Pasal 1430, 1831, 1837, 1843, 1847, 1849 dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. --- - Pernyataan dari PENANGGUNG untuk tidak mengalihkan pemilikan atas seluruh atau sebagian harta kekayaannya --- selama PENANGGUNG masih terikat perjanjian penanggungan dengan BANK. --- --- Pasal 3--- Penanggungan yang diberikan oleh PENANGGUNG kepada BANK yang termaktub dalam Perjanjian ini akan berlaku secara terus- menerus dan, akan tetap mengikat dan mempunyai kekuatan hukum terhadap PENANGGUNG selama Hutang belum dinyatakan lunas oleh BANK. --- --- Pasal 4--- Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BANK maka pemberian jaminan berdasarkan akta ini dengan cara bagaimanapun juga tidak dapat ditarik atau dicabut kembali oleh PENANGGUNG. --- --- Pasal 5---
- Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari BANK, ---- PENANGGUNG tidak akan melakukan suatu perbuatan hukum apapun juga tanpa seizin dari BANK yang dapat mengakibatkan beralihnya pemilikan atas seluruh atau sebagian harta kekayaan PENANGGUNG selama PENANGGUNG masih terikat sebagai PENANGGUNG berdasarkan akta ini. --- - Bahwa untuk segala akibat dari pelaksanaan akta ini, para pihak memilih tempat kedudukan yang tetap dan umum di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Semarang di Kota Semarang, dengan tidak mengurangi : --- a. Hak dan wewenang BANK untuk mengajukan tuntutan --- --- hukum terhadap DEBITUR dan/atau PENANGGUNG --- berdasarkan akta ini dihadapan pengadilan lain dalam wilayah Republik Indonesia dan; --- b. Ketentuan hukum yang berlaku terhadap Perusahaan ---- Perseroan (Persero). --- - Akhirnya para penghadap dalam kedudukan mereka --- sebagaimana tersebut di atas dengan ini menyatakan bahwa mereka adalah orang yang berhak menandatangani akta ini dan segala identitas, data dan keterangan-keterangan yang diberikan kepada saya, Notaris adalah benar tidak pernah diduplikasikan dan para penghadap bertanggung jawab apabila identitas, data dan keterangan-keterangan tersebut ternyata dikemudian hari dinyatakan tidak benar, dan membebaskan saya, Notaris akan hal tersebut, dan selanjutnya para penghadap juga menyatakan telah mengerti, memahami dan menyetujui isi dari pada Akta ini. --- - Diselesaikan pukul 16.55 WIB (enam belas lebih lima puluh lima menit Waktu Indonesia Barat); --- --- DEMIKIANLAH AKTA INI---
- Dibuat dan dilangsungkan di Semarang, pada hari dan tanggal tersebut diatas dengan dihadiri oleh : --- - Nyonya XXXXX, lahir di Semarang, tanggal XXXX, Warga Negara Indonesia, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor 0000000000000000, yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Semarang tanggal XXXX, berlaku seumur hidup, bertempat tinggal di Kota Semarang, Jalan XXXXXXXXX, Rukun Tetangga 00, Rukun Warga 00, Kelurahan XXX, Kecamatan XXXXXXXX; --- - Tuan XXXX, lahir di Semarang, tanggal XXXXX, Warga Negara
Indonesia, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor 000000, yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Semarang, tanggal XXXXXXXX berlaku sampai tanggal XXXXXXXXX, bertempat tinggal di Kota Semarang, Jalan XXX, Rukun Tetangga 00, Rukun Warga 00, Kelurahan XXXX, Kecamatan Semarang Tengah; --- keduanya pegawai kantor saya, Notaris, sebagai saksi-saksi.--- - Akta ini dengan segera setelah saya, Notaris, bacakan kepada para penghadap dan saksi-saksi, ditanda-tangani dan dibubuhi cap ibu jari tangan kanannya oleh para penghadap kemudian oleh saksi-saksi dan saya, Notaris. --- - Dibuat dengan
- Akta aslinya ditanda tangani secukupnya. --- - Dikeluarkan sebagai salinan. ---