ASMAUL HUSNA
Al Qayyum
&
Al Latif
Kelompok 4
KELOMPOK 4
AZRA
KETUAbeban
SYARIF SAFA
NIJAM
ALANI
SHAQUIL
ANGGOTA ANGGOTA
ANGGOTA ANGGOTA
BEBAN
HABIB
WAKIL KETUA
Mari kita
mulai
Al Qayyum
Artinya Yang Maha Berdiri Mengurusi Makhluk.
Dapat diartikan sebagai Yang Maha Mandiri maupun sebagai Yang Maha Mengurusi
(makhluk-Nya). Di dalam al-Qur’an, nama indah ini terulang tiga kali, dan semuanya didahului oleh nama al-Hayy, yang berarti Yang Maha Hidup. Dua dari tiga penyebutan al-Hayy al-Qayyum bahkan sama-sama
diawali ungkapan Allâh lâ ilâha illâ huwa
Allah berfirman dalam ayat Kursi (Al- Baqarah: 255):
-(cari sendiri)
”Bahwa Allah tak tersentuh oleh rasa
kantuk sedikitpun, tidak juga tersentuh oleh tidur. Hal ini disebabkan karena
Allahlah yang Maha Suci dari sifat-sifat kekurangan yang hanya dialami oleh
makhluk-Nya”
Perilaku orang yang
mengamalkan sifat Allah Al Qayyum:
1. Mengakui kebesaran Allah Swt sebagai pengatur Alam Semesta
2. Istiqamah dalam beribadah kepada Allah
3. Hanya mengharapkan pemberian Allah dalam memenuhi kebutuhan hidup
4. Mengandalkan kemampuan diri sendiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya
.
Al Latif
Al Latif artinya Maha Lembut/Halus. Secara istilah Allah memiliki cinta kasih yang sangat halus
pada pemberian rizki dan nikmat kepada hamba- Nya atau dalam melaksanakan hukum-hukum
dan keadilan.
Allah Berfirman di QS. Asy-Syura 19 :
ُزي ِزَعْلٱ ّىِوَقْلٱ َوُه َو ۖ ُءاَشَي نَم ُقُزْرَي ۦِهِداَبِعِب ٌۢفي ِطَل ُ للٱ
Artinya: “Allah Maha Lembut terhadap hamba- hamba-Nya, Dia memberi rezeki kepada yang di kehendaki-Nya dan Dialah yang Maha kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Asy-Syura :19)
Perilaku orang yang mengamalkan sifat Allah Al Latif:
1. Memiliki hati yang sensitif dan lembut terhadap sesama orang islam
2. Memiliki sifat sabar terhadap
cobaan/musibah yang menimpa
3. Memiliki kepekaan sosial yang mampu menyentuh hati sesama orang islam