• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Andalalin Team

Academic year: 2023

Membagikan "ANALISA DAN PEMBAHASAN"

Copied!
74
0
0

Teks penuh

Tabel 4.1 menunjukkan bahwa total konsumsi baja canai panas dan baja canai dingin masing-masing 2744,6 kg dan 1530 kg, 4274,6 kg, dengan luas total 432 m2, total kebutuhan baja canai panas dan baja canai dingin adalah 9,89 kg/ m2 luas lantai bangunan. Total kebutuhan cat pelapis struktur baja dari tabel 4.1 adalah 4274,6 kg. Hasil ini umumnya sama dengan jumlah total kebutuhan baja pada proyek A, karena cat pelapis hanya digunakan untuk melapisi baja struktur dengan luas total 432 m2, maka total kebutuhan cat pelapis adalah 9,89 kg/m2. dari luas lantai bangunan. Dari tabel 4.2 terlihat luas total cat adalah 289.0604 m2, jadi jika kita mengetahui luas lantai bangunan tersebut adalah 432 m2 maka diketahui luas cat yang dibutuhkan (m2 ) per m2 luas lantai bangunan adalah 0,6691 m2/m2 luas lantai bangunan.

Dari tabel 4.7, jika ingin mencari harga baja struktur dan cat saja adalah sebagai berikut. Pada tabel 4.9 dapat disimpulkan bahwa 1 ton struktur baja cold-formed ≈ 117,52 m2 permukaan cat untuk struktur baja cold-formed. Maka perbandingan harga satuan cat per kg dengan harga satuan per m2 adalah sebagai berikut. Pada tabel 4.10 dapat disimpulkan bahwa 1 ton struktur baja canai panas ≈ 39,8 m2 permukaan cat untuk struktur baja canai panas Jadi perbandingan harga satuan cat per kg dengan harga satuan per m2 adalah sebagai berikut.

Gambar  4.2.Poto
Gambar 4.2.Poto

Warehouse Feed Mill Plant (Proyek B)

Proyek B merupakan gudang yang mempunyai area dermaga pemuatan. Loading dock ini mempunyai tinggi -1,2m dan mempunyai luas 24,25m x 40m. Setelah ditentukan batas luas dan tinggi bangunan, selanjutnya diambil data mengenai pekerjaan struktur baja dan pengecatan dari data RAB bangunan. Dari data struktur baja dan pengecatan, dicantumkan satuan volume komponen material pada struktur baja dan pengecatan, sehingga volume masing-masing komponen dapat dikelompokkan seperti pada tabel 4.11. Kolom mur dan baut berisi satuan volume mur dan baut yang digunakan untuk sambungan struktur baja.

Untuk besi bulat pada proyek ini tidak dimasukkan karena pada proyek rab B data besi bulat belum lengkap sehingga tidak dapat diperhitungkan. Untuk mengetahui luas bidang cat pelapis atau berapa luas bidang baja struktur yang dicat, tabel 4.12 menunjukkan luas bidang cat baja struktur yang dicat, berdasarkan volume beratnya. Namun karena karakteristik masing-masing komponen berbeda-beda dalam korelasi permukaan dan berat cat, maka tabel diatas dibagi berdasarkan 4 komponen yaitu Profil Besi Hotrolled, Coldformed, Plat dan Besi Bulat.

Gambar 4.7 Gambar Potongan I Proyek B
Gambar 4.7 Gambar Potongan I Proyek B

Berat Cat per luas lantai (kg/m2)

Dari histogram di atas dapat disimpulkan bahwa luas pengecatan setiap komponen baja berbeda-beda, baja cold-formed biasanya mempunyai luas pengecatan yang lebih besar dibandingkan baja canai panas. Perbedaan yang relatif kecil antara baja canai panas dan pelat dibandingkan dengan baja dan pelat canai dingin. Setelah kita mengetahui berapa jumlah baja dan cat yang dibutuhkan per luas lantai bangunan, langkah selanjutnya adalah menghitung perkiraan biayanya.

Untuk melakukan perhitungan perkiraan biaya diperlukan data mengenai harga satuan bahan seperti baja, mur, baut, dan cat. Tabel 4.16 berikut memuat jenis pekerjaan serta volume satuan, harga satuan dan jumlah yang bersumber dari data RAB yang dikumpulkan.

Luasan cat per satuan berat (m2/ton)

Warehouse Finish Good (Proyek C)

Proyek C merupakan jenis bangunan gudang yang komponen strukturnya berupa struktur baja. Luas lantai gedung ini adalah 84 x 82,5. Luas pembangunan Proyek C adalah 6570 m2 sesuai Gambar 4.15, luas bangunan dihitung berdasarkan luas bangunan eksisting. Terdiri dari 13 portal, dimana jarak antar portal mempunyai jarak yang berbeda-beda. Setelah menentukan batasan luas permukaan dan tinggi bangunan, data struktur baja dan pengecatan diambil dari data RAB bangunan. Dari data-data yang berkaitan dengan struktur baja dan pengecatan, diberikan satuan volume komponen material pada struktur baja dan pengecatan, sehingga volume masing-masing komponen dapat dikelompokkan seperti pada Tabel 4.21.

Untuk mengetahui berapa banyak cat yang telah dicat atau berapa banyak baja struktur yang telah dicat, Tabel 4.21 menunjukkan luas total baja struktur yang dicat. Area ini berbeda dengan area pengecatan di Rab yang artinya tidak semua baja dicat. Tabel 4.27 berikut memuat jenis pekerjaan beserta volume satuan, harga satuan dan jumlah yang diambil dari data RAB yang dikumpulkan.

Total harga cat pelapis adalah Rp atau 6,47% dari total harga pekerjaan struktur baja dan cat pelapis. Harga yang digunakan adalah Rp 10.000/kg karena merupakan perkiraan harga berbagai harga baja yang tercantum dalam RAB (Tabel 4.27). Untuk mencari korelasi harga satuan cat dan baja dapat diambil dari harga satuan pada Tabel 4.28 dimana total harga baja adalah Rp.

Pada tabel 4.26 dapat disimpulkan bahwa 1 ton konstruksi baja cold-formed ≈ 85 m2 luas pengecatan konstruksi baja cold-formed. Perbandingan harga satuan cat per kg dengan harga satuan per m2 adalah sebagai berikut. Pada tabel 4.9 dapat disimpulkan bahwa 1 ton konstruksi baja canai panas ≈ 24 m2 luas pengecatan untuk konstruksi baja canai panas, jadi perbandingan harga satuan pengecatan per kg dengan harga satuan per m2 adalah sebagai berikut. Jadi, dalam perkiraan biaya perkiraan, perkiraan harga awal baja tidak termasuk baut dan lain-lain.

Untuk mendapatkan perkiraan perkiraan biaya baja, baut, dll. untuk proyek ini, fungsi berikut harus digunakan.

Gambar 4.15 Denah Struktur II Proyek C
Gambar 4.15 Denah Struktur II Proyek C

Warehouse Raw Material (Proyek D)

Seperti terlihat pada gambar 4.26, bentang rangka adalah 60 m untuk gandar A-N dan 79 m untuk gandar N-Q. Setelah menentukan batasan luas dan tinggi bangunan, data mengenai struktur baja dan cat diambil dari RAB bangunan. data. Dari data-data yang berkaitan dengan pekerjaan konstruksi dan pengecatan baja, dicantumkan satuan volume komponen material pada pekerjaan konstruksi dan pengecatan baja sehingga dapat dikelompokkan volume masing-masing komponen seperti pada Tabel 4.28. Untuk rebar proyek ini tidak disertakan karena pada rab proyek D data rebarnya kurang lengkap sehingga tidak bisa dipertimbangkan.

Hasil berat total per luas konstruksi baja canai panas dan baja canai dingin adalah 28,25 kg/m2 dan 6,51 kg/m2, sehingga totalnya adalah 34,77 kg/m2. Untuk menentukan luas lapisan cat atau seberapa banyak permukaan baja struktural yang dicat, Tabel 4.28 menunjukkan jumlah permukaan cat baja struktural yang dicat berdasarkan beratnya. Dari histogram diatas dapat disimpulkan bahwa permukaan cat setiap komponen baja berbeda-beda, baja cold form memiliki kesamaan permukaan cat.

Tabel 4.32 berikut memuat jenis pekerjaan beserta volume satuan, harga satuan dan jumlah yang diperoleh dari data RAB yang dikumpulkan. Dari hasil tersebut, jika ingin mencari perkiraan harga total baja untuk proyek ini, maka gunakan rumus berikut. Harga yang diambil adalah Rp 10.000/kg karena merupakan harga perkiraan berbagai harga baja yang tercantum dalam RAB (tabel 4.32).

Pada tabel 4.34 dapat disimpulkan bahwa 1 ton struktur baja cold-formed ≈ 85 m2 permukaan cat struktur baja cold-formed. Jadi perbandingan harga per satuan cat per kg dengan harga per satuan per m2 adalah sebagai berikut. Pada tabel 4.35 dapat disimpulkan bahwa 1 ton konstruksi baja canai panas ≈ 26 m2 permukaan cat untuk konstruksi baja panas, maka perbandingan harga satuan cat per kg dengan harga satuan per m2 adalah sebagai berikut. Hasil yang diperoleh sebesar 5,01% yang berarti harga sekrup, baut, mur dan angkur sebesar 5,01% dari total harga material baja struktur dan cat pelapis.

Gambar 4.24 Gambar Tampak Depan Proyek D
Gambar 4.24 Gambar Tampak Depan Proyek D

Warehouse Coal Shelter (Proyek E)

Dari data-data yang berkaitan dengan pekerjaan konstruksi dan pengecatan baja, dicantumkan satuan volume komponen material pada pekerjaan konstruksi dan pengecatan baja sehingga dapat dikelompokkan volume masing-masing komponen seperti pada Tabel 4.3. HARGA SATUAN (Rp) HARGA TOTAL (Rp) Berat Struktur (kg) Canai panas Baja struktural bentuk dingin dan berbagai pekerjaan logam. Dari histogram di atas dapat disimpulkan bahwa luas pengecatan setiap komponen baja berbeda-beda, baja cold-formed cenderung memiliki luas pengecatan lebih besar dibandingkan baja canai panas, sedangkan baja canai untuk ikatan angin dan gigi gergaji mempunyai luas pengecatan paling kecil, dibandingkan dengan.

Dari histogram tersebut dapat diambil suatu nilai yaitu proyek ini memerlukan pengecatan luas lantai bangunan sebesar 34,5 m2/m2. Tabel 4.44 berikut memuat jenis pekerjaan beserta volume satuan, harga satuan dan jumlah yang bersumber dari data RAB yang dikumpulkan. Total biaya cat pelapis adalah Rp atau 10,95% dari total biaya pekerjaan struktur baja dan cat pelapis.

Harga yang digunakan adalah Rp 24.500/kg karena merupakan perkiraan harga berbagai harga baja yang tercantum dalam RAB (tabel 4.45). Untuk mencari korelasi harga satuan cat dan baja dapat diambil dari harga satuan pada tabel 4.45, dimana harga satuan baja menggunakan harga kurang lebih Rp 24.500,00 dan harga cat menggunakan harga Rp 3.220,00. Dari tabel 4.46 dapat disimpulkan bahwa 1 ton struktur baja cold-formed sama dengan ≈ 84 m2 permukaan cat struktur baja cold-formed. Maka perbandingan harga satuan cat per kg dengan harga satuan per m2 adalah sebagai berikut.

Pada tabel 4.47 dapat disimpulkan bahwa 1 ton konstruksi baja canai panas mempunyai luas pengecatan ≈ 22 m2 untuk konstruksi baja canai panas. Maka perbandingan harga satuan cat per kg dengan harga satuan per m2 adalah sebagai berikut.

Gambar 4.32 Gambar potongan I Proyek E
Gambar 4.32 Gambar potongan I Proyek E

Rangkuman Data .1.Rangkuman

  • Approximate Cost

Dari Gambar 4.38 dapat disimpulkan bahwa rata-rata berat yang diperlukan untuk baja struktur baik baja cold-formed, hot-rolled, plate dan tapered adalah sebesar 43,77 kg/m2 luas lantai bangunan. Nilai rata-rata berat struktur baja dihitung dari 4 proyek yaitu proyek B sampai proyek E hanya karena nilai berat struktur baja per m2 luas lantai pada proyek A mempunyai selisih yang relatif besar dibandingkan selisih empat proyek lainnya. Dari Gambar 4.39 merupakan berat total (kg) cat per m2 luas lantai bangunan yang berasal dari 4 komponen baja struktur yaitu baja cold-formed, hot-rolled, plate dan ridged yang diwakili oleh nilai total berat tinta. . per m2 luas konstruksi.

Seperti pada Gambar 4.38, jika ingin mengambil satu nilai kebutuhan cat (kg) per m2 luas bangunan maka akan menjadi rata-rata dari Proyek B sampai Proyek E yaitu 43,77 kg/m2 luas lantai bangunan. Dari Gambar 4.40, terdapat total luas (m2) cat per m2 luas lantai bangunan yang berasal dari 4 komponen baja struktur yaitu baja cold-formed, hot-rolled, plate dan taper steel yang diwakili oleh satu nilai total. luas pengecatan (m2) per m2 luas lantai bangunan. Jika salah satu nilai tersebut diambil sebagai kebutuhan luas pengecatan per m2 luas lantai bangunan, maka rata-rata dari kelima nilai luas pengecatan pada proyek A sampai E adalah 1,011 m2/m2 luas lantai bangunan.

Berdasarkan sub bab 4.2 sampai dengan 4.6 diperoleh perkiraan perkiraan biaya berdasarkan kebutuhan bahan baja dan cat, seperti terlihat pada tabel berikut. Nilai D mewakili perkiraan biaya struktur baja dan nilai di atas menunjukkan berapa persentase perkiraan biaya cat terhadap perkiraan biaya struktur baja.

Gambar

Tabel 4.7.RAB Struktur Baja dan Cat (Dengan Mur dan Baut) Proyek A.
Tabel 4.8.RAB Struktur Baja dan Cat (Tanpa Mur dan Baut) Proyek A.
Gambar 4.6 Denah Struktur Proyek B
Gambar 4.9 Gambar Potongan III Proyek B
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dari tabel IV.4 dapat dilihat bahwa perusahaan yang paling banyak mengungkapkan indikator Economic adalah Bank Mandiri Tbk (Finance) sebanyak 89 items, perusahaan yang paling