• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Efikasi Diri dan Kreativitas Siswa dalam Menangani Masalah Program Linear

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Analisis Efikasi Diri dan Kreativitas Siswa dalam Menangani Masalah Program Linear"

Copied!
158
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Sedangkan penelitian yang akan dilakukan peneliti akan mengkaji tingkat efikasi diri dan kreativitas siswa dalam menyelesaikan permasalahan program linier. Sedangkan kajian yang akan dilakukan peneliti lebih pada efikasi diri dan kreativitas siswa dalam menyelesaikan permasalahan linear programming. Instrumen tes ini digunakan untuk mengukur tingkat kreativitas siswa dalam menyelesaikan masalah program linier.

55Sugiyono, Metode Penelitian Administrasi (Bandung: Alfabeta, 2010). . pertanyaan tentang kreativitas siswa dalam menyelesaikan masalah program linier. Data yang dievaluasi adalah data variabel efikasi diri siswa dalam menyelesaikan masalah program linier dengan menggunakan angket sebagai instrumen penelitian. Dapat disimpulkan bahwa tingkat efikasi diri dan kreativitas siswa dalam menyelesaikan permasalahan program linier masih berada pada level tertentu.

Jadi Efikasi diri dan kreativitas siswa sangat erat hubungannya dalam proses pemecahan masalah. Tingkat efikasi diri dan kreativitas siswa dalam menyelesaikan permasalahan program linier masih berada pada tingkat “Sedang”.

Kegunaan Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Teori

  • Self efficacy
  • Konsep Kreativitas
  • Keterkaitan Self efficacy dengan Kreativitas peserta didik
  • Self efficacy dengan Kreativitas peserta didik dalam penyelesaian
  • Program Linear
  • Model Matematika
  • Masalah Program Linear
  • Metode Titik Sudut
  • Metode Garis Selidik

Bandura menemukan bahwa efikasi diri berkaitan dengan keyakinan bahwa seseorang mempunyai kemampuan untuk melakukan tindakan yang diinginkan13. Efikasi diri yang tinggi akan mengantarkan individu mengatasi tantangan dan hambatan dalam mencapai tujuan14. Efikasi diri yang buruk dapat dengan mudah menyerah pada pengalaman sulit ketika dihadapkan pada tugas yang sulit.

Ketika melaksanakan suatu tugas, individu yang mempunyai self- efikasi tinggi akan cenderung memilih untuk terlibat secara langsung. Individu yang memiliki efikasi diri yang tinggi cenderung menyelesaikan tugas tertentu, meskipun tugas tersebut merupakan tugas yang sulit. Individu yang memiliki efikasi diri yang tinggi menganggap kegagalan merupakan akibat dari kurangnya kerja keras, pengetahuan, dan keterampilan.

Individu yang memiliki efikasi diri yang rendah tidak memikirkan cara terbaik untuk mengatasi tugas-tugas sulit. Brown dkk (dalam Widiyanto) merumuskan beberapa indikator efikasi diri sebagai berikut: . 1) Yakin bahwa Anda dapat menyelesaikan tugas yang diberikan.

Tabel  2.2  Ciri-ciri  berfikir  kreatif  yaitu:  fluency,  flexibility,  originality,  dan  elaboration
Tabel 2.2 Ciri-ciri berfikir kreatif yaitu: fluency, flexibility, originality, dan elaboration

Kerangka Konseptual

Kreativitas dijelaskan sebagai kemampuan memecahkan masalah secara inovatif, fleksibel, kritis, berani mengambil keputusan dengan cepat dan tepat, menawarkan sesuatu yang luar biasa (unik), mempunyai ide-ide baru, mau terus berubah, dapat membaca situasi dan memanfaatkan peluang-peluang baru48. Penyelesaian masalah Pemrograman linier merupakan program yang menggunakan pertidaksamaan sebagai metode untuk menentukan nilai optimum suatu permasalahan. Hal ini sangat erat kaitannya dengan kegiatan ekonomi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga materi program linier ini sangat penting untuk dipahami siswa, untuk kemudian dapat diterapkan oleh siswa49.

Berdasarkan uraian di atas maka yang dimaksud peneliti pada judul Tingkat Efikasi Diri dan Kreativitas Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Program Linier Kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 5 Soppeng adalah tingkat efikasi diri (percaya diri). dan kreativitas siswa dalam menyelesaikan masalah program linier dan Pada tingkat manakah tingkat efikasi diri dan kreativitas siswa dalam menyelesaikan masalah matematika yang ada? Hal ini dikarenakan untuk mendapatkan jawaban yang lebih konkrit apakah tepat atau tidak sesuai dengan tingkat efikasi diri dan kreativitas siswa dalam menyelesaikan permasalahan program linier.

Kerangka Pikir

METODE PENELITIAN

Lokasi dan Waktu Penelitian

Alasan peneliti melakukan penelitian di sekolah ini karena SMA Negeri 5 Soppeng merupakan salah satu SMA yang ada di Soppeng. Alasan lain mengapa calon peneliti ingin melakukan penelitian di sekolah ini adalah adanya kesesuaian fenomena yang akan diteliti, tentunya berdasarkan observasi yang telah dilakukan dan karena judul yang ingin diteliti belum banyak diteliti oleh orang lain, sehingga judul ini masih menimbulkan berbagai macam permasalahan. Oleh karena itu, saya sangat tertarik untuk memecahkan masalah dan memilih judul ini yaitu tentang tingkat efikasi diri dan kreativitas siswa dalam menyelesaikan masalah program linier.

Penelitian ini dilaksanakan setelah proposal penelitian disetujui oleh pembimbing Disertasi dan setelah mendapat izin dari pihak yang berwenang. Penelitian ini rencananya akan dimulai dari penyusunan proposal pada bulan Juli 2021, pelaksanaan penelitian selama tahun ajaran hingga penulisan laporan penelitian.

Populasi dan Sampel

Sampel penelitian ini terdiri dari siswa kelas XI MIPA 1 yang dipilih atau ditunjuk oleh guru mata pelajaran masing-masing. Hal ini dikarenakan keberhasilan seorang siswa dalam suatu mata pelajaran bergantung pada seberapa baik siswa tersebut memahami materi dan menjawab pertanyaan pada saat ujian. Menurut Sugiyono, total sampling adalah teknik pengambilan sampel yang menggunakan seluruh anggota populasi sebagai sampel.

Definisi Operasional Variabel

Dapat juga dikatakan bahwa individu dengan efikasi diri yang tinggi mampu melakukan upaya terbaiknya dalam mengatasi hambatan, sedangkan individu dengan efikasi diri rendah cenderung mengurangi usahanya atau lari dari hambatan yang ada di hadapannya. Kreativitas siswa adalah kemampuan memunculkan ide-ide baru dan kemudian menerapkannya dalam pemecahan masalah. Pemecahan masalah atau problem solver merupakan tujuan keseluruhan pembelajaran matematika, pemecahan masalah merupakan keterampilan dasar dalam pembelajaran matematika.

Keterampilan pemecahan masalah matematis dapat diperoleh dengan baik apabila telah menguasai keterampilan afektif, salah satunya adalah efikasi diri. Pemrograman linier adalah metode matematika untuk mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk mencapai tujuan seperti memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan biaya.

Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data

Dalam pemecahan masalah perlu dikembangkan keterampilan dalam memahami masalah, membuat model matematika, memecahkan masalah, dan menafsirkan solusi. Saya mampu memahami materi matematika Saya yakin mampu menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Ketika saya menghadapi kesulitan, saya mampu bertahan dalam menghadapi kesulitan dan hambatan yang muncul, dan saya mampu bangkit dari kegagalan.

Pada penelitian ini akan diberikan tes tertulis berupa soal cerita yang berkaitan dengan materi program linier. Pemilihan soal cerita dilakukan sedemikian rupa sehingga peneliti dapat memperoleh informasi tentang kemampuan pemecahan masalah setiap langkah solusi yang ditulis siswa. Mencari nilai optimal fungsi tujuan pada program linier dua variabel menggunakan metode vertex test.

Dalam penelitian ini yang menjadi informan adalah guru Matematika dan siswa SMA Negeri 5 Soppeng. Dokumentasi dalam penelitian ini berupa hasil kerja atau lembar jawaban siswa dalam proses penyelesaian masalah program linier dan dokumentasi lain yang mendukung penelitian ini.

Tabel 3.3 Pedoman Lembar Angket Self efficacy
Tabel 3.3 Pedoman Lembar Angket Self efficacy

Instrumen Penelitian

Uji Coba Instrumen

Gambar

Tabel 2.1 Relevansi Penelitian Terdahulu dengan Penelitian Penulis
Tabel  2.2  Ciri-ciri  berfikir  kreatif  yaitu:  fluency,  flexibility,  originality,  dan  elaboration
Gambar 2.2 Bagan Kerangka PikirPembelajaran
Gambar 3.1 Desain Penelitian Sequential Explanatory
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kreativitas siswa kelas XII IPA 5 MAN 2 Tulungagung pada materi program linear pada tingkat 0 tidak mampu menunjukkan cara atau metode penyelesaian.. Sehingga

Atas kehendak-Nya peneliti dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “PENGARUH EFIKASI DIRI DAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU PADA

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah diperoleh maka dapat diambil kesimpulan terhadap kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah sistem persamaan linear

Ditambah lagi dengan beberapa hasil penelitian sebelumnya yang menekankan efek positif dari motivasi intrinsik dan creative self efficacy terhadap kreativitas maka peneliti

berdasarkan objek-objek matematika dalam menyelesaikan masalah persamaan linear satu variabel. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 9 Palu yang menggunakan metode

Diperoleh hasil self efficacy berdasarkan indikator Strength pada tabel 3 di atas yaitu siswa banyak yang merasa tidak cukup pandai dan merasa tidak memiliki kemampuan yang baik dalam

Kesamaan dengan penelitian ini yakni sama-sama menganalisis kemampuan numerasi dalam menyelesaikan masalah matematika, sedangkan perbedaan pada penelitian ini yakni peneliti

Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga diri self-esteem dan efikasi diri self-efficacy memberikan pengaruh yang positif terhadap kesiapan kerja siswa, baik secara mandiri maupun