• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS ETIKA BISNIS ISLAM OLEH MUHAMMAD YUS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ANALISIS ETIKA BISNIS ISLAM OLEH MUHAMMAD YUS"

Copied!
115
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Bagaimana bentuk penerapan jasa penimbangan pada usaha laundry di Kota Parepare jika dianalisis dalam etika bisnis Islam. Bagaimana pandangan etika bisnis Islam mengenai sistem penimbangan pada usaha laundry di Kota Parepare.

Tujuan Penelitian

Memahami pandangan etika bisnis Islam mengenai sistem penimbangan pada perusahaan laundry di Kota Parepare.

Kegunaan Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Teori

  • Teori Transparansi
  • Teori Laundry
  • Teori Etika Bisnis Islam
  • Teori Takaran Timbangan dalam Fiqih Muamalah

Dari penjelasan singkat tersebut dapat disimpulkan bahwa Islam adalah ketaatan kepada Allah SWT untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.15 Etika atau akhlak merupakan jalan menuju kesempurnaan sebagaimana seharusnya manusia, untuk itu etika adalah sesuatu yang wajib diamalkan oleh setiap manusia. Prinsip tauhid ini menggiring manusia dalam beraktivitas ekonomi meyakini bahwa harta yang ada ditangannya adalah milik Allah SWT. Ayat di atas menjelaskan bahwa Allah SWT memerintahkan umat-Nya untuk berlaku adil terhadap sesamanya, tanpa membedakan status agama masing-masing dan kaya atau miskin.

Kehendak bebas merupakan prinsip yang membuat manusia meyakini bahwa Allah SWT tidak hanya mempunyai kebebasan mutlak. Karena kebebasan yang diberikan kepada manusia, maka mereka harus mempertanggungjawabkan kepada Allah SWT atas segala keputusan dan tindakan yang diambilnya.21 Dalam dunia bisnis, hal-hal seperti itu juga sangat penting. Dalam dunia usaha yang dimaksud dengan kebenaran adalah kedermawanan, motif pelayanan, kesadaran akan keberadaan Allah SWT dan aturan-aturan yang menjadi prioritas dalam berperilaku yang benar.

Untuk mewujudkan suatu bisnis yang sesuai dalam Islam harus didasari oleh keimanan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya dengan menjalankan perintah Allah SWT dan Rasul-Nya serta menjauhi larangannya. Maka perilaku dalam berbisnis hendaknya sesuai dengan anjuran Allah SWT dan Rasul-Nya. Strategi bisnis yang benar dalam Islam adalah bersungguh-sungguh bersungguh-sungguh di jalan Allah SWT saja, mengatur segala sesuatunya secara maksimal untuk mencapai tujuan yang terbaik di sisi Allah, baik dunia maupun akhirat.

Allah SWT menganjurkan menepati janji dalam segala aktivitas, baik jual beli maupun aktivitas lainnya. Perbuatan seperti ini merupakan bentuk ketidakadilan dan akan mendatangkan murka Allah SWT yang sangat besar. Ancaman ini dijelaskan sebagaimana firman Allah SWT dalam Q.S. Nasib buruk besar bagi orang yang berbuat curang.

28 Kementerian Agama Indonesia, AL-Quran dan terjemahannya, hlm. 29 Kementerian Agama Indonesia, AL-Quran dan terjemahannya, hlm. Dalam ayat ini adalah seruan yang menghina Allah swt kepada orang yang melakukan penipuan dalam mengira atau menimbang.

Pendekatan dan Jenis Penelitian

Lokasi dan Waktu Penelitian

Informan

Fokus Penelitian

Jenis dan Sumber Data

Berikut rincian lebih lanjut mengenai transaksi dan proses pengajuan timbangan yang dilakukan oleh berbagai pelaku usaha laundry di Kecamatan Soreang Kota Parepare. Lanjut ke informan selanjutnya yaitu Ade Laundry 2, usaha laundry yang sudah mempunyai 2 cabang yang pertama di Jl. Peneliti juga mengajukan pertanyaan serupa kepada beberapa pelaku usaha laundry yang sudah ada dengan menanyakan apakah pernah ada pakaian yang ditinggalkan oleh konsumen yang masih basah dan bagaimana tindakan pihak laundry setelah mengetahui hal tersebut.

Pandangan Etika Bisnis Islam Terhadap Sistem Penimbangan Pada Usaha Laundry Di Kota Parepare Kota Parepare. Hal ini akan dibahas lebih lanjut mengenai pandangan etika bisnis Islam dalam penerapan sistem penimbangan yang digunakan pada usaha laundry di Kecamatan Soreang Kota Parepare dan mengaitkannya dengan prinsip-prinsip etika bisnis Islam serta mengetahui penerapan pandangan Islam mengenai takaran dan beban. Bagi setiap usaha laundry yang ada, baik pelayanan yang diberikan maupun transaksi yang dilakukan tentunya memberikan kebebasan kepada konsumen yang datang.

Oleh karena itu, pelaku usaha laundry di kabupaten Soreang Parepare mampu menerapkan nilai-nilai etika bisnis Islam berupa kehendak bebas dengan kata lain mampu memberikan kenyamanan berupa kebebasan kepada pelanggannya untuk menentukan apa yang diinginkannya tanpa segala tekanan dari pihak lain. Begitu pula pada setiap usaha laundry yang ada di Kecamatan Soreang Kota Parepare dengan memberikan pelayanan yang sesuai dengan fasilitas dan harga yang diberikan kepada pelanggannya seperti melipat pakaian dengan rapi, menyediakan layanan pakaian wangi dan bersih. Bagi pengelola usaha laundry di Kecamatan Soreang Kota Parepare, penimbangan pakaian yang dibawa pelanggannya dilakukan secara terbuka, mempunyai nilai kejujuran dan sesuai dengan penerapan timbangan dalam Islam dengan mengedepankan kejujuran.

Tak terkecuali usaha laundry di Kecamatan Soreang Kota Parepare. Dari pernyataan sebelumnya terlihat bahwa para pekerja laundry dengan jelas menjelaskan bahwa tidak ada niat untuk bermain-main dengan timbangan dan mereka sangat berhati-hati yang dibuktikan oleh pelanggan. siapa yang memberikannya Pandangan etika bisnis Islam terhadap sistem penimbangan pada usaha laundry di Kecamatan Soreang Kota Parepare yang dilakukan terhadap pelaku usaha laundry sudah sesuai dengan prinsip etika bisnis Islam yaitu kesatuan (tawhid), keseimbangan (equilibrium) , kehendak bebas (free will), tanggung jawab (responsibility) dan kebajikan (ihsan).

Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data

Uji Keabsahan Data

Keabsahan data adalah data yang tidak berbeda antara data yang diperoleh peneliti dengan data yang sebenarnya muncul pada subjek penelitian, sehingga dapat diperhitungkan keabsahan data yang disajikan.38 Uji keabsahan data dalam penelitian kualitatif meliputi uji kredibilitas, transferabilitas, reliabilitas dan validasi. 39. Pengujian kredibilitas data, atau pengujian keterpercayaan data penelitian kualitatif, dilakukan antara lain dengan memperluas observasi, meningkatkan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, percakapan dengan rekan sejawat, analisis kasus negatif, dan member check. Uji transferabilitas merupakan validitas eksternal yang menunjukkan derajat kepastian atau keterterapan hasil penelitian terhadap populasi dari mana sampel diambil.

Oleh karena itu, agar hasil penelitian dapat dipahami oleh orang lain, maka peneliti dalam membuat laporannya hendaknya memberikan uraian yang rinci, jelas, sistematis, dan dapat dipercaya. Jika proses penelitian tidak dilakukan, tetapi datanya ada, maka penelitian tersebut tidak dapat diandalkan atau dipercaya. Hal ini dilakukan oleh auditor independen, atau supervisor, untuk mengaudit seluruh aktivitas peneliti dalam melakukan penelitian.

Bagaimana peneliti mulai menentukan masalah atau fokus, terjun ke lapangan, menentukan sumber data, melakukan analisis data, menguji keabsahan data, dan menarik kesimpulan harus ditunjukkan oleh peneliti. Dalam penelitian kualitatif, uji konfirmabilitas sama dengan uji reliabilitas, sehingga pengujiannya dapat dilakukan secara bersamaan. Pengujian konfirmabilitas artinya menguji hasil penelitian, dikaitkan dengan proses penelitian yang dilakukan, sehingga penelitian tersebut memenuhi standar konfirmabilitas.

Teknik Analisis Data

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pandangan Etika Bisnis Islam Terhadap Sistem Timbangan pada

Beberapa hal yang dapat dijadikan tujuan dalam kajian etika bisnis adalah kesadaran akan adanya dimensi etika dalam bisnis, pemaparan argumentasi moral dalam ilmu ekonomi dan bisnis serta cara mempersiapkannya, dan membantu dalam menentukan sikap moral yang tepat. dalam kinerja 57 Jika dilihat dari prinsip moralitas, maka etika dapat dikatakan sebagai baik, buruk, benar dan salahnya seseorang dalam bekerja di lingkungan bisnis Islam. Prinsip umum etika bisnis dalam perspektif Islam adalah etika bisnis yang mengutamakan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai landasan (sumber) praktik bisnis yang dapat dijadikan acuan apakah suatu kegiatan bisnis itu etis atau tidak. bukan. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, prinsip ini berarti bahwa sumber utama etika bisnis Islam adalah keyakinan yang utuh dan murni terhadap keesaan (keesaan) Tuhan.

Apabila terjadi perubahan besaran yang sebelumnya tidak dikehendaki oleh pihak laundry, maka hal tersebut diperbolehkan dan telah dibuat perjanjian sejak awal sesuai dengan usaha atau transaksi yang dilakukan, oleh karena itu dianggap mengandung unsur atas persetujuan bersama. Kebebasan merupakan sesuatu yang sangat penting dalam nilai etika bisnis Islam tanpa mengurangi hak milik orang lain atau merugikan orang lain. Dalam praktiknya, laundry memberikan kebebasan kepada pelanggannya untuk datang tanpa adanya paksaan dalam bentuk apapun, dengan memberikan pilihan.

Setiap individu mempunyai hak penuh untuk menekankan konsep tanggung jawab, hal ini menunjukkan bahwa yang dikehendaki dalam ajaran Islam adalah kebebasan bertanggung jawab. 60 Prinsip tanggung jawab ini diterapkan oleh beberapa pelaku usaha laundry di Kecamatan Soreang Kota Parepare, hal ini sesuai dengan apa yang dicita-citakan. diungkapkan salah satu pemilik Reza laundry. Oleh karena itu, nilai etika bisnis Islam dalam tanggung jawab diterapkan oleh pemilik laundry kepada konsumen dalam proses pelayanannya, ketika kesadaran akan tanggung jawab sudah mendarah daging maka kepercayaan pelanggan akan mudah diperoleh dan diperoleh kembali. Dengan prinsip kebenaran, etika bisnis Islam sangat protektif terhadap kemungkinan kerugian yang dialami oleh salah satu pihak yang melakukan transaksi, kerjasama atau perjanjian dalam bisnis. 65 Penerapan konsep kebenaran ini tidak jauh berbeda dengan konsep kehendak bebas.

Menyelesaikan pengukuran, takaran atau timbangan dalam menimbang barang secara jujur ​​dan tepat sesuai petunjuk dalam Al-Quran. Berdasarkan indikator etika bisnis Islam penerapan jasa menurut Islam, pada dasarnya semua jual beli diperbolehkan jika ada kemauan dari pihak timbangan.

PENUTUP

Saran

Melihat fakta yang terjadi di lapangan, sebaiknya pelaku usaha terlebih dahulu lebih memperhatikan pakaian yang dibawa konsumen, agar tidak terjadi kelalaian terhadap sesuatu yang dapat berdampak pada timbangan. Konsumen diharapkan dapat memberikan transparansi kepada pemilik jasa laundry jika dirasa pakaian yang dikenakannya dinilai berdampak pada skala seperti pakaian yang masih basah atau kotor agar pihak laundry sadar. dari ini. Konsep Hukum Bisnis Syariah dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah [2] Ayat 168-169 (Kajian Tematik Pencarian Rejeki Halal).

Instrumen Bunga dan Bagi Hasil dalam Dunia Perbankan, Ad Deenar Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. Tanggung Jawab Hukum Pada Usaha Fitha Laundry Kajian Di Desa Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat.” Analisis Tingkat Kesalahan Skala Pada Vendor Jasa Laundry Dalam Tinjauan Fiqh Metro Muamalah Fizy Laundry.

Tanggung jawab pengelolaan limbah cair pada kegiatan usaha di bidang laundry sebagai upaya pengendalian pencemaran lingkungan di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Mengurangi berat badan dalam jual beli pisang dan talas menurut perspektif hukum Islam (kajian di Desa Gunung Batu, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus.) Nur Ashima, pegawai Oshin Laundry, wawancara dilakukan tepatnya di Oshin Laundry, pada tanggal 7 Juli 2021.

Gambar  1:Wawancaradengan  IbuJurianaselakukaryawanLaundry  Afifahdi  Jl.
Gambar 1:Wawancaradengan IbuJurianaselakukaryawanLaundry Afifahdi Jl.

Gambar

Tabel 4.1 Daftar Harga Afifah Laundry
Tabel 4.2 Daftar Harga Nurul Laundry
Gambar  1:Wawancaradengan  IbuJurianaselakukaryawanLaundry  Afifahdi  Jl.
Gambar 5: WawancaradenganReskiselakukaryawan27 LaundryJl. Jend Ahmad Yani  Km 3 pada Tanggal, 27 Juli 2020
+4

Referensi

Dokumen terkait

Jelaskan Pengertian House Laundry, Guest Laundry, Serta Valet Service3. Sebutkan tugas & Tanggung

Diah Imaningrum,