• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KELAYAKAN PENANGKAPAN IKAN TERBANG

N/A
N/A
Max Kaghoo

Academic year: 2025

Membagikan "ANALISIS KELAYAKAN PENANGKAPAN IKAN TERBANG"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA USAHA PENANGKAPAN IKAN TERBANG

⚙️ Peralatan Utama Penangkapan Ikan Terbang (Antoni)

No Nama Peralatan Jumlah Keterangan

1 Perahu motor berbahan fiber/ kayu 1 unit Ukuran sedang (6-8 GT), mesin ±30-40 HP 2 Lampu petromaks atau lampu LED

khusus 4–6 bh Untuk menarik perhatian ikan pada malam

hari

3 Jaring Antoni (modified lift net) 1 set Jaring persegi panjang yang digerakkan manual

4 Katrol atau winch manual/listrik 1 set Untuk menarik jaring

5 Alat bantu navigasi (GPS, Kompas) 1 set Untuk menentukan lokasi penangkapan 6 Drum atau box pendingin ikan

(coolbox) 4–6 bh Untuk menyimpan hasil tangkapan (±3000 kg)

7 Alat keselamatan (jaket pelampung,

dll) 4 set Untuk keselamatan 4 ABK

8 Timbangan digital/manual 1 unit Menimbang hasil tangkapan 9 Lampu sorot dek perahu 2–4 bh Membantu aktivitas malam hari 10 Alat komunikasi (HT/Radio VHF) 1–2 bh Untuk komunikasi di laut

🧪

Bahan Habis Pakai

No Nama Bahan Volume/Unit Keterangan

1 BBM (solar untuk mesin perahu) ±200 liter Untuk operasional selama ±1 minggu

2 Oli mesin 2–3 liter Perawatan mesin

3 Es batu ±500–700 kg Untuk menjaga kualitas ikan

4 Tali tambang & pelampung Sesuai kebutuhan Untuk pengikatan dan jaring 5 Kantong plastik besar/keranjang 50–100 bh Untuk pengemasan hasil tangkapan 6 Air tawar ±100 liter Untuk kebutuhan awak & bilas alat 7 Penerangan baterai/catu daya Cadangan Untuk lampu & navigasi

🧪

% Tenaga Kerja (4 Orang)

Peran Jumlah Tugas

Nahkoda 1 org Mengemudikan perahu dan navigasi Anak Buah Kapal

(ABK) 3 org Penurunan/pengangkatan jaring, penanganan ikan, pengoperasian lampu

(2)

🧪 1. Estimasi Biaya Investasi Awal (Modal Tetap)

No Komponen Jumlah Harga Satuan (Rp) Total (Rp)

1 Perahu motor (6–8 GT) 1 unit 90.000.000 90.000.000 2 Mesin perahu 30–40 HP 1 unit 25.000.000 25.000.000

3 Jaring Antoni 1 set 10.000.000 10.000.000

4 Lampu petromaks / LED (khusus laut) 6 bh 500.000 3.000.000

5 Winch manual/listrik 1 set 5.000.000 5.000.000

6 Coolbox / drum pendingin 6 bh 1.200.000 7.200.000 7 Navigasi GPS & kompas 1 set 3.500.000 3.500.000 8 Alat keselamatan (4 set) 4 set 500.000 2.000.000

9 Timbangan digital 1 unit 1.000.000 1.000.000

10 Alat komunikasi VHF 2 bh 1.000.000 2.000.000

Total Investasi Tetap Rp149.700.000

🧪 2. Biaya Operasional per Trip (Estimasi untuk hasil 3.000 kg)

Misalnya dibutuhkan 10 trip (masing-masing 300 kg/tangkapan), maka biaya ini berlaku per trip, tinggal dikalikan 10 untuk total.

No Komponen Operasional Volume Harga Satuan (Rp) Total (Rp)

1 BBM (Solar) 20 liter 8.500 170.000

2 Oli & pelumas 0.5 liter 40.000 20.000

3 Es batu 50 kg 1.000 50.000

4 Air tawar, logistik - - 50.000

5 Biaya konsumsi awak 4 org 30.000 120.000

6 Upah awak kapal (bagi hasil)* 4 org - 900.000

Total Biaya per Trip Rp1.310.000

Total Biaya 10 Trip: Rp1.310.000 × 10 = Rp13.100.000

🧪 3. Estimasi Pendapatan & Laba

Target tangkapan : 3.000 kg

Harga jual rata-rata (ikan terbang) : Rp 25.000/kg

(3)

Pendapatan kotor : Rp25.000 × 3.000 kg = Rp75.000.000

🧪

Rangkuman Perhitungan

Komponen Total (Rp) Pendapatan Kotor 75.000.000 Biaya Operasional 13.100.000 Laba Kotor 61.900.000

⚖️ Break Even Point (BEP)

Total Investasi Tetap : Rp149.700.000

Laba bersih per 3.000 kg (satu siklus) : ±Rp61.900.000

BEP tercapai dalam :

Rp149.700.000 / Rp61.900.000 ≈ 2,4 siklus (±3 kali trip besar/tangkapan 3.000 kg)

(4)

🧪

1. Data Dasar

Investasi Tetap (Modal Awal): Rp149.700.000

Total Biaya Operasional per siklus (3.000 kg): Rp13.100.000

Pendapatan per siklus (3.000 kg): Rp75.000.000

Harga jual per kg ikan terbang: Rp25.000

Laba Bersih per siklus:

Rp75.000.000 – Rp13.100.000 = Rp61.900.000

Biaya per kg:

Rp13.100.000 / 3.000 kg = Rp4.367/kg

(5)

🧪

Kesimpulan:

BEP tercapai saat produksi 7.256 kg

Pendapatan minimal agar impas: Rp181,4 juta

ROI tinggi: 41,34% per siklus

R/C dan B/C ratio sangat positif (>1) → Usaha ini layak dan sangat menguntungkan.

Referensi

Dokumen terkait

Nelayan Tanjung Pecinan dan Besuki yang sama- sama menggunakan perahu/kapal motor di atas 20 GT dapat diarahkan untuk melakukan kerjasama penangkapan ikan agar dapat mengakses

EFISIENSI EKONOMIS USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN KAPAL MOTOR DI KECAMATAN PANTAI LABU, KABUPATEN DELI

Nelayan Tanjung Pecinan dan Besuki yang sama- sama menggunakan perahu/kapal motor di atas 20 GT dapat diarahkan untuk melakukan kerjasama penangkapan ikan agar dapat mengakses

Bahkan beberapa metode penangkapan ikan legal yang umum digunakan oleh nelayan seperti pukat cincin (purse seine), bagan tancap (stationary lift net) dan bagan perahu (mobile lift

Dengan semakin banyaknya teknologi penangkapan ikan, seperti jumlah perahu penangkapan yang semakin meningkat, maka masyarakat nelayan lokal dituntut untuk dapat

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan ikan terbang dan kapal penangkap ikan lainnya, termasuk dimensi dan ukuran kapal, serta peralatan pendukung yang

Perahu atau kapal yang berbasis di Barru, Sulawesi Selatan memiliki daerah penangkapan ikan demersal khususnya jenis ikan karang ekonomis penting dengan rawai

Bahkan beberapa metode penangkapan ikan legal yang umum digunakan oleh nelayan seperti pukat cincin (purse seine), bagan tancap (stationary lift net) dan bagan perahu (mobile lift