No. Inventaris
SKRIPSI
ANALISIS KUAT TEKAN BATA BAKAR
DENGAN PENAMBAHAN SERBUK GERGAJI KAYU
Untuk Menyelesaikan Sebagian dari Syarat-Syarat Kurikulum Program Studi Teknik Sipil Universitas Malikussaleh
Diajukan oleh,
MUHAMMAD ANDRIAN 200110143
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MALIKUSSALEH LHOKSEUMAWE
2024
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada umumnya batu bata berbahan dasar tanah liat dengan atau tambahan- bahan lain, dibakar pada suhu tinggi hingga batu bata tidak mudah hancur bila direndam dalam air. Mula-mula tanah liat dibuat plastis dan dicetak dalam cetakan kayu atau baja. Tanah hasil cetakan itu kemudian dikeringkan, dan lalu dibakar pada suhu tinggi (Darwis, Ulum and Kurniawan, 2016).
Pembakaran batu bata melepaskan karbon dioksida (CO2) dalam jumlah besar ke udara, yang dapat menimbulkan masalah lingkungan dan berdampak langsung terhadap perubahan iklim. Dalam jangka pendek, diperlukan upaya bersama-sama untuk melawan dampak karbon dioksida (CO2) melalui penelitian inovatif terhadap bahan bangunan hemat energi seperti batu bata hijau.
Penggunaan material komposit mempunyai sejarah yang panjang, awalnya tidak diketahui dengan pasti, tetapi dalam catatan sejarah menunjukkan bahwa pemakaian material komposit telah ada sejak jaman Mesir kuno dimana jerami digunakan untuk memperkuat lempung batu bata dan kayu yang disusun berlapis untuk mendapatkan ketahanan terhadap ekspansi panas serta mengatasi kelembaban (Ashby, 1992).
Di Negara Indonesia ini, banyak penumpukan limbah industri yang tidak dikelola dengan baik, sehingga menimbulkan dampak yang buruk terhadap lingkungan. Salah sau tindakan yang efektif dalam menyelamatkan lingkungan sekaligus menguntungkan perekonomian Indonesia, ialah dengan mengubah limbah industri tersebut menjadi campuran pada bahan konstruksi. Salah satu jenis limbah tersebut adalah serbuk gergaji kayu.
Serbuk gergaji kayu merupakan limbah dari sisa penggergajian kayu. Limbah ini terdiri dari partikel-partikel kayu kecil, yang mana memiliki beberapa manfaat, salah satunya adalah dapat digunakan sebagai kompoen tambahan dalam pembuatan batu bata.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, maka rumusan masalah pada penelitian ini, yaitu:
1. Bagaimana kemampuan bata bakar dengan penambahan material serbuk gergaji kayu terhadap kuat tekan.
1.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui kemampuan bata bakar dengan penambahan material serbuk gergaji kayu terhadap kuat tekan.
1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat pada penelitian ini adalah pemanfaatan prngggunaan serbuk gergaji kayu sebagai bahan tambah pembuatan batu bata, dengan syarat kualitas baik dan memenuhi standar kekuatan. Dengan harapan dapat berkontribusi dalam dunia industri, konstruksi dan mengurangi limbah serbuk gergaji kayu, sehingga dapat memberikan nilai lebih bagi masyarakat.
1.5 Ruang Lingkup dan Batasan Penelitian
Berdasarkan judul dan sasaran pembahasan yang dicapai, maka peneliti menerapkan ruang lingkup dan pembatasan masalah, agar penelitian ini lebih terarah dan untuk mendapatkan hasil sesuai dengan pembahasan yang telah ditentukan. Maka batasan-batasan pada penelitian ini adalah:
1. Pengujian bata bakar hanya tertuju pada kuat tekan;
2. Bahan tambah yang digunakan sebagai campuran bata bakar adalah serbuk gergaji kayu;
3. Material yang digunakan ialah tanah liat, semen, air, pasir dan serbuk gergaji kayu.
1.6 Metode Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Pada penelitian ini diperlukan uji material, antara lain pengujian agregat halus, pengujian agregat kasar, dan pembuatan benda uji.
Dari penelitian ini juga dibutuhkan alat dan bahan, yaitu :
1. Alatnya, antara lain timbangan, cetakan bata (20*10*6 cm), 1 set saringan, gelas ukur, timbangan digital, ovenmesin cetakan bata dengan pompa hidrolik, pan, sekop, penggaris; dan
2. Bahannya, antara lain, pasir, semen, air, dan serbuk gergaji kayu.