Judul: Analisis Linguistik Nilai-Nilai Karakter Dalam Kitab al-Muntakhabat Fii al-Mahfudzat Juz 1-2 dan Kontribusinya dalam Pembelajaran Bahasa Arab. Skripsi ini membahas tentang analisis kebahasaan nilai-nilai karakter dalam kitab al-Muntakhabat Fii al-Mahfudzat Juz 1-2 dan kontribusinya terhadap pembelajaran bahasa Arab.
Deskripsi Fokus dan Fokus Penelitian
Penentuan nilai budi pekerti berdasarkan makna semantik yang terdapat dalam kitab al-Muntakhabātu Fī al-Maḥfūẓāti. Sumbangan makna semantik terhadap nilai budi pekerti dalam kitab al-Muntakhabātu Fī al-Maḥfūẓāti dan kepada pembelajaran bahasa Arab.
Rumusan Masalah
Memberi maklumat terkini tentang kandungan makna semantik dalam kitab al-Muntakhabātu fī al-Maḥfūẓāti.
Tujuan dan Kegunaan Penelitian
Secara teoritis, sebagai bahan informasi bagi masyarakat khususnya bagi yang berkecimpung dalam dunia pendidikan khususnya guru untuk dapat meningkatkan mutu pembelajaran khususnya bahasa Arab. Secara metodologis, tulisan ini akan bermanfaat sebagai rujukan dalam kajian-kajian yang relevan, khususnya dalam bidang linguistik Arab.
Penelitian yang Relevan
11Muhammad Arfin, Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter di SD Negeri Mannuruki Makassar (Makassar: UIN Alauddin Makassar, 2018), hal. Penelitian ini menjelaskan tentang analisis kebahasaan nilai-nilai tokoh dalam kitab al-Muntakhabātu Fī al-Maḥfūẓāti juz 1-2 dan kontribusinya terhadap pengajaran bahasa Arab. Kitab al-Muntahabātu fī al-Maḥfūẓāti merupakan kitab yang berisikan ayat-ayat hafalan yang membahas tentang nilai-nilai luhur akhlak dari berbagai aspek kehidupan.
Kitab al-Muntahabātu fī al-Maḥfūẓāti karya Umar Abdul Jabbar memuat ayat-ayat tentang nilai-nilai akhlak mulia dari berbagai aspek kehidupan. Bab kedua yang menjelaskan tentang kitab al-muntakhabātu fī al-maḥfūẓāti dan nilai-nilai akhlak, membahas tentang kitab al-muntakhabātu fī al-maḥfūẓāti. 78Zahrani, Perkembangan Makna Bahasa Arab (Analisis Semantik Ungkapan Syari'ah Dalam Al-Qur'an) (Makassar: Program Pascasarjana UIN Alauddin, 2017), hal.
80Zahrani, Perkembangan Makna Bahasa Arab (Analisis Semantik Istilah-istilah Syariah dalam Al-Quran), hal. -Jenis aksara yang terdapat pada kitab al-Muntakhabātu fī al-Maḥfūẓāti juz 1-2. Berdasarkan analisis peneliti, terdapat 10 nilai karakter pada juz 1 kitab al-muntakhabat fii al-mahfudzat, yaitu :. Analisis bait puisi nilai karakter dalam kitab al-Muntakhabātu fī al-Maḥfūẓāti juz 1.
Analisis ayat-ayat tentang nilai-nilai karakter dalam kitab al-muntakhobat fi al-mahfudzat juz 2. Kontribusi semantik nilai-nilai karakter yang terdapat dalam kitab al-Muntakhobat fī al-Maḥfūẓāti Juz 1-2 terhadap pembelajaran bahasa Arab. Memudahkan siswa dalam menganalisis bahasa Arab (baik yang sudah dibaca maupun yang belum dibaca).
Kerangka Teoretis Penelitian
Metode Penelitian
- Jenis dan Pendekatan Penelitian
- Paradigama Penelitian
- Sumber Data
- Tahapan Pegumpulan Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan dibagi menjadi dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik analisis data yang akan digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah analisis data model Miles dan Huberman.
Garis Besar Isi Tesis
103 Faridl Hakim, Konsep Keadilan Sosial dalam Kajian Kosakata Al-Qur'an Oleh Khair, Ma'ruf, Biir, Salih dan Hasan (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga: Kementerian Agama Republik Indonesia, 2017), hal. Aturan tertinggi adalah aturan Allah SWT yang terdapat dalam Al-Quran. 122 Faridl Hakim, Konsep Keadilan Sosial dalam Kajian Al-Qur'an Kosakata Khair, Ma'ruf, Biir, Salih dan Hasan, hal.
Kata جَرَفلا berasal dari kata حَر فَـي- َح رَف yang berarti kegembiraan atau kegembiraan, dimana kata َح رَف sendiri disebutkan sebanyak 22 kali dalam Al-Qur'an dengan berbagai asal usulnya. 125 Didi Junaedi, Tafsir Kebahagiaan Kajian Makna Kebahagiaan Dalam Sudut Pandang Tafsir Al-Qur'an, Diya Al-Afkar: vol. Aturan tertinggi adalah aturan yang dibuat oleh Allah SWT yang terdapat dalam Al-Quran.
140Sukino, Konsep Kesabaran dalam Al-Qur'an dan Kontekstualisasinya dalam Tujuan Hidup Manusia Melalui Pendidikan, Jurnal Ruhama: Vol. 142Taufiqurrohman, Opregtheid dalam perspektif Al-Qur'an Analise van die konstruk van Ikhlas deur tematiese interpretasie, EduProf: Vol. 167Sukino, Konsep Kesabaran dalam Al-Qur'an dan Kontekstualisasinya dalam Tujuan Hidup Manusia Melalui Pendidikan, hal.
Konsep Keadilan Sosial dalam Kajian Al-Qur'an Kosakata Khair, Ma'ruf, Biir, Shalih dan Hasan. Ketulusan dalam analisis Al-Qur'an perspektif konstruk Ikhlas melalui tafsir tematik. EduProf: Vol.1: No.2: 2019.
Kitab Al-Muntakhabāt Fī Al-Maḥfūẓāti
Konsep Karakter
Dalam kaitan ini, pendidikan karakter dapat dipahami dalam dua hal, yaitu pendidikan karakter dalam arti luas dan pendidikan karakter dalam arti sempit. Pendidikan karakter dalam arti luas adalah pendidikan yang terjadi secara alamiah dan cenderung tidak disadari dalam kehidupan setiap individu serta tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Berkenaan dengan itu, pengertian pendidikan karakter dalam arti sempit adalah pendidikan karakter sebagai suatu proses yang dilakukan secara sadar atau disengaja.
45Amirulloh Syarbini, Model pendidikan karakter dalam keluarga, merevitalisasi peran keluarga dalam pembentukan karakter anak menurut perspektif Islam (Jakarta: PT. Gramedia, 2014), hal. 54Mughnifar Ilham, Fungsi dan tujuan pendidikan karakter di https://materibelajar.co.id/function-pendidikan-character/ (diakses 21 Mei 2020). 55 Doni Koesoema A, Strategi Pendidikan Karakter untuk Pendidikan Anak di Era Global, (Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia GRASINDO, 2007), hal.
56Amirulloh Syarbini, Model Pendidikan Karakter Dalam Keluarga, Revitalisasi Peran Keluarga Dalam Membentuk Karakter Anak Menurut Perspektif Islam, (Jakarta: PT. Gramedia, 2014), hal. 58Masruhin Soleh, Pentingnya Pendidikan Karakter ditanamkan sejak dini https://wongjember.com/cepatnya-pendidikan-character/ (diakses 18 Mei 2020).
ANALISIS SEMANTIK DAN PEMELAJARAN BAHASA
Konsep Linguistik
Linguistik adalah ilmu bahasa atau ilmu yang mempelajari bahasa yang dilakukan secara ilmiah. 63 Linguistik dipelajari dengan maksud dan tujuan, bagi sebagian orang ilmu itu dipelajari untuk kepentingannya sendiri, bagi sebagian lagi linguistik dipelajari sebagai ilmu dasar bagi ilmu-ilmu lain, misalnya ilmu bahasa. seperti sastra, filologi, pengajaran bahasa, penerjemahan dan sebagainya. Ruang lingkup kajian linguistik terdiri dari kajian bunyi bahasa (fonologi ['ilmaswa:t] dan fonetik ['ilm wazha:'if al-aswa:t]), kajian kata (morfologi ['ilm as-sharf] ), kajian kalimat (sintaks ['ilm an-nahwu]), dan kajian makna (semantik ['ilm al-dila:li:]). Secara umum fonologi adalah ilmu yang mempelajari sistem bunyi bahasa yang dihasilkan oleh alat bicara manusia atau disebut juga dengan ilmu sistem bunyi.68.
Ilmu yang membahas tentang fungsi bunyi dan proses menjadi fonem, serta pembagiannya berdasarkan kegunaan praktis dalam bahasa.69. Pokok bahasan kajian fonetik adalah bunyi-bunyi bahasa manusia (bukan di luar bunyi-bunyi bahasa manusia, misalnya kicau burung, auman singa, dan lain-lain). Morfologi adalah ilmu linguistik tentang kompleksitas bentuk kata (struktur kata) 71 Morfologi merupakan bagian ilmu linguistik yang mempelajari bentuk.
Morfologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang asal usul kata atau dikenal dalam bahasa Arab dengan ilmu sharaf. Menurut para ahli bahasa, ilmu nahwu dan sharf disebut dengan ilmu qawaid.75 Ilmu nahwu sendiri merupakan ilmu tata bahasa Arab, yaitu ilmu mempelajari bahasa Arab menurut kedudukan kata dalam sebuah kalimat, dengan ilmu tersebut. kita bisa mendapatkan struktur kalimat yang benar.76.
Semantik
Secara etimologis, kata “makna” dalam kamus besar bahasa Indonesia mempunyai arti: makna, maksud penutur atau penulis, dan makna yang diberikan. Makna leksikal adalah makna sebenarnya, makna yang sesuai dengan hasil pengamatan indra kita, sehingga memang demikian adanya, atau makna yang terkandung di dalamnya. Makna konseptual adalah makna yang dimiliki suatu leksem tanpa memandang konteks atau konteks apa pun.
Pada mulanya makna yang dimiliki suatu kata adalah makna leksikal, makna denotatif, atau makna konseptual. Makna suatu istilah adalah yang mempunyai makna yang pasti, jelas, dan tidak ambigu meskipun tanpa konteks kalimatnya. Makna peribahasa berbeda dengan idiom yang maknanya tidak dapat diperkirakan secara leksikal maupun gramatikal, sehingga yang disebut dengan peribahasa mempunyai makna yang masih dapat ditelusuri atau ditelusuri dari makna unsur-unsurnya.
Aspek makna yang berkaitan dengan nilai rasa berkaitan dengan sikap penutur terhadap hal yang dibicarakan. Perubahan kata menurut Sighat (bentuk) dan turunannya (isytiqaq) berarti perubahan makna yang disebut dilalah syarfiyah.93.
Pembelajaran Bahasa Arab
Selain digunakan sebagai bahasa yang komunikatif, pembelajaran bahasa Arab juga mempunyai beberapa tujuan khusus, yaitu agar peserta didik dapat mempelajari Al-Qur’an, al-Hadits, kitab dan sastra Arab, serta memahami budaya Islam. 101 Abu Usama Salim bin ‘Ied, Hakikat Tawadhu dan Kesombongan Menurut Al-Qur’an dan as-Sunnah (Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2007), hal. Zakki Fuad dkk, Membangun Etika dan Kepribadian pada Lembaga Pendidikan Islam: Perspektif Psikologi Al-Qur'an, Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Education Studies), Vol.5: No.2, 2017, hal.
Zakki Fuad dkk, Membangun Etika dan Kepribadian di Lembaga Pendidikan Islam: Perspektif dari Psikologi Al-Quran, 2017, hal. 157Rahmad Hakim dan Adib Susilo, Makna dan Klasifikasi Kepercayaan Al-Quran Serta Relevansinya dengan Perkembangan Budaya Organisasi, Jurnal Al-Quds Kajian Al-Qur'an dan Hadits: Vol. 4: Tidak. 1: 2020, hal 123. Sedangkan menurut ahli bahasa Al-Quran ar-Raghib al-Ashfahani dalam mufradatnya, kata حفّصلا menyatakan bahwa حفّصلا lebih tinggi derajatnya dari وفَعلا.
Zakki Fuad dkk, Membangun Etika dan Kepribadian pada Lembaga Pendidikan Islam: Perspektif Psikologi Al-Qur'an, Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Education Studies), Vol.5: No.2, 2017, hal. Yaitu Allah yang mengatur strategi dakwah Nabi Muhammad SAW ketika Allah menurunkannya kepada Nabi, selain itu kata ر دَقلا juga mempunyai arti kemuliaan, konon merupakan malam kemuliaan karena merupakan malam yang Al-Qur'an diturunkan. Membangun Etika dan Kepribadian pada Lembaga Pendidikan Islam: Perspektif Psikologi Al-Qur'an Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Education Studies).
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Kontribusi Semantik tentang Nilai-nilai Karakter yang terdapat
PENUTUP
Implikassi
Saran
Bagi guru dan pelajar bahasa Arab, tidak hanya penting memperdalam ilmu morfologi, sintaksis, dan fonologi saja, namun juga memperdalam ilmu semantik, karena ini juga merupakan bagian dari kajian pengajaran bahasa Arab. Pendidikan Karakter Dalam Keluarga (Studi Kasus Orang Tua Siswa SD Brawijaya Smart School Malang. Model Pendidikan Karakter Dalam Keluarga, merevitalisasi peran keluarga dalam membentuk karakter anak menurut perspektif Islam.
Jadilah orang yang sangat tabah apabila diuji dengan kemarahan dan banyak bersabar ketika ditimpa musibah." Ingatlah bahawa ketabahan seseorang adalah aspek yang paling mulia; orang yang tabah harus berbangga dengan ketabahannya berbanding kesombongan orang lain". Rendahkanlah dirimu jika kamu mendapat kemuliaan di hadapan manusia, maka sesungguhnya orang yang paling tinggi darjatnya di antara umatnya ialah orang yang merendahkan dirinya (merendahkan diri).”