• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis motivasi pedagang dalam berjualan berbasis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "analisis motivasi pedagang dalam berjualan berbasis"

Copied!
74
0
0

Teks penuh

Tuhan Yang Maha Esa, puji syukur kehadirat-Nya, Taufik dan Inayah, maka skripsi ini yang berjudul “Analisis Motivasi Pedagang Dalam Berjualan Berbasis Syariah (Studi Kasus Kareba dan Oleh-Oleh Makassar)” dapat terwujud. Fakultas Agama Islam Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum Ekonomi Syariah Bapak Hasanuddin, SE.Sy.,ME selaku sekretaris Program Studi Hukum Ekonomi Syariah yang selalu memberikan bimbingan selama pendidikannya.

  • Latar Belakang
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Manfaat Penelitian

Produksi adalah suatu kegiatan dalam perekonomian yang tugasnya menghasilkan barang atau menggunakannya dalam bentuk jasa. Dalam kehidupan masyarakat, menciptakan suatu barang atau jasa sangatlah penting agar dapat membantu segala aktivitas yang dilakukan orang lain. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagaimana prinsip-prinsip syariah diterapkan dalam kegiatan produktif.

Motivasi

  • Pengertian motivasi
  • Peranan motivasi dalam kehidupan
  • Motivasi menurut abdul hamid mursi

Untuk mengetahui bagaimana toko oleh-oleh Makassar Kareba menjual barang yang sesuai dengan syariat Islam. Motivasi merupakan dorongan manusia untuk melakukan sesuatu, sehingga menjadi unsur penting dalam tingkah laku atau tindakan manusia. Allah SWT menyebutkan dalam beberapa ayat Al-Qur'an motif fisiologis terpenting yang berfungsi untuk melestarikan individu dan kelangsungan hidupnya.

Penjualan

  • Pengertian penjualan
  • Tujuan penjualan
  • Faktor Penjualan
  • Prinsip-prinsip berjualan dalam islam
  • Berjualan menurut pandangan islam

Kegiatan pemasaran yang sangat kompleks dan saling berhubungan seperti promosi dan penjualan harus dikelola dengan baik untuk mencapai tujuan perusahaan yaitu keuntungan. Akhlak, sebagai sarana untuk mencapai tujuan hidup yang dituangkan dalam iman Islam, yaitu kebahagiaan dunia dan akhirat. Dalam definisi-definisi yang disebutkan di atas, sangat jelas terlihat bahwa kegiatan penjualan dalam perspektif ekonomi Islam pada akhirnya terfokus pada manusia dan keberadaannya, meskipun mereka mencoba mengembangkan definisi tersebut dari sudut pandang yang berbeda.

Allah SWT telah menciptakan alam yang banyak mengandung kekayaan yang dapat dimanfaatkan manusia. Menurut ilmu ekonomi Islam, jika alam dikembangkan dengan fasilitas dan teknologi yang baik, maka alam dan kekayaan yang dikandungnya tidak akan terbatas. Bahkan Allah SWT mengancam tidak akan memberikan perlindungan di hari kiamat kepada orang-orang yang tidak membayar upah kepada pekerjanya.

17 Yusuf Qardhawi, Norma dan Etika Ekonomi Islam (Jakarta: Gema Insani Press, 1997), hal. 117. memenuhi kebutuhan spiritual dan material. Rabb yang dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan dengan 'Tuhan' mempunyai arti yang sangat luas, meliputi: Konsep ini berarti bahwa ekonomi Islam didasarkan pada keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemilik dan Pengendali alam semesta, yang menurut takdir-Nya memberi hidup dan mati serta menguasai alam dengan ketetapan-Nya (sunatullāh).20.

Konsep produksi dalam ekonomi Islam tidak semata-mata untuk keuntungan duniawi, namun lebih penting untuk mencapai keuntungan di akhirat.

Pedagang

  • Pengertian pedagang
  • Komitmen pedagang
  • Tanggung jawab pedagang

Oleh karena itu, Islam biasanya menekankan bahwa setiap kegiatan produksi juga harus mewujudkan fungsi sosial. Dimana kegiatan produksi yang dapat menghasilkan kebutuhan konsumsi dan juga keuntungan bagi para pedagang harus mampu memberikan kontribusi terhadap kehidupan masyarakat. Dalam perkembangannya, undang-undang mengenai tanggung jawab pedagang (product pertanggungjawaban) yang berlaku di setiap negara berbeda-beda.

Dengan semakin berkembangnya perdagangan internasional, permasalahan tanggung jawab pedagang (product liability) telah menjadi permasalahan yang sudah melampaui batas kemajuan di dunia. Oleh karena itu diperlukan tambahan tambahan terutama untuk memudahkan pemberian ganti rugi kepada konsumen yang menderita kerugian akibat produk yang didistribusikan di masyarakat. 27 Kurangnya kesadaran dan tanggung jawab sebagai pedagang akan berakibat fatal dan membawa risiko bagi kelangsungan dan kredibilitas usaha. Aspek perlindungan konsumen yang pertama adalah masalah tanggung jawab pedagang atas kerugian yang diakibatkan produknya.

Singkatnya, permasalahan ini biasa disebut dengan product liabilitas.28 Secara historis, tanggung jawab pedagang (product liabilitas) lahir sebagai akibat dari ketidakseimbangan posisi dan tanggung jawab antara pedagang dan konsumen. Asas pertanggungjawaban merupakan hal yang sangat penting dalam undang-undang perlindungan konsumen. Dalam hal terjadi pelanggaran terhadap hak-hak konsumen, diperlukan kehati-hatian dalam menganalisis siapa yang harus bertanggung jawab dan sejauh mana tanggung jawab dapat dibedakan antara pihak-pihak yang terlibat. Sehubungan dengan tanggung jawab yang terkandung di dalamnya, terdapat asas tanggung jawab hukum pedagang yang merupakan persoalan yang sangat penting dalam hukum perlindungan konsumen.

UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen juga secara tegas menyebutkan tanggung jawab yang harus diberikan kepada konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 19 ayat (1).

  • Jenis Penelitian
  • Lokasi dan Objek Penelitian
  • Fokus Penelitian
  • Sumber Data
  • Instrumen Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Dalam penelitian ini peneliti fokus menganalisis motivasi produsen untuk berproduksi dengan baik berdasarkan ketentuan syariat Islam. Data primer adalah data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti (atau pejabatnya) dari sumber pertama.30 Data primer diperoleh langsung dari lokasi melalui observasi dan wawancara kepada karyawan atau pemilik toko kaos kareba dan oleh-oleh khas Makassar. Data sekunder tersedia dalam bentuk laporan tertulis, peta dan dokumen resmi lainnya yang diperlukan untuk penelitian ini.

Dalam penelitian ini penulis menggunakan instrumen, yaitu instrumen yang paling penting dalam penelitian kualitatif adalah peneliti itu sendiri. Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data tidak dibatasi oleh instrumen (berupa wawancara) yang sengaja membatasi penelitian pada beberapa variabel saja. Dalam penelitian ini wawancara bebas dilakukan dalam artian responden diberikan kebebasan menjawab, namun dalam batas tertentu agar tidak menyimpang dari pedoman wawancara yang telah disusun.

Dokumentasi adalah suatu metode pengumpulan data kualitatif dengan cara melihat atau menganalisis dokumen-dokumen yang dibuat oleh subjek sendiri atau oleh orang lain tentang subjek. Reduksi data merupakan suatu proses seleksi yang menitikberatkan pada penyederhanaan catatan-catatan dari pengumpulan data. Kesimpulan diambil secara cermat dengan melakukan verifikasi berupa penelaahan terhadap catatan data yang diperoleh.

Dimana analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yaitu mengidentifikasi motivasi seperti apa yang dimiliki produsen untuk memproduksi dengan baik berdasarkan ketentuan hukum Islam.

Gambaran Umum Tentang Toko Oleh-Oleh Kareba Makassar

  • Sejarah Toko Oleh-Oleh Kareba Makassar
  • Produk Produk Yang Di Perjual Belikan Di Toko Oleh-Oleh Kareba Makassar
  • Cara Menghadapi Pesaing di Era Pandemi
  • Motivasi Menjalankan Wirausaha
  • Prinsip Syariah Dalam Berwirausaha
  • Motivasi Untuk Generasi Muda Agar Semangat Berwirausaha
  • Modal Awal Dalam Menjalankan Usaha
  • Upaya Dalam Berwirausaha

Motivasi Dalam Berwirausaha

  • Berjualan Sesuai Syariah
  • Berproduksi Untuk Membantu Orang Lain
  • Mewujudkan Kebutuhan Masyarakat
  • Membuka Lapangan Kerja

Fakhruddin Mansur mengatakan: “Prinsip syariah harus halal dan bahan bakunya, hubungan dengan pedagang barang harus jelas halal, misalnya susu, gula, garam, tepung terigu, tepung terigu, penghuni pertama, harus halal dan cara mengetahui apakah itu halal. halal, cantumkan semua bahan baku didalamnya pada label halal dari MUI, kecuali halal harus baik, apakah tidak menggunakan pewarna alami secara berlebihan, tidak membahayakan, misalnya gula pasir, buatan pemanis yang biasanya merusak tenggorokan atau batuk." Penting sekali bagi seorang pengusaha untuk melakukan jual beli barang dengan jelas sumbernya, darimana bahan bakunya berasal dan kemana distribusinya. Kehalalan suatu barang atau bahan dalam produksi sangat penting agar konsumen tidak dirugikan karena kenyamanan konsumen sangat penting dalam kegiatan konsumsi.

Konsumen yang merasa puas dengan pelayanan yang kita berikan pasti akan kembali berbelanja pada kita dan tidak menutup kemungkinan hal ini bisa menjadi promosi tidak langsung jika konsumen menceritakan kepada kerabatnya mengenai pelayanan toko kita. Segala kegiatan produksi barang atau jasa harus jelas memuat bahan-bahannya dan harus jelas ketersediaan barang atau jasa tersebut. Terwujudnya kebutuhan masyarakat dapat didukung dengan kegiatan produksi dimana kita memproduksi barang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga masyarakat dapat terpuaskan dengan apa yang kita berikan.

Karena jika masyarakat puas pasti akan kembali lagi berbelanja atau menggunakan jasa toko kita.Kepuasan pelanggan merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang berkembangnya suatu usaha. Di bidang perdagangan, kita juga bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain dengan cara mempekerjakan mereka agar bisa memenuhi kebutuhannya juga.

Prinsip Syariah Dalam Berjualan

Mempertahankan Konsumen Serta Meningkatkan Daya Beli

Jika kita melayani konsumen dengan baik, seperti kita berbelanja di toko oleh-oleh Makassar dan lokasinya sangat strategis di tengah kota poros jalan Petterani, sekitar 2 kilometer dari tol, rata-rata orang menuju ke bandara atau ke nya. desa, jika keluar kota dan masuk tol lewat Petterani bisa lewat. Toko Oleh-Oleh Makassar, adapun warga hotel Claro yang biasa berkunjung, kapten pilot pesawat tersebut mengunjungi toko oleh-oleh Makassar sebanyak 3 kali dengan orang yang berbeda.

Kisaran Gaji Karyawan

Dengan niat beramal, kita membangun bisnis dengan tujuan dunia dan akhirat, bukan hanya untuk kepentingan duniawi yaitu keuntungan, namun kita juga harus memikirkan akhirat dengan berbisnis dengan jujur ​​dan penuh keyakinan. Langkah pertama dalam membuka usaha adalah dengan mengetahui apa yang kita sukai, misalnya kita suka memasak, maka kita bisa memulai berwirausaha dengan menjual makanan atau jajanan kekinian yang banyak disukai oleh remaja. Contohnya saja Kalaw, favorit kita adalah bagian fashion, kita bisa menjual baju, celana atau hijab, jika kita tidak bisa memproduksinya sendiri, kita bisa menyiasatinya dengan menjadi reseller di toko online.

Niat awal untuk membantu orang lain juga bisa ditanamkan di awal membangun usaha, misalnya kita bisa membantu orang lain dengan menyediakan apa yang dibutuhkannya, seperti pakaian. Jika kita merasa usaha kita sudah maju, kita bisa mewujudkan niat tersebut dengan membantu orang lain agar bisa bekerja di usaha yang kita mulai. Seperti jujur ​​yang artinya kita bisa berkata sejujurnya, misalnya menjelaskan secara detail tentang produk yang kita beli dan jual, tidak ada yang disembunyikan.

Untuk meningkatkan minat konsumen sebagai pelaku usaha, kita harus mengedepankan keadilan dan kepuasan pelanggan, sehingga kita tidak hanya menawarkan suatu produk, namun juga memberikan kenyamanan pelanggan. Semoga kedepannya toko kaos kareba dan oleh-oleh khas Makassar dapat berkembang kembali dan membuka cabang baru, sehingga dapat membantu masyarakat lain dalam memenuhi kebutuhannya dalam mencari oleh-oleh khas Makassar. Semoga dengan berkembangnya toko kaos kareba dan oleh-oleh khas Makassar ini dapat meningkatkan semangat generasi muda untuk ingin berbisnis.

Penulis menyelesaikan pendidikannya pada tahun 2011 di SD Mis Paranakeng tepatnya di Gowa Biringbulu Sulawesi Selatan. Pada tahun 2014, peneliti melanjutkan pendidikan menengahnya di SMPN 2 TURATEA. Setelah itu peneliti melanjutkan SMA di SMK 4 GOWA. Pada tahun 2017, penulis melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi swasta fakultas agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar pada program studi Hukum Ekonomi Syariah (S1). Atas izin Allah SWT dan dengan kerja keras, ikhlas dan kesabaran, penulis menyelesaikan studi sarjananya pada tahun 2021 dengan judul skripsi “ANALISIS MOTIVASI PEDAGANG DALAM PENJUALAN SYARIAH”.

Referensi

Dokumen terkait

We have computed confidence intervals based on the Wald procedure, profile likelihood and bootstrap methods for the parameters of the model 3.1, based on the week 2 data in Table A3,