• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PERBEDAAN KTSP dan Kurikulum 2013

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "ANALISIS PERBEDAAN KTSP dan Kurikulum 2013"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PERBEDAAN KTSP dan Kurikulum 2013

Mata Kuliah : Perencanaan Pembelajaran (Magang2) Dosen Pengampu :

Disusun oleh : Anggie Anggraini ( K45170 Arifin Septiyanto (K4517011) Raditya Setiawan (K4517033) Yuniar Mindiarti (K4517044)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

2019

(2)

A. Perbedaan KTSP dan Kurikulum 2013

No Faktor Pembeda KTSP Kurikulum 2013

1 Aspek Kompetensi Afektif, psikomotorik, dan kognitif

Sikap Spiritual, Sikap Sosial, Kognitif, dan Psikomotorik

2 Wewenang

Penentuan

Indikator, KI, dan KD

Indikator ditentukan oleh pusat  Hanya Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang ditentukan oleh pusat

 Indikator ditentukan oleh guru dalam MGMp

3 Istilah Kompetensi Inti

Standar Kompetensi Kompetensi Inti 4 Rancangan Mata

Pelajaran

Mata pelajaran dirancang berdiri sendiri dan memiliki kompetensi dasar sendiri

Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas 5 Pendekatan

Pembelajaran

Tiap mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan berbeda.

Pada umumnya menggunakan Pendekatan “EEC”

(Eksploration, Elaboration, Confirmation)

Semua mata pelajaran

diajarkan dengan pendekatan yang sama (saintifik) melalui kegiatan 5M.(Mengamati, Menanya, Mengeksplor, Mengasosiasikan, Mengomunikasikan)

6 Peranan TIK TIK merupakan mata pelajaran sendiri

TIK merupakan sarana pembelajaran, dipergunakan

(3)

sebagai media pembelajaran mata pelajaran lain

7 Aturan penentuan Standar

Kompetensi Lulusan (SKL)

Standar Isi ditentukan terlebih dahulu melalui Permendiknas No.22 Tahun 2006. Setelah itu ditentukan SKL melalui No.23 Tahun 2006.

SKL (Standar Kompetensi Lulusan) ditentukan terlebih dahulu, melalui Permendikbud No.54 Tahun 2013. Setelah itu baru ditentukan standar isi , yang berbentuk Kerangka Dasar Kurikulum yang dituangkan dalam

Permendikbud No. 67,68,69, dan 70 Tahun 2013

8 Peranan Aspek Kompetensi

Lebih menekankan pada aspek pengetahuan

Aspek kompetensi lulusan ada keseimbangan antara soft skils dan hard skills yang meliputi aspek sikap, ketrampilan, dan pengetahuan.

9 Alokasi Waktu Belajara

Jumlah jam pelajaran lebih sedikit dan mata pelajaran lebih banyak dibanding kurikulum 2013

Jumlah jam pelajaran

perminggu lebih banyak dan jumlah pelajaran lebih sedikit dibanding dengan KTSP 10 Teknik Penilaian Penilaiannya lebih dominan

pada aspek pengetahuan

Standar penilaian

menggunkan penilaian otentik, yaitu mengukur semua

kompetensi sikap,

ketrampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil.

11 Peranan Pramuka Pramuka bukan ekstrakurikuler wajib

Pramuka menjadi ekstrakurikuler wajib 12 Peranan

Bimbingan Konseling (BK)

BK lebih menyelesaikan masalah siswa

BK menekankan

mengembangkan potensi siswa

(4)

13 Sistem Ranking Ada Tidak ada B. Analisis Perbedaan Bentuk Kurikulum

1. Mengapa terjadi perubahan bentuk kurikulum?

Dalam rangka meningkatkan mutu/kualitas pendidikan nasional maka perlu adanya konsep dasar atau pedoman dasar sebagai acuan pelaksanaan pembelajaran, yaitu kurikulum. KTSP dianggap kurang dapat menggali seluruh kemampuan siswa Indonesiaa sehingga pemerintah meluncurkan kurikulum yang baru yaitu Kurikulum 2013. Bentuk kurikulum 2013 secara garis besar menekankan pada model pendekatan saintifik pada pembelajaran serta menerapkan penilaian otentik bagi siswa. Hal ini dilaksanakan karena pada KTSP masih mengandalkan guru sebagai pemberi informasi maka pada kurikulum 2013 metode ini dirubah , agar meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis pada anak.

Dan semua yang tertera pada tabel merupakan permasalahan KTSP yang kemudian di benahi pada kolom Kurikulum 2013.

(5)

Masalah Cara Mengatasi Guru masih beranggapan bahwa kegiatan

mengajar adalah suatu pekerjaan rutin yang tidak membutuhkan perencanaan

pembelajaran

Seorang guru dalam merancang pembelajaran juga harus semakin terampil dalam

mengelola kelas sesuai dengan karakteristik peserta didik untuk mencapai akhir dari tujuan materi yang diajarkan. Ingatlah bahwa dalam proses pembelajaran, tidak ada

pembelajaran yang berhasil tanpa persiapan yang benar. Jika tidak sempat maka buat RPP satu halaman saja

Perencanaan atau persiapan mengajar hanyalah digunakan sebagai persyaratan administratif apabila sewaktu-waktu ada pemeriksaaan

Silabus hanya dijadikan syarat administratif sehingga silabus hanya dibuat seaadanya.

Solusi yang tepat ialah mempersiapkan silabus lebih awal sehingga sewaktu-waktu pemeriksaan tidak ada masalah,dan buat rancangan dengan sebaik-baiknya.

Adanya beban tugas mengajar yang terlalu banyak sehingga guru tidak punya waktu untuk membuat perencanaan pembelajaran

Beban mengajar 24 jam menuntut guru untuk mencari solusi untuk mengatur jadwal mengajar dan terencana sesuai dengan rancangan. Solusinya ialah dengan membuat rancangan pembelajaran pada saat libur semester untuk dibuat rancangan pembelajaran semester berikutnya.

Ketidakefesienan guru dalam mengajar disebabkan karena kurangnya persiapan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran

Solusinya ialah guru harus menguasai bahan ajar yang sesuai dengan silabusnya sehingga guru tidak akan kesulitan dalam mengajar Belum diketahuinya seberapa besar tingkat

penyusunan perencanaan pembelajaran , yang meliputi: Program tahunan, Program

semester, Silabus dan RPP

Solusinya ialah dengan mengadakan

pelatihan membuat perangkat pembelajaran minimal satu semester sekali untuk

menunjang kompetensi guru.

C. Perkembangan Silabus

Referensi

Dokumen terkait

Penilaian autentik yang meliputi penilaian aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif pada kurikulum 2013 ini harus dipahami secara mendalam oleh guru- guru mengingat bahwa dalam

Pada KTSP proses pembelajaran yang lebih dominan adalah aspek kognitif, psikomotor, dan afektif, sedangkan pada kurikulum 2013 dalam proses belajar mengajar nantinya yang...

Guru dalam melaksanakan penilaian aspek afektif, penilaian kognitif dan penilain aspek psikomotorik pembelajaran di dalam masih merasa belum paham sesuai tujuan kurikulum

Adapun kompetensi yang diharapkan dan dikuasai oleh siswa setelah proses belajar mengajar adalah kompetensi afektif (sikap), psikomotorik (keterampilan) dan kognitif

3. Pengembangan Kompetensi dan Mata Pelajaran kurikulum 2013 Pada KTSP, tiap mata pelajaran memiliki beberapa Pokok Bahasan. Pada tiap pokok bahasan ini ditentukan Standar

Kurikulum 2013 menegaskan penguasaan kompetensi dalam tiga ranah yaitu afektif (sikap), kognitif (pengetahuan), dan psikomotorik (keterampilan). Dalam prakteknya siswa

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standar Isi KTSP dan Standar Isi Kurikulum 2013 memiliki perbedaan dan persamaan.perbedaan dan persamaan tersebut ditemukan pada aspek komponen

Kurikulum 2013 adalah pengembangan dari Kurikulum Berbasis Kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dengan mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan dan Kurikulum