• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERKAWINAN BEDA AGAMA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2006 TENTANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (Studi Penetapan Nomor: 650/Pdt.P/2022/PN.Jkt Sel.) - Repository UM Jember

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "ANALISIS YURIDIS TERHADAP PERKAWINAN BEDA AGAMA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2006 TENTANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (Studi Penetapan Nomor: 650/Pdt.P/2022/PN.Jkt Sel.) - Repository UM Jember"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

54

DAFTAR PUSTAKA BUKU:

Dahwal, S. 2016, Hukum Perkawinan Beda Agama Dalam Teori Dan Praktiknya Di Indonesia, Anggota Ikapi, Bandung

Darmabrata, Wahyono. 2009, Hukum Perkawinan Perdata (Syarat Sahnya Perkawinan, Hak dan Kewajiban Suami Istri, Harta Benda Perkawinan).

Rizkita, Jakarta.

Elisabeth, N. B. 2018, Metode Penelitian Hukum: Langkah-Langkah Untuk Menemukan Kebenaran Dalam Ilmu Hukum. Refika Aditama, Bandung Isnaeni, M. 2016, Hukum Perkawinan Indonesia, PT Refika Aditama, Bandung Jamaluddin & Amalia, N. 2016, Buku Ajar Hukum Perkawinan. Unimal Press,

Lhokseumawe

Mulyadi, 2008, Hukum Perkawinan Indonesia, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang

Nasution, S. 2011, Perkawinan Beda Agama Dalam Al-Quran : Kajian Perbandingan Pro dan Kontra, Yayasan Pusaka Riau, Pekanbaru

Nurdin, Z. 2020, PERKAWINAN (Perspektif Fiqh, Hukum Positif Dan Adat Di Indonesia), Anggota IKAPI. Bengkulu

Prakoso, D. & Murtika, I.K. 1987, Azas-azas Hukum Perkawinan di Indonesia.

Bina Aksara, Jakarta

Prawirohamidjojo, R. S. 1988, Pruralisme Dalam Perundang-Undangan Perkawinan Indonesia, Pusat Penerbitan dan Percetakan Unair (AUP), Surabaya

Rifqi, M.J., & Shofia, N. & Kharisma, N.A., & Anggyamurni, V.S. 2020, TELAAH PROBLEMATIKA PASAL-PASAL HUKUM PERKAWINAN MENURUT HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM, Duta Media.

Pamekasan

Sanjaya, U.H., & Faqih, A.R. (2017). Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia.

Yogyakarta: Gama Media hlm JURNAL:

Amri, A. (2020). Perkawinan Beda Agama Menurut Hukum Positif dan Hukum Islam. Media Syari'ah: Wahana Kajian Hukum Islam dan Pranata Sosial, 22(1), 48-64.

(2)

55

Arifin, Z. (2019). Perkawinan Beda Agama. JURNAL LENTERA: Kajian keAgamaan, keilmuan dan teknologi, 18(1), 143-158.

Ashsubli, M. (2015). Undang-Undang Perkawinan Dalam Pluralitas Hukum Agama (Judicial Review Pasal Perkawinan Beda Agama). Jurnal Cita Hukum, 2(2), 40841.

Fitrianingsih, R. (2015). Faktor-faktor penyebab Perkawinan usia muda perempuan desa sumberdanti kecamatan sukowono kabupaten jember.

Hanifah, M. (2019). Perkawinan Beda Agama Ditinjau dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Soumatera Law Review, 2(2), 297-308.

Jannah, S., Syam, N., & Hasan, S. (2021). Urgensi Pencatatan Perkawinan Dalam Presfektif Hukum Islam Dan Hukum Positif Di Indonesia. Al-Ulum Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke Islaman, 8(2), 190-199.

Makalew, J. (2013). Akibat hukum dari Perkawinan beda Agama di Indonesia.

Lex Privatum, 1(2).

Mubina, N., & Anisatuzzulfi, A. (2020). Kepuasan Perkawinan pada wanita dewasa awal yang melakukan Perkawinan kembali. Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi, 6(1), 1-14.

Pramana, I. N. A., Warjiman, W., & Permana, L. I. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkawinan Usia Dini Pada Remaja Wanita. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi), 3(2), 1-14.

Puniman, A. (2018). hukum Perkawinan Menurut Hukum Islam Dan Undang- Undang No. 1 Tahun 1974. Jurnal Yustitia, 19(1).

Rifai, A., Sodiq, I., & Muntholib, A. (2015). Sejarah Undang-Undang Perkawinan Atas Pendapat Hingga Pertentangan Dari Masyarakat Dan Dewan Perwakilan Rakyat Tahun 1973-1974. Journal of Indonesian History, 4(1).

Sanjaya, U.H., & Faqih, A.R. (2017). Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia.

Yogyakarta: Gama Media

Saputra, D. (2018). Peluang pencatatan Perkawinan Beda Agama ditinjau dari Undang-Undang nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan Studi Pandangan Hakim Pengadilan Negeri Dan Pengadilan Agama Kota Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

(3)

56

Sari, F., & Sunarti, E. (2013). Kesiapan menikah pada dewasa muda dan pengaruhnya terhadap usia menikah. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 6(3), 143-153.

Usman, R. (2017). Makna pencatatan Perkawinan dalam peraturan perundang- undangan Perkawinan di Indonesia. Makna Pencatatan Perkawinan Dalam Peraturan Perundang-Undangan Perkawinan Di Indonesia.

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN:

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Kompilasi Hukum Islam

Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan

Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 Atas Perubahan Undang-Undang No. 19 Tahun 1974 tentang Perkawinan

SITUS WEB:

https://www.onoini.com/pengertian-Perkawinan-menurut-para-ahli/ (di akses 12 juli 2022)

https://yoursay.suara.com/lifestyle/2022/05/12/080336/5-prinsip-yang-harus-ada- dalam-Perkawinan-salah-satunya-adalah-mau-belajar (di akses 13 juli 2022)

Pendekatan dalam Penelitian Hukum, diakses dari https://ngobrolinhukum.wordpress.com/2013/12/16/pendekatan-dalam- penelitian-hukum/ . Pada tanggal 19 Juli 2022, pukul 19.49 WIB

Referensi

Dokumen terkait

Rumusan masalah yang akan dibahas dalam skripsi ini adalah, bagaimana keabsahan perkawinan beda agama ditinjau dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan

TINJAUAN HUKUM ATAS PERKAWINAN BEDA AGAMA (ISLAM DAN KRISTEN) DIKAITKAN DENGAN UNDANG–UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN JUNCTO UNDANG–UNDANG NOMOR 39. TAHUN 1999

Rumusan masalah yang akan dibahas dalam skripsi ini adalah, bagaimana keabsahan perkawinan beda agama ditinjau dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau implementasi hukum perkawinan di Indonesia terhadap praktik pencatatan perkawinan beda agama di Dinas Kependudukan dan

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan mengamanatkan bahwa penyelenggaraan Administrasi Kependudukan diantaranya bertujuan untuk menyediakan

Penelitian ini berusaha menjawab persoalan tersebut berlandaskan paparan pandangan komparatif Hakim PA Semarang dan Hakim PN Semarang terhadap Pasal 35 Huruf (a) Undang-Undang

Pencatatan Kelahiran Di Kabupaten Dairi Dalam Rangka Pelaksanaan Administrasi Kependudukan Menurut Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2006 Ditinjau Dari Hukum.

Maka pengertian perkawinan beda agama yang dilangsungkan, dimana keduanya saat dilangsungkan perkawinan beda agama tetap pada agama masing-masing berbeda antar keduanya, oleh negara