ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN PADA MAHASISWA
PROPOSAL SKRIPSI
Diajukan sebagai salah satu syarat
untuk memperoleh gelar Sarjana Akuntansi
Oleh:
EKA YULIANTI
NPM.21701082130
UNIVERSITAS ISLAM MALANG
FAKULTAS EKONOMI & BISNIS
MALANG
2021
65 DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ... i
KATA PENGANTAR ... ii
ABSTRAK ... iii
ABSTRAK ... iv
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR TABEL ... vi
DAFTAR GAMBAR ... vii
DAFTAR LAMPIRAN ... viii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 6
1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 6
1.3.1 Tujuan Penelitian ... 6
1.3.2 Manfaat Penelitian ... 7
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 7
2.1 Hasil Penelitian Terdahulu ... 7
2.2 Tinjauan Teori ... 9
2.2.1 Literasi Keuangan ... 9
2.2.2 Pengetahuan Masyarakat Mengenai Sektor Jasa Keuangan ... 11
2.2.3 Finansial Behavior ... 12
2.2.4 Kecerdasan Spiritual ... 13
2.2.5 Pengelolaan Keuangan ... 14
2.2.6 Manajemen Keuangan ... 16
2.2.7 Perencanaan Keuangan ... 18
2.2.8 Perilaku Keuangan ... 20
2.3 Kerangka Konseptual ... 21
BAB III METODE PENELITIAN ... 23
3.1 Jenis, Lokasi dan Waktu Penelitian ... 23
3.1.1 Lokasi ... 24
3.1.2 Waktu Penelitian ... 24
3.2 Populasi Dan Sampel ... 24
3.2.1 Populasi ... 24
3.2.2 Sampel ... 24
3.3 Variabel Penelitian ... 25
3.3.1 Variabel Dependen (Y) ... 25
3.3.2 Variabel Dependen (X) ... 26
3.4 Definisi Operasional Variabel ... 26
3.4.1 Literasi Keuangan ... 26
65
3.4.2 Pengelolaan Keuangan ... 27
3.5 Sumber dan Metode Pengumpulan Data ... 27
3.5.1 Sumber Data ... 27
3.5.2 Metode Pengumpulan Data ... 28
3.6 Metode Analisis Data ... 29
3.6.1 Uji Kualitas Data ... 29
3.6.2 Uji Normalitas Data ... 31
3.6.3 Pengujian hipotesis ... 32
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 34
4.1 Hasil penelitian ... 34
4.1.1 Gambaran Umum penyebaran kuisioner ... 34
4.1.2 Demografi Responden ... 35
4.2 Pembahasan ... 36
4.2.1 Uji Kualitas Data ... 36
4.2.2 Uji linier sederhana ... 38
4.2.3 Uji normalitas Data ... 39
4.2.4 Uji t-statistik ... 42
BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 44
5.1 Kesimpulan ... 44
5.2 Keterbatasan ... 44
5,3 Saran ... 45
DAFTAR PUSTAKA ... 46
DAFTAR LAMPIRAN ... 49
65
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Ringgasan penyerahan Kuisioner ... 25
Tabel 4.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 36
Tabel 4.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia... 36
Tabel 4.5 Hasil Uji Validitas Data ... 37
Tabel 4.6 Hasil Uji Realibilitas ... 39
Tabel 4.7 Hasil Uji Linier Sederhana ... 40
Tabel 4.8 Hasil Uji Normalitas Data ... 41
Tabel 4.8 Hasil Uji t-statistik ... 42
65
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Kerangka Konseptual ... 22
Gambar 4. Kolmograv Smirnov ... 41
65
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Kuesioner Penelitian ...49
Lampiran 2 Tabulasi Data...53
Lampiran 3 Hasil Uji Validitas... 58
Lampiran 4 Hasil Uji Realibilitas ... 61
Lampiran 5 Hasil Uji Linier Sederhana ... 62
Lampiran 6 Hasil Uji Normalitas ...63
Lampiran 7 Hasil uji t- Statistik ... 65
1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengelola dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Dalam perkembanganya, definisi literasi selalu berevolusi sesuai dengan tantangan zaman. Jika dulu definisi literasi adalah kemampuan membaca dan menulis saat ini, istilah literasi sudah mulai digunakan dalam arti yang lebih luas. Dan sudah merambah pada praktik kultural yang berkaitan dengan persoalan sosial dan politik.
Literasi keuangan merupakan keharusan bagi setiap individu agar terhindar dari masalah keuangan. Masalah keuangan seringkali terjadi karena kurang pahamnya individu mengenai pengetahuan keuangan dan kebiasaan pengaturan keuangan yang buruk. Hal ini bisa dilihat dari pola gaya hidup yang tidak seimbang dengan penghasilan, manajemen hutang yang caruk maruk, defisit keuangan yang berkesinambungan, tidak melakukan pencatatan dengan benar dan tidak memiliki tujuan keuangan. Gaya hidup yang tidak disesuaikan dengan kemampuan keuangan juga terkadang menyebabkan seseorang melakukan segala cara. Gaya hidup mencerminkan pola konsumsi yang menggambarkan pilihan seseorang bagaimana ia menggunakan waktu dan uang (Sumarwan, 2011).
Di beberapa tahun terakhir tingkat literasi keuangan menjadi isu perhatian di berbagai negara, baik di negara maju maupun negara
2
berkembang. berdasarkan hasil survei tingkat literasi keuangan di negara maju merupakan salah satu tingkat literasi keuangan yang sangat tinggi. Sedangkan di negara berkembang khususnya di negara indonesia yang kriterianya termasuk negara berkembang, dimana budaya literasi keuanganya masih kurang diminati oleh masyarakat. Dalam menyikapi permasalahan ini diperlukan upaya untuk mengatasi literasi keuangan yang ada di negara berkembang .
Dari Pemerintah Indonesia menyikapi perkembangan literasi keuangan dengan mendorong peningkatan partisipasi masyarakat pada sektor keuangan dengan mempermudah akses masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan formal yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Dari sudut pandang ekonomi makro, semakin tinggi tingkat literasi keuangan masyarakat memiliki dampak yang positif bagi perekonomian suatu negara.
Dengan tersedianya layanan keuangan, masyarakat dapat memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan dan membuka jalan untuk keluar dari kemiskinan serta mengurangi kesenjangan ekonomi.
Menurut Layli menyatakan bahwa literasi keuangan erat kaitanya dengan manajemen keuangan dimana semakin tinggi tingkat literasi keuangan maka akan semakin baik juga manajemen keuangan tersebut. sedangkan dari margeretha dan pambudhi menyebutkan beberapa faktor yang memepengaruhi semakin berkembangnya literasi keuangan, yaitu tingkat tabungan yang rendah, meningkatnya kebangkrutan dan tingkat hutang cahyadi, (2019).
65
Mahasiswa sebagai generasi muda yang berada pada jenjang pendidikan tertinggi dianggap sudah bisa bertanggung jawab terhadap keuangan pribadinya, sekarang ini memiliki tantangan yang berbeda dalam menghadapi tingkat literasi keuangan yang semakin kompleks meliputi jumlah keuangan, jasa dan pasar, sekarang ini setiap individu mahasiswa harus menanggung risiko keuangan lebih tinggi dalam membuat keputusan yang akan mempengaruhi tingkat ekonomi dimasa yang akan datang.
Menurut Widayanti keputusan keuangan yang diambil oleh seseorang meliputi berapa besar uang yang harus dikonsumsi tiap periode apakah ada kelebihan dan bagaimana kelebihan tersebut di investasikan serta bagaimana mendanai dan konsumsi. China dan Endo mengatakan bahwa seseorang yang memiliki kemampuan untuk membuat keputusan yang benar tentang keuangan tidak akan memiliki masalah keuangan dimasa mendatang dan menunjukan perilaku keuangan yang sehat serta mampu menentukan prioritas kebutuhan bukan keinginan. Perilaku keuangan yang sehat ditunjukan oleh aktivitas perencanaan Hamdani,(2018).
Rendahnya literasi keuangan terjadi pada kalangan masyarakat termasuk kalangan mahasiswa. Mahasiswa merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami perilaku konsumtif. Hal ini dikarenakan pola konsumsi seseorang terbentuk pada usia mahasiswa. Disamping itu mahasiwa biasanya mudah terbujuk rayuan iklan ikut ikutan teman, tidak realistis, dan cenderung boros dalam menggunakan uang, Jumiati (2019), mengemukkan bahwa tidak sedikit mahasiswa cenderung lebih mendahulukan keinginan yang ada dalam dirinya daripada kebutuhan dan kepentingan kampus. Pada
65
umumnya mahasiswa membelanjakan uang mereka untuk vasion, seperti membeli baju baju keluaran terbaru, sepatu,aksesoris, parfum,parfu, skincare dll. Ini dilakukan mahasiswa hanya untuk mengikuti tren agar terlihat keren dan modis.
Hasil survei Nasional literasi dan inklusi keuangan pada tahun 2016, bahwa terdapat 67,8% masyarakat yang menggunakan produk dan layanan keuangan, namun hanya 29,7% masyarakat yang well literate. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat yang telah menggunakan produk dan layanan keuangan tanpa dibekali pemahaman keuangan yang memadai. Oleh sebab itu meningkatnya penipuan investasi di masyarakat sehingga berdampak pada minatnya masyarakat dalam menginvestasikan uangnya. Hal ini juga mendorong otoritas jasa keuangan (OJK) giat-giatnya melakukan edukasi kepada masyarakat dengan upaya literasi keuangan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan produk-produk investasi dan manajemen keuangan pribadi.upaya untuk meningkatkan literasi keuangan uang dilakukan OJK meliputi peningkatan pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan keyakinan (convidence) konsumen dan masyarakat luas sehingga mereka mampu mengelola keuangan pribadi.
Menurut Marcolin dkk (2014), menemukan studi tentang literasi keuangan mahasiswa di universitas telah mempresentasikan secara umum mahasiswa yang berlatar belakang jurusan bisnis lebih melek keuangan daripada mahasiswa yang bukan berlatar belakang jurusan bisnis, namun demikian belum ada upaya yang telah dilakukan untuk melacak pengetahuan keuangan dan keterampilan ketika mahasiswa sedang menyelesaikan studi
65
mereka, selain itu belum ada upaya untuk menghubungkan tingkat literasi keuangan seseorang dengan berbagai disiplin ilmu yang mereka miliki dan pahami.
Berdasarkan uraian diatas, maka penulis mencoba membahas lebih dalam tentang pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa yang dibutuhkan oleh setiap instansi/perusahaan sebagai alat bantu dalam suatu proses pengelolaan keuangan di perusahaan, yang selajutnya penelitian ini berjudul : ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN PADA MAHASISWA DI MALANG.
1.2 Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang yang diuraikan sebelumnya, maka permasalahan dalam penelitian ini yaitu apakah Tingkat Literasi Keuangan berpengaruh terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Pada Mahasiswa?
1.3 Tujuan dan manfaat penelitian
1.3.1 Tujuan penelitian
untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh tingkat literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan pada mahasiswa.
65 1.3.2 Manfaat penelitian
Adapun manfaat dalam penelitia ini adalah :
1 Manfaat teoritis
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran untuk akademisi dalam rangka mengkaji dan mengembangkanya. Terutama yang berhubungan dengan tingkat literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan pada mahasiswa.
2. Manfaat praktis
Diharapkan bisa digunakan sebagai sumber informasi dan masukan bagi mahasiswa terhadap perilaku pengelolaan keuangan.
44 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang di bahas pada bab sebelumnya tentang Analisis tingkat literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan pada mahasiswa, setelah dilakukan penelitian adapun kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini sebagai berikut:
1. Hasil dari uji signifikan simultan menunjukan bahwa analisis tingkat literasi keuangan berpengaruh signifikan dan positif terhadap perilaku pengelolaan keuangan pada mahasiswa.
5.2 Keterbatasan Penelitian
Meskipun penelitian ini telah berusaha sedemikian mungkin merancang dan mengembangkan penelitian ini namun masih terdapat keterbataan dalam penelitian ini tyang msih perlu dikembangkan lagi oleh peneliti selanjutnya yaitu:
1. Penelitian ini dilaksankan pada saat terjadinya pandemi wabah covid- 19 yang menyebabkan keterbatasan mengakses data dikarenakan banyak mahasiswa yang kembali ke daerahnya masing-masing karena kuliah daring (online)
2. Sampel dalam penelitian ini terbatas
3. Penelitian ini hanya menggunakan satu variabel independen dan satu variabel dependen saja
65 5.3 saran
Dalam penelitian ini peneliti memiliki saran demi kebaikan dan kesempurnaan penelitian selanjutnya. Adapun saran yang diberikan sebagai berikut:
1. Bagi peneliti selanjutnyadisarankan untuk tidak menunda waktu pengumpulan data dikarenakan kita tidak dapat memprediksi kondisi atau kejadian tidak terduga di masa depan yang mungkin dapat menghambat lancarnya penelitian.
2. Bagi peneliti selanjutnya untuk dapat menambah responden sebanyak mungkin untuk data yang diperoleh agar semakin beragam.
3. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel dikarenakan dalam penelitian ini hanya menggunakan satu variabel.
46
DAFTAR PUSTAKA
A., & Pura, D. (2019). Analisis literasi keuangan pada mahasiswa program studi akuntansi Universitas Dhyana pura. 5, 143-148.
Ariadi (2010). Pengaruh norma subjektif, persepsi return, dan literasi keuangan terhadap minat mahasiswa untuk berinvestasi saham di pasar modal (Studi pada mahasiswa Jurusan Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha). JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 8(2).
Ariski, S. L. (2018). Pengembangan e-module dengan menggunakan aplikasi flip builder pada mata pelajaran penataan barang dagangan pada siswa kelas XI Jurusan Pemasaran di SMKN 1 Turen (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang).
Arsanti, C. (2018). Perbanas Review 3 (2) Desember 2018. 3(2), 110–122.
Arsanti, Cindy. (2019) "Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa (Studi Kasus Mahasiswa Perbanas Intsitute Fakultas Ekonomi dan Bisnis)." Perbanas Review 3.2.
Baker, H. K., & Nofsinger, J. R. (Eds.). (2010). Behavioral finance: investors, corporations, and markets (Vol. 6). John Wiley & Sons.
Bardiansyah, Dian. (2017) “Analisis pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang: Studi kasus di Desa Jatisari dan Desa Pasigaran. Diss. UIN Sunan Gunung Djati Bandung..
Della Putri, Yuniar sari. (2018) Pengaruh literasi keuangan, sikap pengelolaan keuangan keluarga dan pengalaman keuangan terhadap perencanaan pensiun keluarga di kabupaten tuban. Diss. Stie Perbanas Surabaya.
Fahmi, M. S. S. (2018). Manajemen Pengumpulan, Pendistribusian Dana Zakat, Infaq, Shodaqah dan Wakaf (Ziswaf) di Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Yatim Mandiri. MALIA: Jurnal Ekonomi Islam, 9(2), 185-192.
Ghozali, I., & Cahyono, D. (2001). Pengaruh Jabatan, Budaya Organisasional dan Konflik Peran terhadap Hubungan Kepuasan Kerja dengan Komitmen Organisasi: Studi Empiris di Kantor Akuntan Publik. Simposium Nasional Akuntansi IV, Bandung, 30-31.
Ghozali, Imam. (2018) “Aplikasi Analisis Multivariate Dengan SPSS” Semarang:
Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Hamdani, M. (2018). Analisis tingkat literasi keuangan dan pengaruhnya terhadap perilaku keuangan pada mahasiswa prodi manajemen universitas terbuka. 1(1), 139–145.
65
Hamdani, Mailani. (2019)"Analisis tingkat literasi keuangan dan pengaruhnya terhadap perilaku keuangan pada mahasiswa prodi manajemen universitas terbuka." Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia 1.1.
Hidajat, Taofik. (2016) Literasi Keuangan. STIE Bank BPD Jateng.
Laily, Nujmatul. "Pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku mahasiswa dalam mengelola keuangan." Journal of Accounting and Business Education 1.4 (2016).
Marcolin (2014) Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Keuangan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang Pekobis: Jurnal Pendidikan, Ekonomi dan Bisnis 4(2), 57-67
Margaretha, Farah, and Reza Arief Pambudhi (2015). "Tingkat literasi keuangan pada mahasiswa S-1 fakultas ekonomi." Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan 17.1.76-85.
Maulita, M., & Mersa, N. A. (2017). Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan Pribadi pada Mahasiswa di Politeknik Negeri Samarinda. Prosiding Snitt Poltekba, 2(1), 136-142.
Mersa, N. A., & Samarinda, P. N. (2017). Pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan effect of financial financial literacy on personal financial.
Nababan, Darman, and Isfenti Sadalia.(2013) "Analisis Personal Financial Literacy and Financial Behavior Mahasiswa Sastra 1 Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.”.
Nofsinger, Baker (2010). Teori Perilaku Keuangan (Behaviour Finance). Economis of Management, 41(4), 1-13.
Remund, J., et al. "The use of Meteonorm weather generator for climate change studies." 10th EMS Annual Meeting. 2010.
Ricciardi, Simon (2000). Pola Perilaku Keuangan Mahasiswa Di Perguruan Tinggi. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi Volume VII No.
Rodríguez-Carpena, Javier-Germán, et al. "Avocado (Persea americana Mill.) phenolics, in vitro antioxidant and antimicrobial activities, and inhibition of lipid and protein oxidation in porcine patties." Journal of agricultural and food chemistry 59.10 (2011): 5625-5635.
Rumbianingrum, W., & Wijayangka, C. (2018). Pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM. Almana: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2(3), 156-164.
Saputri, M. M. (2019). Dampak Struktur Modal Dan Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan.
65
Sari, Dian Anita (2015). "Finalcial Literacy Dan Perilaku Keuangan Mahasiswa (Studi Kasus Mahasiswa Stie ‘Yppi’Rembang)." BBM (Buletin Bisnis &
Manajemen) 1.2.
Siahaan, Mega Dwi Rani. (2013)Pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan pada mahasiswa perguruan tinggi di Surabaya. Diss.
Stie Perbanas Surabaya.
Sugiharti, H., Karawang,U. S. (2019). Accounthink: journal of accounting and finance 2019 pengaruh literasi keuangan terhadap. 4(02, 804-818.)
Sutanto, S., Ghozali, I., & Handayani, R. S. (2018). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Penerimaan Dan Penggunaan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (Sipkd) Dalam Perspektif the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (Utaut 2) Di Kabupaten Semarang. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 15(1), 37-68.
Syarifudin (2005) Laporan Kerja Praktek Kinerja Pengelolaan Administrasi Keuangan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan.89.
Tilson, Arlina (2013) Pengaruh Financial Knowledge, Financial Attitude Dan Locus Of Control Terhadap Financial Management Behavior Pada Pedagang Di Pasar Baru Gresik (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Gresik 16.
Wibowo, A. (2019). Pengaruh Pengetahuan Investasi, Kebijakan Modal Minimal Investasi, dan Pelatihan Pasar Modal terhadap Minat Investasi (Studi Kasus Mahasiswa FE UNESA yang Terdaftar di Galeri Investasi FE UNESA). Jurnal Ilmu Manajemen (JIM), 7(1).
Wicaksono (2015) Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM.Almana: Jurnal Manajemen dan Bisnis.86.
Widayanti, (2012). Pengaruh literasi keuangan, sikap pengelolaan keuangan keluarga dan pengalaman keuangan terhadap perencanaan pensiun keluarga di kabupaten tuban (Doctoral dissertation, STIE PERBANAS SURABAYA).
Widyastuti, A., & di LMFE UNPAD, M. D. (2012). Behavioural Finance dalam Proses Pengambilan Keputusan. Makalah Dipresentasikan di LMFE UNPAD. www. Unpad ac. id. Januari.