• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis total penyaluran pembiayaan mudharabah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "analisis total penyaluran pembiayaan mudharabah"

Copied!
95
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang, penelitian ini membatasi pembahasannya pada total pendapatan dari distribusi dan bagi hasil. Rumusan masalah yang ingin dikaji oleh peneliti adalah: Apakah Pembiayaan Mudharabah secara bersama-sama berpengaruh terhadap pendapatan bagi hasil pada Bank Tabungan Syariah Negara cabang Makassar.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN TEORITIS

Pengertian Pembiayaan

Dari pengertian yang telah dijelaskan di atas jelas bahwa pembiayaan adalah pembiayaan yang diberikan oleh bank untuk memudahkan suatu usaha atau pihak-pihak yang memerlukannya (nasabah) berdasarkan kesepakatan atau perjanjian antara kedua belah pihak sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Pembiayaan juga tidak sama dengan kredit, walaupun terdapat beberapa persamaan yaitu sama-sama menyalurkan dana kepada masyarakat, namun pada bank konvensional arah dana yang diberikan kepada nasabah tidak jelas. Pembiayaan di bank syariah dikontrol secara ketat oleh nasabah tentang bagaimana dana tersebut digunakan dan jenis usahanya selalu ditinjau.

Selain itu, bank syariah juga lebih menguntungkan karena nasabah yang melakukan pembiayaan memberikan keuntungan sesuai kesepakatan yang dibuat di awal akad.

Unsur-unsur Pembiayaan

Tujuan Pembiayaan

Keselamatan, yaitu jaminan kinerja atau fasilitas yang diberikan, harus benar-benar terjadi agar tujuan profitabilitas benar-benar dapat tercapai tanpa hambatan yang berarti.11.

Fungsi Pembiayaan

Pembiayaan meningkatkan peredaran dan peredaran uang, pembiayaan melalui giro, pengusaha meningkatkan peredaran giro dan sejenisnya, seperti cek, wesel, slip deposito, surat promes, dan lain-lain, melalui pembiayaan. Pembiayaan sebagai alat stabilisasi perekonomian, kita manusia adalah makhluk yang selalu melakukan kegiatan perekonomian yaitu kita selalu berusaha memenuhi kebutuhan kita. Pendanaan sebagai jembatan peningkatan pendapatan nasional, dengan pendapatan yang terus meningkat berarti pajak perumahan akan terus meningkat.

Di sisi lain, pembiayaan yang disalurkan untuk merangsang pertumbuhan kegiatan ekspor akan menghasilkan tambahan devisa bagi negara.13

Jenis-jenis Pembiayaan

Merupakan pembiayaan yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan produksi dalam arti yang lebih luas, yaitu untuk meningkatkan operasional, baik produksi, perdagangan maupun investasi. Pembiayaan modal kerja yaitu untuk memenuhi kebutuhan modal kerja nasabah bukan dengan cara meminjamkan uang, melainkan dengan menjalin hubungan kemitraan dengan nasabah, dimana bank berperan sebagai pemodal (shahibul maal), dan pengusaha berperan sebagai pengelola dana (mudarib). ). Pengguna memerlukan dana untuk memenuhi kebutuhan konsumsinya dan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Prinsip Dasar Pembiayaan

Pengelola atau lembaga keuangan syariah akan mengelola dana tersebut dalam suatu sistem dana kemudian menginvestasikan dana tersebut pada proyek atau usaha yang layak dan menguntungkan serta sesuai dengan aspek syariah.

Mudharabah

  • Pengertian Mudharabah
  • Rukun dan Syarat Mudharabah
  • Jenis-jenis Mudharabah
  • Berakhirnya Mudharabah
  • Manfaat dan Risiko Mudharabah

Kedua belah pihak menandatangani perjanjian yang memuat ruang lingkup perjanjian, nilai nominal, syarat-syarat dan masa berlakunya. Keuntungan usaha mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang tercantum dalam akad, sedangkan kerugian ditanggung oleh pemilik modal sepanjang kerugian tersebut bukan karena kelalaian pengelola. Jika kerugian disebabkan oleh penipuan atau kelalaian pengelola, maka pengelola bertanggung jawab atas kerugian tersebut 19. Apabila kerugian bukan disebabkan oleh kedua belah pihak, maka kerugian tersebut ditanggung oleh kedua belah pihak.

Pemilik modal menyerahkan modalnya sebagai objek mudharabah, sedangkan pelaku usaha menyerahkan karyanya sebagai objek mudharabah. Kesepakatan kedua belah pihak merupakan konsekuensi dari prinsip 'an taraadhim minkum (saling rela).26 Kedua belah pihak harus rela sepakat untuk mengikatkan diri dalam akad mudharabah. Rasio keuntungan ini akan mencegah terjadinya perselisihan antara kedua belah pihak mengenai bagaimana pembagian keuntungan.

Biasanya bentuk kerjasama antara shahibul maal dan mudharib mempunyai cakupan yang sangat luas dan tidak dibatasi oleh spesifikasi jenis usaha, waktu dan bidang usaha. Jenis usaha ini mempunyai syarat aman, halal dan menguntungkan bagi pemilik modal dan pengelola modal dalam menjalankan investasi atau usahanya. Pembiayaan mudharabah dalam konteks perbankan, artinya kesepakatan bersama antara pemilik modal (shahibul maal) dan pengusaha (amil/mudarib) yang menetapkan bahwa pemilik modal menyediakan dana dan pengusaha mengalihkan modalnya atas dasar bagi hasil dengan menggunakan keuntungan tersebut. metode bagi hasil (profit sharing) atau metode bagi hasil 28.

Bank tidak diwajibkan membayar bagi hasil kepada nasabah pendanaan secara tetap, namun melakukan penyesuaian. Prinsip bagi hasil dalam mudharabah berbeda dengan prinsip bunga tetap, dimana bank akan membebankan kepada penerima pembiayaan berapa keuntungan yang diperoleh nasabah, meskipun terjadi kerugian dan terjadi krisis keuangan.

Pendapatan Bagi Hasil

Ketika bagian produksi selesai, pendapatan diakui dan dicatat sesuai dengan bagian kontrak yang telah diselesaikan. Pendapatan merupakan hasil yang diterima dari manajemen yang bersumber dari kegiatan perusahaan, tentunya pendapatan yang besar juga akan mendatangkan keuntungan yang besar pula. Pendapatan adalah suatu besaran yang mengacu pada perkalian jumlah output yang dihasilkan dari kegiatan produksi dikalikan dengan harga barang atau jasa dari produksi tersebut.

Dalam pendapatan terdapat unsur-unsur yang terdiri dari biaya total (total cost) dan laba (profit). Berdasarkan pengertian di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa pengertian pendapatan dalam prinsip ekonomi dapat diartikan sebagai jumlah penerimaan hasil usaha dalam kegiatan produksi, yaitu jumlah seluruh pengeluaran barang atau jasa dikalikan dengan harga barang atau jasa tersebut. barang-barang. Unsur-unsur yang membentuk pendapatan meliputi total harga pokok penjualan dan total selisih pendapatan penjualan.

Pendapatan pada perbankan syariah merupakan hasil yang diperoleh bank dari penyaluran dana (investasi) pada aktiva produktif yaitu penempatan dana bank pada pihak lain. Pendapatan (income) adalah arus bruto manfaat ekonomi selama periode berjalan yang timbul dalam kegiatan biasa suatu entitas ekonomi ketika arus masuk selain modal, selain yang terkait dengan kontribusi dari pemegang ekuitas, tercipta. 36 Pendapatan adalah bertambahnya manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi tertentu berupa penghasilan atau penambahan aktiva atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan bertambahnya modal bersih, yang bukan berasal dari sumbangan penyertaan modal. Peningkatan jumlah aset atau penurunan liabilitas dapat berasal dari penyediaan barang/jasa atau kegiatan usaha lainnya dalam suatu periode.37.

Penelitian Terdahulu

Pengaruh Tingkat Bagi Hasil Deposito Bank Syariah dan Suku Bunga Deposito Bank Umum Terhadap Jumlah Tabungan Mudharaba Desposito Pada PT Bank Syariah Mandiri Periode Jurusan Administrasi Bisnis-Fakultas Ilmu Administrasi-Universitas Brawijaya Malang. Pengaruh Pendapatan Mudharabah dan Musyarakah Terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Syariah Mandiri Periode Perguruan Tinggi Islam Negeri Kudus. Muharabah yang artinya tidak semua nasabah membagi hasil yang diperoleh sama, kemudian menggunakan sistem bagi hasil dalam membagi hasilnya.

Optimalisasi Bagi Hasil untuk Meningkatkan Keuntungan dan Pangsa Pasar Produk Keuangan Mudharabah di PT. 41 Wika Ramdhani Hafid, Analisis Penerapan Prinsip Bagi Hasil dan Bagi Hasil Pada Program Tabungan dan Deposito Mudharabah di PT. Analisis Pembagian Keuntungan Pembiayaan Mudharabah Pada Cabang Syariah Bank Riau Kepri Pekanbaru Dari Perspektif Standard Statement.

Bank Syariah Riau Kepri Cabang Pekanbaru belum memenuhi PSAK No. 105 tidak. Metode bagi hasil sebagai hasil usaha adalah dengan memperkirakan pendapatan berdasarkan pengalaman internal. 42 Zainal, Analisis Pembagian Bagi Hasil Pembiayaan Mudharabah Pada Bank Riau Cabang Kepri Pekanbaru Syariah Dalam Perspektif Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No 105, (Riau: Skripsi, UIN Sultan Syarif Kasim, 2013).

Kerangka Pikir

Kerangka Konseptual

Hipotesis Penelitian

METODOLOGI PENELITIAN

Objek dan Lokasi Penelitian

Variabel Penelitian

Definisi Operasional Variabel

Bank ini juga dipilih karena merupakan salah satu bank syariah yang beroperasi di Indonesia dengan konsep syariah dalam dunia perbankan. Pendapatan bagi hasil merupakan total pendapatan dari hasil usaha penyaluran pembiayaan mudharabah setelah dikurangi biaya-biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan tersebut.

Jenis dan Sumber Data

Bank Tabungan Negara Syariah (www.btn.co.id.) dengan tipe data time series (data bertepatan) dengan interval data dari data laporan keuangan tahunan dengan periode bulanan terkait total penyaluran pembiayaan mudharabah terhadap pendapatan bagi hasil PT.

Teknik Pengumpulan Data

Dokumentasi adalah pengumpulan data secara langsung dengan cara mencatat data-data yang berkaitan dengan masalah yang diteliti dari dokumen-dokumen yang dimiliki perusahaan. Dokumen-dokumen tersebut merupakan data berupa laporan keuangan tahunan pada periode bulanan mengenai total penyaluran pembiayaan Mudharabah antara pendapatan bagi hasil PT.

Teknik Analisis Data

Produk tabungan sebagai media penyimpanan dana rupiah dengan akad syariah yaitu Wadi>'ah, bank tidak menjanjikan bagi hasil, namun dapat. Produk tabungan sebagai media penyimpanan dana dalam rupiah dengan menggunakan akad syariah yaitu Mudha>rabah (Investasi), bank menjanjikan bagi hasil yang menguntungkan dan kompetitif bagi nasabah atas tabungannya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa manajemen bank dalam penyaluran pembiayaan khususnya pembiayaan mudharabah sudah sangat baik dalam membantu pihak-pihak yang membutuhkan dana, sedangkan bagi hasil tergantung pada pengelola dana yang mengelolanya.

Apabila Thitung < Ttabel maka Ho diterima, artinya penyaluran pembiayaan Mudharabah tidak mempunyai pengaruh terhadap pendapatan bagi hasil secara keseluruhan. Jika Thitung > Ttabel maka Ho ditolak, Ha diterima, hal ini menunjukkan terdapat pengaruh secara bersama-sama penyaluran pembiayaan Mudharabah terhadap pendapatan bagi hasil. Variabel jumlah pembiayaan mempunyai Thitung 3430 dan Ttabel 1697 yang berarti Thitung > Ttabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel total penyaluran pembiayaan Mudharabah berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bagi hasil.

Ha menyatakan, pembiayaan mudharabah diduga berpengaruh terhadap tingkat pendapatan bagi hasil pada PT Bank Tabungan Negara Syariah Cabang Makassar. Total pembiayaan mudharabah menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap bagi hasil yang diterima bank sebagai pendapatan. Sedangkan untuk meningkatkan pendapatan bagi hasil, dalam penyaluran pembiayaan mudharabah perlu diterapkan metode proyeksi hasil usaha, artinya pendapatan mudharib diperkirakan berdasarkan pengalaman kerja dan kepemilikan usaha.

Hal ini dapat meningkatkan pendapatan bagi hasil yang diperoleh melalui masa mudharib dan shahibul karena semakin jelas dan rinci usaha yang dilakukan maka semakin jelas pula modal yang dibutuhkan dan keuntungan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi penyaluran pembiayaan mudharabah terhadap pendapatan bagi hasil pada cabang PT Bank Tabungan Negara Syariah Makassar untuk laporan keuangan triwulan periode tahun 2011 sampai dengan tahun 2018. Berdasarkan hasil penelitian pada Bab IV dan untuk mengetahui permasalahan yang akan dijawab Dari rumusan tersebut dapat disimpulkan bahwa total pembiayaan mudharabah berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bagi hasil, artinya semakin tinggi total manfaat yang dibayarkan bank maka semakin tinggi pula pendapatan bagi hasil yang diperoleh.

Kami berharap pihak bank semakin meningkatkan volume pembiayaan mudharabah dengan menyederhanakan proses penyaluran pembiayaan kepada nasabah sehingga semakin banyak masyarakat yang berminat terhadap pembiayaan ini sehingga memperoleh partisipasi keuntungan yang tinggi pula.

Tabel 4.1 Laporan Keuangan neraca dan laba rugi   PT. Bank Tabungan Negara Syariah Cabang Makassar
Tabel 4.1 Laporan Keuangan neraca dan laba rugi PT. Bank Tabungan Negara Syariah Cabang Makassar

HASIL DAN PEMBAHASAN

Gambar

Tabel 4.1 : Laporan Keuangan Neraca dan Laba Rugi PT. Bank Tabungan  Negara Syariah Cabang Makassar  .....................................
Gambar 4.1 : Uji Normalitas  ...................................................................
Tabel 4.1 Laporan Keuangan neraca dan laba rugi   PT. Bank Tabungan Negara Syariah Cabang Makassar
Gambar 4.1. Uji Normalitas
+3

Referensi

Dokumen terkait

Bagaimana Tabungan Wadi’ah, Giro Wadi’ah, Deposito Mudharabah dan Laba Bersih pada Bank Umum Syariah di Indonesia yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Periode

Teaching materials can support students' understanding of the next course Modern Harmony The material presented in teaching materials has been presented systematically Integrating the