• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANESTASIK DAN HIPNOTIKSEDATIF

N/A
N/A
Okie Febrian Syahviqra

Academic year: 2024

Membagikan "ANESTASIK DAN HIPNOTIKSEDATIF "

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

ANESTASIK DAN HIPNOTIK- SEDATIF

O K I E F E B R I A N S Y A H V I Q R A 2 0 4 8 2 0 1 0 3 0

D O S E N P E N G A M P U : A P T . R I Z K Y Y U L I O N P , M . F A R M

(2)

1. ANESTESIK

Anestetik adalah obat yang digunakan dengan maksud untuk menimbulkan anestesia. Yaitu kondisi mati rasa dan/atau kehilangan kesadaran, sehingga dimungkinkan untuk dilakukan tindakan operasi bedah terhadap pasien tanpa mengalami rasa nyeri dan/atau tidak sadar atas operasi penyayatan jaringan tubuh atas dirinya; maka, dibedakan menjadi anestetik lokal dan anestetik umum.

Anestesi sering juga disebut sebagai bius dan dapat diberikan melalui berbagai cara, mulai dari

disuntik, dihirup, hingga dioles. Obat yang digunakan selama proses anestesi akan membuat

saraf mati rasa untuk sementara waktu.

(3)

1. Contoh obat anestesi nitrous oksida (N2O), halotan, enfluran, isofluran, sevofluran, dan desfluran.

Berdasarkan khasiatnya, obat-obat tersebut dikombinasikan saat digunakan.

2. Cara kerja anestesi adalah dengan menghentikan atau memblokir sinyal saraf dari pusat rasa sakit yang akan dirasakan pasien selama operasi atau ketika menjalani prosedur medis tertentu. Anestesi dapat diberikan dalam berbagai bentuk, seperti salep, semprotan, suntikan, atau gas yang harus dihirup oleh pasien.

(4)

2. HIPNOTIK-SEDATIF

Hipnotik-sedatif merupakan golongan obat pendepresi susunan saraf pusat (SSP). Efeknya bergantung pada dosis, mulai dari yang ringan yaitu menyebabkan tenang dan kantuk, menidurkan, hingga yang berat yaitu menghilangkan kesadaran keadaan anestesi, koma dan mati.

Sedatif dan hipnotik adalah senyawa yang dapat menekan sistem saraf pusat sehingga menimbulkan efek sedasi lemah sampai tidur pulas.

(5)

Contoh obat :Benzodiazepine adalah golongan obat penenang atau sedatif yang dapat digunakan dalam

pengobatan gangguan kecemasan, serangan panik, kaku otot, insomnia, kejang, status epileptikus, atau sindrom putus alkohol. Obat ini juga sering digunakan sebagai obat penenang sebelum operasi. ...

• Alprazolam (obat yang bermanfaat untuk mengatasi gejala gangguan kecemasan. Obat ini biasanya diresepkan oleh dokter dan tidak boleh digunakan sembarangan. Hal ini karena ada hal-hal yang perlu diperhatikan dan risiko efek samping yang bisa timbul.)

(6)

Contoh obat Sedativa-hipnotika dibagi menjadi beberapa kelompok, yakni senyawa barbiturat, benzodiazepine, dan obat-obat lainnya. Barbiturat: fenobarbital, butobarbital, siklobarbital, dan lain-lain. fluritrazepam, triazolam, estazolam, dan midazolam.

(7)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Maka, peneliti tertarikuntuk melakukan penelitian tentang “Prevalensi Nyeri Pasca Operasi Mata dengan General Anestesi Berdasarkan Jenis Operasi Mata di Rumah

Induksi anestesi umum dengan Suksinilkolin, Propofol, dan Atrakurium pada pasien yang menjalani operasi sectio caesaria akan mengakibatkan penurunan tekanan darah

Sebuah anestesi lokal akan membuat pasien terjaga sepanjang operasi, tapi akan mengalami mati rasa di sekitar daerah yang diperasi.. Anestesi lokal memiliki pengaruh jangka pendek

Analgetik narkotik adalah senyawa yang dapat menekan fungsi sistem saraf pusat secara selektif dan dapat mengurangi rasa sakit yang moderat ataupun berat, seperti rasa sakit

MS merupakan penyakit saraf kronis yang mempengaruhi sistem saraf pusat, sehingga dapatmenyebabkan gangguan organ seperti: rasa sakit, masalah

kejadian ST elevasi selama general anestesi pada pasien menjalani operasi. elektif serta dapat di gunakan sebagai masukan untuk memperkuat

Analgetik narkotik, adalah senyawa yang dapat menekan fungsi sistem saraf pusat secara selektif, digunakan untuk mengurangi rasa sakit yang sedang atau pun berat, seperti rasa

Telah dilakukan penelitian tentang perubahan kadar gula darah pada pasien yang menjalani operasi elektif dengan menggunakan anestesi umum di Instalasi Bedah