• Tidak ada hasil yang ditemukan

ARKEOLOGI, SEJARAH DAN BUDAYA DI ALAM MELAYU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ARKEOLOGI, SEJARAH DAN BUDAYA DI ALAM MELAYU"

Copied!
998
0
0

Teks penuh

Rahman, Zuliskandar Ramli, Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Hasnira Hassan, Salina Abdul Manan, Norlelawaty Haron, Sharifah Nor Izzati Sayed Hasan & Mohd Shafiq Mohd Ali - Vormen en motieven: Perak Royal Tombstones. Salina Abdul Manan, Hamdzun Haron, Zuliskandar Ramli, Noor Hafiza Ismail, Norlelawaty Haron, Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Hasnira Hassan, Mohd Shafiq Mohd Ali & Azni Hanim Hamzah - Destar Warisan Negeri Sembilan Darul Khusus. Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman, Zuliskandar Ramli, Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Norlelawaty Haron, Ahmad Helmi Mohd Mukhtar, Hasnira Hassan en Salina Abdul Manan - Het gebruik van Indiase katoenen stoffen bij het binden van de roodleren koran aan de oostkust van het schiereiland Malaya.

Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman, Zuliskandar Ramli, Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Ahmad Helmi Mohd Mukhtar, Hasnira Hassan, Norlelawaty Haron, Salina Abdul Manan & Mohd Shafiq Mohd Ali - Bentuk bangau di atas perahu tradisional di pantai Timur . Adnan Jusoh, Yunus Sauman, Khairi Ariffin, Zuliskandar Ramli & Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman - Loceng gangsa di Asia Tenggara dan kepentingannya dalam konteks arkeologi. Norlelawaty Haron, Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman, Zuliskandar Ramli, Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Ahmad Helmi Mohd Mukhtar, Hasnira Hassan, Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Salina Abdul Manan & Mohd Shafiq Mohd Ali - Kajian Mengenai Penggunaan Bahan, Teknik Penghasilan dan motif pada blok batik.

Sharifah Nur Izzati Sayed Hasan, Zuliskandar Ramli, Hamdzun Haron, Hasnira Hassan, Ros Mahwati Ahmad Zakaria, Mohd Rohaizat Abdul Wahab, Ahmad Helmi Muktar, Norlelawaty Haron, Salina Abdul Manan & mohd Shafiq Mohd Ali -- Oblikovanje kroglic v Sabahu in Sarawaku. Rahman Bin Ismail & Nik Hassan Shuhaimi Nik Abdul Rahman -- Lastnosti zvestobe malajskih bojevnikov.

KERTAS SIDANG PLENARI

Berdasarkan pemerhatian beliau terhadap lapisan stratigrafi, Sieveking mencadangkan tiga fasa populasi masyarakat di Pulau Kelumpang. Nik Hassan Shuhaimi merupakan penyelidik tempatan yang pertama kali menjalankan ekskavasi arkeologi di Pulau Kelumpang. Pertemuan artifak juga menunjukkan wujudnya hubungan perdagangan antara penduduk Pulau Kelumpang dengan penduduk Lembah Bujang.

Alatan batu yang terdapat di Pulau Kelumpang adalah artifak yang dibawa dari luar kawasan Pulau Kelumpang. Antara bahan logam yang terdapat di Pulau Kelumpang ialah subang timah. Cara pengebumian jenazah menunjukkan penduduk Pulau Kelumpang masih mengamalkan animisme sebagai amalan ritual mereka.

Perkembangan budaya ini dapat dilihat atau dikaitkan dengan perkembangan masyarakat di Guar Kepah dan juga Pulau Kelumpang. Selain Guar Kepah, kajian di Pulau Kelumpang juga menunjukkan penemuan dan adaptasi masyarakat yang boleh dikaitkan dengan penemuan di tapak Tanjung Bunga.

BAHASA, LINGUISTIK DAN KESUSASTERAAN

Jika di awal dan di akhir atau di tengah perkataan yang tidak didahului oleh vokal, maka fonem vokal /i/ kekal sebagai /i/. Refleks DBP *ʔ dalam kedudukan kata-medial dan kata-akhir dalam ketiga-tiga varian Makassar adalah seperti yang ditunjukkan di bawah. Konsonan DMP *w boleh berlaku dalam kedudukan kata-pertengahan dan kata-medial, manakala konsonan DMP *y hanya boleh berlaku dalam kedudukan kata-medial.

Pada kedudukan tengah perkataan DMP, vokal *i mencipta bunyi gelongsor /y/ apabila didahului oleh vokal *a, seperti dalam perkataan baiyne 'feminin'. Jika diletakkan di awal dan akhir atau di tengah perkataan yang tidak didahului oleh vokal, *i kekal sebagai /i/ dalam setiap varian Makassar. Walaupun berada di tengah atau di akhir kata, tetapi diikuti dengan konsonan, vokal DBP *u masih kekal /u/.

Begitu juga *o di akhir kata *o menyedari bunyi luncuran /w/ apabila didahului vokal *a, contohnya balawo. Walaupun terdapat konsonan vokal *a di tengah atau akhir perkataan, tetapi diikuti dengan DBP, /a/ masih kekal.

Kesan (Kognitif, Afektif, Psikomotorik)

Tidak lama kemudian, semua orang diberi peluang untuk menterjemahkan nilai-nilai tersebut ke dalam ciptaan seninya. Malah, hasil karya seni itu membawa pembaca atau peminat kepada kehidupan yang baik, benar dan diredhai Tuhan. Karya sastera yang menjerumuskan pembaca atau masyarakat ke lembah kekosongan atau fantasi harus dihindari oleh pekerja Islam.

Oleh itu, penulis Islam sering kali terpaksa menghuraikan realiti masalah kehidupan manusia bagi mengelakkan pembaziran masa dan tenaga untuk menghasilkan karya yang kabur dan menjauhkan manusia daripada penciptanya (Talib Samat 2002). Selaras dengan itu, Mohd Faizal Musa menjelaskan sastera Islam sebagai sastera yang muncul daripada seni Islam yang lebih luas iaitu berteraskan tauhid dan akhlak. Sastera Islam seharusnya meninggalkan kesan yang baik serta mengetengahkan perkara makruf dengan inti cerita dalam syariah.

Langsung (Kognitif,

Al Qur’an

Kisah

Metode Mesej

Watak

Penelitian ini merancang model pengajaran untuk mencapai tujuan penelitian, yaitu model pengajaran kooperatif teknik peer feedback. Berdasarkan peningkatan skor, model pembelajaran kooperatif teknik peer feedback efektif untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis makalah akademik. Berdasarkan kendala-kendala tersebut maka diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meminimalisir atau menghilangkan hambatan-hambatan tersebut.

Guru atau pelatih harus memilih dan menentukan model pembelajaran yang dapat menciptakan situasi pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa. Model pembelajaran kooperatif dan paradigma pembelajaran SCL masing-masing menitikberatkan pada pembelajar sebagai subjek. Model pembelajaran Student Center Learning (SCL) akhir-akhir ini banyak dipilih karena manfaatnya dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran.

Selain itu, SCL dipandang sebagai model pembelajaran baru yang sering dikontraskan dengan Teaching Center Learning (TCL) yang biasa disebut pengajaran tradisional. Model pembelajaran seperti ini bukannya tidak berguna, namun sudah tidak relevan lagi dengan tujuan pendidikan saat ini, yang tidak hanya menuntut penguasaan hard skill tetapi juga soft skill. Sebagai model pembelajaran baru, SCL sangat berorientasi pada pengembangan pengetahuan dan keterampilan siswa.

Umpan balik dari teman meningkatkan kemampuan menulis pada beberapa tingkatan, dimulai dari aspek penulisan, diksi, tata bahasa, pembuatan paragraf, dan wacana. Umpan balik rekan memberikan kritik yang berisiko rendah karena umpan balik rekan menghargai kolaborasi dan bersifat terencana. Umpan balik dari rekan membangun hubungan sosial karena pembaca dan penulis pada dasarnya berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang cara menulis yang baik dan benar.

Meskipun kelima alasan ini mencirikan efektivitas umpan balik dari rekan sejawat, hal ini tidak berarti bahwa umpan balik dari rekan sejawat tidak memiliki kelemahan. Kelompok eksperimen merupakan kelompok yang dipilih secara sengaja dengan menggunakan “Pembelajaran Kooperatif dengan Teknik Umpan Balik Sejawat” sedangkan kelompok kontrol tetap menggunakan model pembelajaran biasa atau konvensional. Sesuai dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran Peer Feedback untuk meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah siswa.

NILAI PRETES POSTES KELAS EKPERIMEN

Selanjutnya kelas kontrol juga mengalami peningkatan, namun peningkatan tersebut tidak sebesar peningkatan yang dicapai pada kelas eksperimen. Hasil analisis data pada bagian hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Di bawah ini akan dibahas aspek-aspek yang dinilai berdasarkan kriteria penilaian yang diadaptasi dari Brown (1991) yang membagi aspek karya ilmiah menjadi lima aspek, yaitu organisasi penulisan yang meliputi pendahuluan, penulisan dan kesimpulan, pengembangan ide logis, tata bahasa. fungsi, ejaan dan mekanik, dan yang kelima adalah kualitas ekspresi.

Peningkatan nilai tersebut signifikan karena terdapat peningkatan dari level cukup pada aktivitas pre-test menjadi level baik pada post-test. Meskipun peningkatan tersebut belum mencapai tingkat maksimal menurut kategori Barown (1991), yaitu tingkat sangat baik atau tingkat tertinggi pada skala 18-20. Dibandingkan dengan kelas eksperimen, kelas kontrol juga menunjukkan peningkatan skor dari pre-test ke post-test, meskipun peningkatannya tidak sebesar yang terjadi pada kelas eksperimen.

Untuk lebih jelasnya rata-rata tingkat skor yang dicapai pada kelas kontrol dapat dilihat pada grafik 2 di bawah ini. Namun peningkatan ini juga cukup signifikan dimana peningkatan nilainya telah bergeser dari level yang cukup mendekati level baik.

NILAI PRETES POSTES KELAS KONTROL

Dalam hal ini terbukti hanya ada dua unsur dalam pembentukan kalimat pasif dalam bahasa Indonesia. Selain itu juga digunakan data passive voice yang diperoleh dari penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dalam hal ini terbukti hanya ada dua unsur dalam pembentukan kalimat pasif dalam bahasa Indonesia.

Berdasarkan hal tersebut, terbukti dalam pembentukan ayat pasif bahasa Indonesia hanya terdapat dua unsur yang bersifat prinsip (universal). SOKONGAN BAHASA INDONESIA UNTUK PEMBANGUNAN BAHASA BUGIS: KES PENGGUNAAN BAHASA BUGIS DI MEDIA SOSIAL FACEBOOK. Selain itu, analisis juga dilakukan untuk mendedahkan sebab-sebab penggunaan unsur bahasa Indonesia dalam bahasa Bugis.

SIKAP BAHASA WANITA KARIR TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA MAMUJU DAN BAHASA INDONESIA DI KOTA MAMUJU PROVINSI SULAWESI. Penelitian ini berjudul 'Sikap Bahasa Wanita Karier Terhadap Penggunaan Bahasa Mamuju dan Bahasa Indonesia di Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Pilihan bahasa wanita karir di Kota Mamuju umumnya adalah bahasa Indonesia dengan skor tertinggi sebesar 61,8% memilih menggunakan bahasa Indonesia.

Artikel ini berjudul “Sikap Bahasa Wanita Karir Terhadap Penggunaan Bahasa Mamuju dan Bahasa Indonesia di Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat”. Karena fenomena ini cakupannya sangat luas, maka isunya akan fokus pada sikap wanita karir terhadap penggunaan bahasa Mamuju dan penggunaan bahasa Indonesia di Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Berapa persentase sikap wanita karir terhadap penggunaan bahasa Mamuju dan seberapa banyak penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi dan pola pengasuhan.

Bagaimana sikap berbahasa wanita karir terhadap penggunaan bahasa Mamuju dan penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi keluarga dan tempat kerja. Menjelaskan sikap bahasa perempuan profesional terhadap penggunaan bahasa Mamuju dan penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi keluarga dan tempat kerja. Persentase wanita profesional yang menggunakan bahasa Indonesia di Kota Mamuju Untuk mengetahui sikap wanita profesional terhadap penggunaan bahasa Indonesia, Tabel 2 menyajikan sebagai berikut.

Dari hasil analisis di atas terlihat bahwa pilihan bahasa yang paling dominan digunakan oleh wanita karir adalah bahasa Indonesia dengan skor sebesar 61,8%. Sifat Mamuju yang fleksibel membuat penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa Mamuju menjadi lancar. Pilihan bahasa, wanita karir di Mamuju menggunakan bahasa Indonesia dengan skor tertinggi sebesar 61,8%.

Tindak tutur permintaan maaf dalam bahasa Indonesia pada penutur perempuan dan laki-laki di Kota Makassar.

Referensi

Dokumen terkait

1 Kerangka Penelitian MATERIAL Lempung METODE Pembuatan Larutan Adsorpsi Ion Logam Pb2+ Karakterisasi VARIABEL Variasi massa adsorben 0,1; 0,3 dan 0,5 gram Variasi waktu

Belajar Algoritma Pemograaman di Universitas Muhammadiyah