Ass.
Konsumsi miras memiliki dampak serius terhadap individu dan masyarakat, yang pertama yaitu
1. *Merusak Organ Tubuh dan Menyebabkan Penyakit Kronis:*
- Konsumsi miras dapat merusak organ tubuh, terutama hati, dan menyebabkan penyakit kronis seperti, penyakit jantung, dan gangguan lainnya.
2. *Menurunkan Produktivitas dan Gangguan Mental:*
- Miras dapat mengurangi produktivitas individu dan menyebabkan gangguan mental yang memengaruhi kesejahteraan secara keseluruhan.
Miras dapat memperburuk kondisi kesehatan mental yang sudah ada, seperti depresi dan kecemasan, serta meningkatkan risiko untuk pengembangan gangguan kesehatan mental baru.
3. *Pelanggaran Terhadap Nilai Pancasila:*
- Konsumsi miras melanggar nilai-nilai Pancasila, yang mengedepankan kesehatan, moralitas, dan kesejahteraan masyarakat.
4. *Pemicu Tindakan Kriminal dan Sanksi Hukum:*
- Miras dapat menjadi pemicu tindakan kriminal dan dikenai sanksi sesuai dengan Ketentuan Hukum Acara Pidana (KUHAP) Pasal 492.
5. *Pentingnya Menciptakan Bangsa yang Sehat dan Bermoral:*
- Al-Quran Surah Al-Ma'idah ayat 90-91 menegaskan pentingnya menjauhi miras untuk menciptakan bangsa yang sehat dan bermoral.
6. *Pesan Rasulullah tentang Mencegah Konsumsi Miras:*
- Dalam kitab Al-Karya, Imam Adz-Dzhabi meriwayatkan sabda Rasulullah yang menganjurkan umatnya untuk menjauhi miras karena ia adalah sumber segala kekejian.
7. *Dampak Terhadap Perilaku Sosial dan Keluarga:*
- Konsumsi miras dapat mengubah perilaku seseorang, menyebabkan konflik, dan mengganggu ketentraman dalam hubungan sosial dan keluarga.
Pengeluaran untuk miras dapat mengarah pada penyalahgunaan anggaran keluarga, menyebabkan masalah keuangan, dan memperburuk kemiskinan di masyarakat.
8. *Bantuan bagi Anak Berkebutuhan Khusus:*
- Modifikasi perilaku juga penting dalam membantu anak-anak berkebutuhan khusus untuk terhindar dari pengaruh negatif miras.
Dengan memahami dampak negatif konsumsi miras secara sistematis, kita dapat lebih menyadari pentingnya menjauhinya demi menciptakan masyarakat yang sehat, bermoral, dan sejahtera.