1 BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pembelajaran Bahasa Indonesia saat ini difokuskan kepada pembelajaran berbasis teks. Melalui pembelajaran berbasis teks, siswa diharapkan mampu memproduksi teks secara mandiri kemudian menggunakan teks tersebut sesuai dengan fungsi teks. Sejalan dengan itu, pembelajaran Bahasa Indonesia dalam kurikulum 2013 dilakukan dengan pendekatan saintifik. Melalui pendekatan saintifik pada pembelajaran Bahasa Indonesia, siswa diharapkan mampu menerapkan 5M yaitu menanya, mengamati, mencoba, mengasosiasi, serta mengomunikasikan. Hal ini membuat pembentukan karakter siswa dapat direalisasikan.
Proses pembelajaran pada kurikulum 2013 tentulah pembelajaran yang berpusat kepada siswa. Keaktifan siswa menjadi hal yang diutamakan pada pembelajaran kurikulum 2013. Hal ini bertujuan agar dapat terbentuk karakter siswa yang mandiri dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya saat pembelajaran di kelas. Pada pembelajaran Bahasa Indonesia, siswa diharapkan mampu mengonstruksikan pengetahuan, menyusun, dan mengembangkan teks secara mandiri.
Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Sekolah Menengah Atas kelas X terdapat sembilan pokok materi yang wajib dikuasai oleh siswa. Salah satu materi tersebut adalah teks biografi. Hal ini tertuang pada KD 3.15 yang mempelajari
kisah teladan dari teks biografi dan aspek makna serta kebahasaan teks biografi.
Pembelajaran teks biografi bertujuan agar siswa mampu meneladani karakter- karakter tokoh yang dijelaskan pada teks tersebut. Tokoh-tokoh yang diberikan biasanya tokoh yang berkaitan dengan bidang bahasa dan sastra Indonesia.
Peneliti melakukan wawancara dengan Ibu Noverisma, S.Pd yang merupakan guru Bahasa Indonesa Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Kota Batam guna mengetahui proses pembelajaran Bahasa Indonesia saat ini. Peneliti memperoleh informasi bahwa masih terdapat kendala pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia. Salah satu kendala yang disebutkan adalah kurangnya penggunaan media pembelajaran yang digunakan oleh guru. Saat ini, guru masih jarang menggunakan media pembelajaran yang beragam. Media pembelajaran yang sering digunakan oleh guru hanyalah salindia dan proyektor.
Peneliti juga melakukan wawancara dengan beberapa siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Kota Batam. Melalui wawancara tersebut didapatkan bahwa media pembelajaran yang sering digunakan oleh guru hanyalah salindia.
Meskipun demikian, hanya beberapa guru yang menggunakan salindia pada pembelajaran di kelas. Kebanyakan guru hanya memberikan materi melalui papan tulis. Siswa berharap guru dapat menggunakan media pembelajaran yang beragam agar dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik.
Persoalan tersebut tentulah persoalan yang sering ditemukan pada proses pembelajaran di kelas. Padahal, media pembelajaran menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan oleh guru sebelum melakukan pembelajaran di kelas. Media pembelajaran merupakan salah satu alat bantu interaksi antara guru dengan siswa.
Melalui media pembelajaran, materi yang akan disampaikan oleh guru dapat diterima dengan baik oleh siswa. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran sangat penting karena dapat membantu dan mempermudah guru saat pembelajaran di kelas.
Perlu dilakukan sebuah cara untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan media pembelajaran yang dinilai efektif dalam memberikan pembelajaran kepada siswa di kelas.
Selain itu, pemilihan media pembelajaran haruslah yang beragam. Mengingat jenis media pembelajaran saat ini sangat banyak dan beragam.
Salah satu media pembelajaran yang dinilai efektif adalah media pembelajaran berbasis blog. Media pembelajaran berbasis blog dinilai mampu menarik perhatian siswa karena bentuknya yang kreatif dan tidak membosankan.
Oleh karena itu, peneliti memberikan solusi dengan melakukan pengembangan media pembelajaran berbasis blog. Media pembelajaran tersebut adalah Jendela Bahasa berbasis blog .
Media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog merupakan media pembelajaran berbasis blog yang berbentuk jendela tertutup yang kemudian dapat dibuka oleh siswa. Di dalam jendela tersebut terdapat materi, latihan soal, hingga gambar-gambar tokoh terkait teks biografi. Media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog ini mampu menarik perhatian siswa karena siswa akan merasa ingin tahu dengan isi di balik jendela tersebut. Dengan ini, media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog mampu membantu siswa dalam melakukan pembelajaran di dalam kelas.
Peneliti memilih media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog karena siswa belum pernah mencoba media pembelajaran yang berbeda sebelumnya. Media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog juga belum pernah digunakan pada materi teks biografi. Penggunaan media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog cukup mudah, sehingga proses penerimaan informasi dari guru ke siswa akan cepat terlaksanakan. Segala bentuk materi, latihan soal, maupun gambar-gambar tokoh yang diberikan akan ditampilkan dengan kreatif dan menarik. Baik dari segi bahasa, tulisan, sampai pemilihan warna.
Pengembangan media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog ini diharapkan mampu memperbaiki permasalahan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Kota Batam, yaitu kurangnya media pembelajaran yang digunakan. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti melakukan penelitian dengan judul “Pengembangan Media Pembelajaran Jendela Bahasa Berbasis blog pada Teks Biografi Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Kota Batam Tahun Ajaran 2022/2023”.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut, didapatkan rumusan masalah penelitian. Rumusan masalah penelitian ini ialah bagaimanakah pengembangan media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog pada teks biografi siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Kota Batam tahun ajaran 2022/2023?”
1.3 Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog pada teks biografi siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Kota Batam tahun ajaran 2022/2023.
1.4 Spesifikasi Produk yang Diharapkan
Pengembangan media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog ini memiliki spesifikasi produk sebagai berikut.
1. Produk penelitian ini ialah media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog yang diharapkan mampu membuat siswa tertarik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
2. Pada media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog terdapat materi yang mudah dipahami oleh siswa. Terdapat latihan soal dan beberapa foto tokoh- tokoh yang perlu diteladani dan diceritakan kembali kisahnya oleh siswa.
3. Media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog termasuk media yang mudah dalam proses pembuatan serta penggunaannya.
4. Media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog penggunaannya tidak terbatas.
1.5 Manfaat Penelitian
Penelitian ini terdapat beberapa manfaat teoretis dan praktis. Manfaat tersebut dipaparkan sebagai berikut.
1. Manfaat Teoretis
Penelitian ini mampu menjadi bagian pemikiran pada perkembangan dunia pendidikan, terutama media pembelajaran Bahasa Indonesia yang menggunakan pembelajaran berbasis teks, serta menambah pengetahuan pembaca.
2. Manfaat Praktis
Penelitian ini memberikan manfaat praktis bagi guru, siswa, serta peneliti lainnya. Manfaat praktis tersebut dipaparkan sebagai berikut.
a. Bagi Guru
Penelitian ini diharapkan mampu menjadi motivasi guru untuk membuat dan mengembangkan media pembelajaran serta dapat dijadikan alternatif dalam menggunakan media pembelajaran tersebut.
b. Bagi Siswa
Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terkait teks biografi dengan mudah dan meningkatkan keaktifan pembelajaran siswa di kelas.
c. Bagi Peneliti Lainnya
Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pengembangan media pembelajaran bagi peneliti selanjutnya.
1.6 Asumsi dan Keterbatasan Penelitian
Media pembelajaran dikembangkan dengan asumsi. Asumsi media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog ialah sebagai berikut.
1. Media pembelajaran teks biografi menggunakan Jendela Bahasa berbasis blog mampu membuat pembelajaran menjadi lebih menarik.
2. Siswa lebih aktif saat mengikuti pembelajaran.
3. Penggunaan media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog dapat dilakukan oleh semua kalangan.
Keterbatasan dalam penelitian ini ialah sebagai berikut.
1. Produk yang dihasilkan mengharuskan siswa memiliki akses internet.
2. Guru dan siswa wajib memiliki perangkat, minimal ponsel android.
3. Bagi guru, diperlukan akun untuk mengelola media.
4. Penelitian dibatasi hanya sampai tahap pengembangan karena keterbatasan waktu.
1.7 Definisi Istilah
Peneliti memaparkan definisi istilah guna menghindari kesalahpahaman oleh pembaca. Definisi diuraikan sebagai berikut.
1. Media pembelajaran ialah sesuatu yang digunakan untuk menyampaikan pesan dan informasi terkait materi pembelajaran oleh guru kepada siswa.
2. Media pembelajaran Jendela Bahasa berbasis blog ialah media pembelajaran berbentuk jendela yang berisikan materi teks biografi beserta latihan soal yang berkaitan dengan materi teks biografi.
3. Teks biografi adalah teks yang berisikan informasi mengenai cerita hidup seseorang berdasarkan fakta yang sebenarnya dan dipaparkan dalam bentuk cerita narasi.
4. Siswa adalah siswa kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Kota Batam semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023.