1
keuangan suatu perusahaan tersebut. Laporan keuangan perusahaan merupakan informasi yang penting untuk mengukur kinerja keuangan suatu perusahaan.
Untuk dapat menilai suatu kinerja keuangan, analisis keuangan sangat memerlukan alat ukur yang dapat digunakan untuk membantu analisis tersebut.
Kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dinilai sebagai kunci kesuksesan suatu perusahaan tersebut dalam menilai kinerja keuangannya dengan baik, karena keuntungan tersebut digunakan sebagai tolak ukur dalam menilai kinerja keuangan baik ataupun buruknya perusahaan tersebut.
Informasi-informasi yang disajikan dengan benar dalam suatu laporan keuangan akan sangat berguna dalam mengambil suat keputusan dalam mengetahui kinerja keuangan tersebut. Bagi Agnes Sawir (2020:6)“ Kinerja keuangan yakni bisa memperhitungkan keadaan keuangan serta prestasi industri, analisis membutuhkan sebagian tolak ukur yang digunakan merupakan rasio serta ideks, yang menghubungkan 2 informasi keuangan antara satu dengan yang lain.
Menurut Wahyudin (2018:48) Kinerja Keuangan merupakan seseuatu yang dihasilkan oleh suatu organisasi dalam periode tertentu dengan mengacu pada strandar yang telah ditetapkan. Menurut Kasmir (2017:104) Rasio Keuangan merupakan kegiatan membandingkan angka-angka yang ada dalam laporan keuangan dengan cara membagi satu angka dengan angka lainnya.
Salah satu pengukuran yang dapat dilakakukan dalam menilai kinerja keuangan perusahaan adalah dengan menggunakan rasio. Untuk menghitung dan mengukur kinerja keuangan dapat dilakukan dengan menggunakan analisis rasio likuiditas, solvitabilitas, dan rentabilitas. Rasio Likuiditas adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya, Rasio Solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk melunasi seluruh utang yang ada dengan menggunakan seluruh aset yang dimiliki, dan Rasio Retabilitas
adalah kemampuan perusahaaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu.
PT ini berdiri pada tahun 2015 dan diberi nama PT Maju Global Transindo yang terletak di Jl. Swindo Rt 3A Tegal Rejo Tanjung Enim Kab. Muara Enim PT Maju Global Transindo ini PT yang melayani karyawan PTBA dan PT SBS untuk akses menuju tambang, jadi PT ini mencetus memberikan pelayanan fasilitas mobil dan bus untuk pengangkutan karyawan pada PTBA dan PT SBS.
Tabel 1.1
PT Maju Global Transindo Tanjung Enim Laporan Neraca (Dalam Ribuan)
Periode 2016-2020
Perkiraan 2016 2017 2018 2019 2020
Aktiva
Aktiva Lancar 332.621.132 323.950.003 305.469.272 316.056.029 292.556.029 Aktiva Tetap 577.762.381 678.885.675 694.535.700 701.648.641 673.429.655 Aktiva Lain-lain
Jumlah Aktiva 910.383.513 1.002.835.678 1.000.004.972 1.017.704.670 965.985.684 Hutang dan
Modal
Hutang Lancar 76.599.945 66.594.946 65.594.946 71.592.825 43.592.825 Hutang Jangka
Panjang
165.628.583 162.485.898 160.485.898 170.483.777 `143.483.777
Modal Sendiri 445.936.457 551.536.306 551.705.600 553.409.540 556.690.554 Modal Asing 222.218.528 222.218.528 222.218.528 222.218.528 222.218.528 Jumlah Hutang
dan Modal 910.383.513 1.002.835.678 1.000.004.972 1.017.704.670 965.985.684`
Sumber: PT Maju Global Tansindo
Tabel 1.2
PT Maju Global Transindo Tanjung Enim Laporan Laba Rugi (Dalam Ribuan)
Periode 2016-2020
Perkiraan 2016 2017 2018 2019 2020
Pendapatan 463.311.276 463.110.935 462.077.253 462.708.090 460.962.284 Laba Kotor 259.535.665 255.740.246 255.538.346 254.864.337 253.937.746
Beban Operasioanl
79.937.038 79.579.387 78.974579 79.374.579 78.385.624
Laba Sebelum Pajak
196.813.773 196.612.975 196.410.879 196.209.002 196.008.754
Laba Bersih 105.599.849 104.769.143 104.973.083 104.254.097 103.085.287 Sumber: PT Maju Global Transindo
Berdasarkan uraian latar belakang yang dikemukakan, maka penulis ingin menganalisis laporan dengan menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas dan, retabilitas untuk menilai kinerja kuangan perusahaan PT Maju Global Transindo Tanjung Enim. Penulis mencoba membahas permasalahan tersebut dalam suatu judul skripsi “Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada PT Maju Global Transindo Tanjung Enim”
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara mengetahui sistem kinerja keuangan pada PT. Maju Global Transindo dengan menggunakan rasio keuangan?
1.3 Ruang Lingkup dan Batasan Masalah a. Ruang lingkup
Dalam penulisan ini penulis membatasi ruang lingkup pembahasan mengenai Aanalisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada PT Maju Global Transindo, supaya pembahasan dapat lebih terarah dan tidak menyimpang dari perumusan yang ada.
b. Batasan Masalah
Agar penulis skripsi ini tidak menyimpang dari masalah yang ada, maka penulis membatasi permasalahan ini miliki cakupan yang sangat luas dan kompleks mengenai penilaian kesehatan baik dari metode yang digunakan maupun aspek yang dinilai dari PT Maju Global Transindo Tanjung Enim, maka penulis perlu memberikan batasan masalah terhadap objek yang dikaji yaitu:
1. Aspek atau rasio yang dinilai pada PT Maju Global Transindo Tanjung Enim yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Rasio Likuiditas b. Rasio Solvabilitas c. Rasio Rentabilitas
2. Rentan waktu yang digunakan dalam penelitian ini diatasi selama 5 tahun, yakni pada periode 2016 sampai dengan periode 2020.
3. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan tahunan PT Maju Global Transindo.
4. Objek penelitian ini adalah PT Maju Global Transindo.
1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui:
1. Untuk mengukur apakah rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas sudah optimal dalam menilai kinerja keuangan perusahaan pada PT Maju Global Transindo Tanjung Enim.
b. Manfaat Penelitian
Adapaun manfaat yang dilakukan penelitian ini yaitu:
a. Bagi Penulis
Penelitian ini memberikan manfaat dan wawasan untuk mengetahui penilaian kinerja keuangan pada PT Maju Modal Transindo Tanjung Enim dengan menggunakan rasio retabilitas.
b. Bagi Perusahaan
Penulisan ini juga diharapakan dapat memberikan masukkan sebagai sumber informasi bagi PT Maju Global Transindo Tanjung Enim dalam upaya pembuatan laporan keuangan.