• Tidak ada hasil yang ditemukan

Klasifikasi, Morfologi, dan Akar

N/A
N/A
Muhamad Hermansyah22

Academic year: 2024

Membagikan " Klasifikasi, Morfologi, dan Akar"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA 1.1 Deskriptif Tanaman

1.1.1 Klasifikasi Tanaman Stoberi

 Divisi : Spermatophyta

 Subdivisi : Angiospermae

 Kelas : Dicotyledone

 Ordo : Rosales

 Famili : Rosaideae

 Subfamilik : Rosaceae

 Genus : Fragaria

 Spesies : Fragaria sp.

1.1.2 Morfologi Tanaman Stoberi 1. Akar

Tanaman ini mempunyai akar serabut yang ada di dalam tanah tumbuh dangkal serta menyebar horizontal sepanjang sekitar 30 cm. Secara vertikal bisa mencapai kedalaman sekitar 40 cm.

Akar muncul dari sebuah batang yang pendek serta tebal berbentuk rumpun. Dari rumpun itu akan memunculkan tunas baru menjadi crown baru, sulur serta bunga.

2. Batang

Tanaman ini mempunyai batang utama pendek, daun ini terbentuk pada buku serta ketiak terdapat pucuk aksilar. Internode sangat pendek sehingga antara jarak daun yang satu dengan yang lain terlihat sangat kecil serta tampak seperti halnya rumpun tanpa batang.

Batang utama dari daun ini tersusun rapat, mempunyai ukuran yang sangat bervariasi serta beragam. Tergantung dengan umur, maka tingkat perkembangan dari tanaman serta kondisi lingkungan pertumbuhan.

(2)

3. Daun

Tanaman ini mempunyai daun tumbuh yang melingkar rumpun, berbulu lebat ada juga yang jarang. Terdiri dari 3 anakan daun ataupun majemuk dengan tepi bergerigi. Daun biasanya akan di sangga oleh sebuah tangkai yang panjang.

4. Bunga

Tanaman ini mempunyai bunga yang terdiri dari sekitar 10 kelopak mempunyai warna hijau.

5 mahkota berwarna putih, sekitar 60 – 600 putik serta 20-35 benang sari yang tersusun stigma di atas dasar sebuah bunga. Penyerbukan tanaman ini secara silang dengan bantuan angin, serangga serta manusia.

5. Buah

Tanaman ini mempunyai buah semu, mempunyai bentuk yang unik yaitu oval serta lonjong.

Mempunyai warna merah jika sudah tua ataupun matang, mempunyai warna hijau jika masih muda. Buah ini mempunyai pori-pori di berbagai bagian permukaan buah yang sangat banyak serta bervariasi.

Pori tersebut berwarna kehitaman ataupun kecoklatan mudah. Buah ini mempunyai rasa yang sangat manis serta juga ada yang kecut ataupun asam.

6. Biji

Tanaman ini mempunyai biji yang berukuran sangat kecil, pada setiap buah ini menghasilkan banyak biji. Biji ini terletak di antara daging, kulit dalam serta juga bagian dalam yang lainnya. Biji ini mempunyai bentuk yang bulat lonjong, oval serta berwarna kecoklatan dan kehitaman.

(3)

1.2 Syarat Tumbuh

syarat pertumbuhan tanaman stroberi sebagai berikut (BAPPENAS dalam Prihatman, 2000).

1. Iklim

(1) Tanaman stroberi dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan curah hujan 600 s.d.

700 mm/tahun.

(2) Lamanya penyinaran cahaya matahari yang dibutuhkan dalam pertumbuhan adalah 8 s.d. 10 jam setiap harinya.

(3) Stroberi adalah tanaman subtropis yang dapat beradaptasi dengan baik di dataran tinggi tropis yang memiliki temperatur 17 s.d. 20 oC.

(4) Kelembaban udara yang baik untuk pertumbuhan tanaman stroberi yaitu antara 80 s.d.

90%.

2. Media Tanam

(1) Apabila ditanam di kebun, tanah yang dibutuhkan adalah tanah liat berpasir, subur, gembur, mengandung banyak bahan organik, tata air, dan udara baik.

(2) Derajat keasaman tanah (pH tanah) yang ideal untuk budidaya stroberi di kebun adalah 5,4 s.d. 7,0, sedangkan untuk budidaya di pot adalah 6,5 s.d. 7,0.

(3) Ketinggian tempat Ketinggian tempat yang memenuhi syarat iklim tersebut adalah 1.000 m dpl s.d. 1.500 m dpl.

1.3 Teknik Budidaya Tanaman Stoberi.

Teknik Budidaya Tanaman Stroberi yang saya gunakan secara vegetatif dengan cara pembibitan melalui salur atau stolon. Saya hanya menggunakan teknik konvensional yaitu menggunakan bahan-bahan organik tanpa menggunakan pestisida kima dan bahan kimia terhadap tanaman agar terbebas dari residu.yang saya gunakan di media tanaman hanya tanah, pupuk kompos serta arang sekam atau cocopeat.

Referensi

Dokumen terkait

Gejala khas tanaman padi yang terinfeksi oleh nematoda puru akar ialah terbentuk- nya puru yang terletak di bagian ujung akar padi yang bengkak dengan membentuk seperti pengait

Akar primer pada kelas tumbuhan berkeping biji dua (Dicoiyledoneae) tumbuh dan berkembang menjadi batang akar (corpus radici) yang bercabang, membentuk sistem akar

Karena akar tanaman dan mikrobia hidup di dalam ruang- ruang pori maka klasifikasi struktur tanah menurut ukuran pori cukup penting.. Lempung dan

Tema yang dipilih dalam tugas akhir yang dilaksanakan sejak bulan September 2012 ini adalah klasifikasi, dengan judul Klasifikasi Jenis Shorea Berdasarkan Morfologi

Dokumen ini membahas tentang klasifikasi komunikasi non verbal yang meliputi kinesik, proksemik, artifaktual, paralinguistic, taktil, dan

Dokumen ini membahas tentang karakteristik dan klasifikasi jaringan jalan, serta pengaruh jaringan transportasi terhadap tata guna

Dokumen ini membahas tentang tanaman bandotan, termasuk klasifikasinya, nama lainnya, tempat asalnya, serta

Tidak memiliki mata tunas Akar tidak memiliki mata tunas karena mata tunas berperan dalam pertumbuhan batang dan cabang pada tumbuhan, sedangkan akar memiliki peran yang berbeda yaitu