• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

26

Jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah penelitian lapangan (field research) dan berdasarkan sifat permasalahanya, maka jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif.

Penelitian deskriptif bertujuan bertujuan untuk mendeskripsikan suatu keadaan atau fenomena-fenomena apa adanya. Dalam studi ini para peneliti tidak melakukan Manipulasi atau memberikan perlakuan- tujuan tertentu terhadap objek penelitian.1

Sedangkan kualitatif adalah penelitian yang menekankan pada quality atau hal yang terpenting dari sikap suatu barang/ jasa. hal terpenting dari suatu barang atau jasa berupa kejadian an/ gejala sosial adalah makna dibalik kejadian tersebut yang dapat dijadikan pelajaran berharga bagi suatu pengembangan konsep teori.2

Pendekatan kualitatif deksriptif dalam penelitian ini dimaksudkan agar peneliti dapat mengetahui dan menggambarkan apa yang terjadi dalam lokasi penelitian secara lugas dan terperinci serta berusaha untuk mengungkapkan data mengenai “Pola Kemitraan PT. Sido Agung Mulya dengan Pengusaha Ayam Broiler di Lanrisang Kab. Pinrang (Analisis Ekonomi Islam)”. Sehingga data yang di dapat murni dari responden langsung, agar tidak ada kemungkinan data yang di dapat palsu atau rekayasa.

1Sudaryono, Metode Penelitian Pendidikan, (Jakarta: Kencana, 2016), h. 12

2Djam’an Satori, Aan Komariah, Metodologi penelitian kualitatif, (Bandung: Alfabeta 2017), h. 22

(2)

B. Lokasi dan waktu penelitian

1. Lokasi penelitian

Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Lanrisang lebih tepatnya di desa Mallongi-longi, Waetuoe dan Amassangang.

2. Waktu penelitian

Penelitian ini akan dilakukan dalam waktu kurang lebih ± 1 bulan lamanya, disesuaikan dengan kebutuhan penelitian.

C. Fokus penelitian

Fokus penelitian adalah penjelasan mengenai dimensi-dimensi yang menjadi pusat perhatian dalam suatu penelitian. Fungsi fokus penelitian adalah untuk memberikan batasan penelitian agar tidak terjadi kekeliruan akibat perbedaan pemahaman antara pembaca dan penulis, serta memberikan kemudahan pembaca dalam memahami maksud penelitian ini.

Fokus penelitian dalam penelitian kualitatif sangat erat kaitannya dengan rumusan masalah, dimana rumusan masalah penelitian dijadikan acuan dalam menentukan fokus penelitian. Fokus penelitian ini adalah Sistem kerjasama PT.Sido Agung Mulya dengan pengusaha Ayam Broiler dan Analisis Ekonomi Islam terhadap sistem Kerjasama PT.Sido Agung Mulya dengan pengusaha Ayam Broiler di Kec.

Lanrisang Kab. Pinrang D. Sumber Data

1. Data primer

Data primer diperoleh dari sumber primer, yaitu si peneliti secara langsung melakukan observasi atau menyaksikan kejadian-kejadian yang dituliskan dan dipandang sebagai memiliki otoritas sebagai bukti tangan pertama dan diberi prioritas

(3)

dalam pengumpulan data. Data Primer yang digunakan peneliti adalah Wawancara mendalam dan Observasi. 3Wawancara dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan Lengkap dan terperinci, Narasumber yang di wawancarai adalah para Pengusaha Ayam Broiler di Kecamatan Lanrisang dan salah satu pihak pengawas Lapangan (PPL) dari PT.Sido Agung Mulya.

2. Data sekunder

Data sekunder adalah informasi yang diperoleh tidak secara langsung dari narasumber, tetapi dari pihak ketiga, data sekunder diperoleh dari berbagai literatur dan hasil penelitian yang terkait.4 Dengan kata lain, Data Sekunder diperoleh peneliti dengan cara mengkaji atau mengumpulkan data dari berbagai literatur dan hasil Penelitian yang terkait dengan Pola Kemitraan.

E. Teknik pengumpulan Data

1. Observasi

Observasi merupakan suatu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengadakan penelitian secara teliti, serta pencatatan secara sistematis, Istilah observasi ditirunkan dari bahasa latin yang berarti “Melihat” dan

“Memperhatikan”. Istilah Observasi diarahkan pada kegiatan memerhatikan secara Akurat, mencatat fenomena yang muncul, dan mempertimbangkan hubungan antaraspek dalam fenomena tersebut. Observasi dalam rangka penelitian kualitatif harus dalam konteks Alamiah (Naturalistik).5

3Iwan Hermawan, Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed

Methode, (Kuningan: Hidayatul Qur’an Kuningan, 2019) h. 43.

4Eko Sugiarto, Menyusun Proposal Penelitian Kualitatif Skripsi dan Tesis, (Yogyakarta:

Suaka Media, 2015), h. 87.

5Imam Gunawan, Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik, (Jakarta: Bumi Aksara, 2016), h. 143.

(4)

2. Wawancara (Interview)

Wawancara adalah suatu teknik pengumpulan data untuk mendapatkan informasi yang digali dari sumber data langsung percakapan. atau tanya jawab wawancara dalam penelitian kualitatif sifatnya mendalam karena ingin mengeksplorasi informasi secara holistik dan jelas dari informan.6 Dalam hal ini peneliti meminta informasi seputar Pola Kemitraan pemeliharaan ayam kepada informan secara mendalam agar diperoleh suatu data yang detail dan menyeluruh.

Adapun Subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang, yaitu 4 orang pengusaha ayam broiler dan 1 dari pihak PT. Sido Agung Mulya.

3. Dokumentasi

Dokumentasi adalah salah satu metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian sosial untuk menelusuri data historis.7 Metode Dokumentasi ini digunakan untuk memperoleh data-data terkait kapan mulai bekerjasama, dan Kontrak kerja sama antara perusahaan dengan pengusaha ayam Broiler.

F. Teknik Pengolahan dan Analisis Data

Model Analisis data dalam penelitian ini adalah model Milles dan Huberman, Aktifitas analisis data Milles dan Huberman (1984) terdiri Atas: Data Reduction, data Display, dan Conclusion Drawing/Verification yang dilakukan secara interaktif dan Berlangsung secara terus menerus sampai Tuntas.

1. Reduksi Data (Reduction)

6Djam’an Satori, dan Aan Komariah, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Alfabeta,

2017). h. 130.

7Imam Gunawan, Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik, (Jakarta: Bumi Aksara, 2016), h. 177

(5)

Sebagaimana dimaklumi, ketika peneliti mulai melakukan penelitian tentu saja akan mendapatkan data yang banyak dan relatif beragam dan bahkan sangat rumit. itu sebabnya nya, dilakukan analisis data melalui reduksi data. data yang diperoleh ditulis dalam bentuk laporan atau data yang terperinci. laporan yang disusun berdasarkan data yang diperoleh direduksi, dirangkum, dipilih hal-hal yang pokok, difokuskan pada hal-hal yang penting.

Dalam tahapan ini penulis memilah dan memilih data mana yang dianggap relevan dan penting yang berkaitan dengan masalah yang menjadi fokus penelitian, sedangkan data yang tidak berkaitan dengan permasalahan penelitian dibuang kemudian data yang belum direduksi berupa catatan catatan lapangan, observasi dan dokumentasi yang diberikan oleh informan yang tidak berhubungan dengan masalah penelitian, Data tersebut direduksi. dan kemudian data yang telah direduksi disajikan dalam bentuk laporan penelitian dengan demikian maka gambaran penelitian akan lebih jelas.

2. Penyajian data (Data display)

Langkah selanjutnya sesudah mereduksi data adalah menyajikan data (data display). Teknik penyajian data dalam penelitian kualitatif dapat dilakukan dalam Berbagai bentuk seperti tabel, grafik dan sejenisnya. lebih dari itu penyajian data bisa dilakukan dalam bentuk Uraian singkat, bagan,hubungan antar kategori, flowchart dan sejenisnya.

3. Conclusion Drawing/ Verification (Penarikan Kesimpulan)

Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles and huberman adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang

(6)

kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. tetapi apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal, didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.8

Dengan demikian, Analisis Pengolahan data yang penulis lakukan agar supaya mendapatkan data yang Relevan adalah berawal dari Reduksi Data kemudian Penyajian Data (Data Display) dan kemudian Penarikan Kesimpulan.

8Djam’an dan Aan Komariah, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Alfabeta, 2017) h.

218-220

Referensi

Dokumen terkait

The Influence of Social Media Marketing, Brand Associations, Perceived Quality, Brand Awareness And Brand Loyalty Towards Brand Equity And Brand Image As Mediation Variable Dion Dewa