• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

31

Penulisan Karya Ilmiah (Makalah dan Skripsi) yang diterbitkan oleh STAIN Parepare, tanpa mengabaikan buku-buku metodologi lainnya. Metode penelitian dalam buku tersebut, mencakup beberapa bagian, yakni jenis penelitian, lokasi dan waktu penelitian, fokus penelitian, jenis dan sumber data yang digunakan, teknik pengumpulan data dan teknik analisis data.1

A. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualititatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Pada penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan umumnya berbentuk kata-kata, gambar-gambar, dan kebanyakan bukan angka. Kalaupun ada angka-angka, sifatnya hanya sebagai penunjang. Data dimaksud meliputi transkip wawancara, catatan data lapangan, foto- foto, dokumen pribadi, nota, dan catatan lainnya. Termasuk didalamnya deskripsi mengenai situasi. Deskripsi atau narasi tertulis sangat penting dalam pendekatan kualitatif, baik dalam pencatatan data maupun untuk penyebaran hasil penelitian.2

Pendekatan fenomologi secara konseptual adalah sebuah studi penampakan yang mengungkap berbagai keunikan yang terdapat pada sebuah ojyek, peristiwa, kondisi dalam presepsi individu, kelompok, masyarakat atau organisasi dalam kehidupan sehari-hari secara menyeluruh dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Peneliti menggunakan pendekatan ini karena terdapat pertimbangan yaitu

1Tim Penyusun, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (Makalah Dan Skripsi), Edisi Revisi (Parepare: STAIN Parepare, 2013), h. 34.

2Sudarwan Danim, “menjadi penulis kualitatif” (Bandung: CV. Pustaka Setia, 2002), h. 61.

(2)

pertama, menyesuaikan metode kualitatif lebih mudah apabila berhadapan dengan kenyataan-kenyataan, kedua, metode ini menyajikan secara langsung hakikat hubungan antara peneliti dan responden, dan ketiga, metode ini lebih peka dan lebih dapat menyesuaikan diri dengan banyak penajaman pengaruh bersama dan terhadap pola-pola nilai yang dihadapi. Penelitian dengan pendekatan ini hanya menggambarkan tentang keadaan yang terjadi dilapangan atau di lokasi penelitian.

Disamping itu, sebagai karya ilmiah tidak terlepas mengadakan penelitian kepustakaan dengan cara melalui buku yang relevan dengan masalah yang di angkat.3

Metode kualitatif ini digunakan karena beberapa pertimbangan. Pertama, menyesuaikan metode kualitatif lebih mudah apabila berhadapan dengan kenyataan ganda. Kedua, metode ini menyajikan secara langsung hakikat hubungan antara peneliti dengan responden dan ketiga, metode ini lebih peka dan lebih dapat menyesuaikan diri dengan banyak penajaman pengaruh bersama dan terhadap pola- pola nilai yang dihadapi.

B. Lokasi dan Waktu Penelitian 1. Lokasi penelitian

Lokasi penelitian yang akan dijadikan sebagai tempat pelaksanaan penelitian adalah Kota Parepare Sulawesi Selatan.

2. Waktu Penelitian

Kegiatan penelitian ini dilakukan dalam waktu kurang lebih 2 bulan lamanya (disesuaikan dengan kebutuhan penelitian).

3Ajeng Kartini, “Analisis Kualitas Layanan Jasa Internet Pada Plasa Telkom Group Parepare Perspektif Etika Bisnis Islam” (Skripsi Sarjana; Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam:

Parepare: 2017), h.34.

(3)

C. Fokus Penelitian

Fokus penelitian penulis dalam penelitian ini adalah difokuskan untuk mengetahui bagaimana Persepsi Tokoh Lintas Agama Kota Parepare Terhadap Praktik Bunga Uang Pada Perbankan.

D. Jenis dan Sumber Data

Jenis data yang akan di sajikan dalam penelitian ini adalah jenis data kualitatif dimana pada data kualitatif interpretasi data akan disajikan dalam narasi berupa gambaran atas data yang diperoleh dalam penelitian dimana narasi tersebut di buat untuk memberikan penjelasan mengenai perbandingan dan keterkaitan objek penelitian. Penilitian ini menggunakan sumber data sebagai berikut :

1. Data Primer, yaitu data yang diambil langsung oleh peneliti yang akan dilakukan pengelohan langsung terhadap data tersebut, seperti sumber data dari hasil wawancara, data pada penelitian ini bersumber dari hasil wawancara langsung dari tokoh lintas agama di Kota Parepare.

2. Data sekunder, yaitu Data sekunder adalah data yang mencakup dokumen- dokumen resmi, baik itu buku-buku yang berkaitan dengan objek kajian yang dibahas, internalisasi , kedisiplinan dan kemandirian, jurnal ilmiah, maupun hasil penelitian seperti skripsi, disertasi dan tesis.

E. Teknik Pengumpulan Data

Dalam pengumpulan data pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik sebagai berikut:

1. Wawancara

Penulis mengadakan wawancara secara lisan dengan narasumber atau responden untuk mendapatkan informasi yang konkret terkait dengan permasalahan yang diteliti. dengan penulis selaku pewancara dengan cara tatap muka. Dalam

(4)

penelitian ini peniliti mewancarai tokoh agama-agama yang berkitan dengan penelitian ini.

2. Dokumentasi

Dokumentasi merupakan suatu cara pengumpulan data yang menghasilkan catatan-catatan penting yang berhubungan dengan masalah yang diteliti, sehingga akan diperoleh data yang lengkap dan akurat bukan berdasarkan perkiraan.4Data yang dikumpulkan dengan teknik dokumentasi cenderung merupakan data sekunder, sedangkan data-data yang dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan angket cenderung merupakan data primer atau data langsung yang didapat dari pihak pertama.5 Alat yang biasanya dalam mengumpulkan data dengan teknik dokumentasi adalah kamera atau handphone, dengan cara mengambil gambar atau melakukan perekaman suara.

F. Teknik Analisis Data

Analisis data merupakan proses sistematis pencarian dan pengaturan transkripsi wawancara, catatan lapangan, dan materi-materi lain yang telah anda kumpulkan untuk meningkatkan pemahaman anda sendiri mengenai materi-materi tersebut dan untuk memungkinkan anda menyajikan apa yang sudah anda temukan kepada orang lain. Analisis melibatkan pekerjaan dengan data, penyusunan, dan pemecahannya kedalam unit-unit yang dapat ditangani, perangkumannya, pencarian pola-pola, dan penemuan apa yang penting dan apa yang perlu dipelajari, dan pembuatan keputusan apa yang akan andakatakan kepada orang lain. Untuk sebagian besar, produksi akhir dari penelitian adalah buku, makalah, presentasi atau rencana

4Basrowi Dan Suwandi, Memahami Penulisan Kualitatif (Jakarta; PT. Rineka Cipta, 2008), h. 158.

5Husain Usman Dan Purnomo Setiady Akbar, Metodologi Penulisan Sosial (Cet. I; Jakarta:

Bumi Aksara, 2008), h. 69.

(5)

tindakan. Analisis data menggerakkan anda dari pembenahan halaman-halaman deskripsi ke produk tersebut.6Adapun tahapan dalam menganalisis data yang dilakukan oleh peneliti adalah sebagai berikut:

1. Reduksi Data (Data Reduction)

Mereduksi data adalah pemilihan data, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan dan transformasi data kasar yang muncul dari wawancara.7Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, sehingga peneliti dapat memfokuskan pengambilan data dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya dan mempermudah peneliti membuat kesimpulan yang dapat dipertanggung jawabkan.

2. Penyajian Data (Data Display)

Penyajian data adalah sejumlah informasi yang tersusun dan memberikan kemungkinan-kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Penyajian data dalam penelitian ini adalah dengan teks yang bersifat naratif. Dengan demikian yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks naratif.8Data yang disajikan dalam bentuk informasi persepsi tokoh lintas agama Kota Parepare terhadap bunga uang dalam perbankan.

6Emzir, “Metodologi Penulisan Kualitatif: Analisis DataEdisi I (Jakarta: Rajawali Pers, 2011), h. 40.

7Arum Prabandari, ”Kualitas Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi Studi Kasus Pelayanan Izin Gangguan (HO) di Kantor Pelayanan Perizinan Kabupaten Sleman” (Skripsi Sarjana;

Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Sosial: 2015), h. 34.

8Djam’an Satori dan Aan Komariah, “Metodologi Penulisan Kualitatif” (Bandung: Alfabeta, 2017), h. 219.

(6)

3. Penarikan Kesimpulan (Condusion Drawing)

Kesimpulan merupakan langkah akhir dalam suatu penelitian. Kesimpulan membantu untuk mencari dan memahami makna, keteraturan pola – pola penjelasan, alur sebab akibat atau proposisi. Kesimpulan merupakan jawaban dari rumusan masalah yang ada dalam penelitian.Pada tahap penarikan kesimpulan ini kegiatan yang dilakukan adalah memberikan kesimpulan terhadap data–data hasil penafsiran.

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah merupakan temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Temuan tersebut dapat berupa deskripsi/gambaran suatu objek yang sebelumnya masih belum jelas, sehingga setelah diteliti menjadi jelas. Jika hasil dari kesimpulan ini kurang kuat, maka perlu adanya verifikasi.

Verifikasi yaitu menguji kebenaran, kekokohan, dan mencocokkan makna–makna yang muncul dari data.9 Dalam penelitian ini maka akan disampaikan jawaban mengenai rumusan masalah yaitu bagaimana persepsi tokoh lintas agama Kota Parepare terhadap praktik bunga uang pada perbankan.

9Arum Prabandari, ”Kualitas Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi Studi Kasus Pelayanan Izin Gangguan (HO) di Kantor Pelayanan Perizinan Kabupaten Sleman” (Universitas Negeri Yogyakarta: 2015), h. 35.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini, metode observasi yang digunakan adalah pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap objek yang akan

Analisis data adalah proses mencari dan menyusun data yang diperoleh dari hasil catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data kedalam

Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mempelajari catatan atau dokumen

Metode ini merupakan suatu cara pengumpulan data yang menghasilkan catatan-catatan penting yang berhubungan dengan masalah yang diteliti mengenai implementasi

Analisis data adalah proses mencari dan Menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi, dengan cara

Adapun teknik lain yang digunakan adalah teknik studi dokumentasi yaitu teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pencatatan hasil dokumen yang berhubungan

Untuk metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi karena pengumpulannya dilakukan dengan cara mempelajari serta mengumpulkan data sekunder berupa catatan

Analisis data adalah proses mencari dan menyusun sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, data dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data