• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V.docx"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

97

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di SDN 97 Palembang dapat ditarik kesimpulan bahwa :

1. Kecerdasan jasmaniah-kinestetik kelas yang diterapkan metode demonstrasi pada mata pelajaran PAI berdasarkan persentase hasil pengamatan keserasian gerakan dan bacaan shalat siswa kelompok kelas eksperimen dengan kategori nilai tinggi ada 6 orang siswa (18%), nilai sedang 27 orang siswa (79%), dan nilai rendah 1 orang siswa (3%) .

2. Sedangkan pada kelas kontrol kecerdasan jasmaniah-kinestetik yang tidak diterapkan metode demonstrasi pada mata pelajaran PAI berdasarkan hasil pengamatan keserasian gerakan dan bacaan shalat siswa dengan katogori nilai tinggi ada 6 orang siswa (18%), nilai sedang 25 orang siswa (73%), dan nilai rendah 3 orang siswa (9%).

3. Ada perbedaan yang signifikan penerapan metode demonstrasi untuk mengembangkan kecerdasan jasmaniah-kinestetik kelas yang diterapkan dan kelas yang tidak diterapkan metode demonstrasi pada materi keserasian gerakan dan bacaan shalat pada kelas III SDN 97 Palembang. Hal ini dapat dilihat pada analisis telah diperoleh sebesar 3,127 sedangkan tt = 2,00 dan 2,65 maka to adalah lebih besar daripada tt, baik pada taraf signifikan 5%

(2)

97

maupun pada taraf signifikan 1% dengan rincian: 2,00 < 3,127 >

2,65. Dari hasil kedua hipotesis tersebut, thitung > ttabel sehingga hipotesis Ha

diterima dan Ho ditolak.

B. Saran

Setelah peneliti mengadakan penelitian tentang penerapan metode demonstrasi untuk mengembangkan kecerdasan jasmaniah-kinestetik pada mata pelajaran PAI kelas III SDN 97 Palembang, maka ada beberapa saran yang akan peneliti sampaikan yaitu :

1. Bagi siswa, siswa diharapkan dapat lebih giat lagi dalam belajar dan menanamkan dalam diri untuk melaksankaan shalat dengan keserasian gerakan dan bacaan shalat yang benar.

2. Bagi guru, guru hendaknya dapat menggunakan strategi atau metode yang tepat dan berbeda-beda dalam proses pembelajaran, sehingga dapat menarik minat belajar siswa, dan tidak membuat siswa bosan, serta dapat mengembangkan kecerdasan jasmaniah-kinestetik siswa.

3. Bagi peneliti, yang ingin mencoba kembali meneliti dengan menggunakan metode pembelajaran ini hendaknya meninjau ulang kembali dan memodifikasi langkah- langkah yang sudah dilakukan sehingga metode ini bisa berhasil diterapkan pada sekolah yang ingin diteliti.

Referensi

Dokumen terkait

Perolehan nilai siswa terhadap materi Keserasian antara Gerakan dan Bacaan Sholat dengan menggunakan Media Gambar Pada.

Oleh karena itu, solusi local quality diterapkan supaya fasilitas kerja memiliki kualitas komponen yang baik dan dapat berfungsi sesuai dengan gerakan pedal mesin

02 Tahun 2012 belum bisa diterapkan sejak berlakunya PERMA itu pada tanggal 27 Februari 2012 belum bisa diterapkan karena dalam perkara yang di ajukan oleh penuntut umum belum ada

Penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran Fiqih materi shalat jamak pada siswa kelas VII A MTs NU 01 Banyuputih Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2013/2014 membahas

Jadi dapatlah ditarik kesimpulan adanya pengaruh yang positif dan simultan antara disiplin shalat fardlu dan disiplin dzikir terhadap kecerdasan spiritual santri di Pondok

Dengan berpijak pada pengertian metode di atas, maka dapat disajikan pembahasan mengenai metode guru PAI dalam pembinaan karakter religius siswa yang digunakan dan

Dengan menggunakan teknologi AR ini hingga diharapkan untuk siswa/ i kelas 12 SMAN 1 Terusan Nunyai yang baru belajar gerakan serta bacaan shalat jenazah hendak terus menjadi

Tabel 15 Kategori Motivasi Belajar Siswa Kelas Kontrol yang Tidak Diterapkan Metode Ice Breaker Pada Mata Pelajaran PAI di SMP PGRI Betung No Kategori Frekuensi Persentase 1 Tinggi 6