• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V - Narotama University Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V - Narotama University Repository"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

80 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 1.1 KESIMPULAN

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada bab IV, maka dalam penelitian ini dapat ditarik sebuah kesimpulan yang dapat menggambarkan hasil dari crashing terhadap pelaksanaan proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru Sekolah Dasar Islam Terpadu Multazam Pamekasan sebagai berikut.

1. Total biaya proyek dalam kondisi normal ialah sebesar Rp.

1.150.000.000,00 dengan durasi pelaksanaan proyek 180 hari kerja. Dari hasil analisis pada penelitian ini didapat total biaya proyek dalam kondisi sesudah crashing dengan alternatif penambahan jam kerja selama empat jamdidapat sebesar Rp. 1.246.375.390,00 dari biaya proyek pada kondisi normal dan durasi pelaksanaan proyek 170 hari lebih cepat dari durasi normal, sedangkan total biaya proyek dalam kondisi sesudah crashing dengan alternatif menerapkan sistem shift kerja (shift pagi dan shift malam) didapat sebesar Rp. 1.216.808.720,00 dari biaya proyek pada kondisi normal dan durasi pelaksanaan proyek 160 hari lebih cepat dari durasi normal.

2. Dari kesimpulan nomor 1 dapat diambil kesimpulan kembali bahwa dengan menerapkan sistem shift kerja (shift pagi dan shift malam) merupakan alternatif program crashing yang lebih efektif dan ekonomis, karena dengan menerapkan sistem shift kerja (shift pagi dan shift malam) durasi pekerjaan

(2)

81

proyek lebih cepat jika dibandingkan dengan durasi proyek pada percepatan dengan alternatif penambahan jam kerja empat jamdan total anggaran biaya proyek lebih murah jika dibandingkan dengan total anggaran biaya proyek sesudah percepatan dengan alternatif penambahan jam kerja empat jam.

1.2 SARAN Penelitian selanjutnya

1. Penelitian ini hanya menganalisis waktu serta biaya pada pekerjaan struktur, maka penelitian ini akan lebih baik apabila dilakukan analisis waktu serta biaya pada seluruh item pekerjaan proyek (pekerjaan arsitektur dan pekerjaan mekanikal elektrikal).

2. Untuk objek penelitian tidak harus pada proyek pembangunan gedung, bisa juga pada proyek pembangunan jalan, pembangunan jembatan, pembangunan bendung, serta pembangunan yang lainnya.

3. Metode percepatan yang digunakan dalam peneltian ini hanya menggunkaan dua metode yaitu metode crashing dengan jam lembur dan metode crashing dengan sistem shift (shift pagi dan shift malam). Maka akan lebih baik apabila mungkin ditambahkan dengan metode-metode crashing yang lainnya seperti metode crashing dengan penambahan tenaga kerja atau yang lainnya, agar dapat lebih banyak pembanding dan dapat mengetahui metode crashing mana yang lebih efektif dari segi waktu dan efisien dari segi biaya.

Referensi

Dokumen terkait

Durasi yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu kegiatan (aktivitas) dengan sumber daya yang tersedia secara normal tanpa biaya tambahan dalam suatu proyek..

Pada kondisi eksisting hari Sabtu Tahun 2021 tidak jauh beda dengan hari Rabu dimana bahwasannya dari simpang tidak bersinyal yang ditinjau semua jam puncak mempunyai nilai dibawah

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Wardani & Rumiyatun, 2017 membuktikan bahwa kesadaran wajib pajak berpengaruh postif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam

Keberlanjutan usaha Pembiayaan yang baik akan mampu meningkatkan pertumbuhan usaha dan dalam proses pengembangan usaha kesinambungan keuangan UMKM melalui pencapaian laba dengan biaya

Dalam menentukan harga satuan pekerjaan, masih banyak yang menggunakan metode BOW Burgerlijke Openbare Werken untuk menghitung anggaran biaya dikarenakan lebih koefisien yang dipakai

Hasil pengujian hipotesis secara simultan uji F menunjukan bahwa: a Nilai F hitung sebesar 6.548 > F tabel sebesar 2.83 dengan signifikansi 0.004 < 0.05, sehingga bahwa secara

Selain itu peraturan dan pelaksanaan K3 juga tidak diimbangi hukum yang tegas dan sanksi yang berat bagi tenaga kerja yang melanggar aturan K3 dalam proyek, sehingga banyak pelaksana

Ketiga hal tersebut dilakukan dengan memperhatikan nilai proyek pembangunan sebagai modal awal kemudian untuk pengeluaran sebagai cost nya adalah biaya maintenance dan operasional