• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP A.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V PENUTUP A."

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

85 BAB V

PENUTUP A. Simpulan

1. Sebelum Tari Topeng masuk ke wilayah Barat Sunda, pada abad 10-11 M Tari Topeng sudah ada dari zaman Kerajaan Kahuripan Jenggala yang di ambil dari tokoh Panji Dewa (Lembu Amiluhur) yang difungsikan sebagai tarian penobatan sebaai Raja sekaligus sebaai hiburan oleh pihak keluarga keraton saja. Kemudian berkembang menuju ke wilayah barat Sunda (Cirebon) berawal dari Diplomasi kesenian yang di rencanakan oleh Sunan Gunung Jati untuk melawan Pangeran Welang dengan Pedang Curug Sewu yang ingin menyerang Cirebon.

2. Sejarah kemunculan Tari Topeng Losari tidak terlepas dari sejarah Topeng Cirebon. Perbedaannya Tari Topeng Losari merupakan tarian yang di sempurnakan oleh Panembahan Losari/Pangeran Angkawijaya.

Mengembalikan esensi makna serta bentuk gerakan dan tradisi pakem yang telah di terapkan oleh leluhur.

3. Topeng Losari adalah tari yang masih memegang sakralitas dan lebih kepada penokohan. Pakem tradisi seperti (Tirakat, Nyambat, Ngukup, Muludan dan pantangan Dalang Topeng) yang dipegang dan dilakukan oleh Dalang Topeng dari keturunan pertama hingga sekarang, membuat Topeng Losari termasuk

(2)

86

dalam kategori budaya sinketisme yang sangat kental sehingga kolerasinya dengan gerakan khusus (Galeong, Pasang naga seser dan Gantung sikil) menjadi sebuah metamorfosis sempurna. Karena Tari Topeng Losari adalah simbol tari kesucian dengan esensi yang terkandung didalam makna setiap gerakan khusus tersebut tetuang dalam slogan Menarilah untuk Tuhan, Tubuh dan Bumimu.

B. Saran

1. Untuk Peneliti

Bagi peneliti selanjutnya, semoga skripsi ini menjadi bahan referensi yang bermanfaat bagi penelliti.

Supaya selalu memiliki semangat tinggi dalam menjunjung kebudayaan salah satunya yaitu kesenian.

2. Untuk Masyarakat

Sebaiknya sebagai masyarakat Indonesia khususnya para pemuda/pemudi harus mempunyai semangat dan keinginan untuk mempelajari dan mengenali kesenian dan kebudayaan lokal bahkan bahkan melestarikannya agar persebaran kesenian dan kebudayaan di Indonesia semakin maju dengan itu akan banyak regenerasi dimasa yang akan datang sehingga tidak terkikis oleh zaman.

3. Untuk Pemerintah

Tari Topeng Losari adalah warisan kesenian leluhur yang perlu dijaga sebagaimana mestinya, maka dari itu sebaiknya pemerintah memperhatikan semua

(3)

87

sanggar yang ada di Cirebon baik itu di kabupaten atau dikota karena dengan itu pemerintah mendukung semua kegiatan dan tidak lupa untuk mewadahi begitupun memfasilitasi apapun yang dibutuhkan di setiap kegiatan.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil analisa jawaban responden secara keseluruhan dapat di ambil kesimpulan bahwa tingkat kepuasan penumpang/pelanggan terhadap kualitas pelayanan

Solusi yang dilakukan pengelola sanggar seni yang diharapkan dapat mengatasi kendala dalam proses pelestarian nilai-nilai kesenian tari topeng Cirebon yaitu

Adapun metode yang digunakan dalam pembelajaran Tari Sahabat Anak di Sanggar Seni Kinanti Sekar Yogyakarta yaitu, metode ceramah, metode demonstrasi, dan

Selain itu, akan menambah wawasan yang lebih luas mengenai ragam Tari Topeng yang ada dan tumbuh di daerah Jawa Barat selain Tari Topeng yang bersumber dari

Atas apa yang terjadi pada abad ke-19, Polanyi memahami bahwa ekonomi tidak lagi tertanam dalam masyarakat, melainkan mulai tercerabut... Ketercerabutan ekonomi menciptakan ruang

Contohnya, pemindahan pusat kerajaan Mataram oleh Sultan Agung dari Karta ke Plered awal abad 17; pem- bangunan Kota Batavia di tempat reruntuhan Kota Sunda Kelapa

Ikon berupa tari, bernama Tari Topeng Kelana Udeng yang berada di sanggar Mulya Bhakti di Desa Tambi Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu, bagi Indramayu mungkin

Terkait masih banyaknya sekolah-sekolah yang belum menerapkan ekstrakurikuler berbasis kearifan lokal, maka program ekstrakurikuler kesenian tari topeng Cirebon di