47 BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
Berdasarkan hasil-hasil pengujian hipotesis dan pembahasan dalam penelitian ini, maka dapat dirumuskan beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Lingkungan keluarga merupakan lingkungan pendidikan yang pertama.
Dalam keluarga inilah anak-anak pertama mendapatkan didikan dan bimbingan. Dikatakan lingkungan utama karena sebagian kehidupan anak- anak dihabiskan dalam keluarga.
2. Tata Tertib adalah kumpulan aturan yang dibuat secara tertulis dan mengikat anggota masyarakat. Tata tertib sekolah merupakan aturan yang harus dipatuhi setiap warga sekolah tempat berlangsung proses belajar mengajar. Pelaksanaan tata tertib sekolah akan dapat berjalan dengan baik jika guru, aparat sekolah, dan siswa saling mendukung tata tertib sekolah, kurangnya dukungan dari siswa akan mengakibatkan kurang berartinya tata tertib sekolah yang diterapkan di sekolah
3. Lingkungan keluarga memiliki pengaruh dalam tingkat kedisiplinan murid, menciptakan lingkungan yang baik untuk peserta didik yang dapat menambah pengetahuan dan keterampilannya serta meningkatkan tingkat kedisiplinan atau kepatuhannya.
4. Terdapat hubungan positif antara kondisi lingkungan keluarga terhadap kepatuhan murid dalam melaksanakan tata tertib, besar koefisien korelasi adalah r hitung > r tabel sebesar 0,904 > 0,3061. Dari temuan data dalam
48
penelitian ini, memberikan gambaran bahwa semakin baik kondisi lingkungan keluarga murid, maka kepatuhan murid dalam melaksanakan tat tertib juga semakin baik.
5. Dengan demikian hasil hipotesisnya “ada hubungan yang positif dan signifikan antara kondisi lingkungan keluarga terhadap kepatuhan murid dalam melaksanakan tata tertib sekolah murid kelas IV SD Inpres Mallengkeri 1”.
B. Saran
Berdasarkan hasil-hasil yang ditemukan dalam penelitian ini maka dikemukakan beberapa saran yaitu sebagai berikut:
1. Bagi orang tua sebagai penaggung jawab utama dalam hal keberhasilan belajar anaknya harus senantiasa berusaha mendorong anaknya untuk mematuhi tata tertib di sekolah.
2. Kepala sekolah dan guru-guru yang mengajar murid-murid di sekolah harus senantiasa memberikian dorongan, motivasi, dan pemahaman kepada murid agar senantiasa mematuhi tata tertib sekolah sehingga disiplin murid semakin baik.
3. Hendaknya guru-guru kelas memberikan tindakan contoh yang baik, agar murid dapat meneladani gurunya sehingga tata tertib sekolah bukan hanya sekedar aturan belaka tetapi juga acuan untuk membentuk karakter semua warga yang ada di sekolah tersebut.
4. Hendaknya guru dan orangtua dapat bekerja sama dalam hal pembentukan kepribadian siswa, dengan terus mengecek perkembangan anaknya dan guru selalu mengingatkan muridnya maka kepatuhan murid akan semakin baik.
49
5. Apabila murid melakukan kesalahan, guru memberikan hukuman yang sewajarnya dan sepantasnya sehingga hukuman atas pelanggaran yang diberikan tidak dimaknai sebagai bentuk penindasan.