BAB V PENUTUP 1.1 Simpulan
Berdasarkan pembahasan yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1.1.1 Dalam kasus ini yang berkaitan dengan dasar pertimbangan hukum yang digunakan oleh hakim dalam putusan Nomor.55/Pid.B/2019/PN.Pre tentang tindak pidana penadahan yang berfokus pada alat bukti yang sah, dimana alat bukti tersebut diatur dalam pasal 184 ayat (1) KUHAP yang memuat tentang alat bukti yang sah yakni Keterangan Saksi,Keterangan Ahli,Surat,Petunjuk,dan Keterangan Terdakwa. Dalam artian apabila diluar dari kelima alat bukti tersebut maka tidak dikenakan alat bukti yang sah dalam perkara persidangan pidana kecuali diatur secara khusus dalam UU yang lain diluar KUHAP, seperti adanya alat bukti penyadap dan cctv.
5.1.2 Analisis Hukum Pidana Islam Terhadap Tindak Pidana Penadahan Dalam Putusan No.55/Pid.B/2019/PN.Pre Tindak pidana penadahan yang dilakukan terdakwa dapat dibebankan pertanggung jawaban pidana karena perbuatan yang dilakukan itu telah menimbulkan suatu yang bertentangan dengan hukum dalam artian perbuatan yang dilarang oleh syar’i, karena bisa mengancam eksistensi harta benda yang bisa menggoncang stabilitas keamanan terhadap harta dan jiwa masyarakat,oleh karena itu Al-Qur’an melarang keras tindakan kejahatan tersebut.
Dalam kasus penadahan yang dilakukan terdakwa termasuk dalam perbuatan pencurian yang hukumnya ta’zir,penadahan tidak dapat dikategorikan sebagai jenis pencurian yang dikenal dengan hukuman had karena syarat-syaratnya tidak terpenuhi yakni terdakwa tidak mengambil secara sembunyi-sembunyi harta milik orang lain melainkan membeli barang curian walaupun barang yang dibeli telah memenuhi unsur-unsur yang dikenakan hukuman had.
5.2 SARAN
5.2.1 Untuk para penegak hukum diharapkan agar memberikan hukuman kepada pelaku sesuai dengan kejahatan yang mereka perbuat yang bisa memberikannya efek jera agar
mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi dan dalam memutuskan perkara agar sekiranya tetaplah berlandaskan dengan Undang-Undang yang ada.
5.2.2 Untuk masyarakat agar supaya berhati-hatilah dalam membeli suatu barang jangan karena hanya melihat dari harga kita bisa terjerumus dalam perbuatan kejahatan karena dalam islam apabila kita sudah melakukan perbuatan penadahan sama halnya dengan kita melakukan kejahatan dengan pelaku dalam melakukan tindak pidana pencurian.
5.2.3 Untuk pencuri dan penada diharapkan agar sekiranya berhenti melakukan tindak kejahatan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain yang mana sanksinya telah tertuang dalam KUHP yang dapat memberikan efek jerah terhadap pelaku.
DAFTAR PUSTAKA Al-Qur’an al-karim
al-Khatib,Syarbini. 1958. Mughny al-Muhtaj , Mesir: Dar al-Bab al-Halaby wa Awladuhu Abdul Wahab,Khalaf,Abdul. 2000. Ilmu Ushul al-fiqh,Khairo:Dawah Islamiyah al Azhar,tt.
Adriani,A,Ririnvivi. 2017. Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Penadahan (StudiPutusan No.1673/Pid.B/2015/PN.Mks). Skripsi: UNHAS Makassar.
Aziz,Amir,Abd. al-Ta‟zir fi-al-Shari‟ah al-Islamiyyah. Mesir: Dar al-Bab al-Halaby wa Awladuhu, t.t.
Basrowi dan Suwardi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif . Jakarta: Rineka Cipta.
Djazuli,A. 2000 Fiqih Jinayah upaya menanggulangi Kejahatan Dalam Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada
Departemen Agama Republik Indonesia,Al-Qur’an dan terjemahannya,Semarang: cv.Toha Putra,1998,h.38
Durkheim,Emile. 1990. Pendidikan Moral; Suatu Studi Teori dan Aplikasi Sosiologi Pendidikan,Jakarta: Erlangga
Enceng Arif,Faizal,Enceng. 2004. Kaidah Fiqh Jinayah Asas-Asas Hukum Pidana Islam.
Bandung: Bani Quraisy.
J,Lexy,Meleong. 2008. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Kementrian Agama RI. 2014. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: CV Darus Sunnah.
KPMI.“Website Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia.”
Kristiana Ratna Sari Dewi,S.H,Hakim Pengadilan Negeri Parepare,wawancara oleh penulis di Parepare,12 November 2020
Laminntang, P. A. F. 1989. Delik-Delik Khusus Kejahatan-Kejahatan Terhadap Harta Kekayaan. Bandung: Sinar Baru.
Mahkama Agung RI Pengadilan Negeri Parepare, https://www.pn-parepare.go.id/tentang- kami/profil-Pengadilan-negeri-parepare/sejarah(16 Agustus 2020
Mawardi,Al. 1996. al-Ahkām al-Sultaniyah, Beirut: Dar al-Fikr
Mubarok,Jaih. 2004. Kaidah-kaidah Fiqh Jināyah, Bandung: Pustaka Bani Quraisy
Munajat,Makhrus.2004. Dekonstruksi Hukum Pidana islam. Yogyakarta:Logung Pustaka.
Muslehuddin,Muhammad. 1997. penerj. Yudian Wahyudi Amin, Filsaafat Hukum.
Panggabean,H. 2012. Hukum Pembuktian Teori Praktedk dan Yurisprudensi Indonesia.
Bandung: Penerbit PT Alumni.
Purnomo, Bambang. 2001. Orientasi HukumAcara Pidana Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Amartha Buku
Putusan Nomor.55/Pid.B/2019/ PN.Pre
Prodjodikoro,Wirjono. 2002. Tindak-Tindak Pidana Tertentu Di Indonesia. Bandung: PT.
Replika Adi Tama..
Qadir,Abdul,Awdah. 1963. at-Tasyri‟ al-Jinã‟ī al-Islamī, Kairo: Maktabah Arabah
Remincel. 2019. Kedudukan Saksi Dalam Hukum Pidana”jurnal.ensiklopediaku.org, Vol. 1 No.2 Edisi 2
Rujakemas. 2017. Turut Serta Berbuat Jarimah Al-Istirak. blogspot,com html Setiawan, Ebta. 2020. , http://kbbi.web.id/tadah( 17 Juni )
Sianturi, S.R. 2002. Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta : Storia Grafika.
Simon Runturambi, A. Josias. 2017. Makna Kejahatan dan Perilaku Menyimpang dalam Kebudayaan Indonesia” jurnal Antropologi Indonesia No. 2
Subagyo,Joko. 2006. Metode Penelitian Dakwa Teori Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. 2017. Penanganan Perkara Tindak Pidana PenadahanDi PengadilanSemarang.
Jurnal Hukum Khaira Ummah. Vol 12. No. 3.
Supriyanto, Edy. 2019. Analisis Tindak Pidana Penadahan Bata Ringan (Studi Kasus Putusan No. 1888/Pid.B/2014/Pn.Tng. vol. 1, no. 1
Syahril. 2014. Tinjauan Yuridis Tentang Tuntutan Terhadap Tindak Pidana Penadahan Oleh Jaksa Penuntut Umum Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Padangsidimpuan, Jurnal Justitia. Vol 1. No. 04.
Syamsuddin, Rahman 2014, Merajut Hukum di Indonesia, Mitra Wacana Media Toiti, Karim. 2013.
Wardih,Ahmad,Muslih. 2005. Hukum Pidana Islam, Jakarta: Sinar Grafika Sumber Internet :
Averroes,Damang,https://www.negarahukum.com/hukum/penyertaan deelneming.html http://karimtoiti27.blogspot.co.id tindak-pidana-penadahan.html.
https://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_pidana.
https://pengusahamuslim.com/2520-hukum-beli-barang-dari-penadah-barang curian.html https://pwmu.co/111575/10/02/bagaimana-hukum-membeli-barang-di-pasar-loak/
www.pengusahamuslim.comhttps://pengusahamuslim.com/2520-hukum-beli-barang-dari- penadah-barang-curian.html.
https://www.hukumonline.com
.