• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

46 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

1. Status gizi balita berdasarkan indeks BB/U di Desa Pandanajeng sebagian besar mempunyai status gizi baik yaitu sebesar 85%.

Sedangkan yang mempunyai status gizi kurang sebesar 13% dan status gizi lebih sebesar 2%. Rata-rata z-score BB/U di Desa Pandanajeng adalah -0,52 termasuk dalam kategori gizi baik.

2. Status gizi balita berdasarkan indeks TB/U di Desa Pandanajeng sebagian besar mempunyai status gizi normal yaitu sebesar 70%.

Sedangkan yang mempunyai status gizi pendek sebesar 23% dan status gizi sangat pendek sebesar 7%. Rata-rata z-score TB/U di Desa Pandanajeng adalah -1,1 termasuk dalam kategori normal.

3. Status gizi balita berdasarkan BB/TB di Desa Pandanajeng sebagian besar mempunyai status gizi normal yaitu sebesar 93%. Sedangkan yang mempunyai status gizi kurus sebesar 3% dan status gizi gemuk sebesar 4%. Rata-rata z-score BB/TB di Desa Pandanajeng adalah 0,09 termasuk dalam kategori normal.

4. Karakteristik status gizi balita berdasarkan tiga indeks z-score sebagian besar mempunyai karakteristik status gizi normal yaitu sebesar 62%.

Sedangkan yang mempunyai karakteristik status gizi akut sebesar 5%, kronis sebesar 20%, akut dan kronis sebesar 10%, dan gemuk sebesar 3%. Dari rata-rata z-score BB/U, TB/U, dan BB/TB dapat disimpulkan bahwa karakteristik status gizi balita di Desa Pandanajeng termasuk kategori normal.

5. Karakteristik status gizi masyarakat (kelompok balita) di Desa Pandanajeng mengalami masalah gizi kronis sehingga diperlukan intervensi spesifik yang meliputi intervensi rekomendasi gizi dan rekomendasi konseling pertumbuhan dan perkembangan.

(2)

47 B. Saran

1. Meningkatkan pengetahuan kader posyandu dengan cara melakukan pelatihan atau penyuluhan tentang posyandu.

2. Mencegah terjadinya anemia pada remaja putri dengan cara melakukan penyuluhan tentang anemia dan pembagian tamblet tambah darah.

3. Mencegah terjadinya penyakit atau infeksi pada balita dengan cara pemberian Vitamin A secara rutin.

4. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil dengan cara melakukan penyuluhan tentang pentingnya ASI Eksklusif.

5. Melakukan pemantauan tumbuh kembang anak balita melalui kegiatan posyandu di Desa Pandanajeng.

6. Meningkatkan asupan makanan pada balita dengan cara pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk ditanami bahan pangan seperti sayur- sayuran.

7. Melakukan pemanfaatan potensi desa dengan menggunakan bahan pangan yang melimpah di Desa Pandanajeng seperti bayam dan sawi untuk dijadikan teknologi tepat guna atau diversifikasi makanan.

8. Melakukan pemberdayaan sumber daya alam desa untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

9. Bagi peneliti lain, diperlukan pengkajian lebih lanjut dan mendalam mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi status gizi balita di Desa Pandanajeng Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang.

Referensi

Dokumen terkait

Status gizi balita dinilai menurut 3 indeks, yaitu Berat Badan Menurut Umur (BB/U), Tinggi Badan Menurut Umur (TB/U), Berat Badan Menurut Tinggi Badan (BB/TB)... 1) BB/U adalah

Status gizi balita dinilai menurut 3 indeks, yaitu Berat Badan Menurut Umur (BB/U), Tinggi Badan Menurut Umur (TB/U), Berat Badan Menurut Tinggi Badan (BB/TB)... 1) BB/U adalah

Di kota palu tahun 2013 prevalensi status gizi anak balita menurut (BB/U), yaitu prevalensi gizi buruk sebesar 6,6%, dan gizi kurang 17,5%.sedangkan di Puskesmas Pantoloan tahun

Berdasarkan indeks BB/U menunjukkan terjadi penurunan proporsi balita penderita gizi kurang maupun gizi buruk tingkat Provinsi Sulsel, jika dibadingkan dengan data

Sebaran status gizi balita menurut umur seperti yang terlihat pada Tabel 2 menunjuk- kan bahwa berdasarkan indikator BB/U bahwa balita gizi kurang banyak terjadi

Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar anak usia 1-3 tahun berdasarkan BB/U mempunyai status gizi normal (97,6%) dan berdasarkan TB/U yang mempunyai status

Karakteristik status gizi masyarakat pada kelompok balita diperoleh dengan mengumpulkan ketiga indeks antropometri BB/U, TB/U, dan BB/TB yang kemudian dibandingkan dengan cut of point

Data Karakteristik Status Gizi Data karakteristik status gizi responden diolah berdasarkan indeks BB/U, TB/U, BB/TB dan masalah pertumbuhan yang dihadapi disajikan dalam bentuk tabel