BAHAN AJAR BULU TANGKIS
NAMA SEKOLAH : SMPN 1 PAYUNG SEKAKI
KELAS : VII
TAHUN PELAJARAN : 2023/2024
A. Pengertian Bulu Tangkis
Permainan ini terdiri dari dua kata, yaitu bulu dan tangkis. Secara harfiah, olahraga ini dapat diartikan sebagai permainan yang dimainkan dengan menangkis bola bulu menggunakan raket.
Bola itu sendiri mengacu pada kok yang dibuat dari bulu – bulu hewan unggas. Bulu tangkis harus dimainkan oleh setidaknya dua orang.
Tujuan dari permainan ini adalah untuk memukul kok bisa melayang di atas jaring dan jatuh ke lantai di daerah lawan untuk dihitung sebagai poin.
Bulutangkis terdengar mudah, tetapi olahraga itu membutuhkan latihan dan kerja keras untuk benar – benar bisa menguasainya.
Belum lagi ada sejumlah aturan yang harus anda pahami jika anda berniat berlatih olahraga ini.
B. Sejarah Bulu Tangkis
Tidak ada yang tahu pasti asal usul bulutangkis. Namun, banyak pendapat mengatakan bahwa permainan itu sudah ada sejak Mesir kuno, yaitu sekitar 2.000 tahun yang lalu.
Ada juga yang berpendapat bahwa bulu tangkis benar – benar berasal dari Tiongkok.
Dahulu kala, orang – orang Tiongkok memiliki permainan bernama Jianzi. Aturan mainnya mirip dengan bulutangkis, yaitu untuk menjaga agar kok jatuh ke tanah.
Permainan serupa juga dikembangkan di Inggris dengan nama battledore dan shuttlecock.
Aturannya ialah bahwasannya si pemain diwajibkan untuk menghindari kok jatuh dan biarkan tetap melayang diudara, dengan cara memukulnya dalam durasi yang selama mungkin.
Bulu tangkis pada zaman modern dikatakan sebagai hasil improvisasi permainan. Dahulu kala, bangsawan pemilik istana Badminton House mengadakan permainan battledore dan shuttlecock yang sedikit
dimodifikasi, menggunakan tali untuk membatasi bagian tengah lapangan.
Permainan ini telah berkembang pesat sejak tahun 1850 – an dan orang – orang mulai menyebutnya sebagai badminton.
Karena itu, badminton sendiri merujuk pada nama istana Inggris yang memainkan permainan saat itu.
Badminton mulai masuk ke Indonesia pada era kolonial sekitar tahun 1930. Namun, olahraga ini hanya bisa berkembang pada tahun 1947 atau setelah kemerdekaan Indonesia.
Sejak itu, perkembangan bulutangkis cukup pesat dan atlet sudah mulai muncul.
Pada tahun 1951, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dibentuk, yang menaungi kegiatan bulutangkis di Indonesia.
Sejauh ini, bulu tangkis telah menjadi salah satu olahraga kebanggaan Indonesia karena mampu bersaing dengan atlet asing.
C. Gambar lapangan Bulu Tangkis Beserta ukuranya
Lapangan bulutangkis persegi panjang dipisahkan oleh net di bagian tengah.
Dalam pertandingan bulutangkis profesional, lapangan yang dapat digunakan harus memiliki ukuran yang standar yang sudah ditentukan oleh PBSI dan Badminton World Federation (BWF).
Ukuran Lapangan Standar PBSI : Panjangnya lapangan ialah 13,40 meter.
Lebar pada lapangan 6,10 meter.
Tinggi tiang net ialah 1,55 meter.
Tinggi net ialah 1,52 meter.
Jarak dari garis servis depan ke net ialah 1,98 meter.
Jarak dari garis servis tengah ke samping ialah 3,05 meter.
Jarak dari garis servis belakang ke garis belakang ialah 0,76 meter (permainan ganda).
Jarak dari garis samping ke pinggir lapangan ialah 0,46 meter (permainan tunggal).
Ukuran Lapangan Standar BWF :
Panjang ialah 13,4 meter (tunggal dan ganda).
Lebar ialah 5,18 meter (tunggal) dan 6,1 meter (ganda).
Teknik Dasar Bulu Tangkis
Seperti pada olahraga lain, bulu tangkis juga harus dimainkan dengan teknik tertentu.
Pemain bulu tangkis harus menguasai beberapa Teknik Dasar Bulu Tangkis, seperti memegang raket dan memukul.
Cara Memegang Raket
Bahkan jika itu tampak sepele, tetapi pemain harus dapat memegang raket dengan cara yang benar.
Bertujuan supaya raket tidak mudah terlepas dan dapat dikontrol dengan mudah.
Memegang raket yang benar juga dapat menghasilkan tenaga yang kuat sehingga pukulannya bisa sempurna.
Teknik memegang raket adalah sebagai berikut : Teknik forehand
Teknik ini sama dengan ketika anda memegang benda secara umum.
Tangan harus menggenggam gagang raket, sedangkan jari telunjuk dan ibu jari membentuk sudut atau huruf V.
Teknik backhand
Hampir dengan cara yang sama dengan teknik forehand, posisi ibu jari tidak memenuhi ujung jari lainnya, tetapi sejajar dengan gagang raket, sehingga mendekati jari telunjuk.
Posisi Badan atau Sikap Berdiri (stance)
Sikap berdiri saat olahraga ini memerlukan keseimbangan. Sementara, pemain bukan hanya berdiri tapi juga harus dalam posisi siap untuk bermain.
Sikap berdiri dalam permainan bulutangkis : Tubuh bertumpu pada kedua kaki.
Kedua kaki terbuka selebar bahu dan sedikit ditekuk.
Bisa juga satu kaki ke depan dan yang lainnya sedikit ke belakang.
Tangan sedikit diangkat dan dilipat sehingga raket sejajar dengan dada atau kepala.
Kerja Kaki (footwork)
Bulu tangkis mengharuskan pemainnya untuk bergerak cepat dan lincah karena gerak kaki ini memainkan peran yang sangat penting dalam permainan.
Kaki tidak hanya untuk memposisikan tubuh, tetapi juga menjadi tumpuan serta pusat keseimbangan tubuh.
Servis Bulutangkis
Servis berarti memukul kok untuk memulai permainan. Kok yang dipukul harus mengarah ke area lawan dan melewati net.
Ada tiga jenis teknik servis, yaitu sebagai berikut : Forehand Pendek
Pemain memukul kok sangat keras. Hasilnya, kok akak meluncur dan jatuh disekitar net lawan atau area di depan tim lawannya.
Forehand Tinggi
Teknik ini dilakukan untuk membuat kok naik tinggi dan jatuh cukup jauh dari area net.
Teknik ini bertujuan untuk dapat tetap berada di belakang para pemain lawan, sehingga mereka kesulitan mengembalikannya.
Backhand
Servis backhand dilakukan dengan tenaga sedang.
Tujuannya adalah supaya kok bisa jatuh mendekati garis serangan lawan dan mendarat setelah sedikit melewati net.
Ini juga bertujuan untuk menghambat kembalinya serangan ke lawan.
Cara Memukul
Teknik memukul dan membalas serangan dapat bervariasi. Setiap teknik juga bisa menjadi penentu kemenangan tim.
Setidaknya, ada lima jenis yang harus anda ketahui, yaitu : Lob
ini dilakukan dengan memukul kok sehingga dapat terbang setinggi mungkin dan tetap berada di belakang garis lapangan area tim lawan.
Pukulan seperti ini biasanya membuat lawan anda cepat lelah.
Drop shot
Pukulan drop shot bertujuan untuk membunuh gerakan lawan.
Pukulan dilakukan secara lurus dan menggunakan tenaga kecil atau pelan, sehingga dapat jatuh di sekitar net.
Teknik ini sering digunakan untuk mengecoh lawan. Pemain biasanya akan melompat dan berpura – pura ingin smash sehingga tim lawan bersiap – siap di area belakang.
Namun, pukulan yang dilakukan ternyata menjadi drop shot dan kok justru jatuh di dekat net.
Drive
Drive adalah jenis pukulan yang mendatar.
Arah pukulan bisa lurus atau menyilang untuk mencapai sisi lawan.
Teknik ini umumnya digunakan untuk menyerang dan mengembalikan serangan dengan cepat.
Netting
Seperti namanya, ini adalah jenis pukulan yang bertujuan untuk jatuh langsung ke net setelah berhasil melewatinya.
Pukulan netting ini cukup sulit karena membutuhkan akurasi tinggi.
Jika berhasil, tim lawan akan mengalami kesulitan membalas serangan.
Smash
Smash adalah jenis pukulan yang bertujuan untuk menyerang dan membunuh gerakan lawan.
Pukulan itu sendiri sangat kuat dan menukik kebawah. Untuk melakukan smash, pemain harus memukul kok dengan sangat keras.
Tujuannya adalah supaya kok bisa bergerak cepat dan lawan tidak punya waktu untuk membalas serangan.
Smash juga biasanya dilakukan dengan melompat untuk menghasilkan serangan yang cepat, kuat dan tajam di lapangan.
Peraturan Bulu Tangkis
Permainan bulutangkis memiliki beberapa aturan yang harus dipatuhi semua pemain.
Aturan termasuk jumlah pemain, cara memulai permainan, dan sistem penilaian.
Perlengkapan Bulu Tangkis
Racket yang memiliki panjang maksimal 68 cm dan lebar 22 cm. Panjang kepala raket atau area senar adalah 28 cm dengan lebar 22 cm.
Racket dapat dibuat dari kayu atau aluminium, beratnya tidak lebih dari 150 gram.
Kok yang terbuat dari enam belas helai bulu, yang ditancapkan pada gabus dengan diameter 25 hingga 28 mm.
Berat standar kok adalah sekitar 4,74 hingga 5,5 gram, sedangkan tinggi kok adalah sekitar 64 hingga 74 mm.
Jumlah Pemain
Tunggal ialah satu lawan satu dan dapat dimainkan oleh putra dan putri.
Ganda merupakan tim yang terdiri dari dua orang.
Ganda campuran yang merupakan tim yang terdiri dari 2 orang, 1 putra dan 1 putri.
Penentuan Awal Permainan
Permainan dimulai dengan pengundian, yang menggunakan metode lempar koin yang dilakukan oleh wasit.
Undian ini untuk menentukan pemain mana yang harus melakukan servis terlebih dahulu.
Penghitungan Skor
Penentuan kemenangan dalam olahraga ini menggunakan best of three (dua pemenang babak).
Dengan demikian, permainan bulutangkis bisa bertahan hingga 2 hingga 3 babak.
Jika ada pemain yang telah memenangkan dua set berturut – turut, babak ketiga tidak diperlukan.
Di setiap set, pemenangnya adalah pemain yang mengumpulkan 21 poin pertama.
Jika ada kedudukan imbang di skor 20 dan 20 (yus), permainan akan berlanjut sampai salah satu tim menang dengan selisih dua poin.
D. Pelanggaran Kok tersangkut di net.
Raket menyentuh net ketika memukul kok.
Ketika memukul, raket melewati net dan memasuki area tim lawan.
Kok dia dipukul, tetapi jatuh di daerahnya sendiri (tidak melewati net).
Setelah menerima servis, pemain bergerak sebelum kok dipukul.
Saat menjalankan / menerima servis, pemain menginjak garis batas.
Kok jatuh keluar lapangan atau meluncur di bawah net.
Kok dipukul dua kali, oleh satu dan dua pemain dalam satu tim.
Pemain sengaja mengulur – ulur waktu pertandingan.
Pemain sengaja melakukan hal – hal yang mengganggu tim lawan.
Menggetahui,
Kepala SMPN1 Payung sekaki Guru Mata Pelajaran
HELDA YOSEFA, S.Pd HALAL HAMDI, S.Pd
NIP. 19750710 200604 2 015
MODUL AJAR
“BULU TANGKIS”
NAMA SEKOLAH : SMPN 1 PAYUNG SEKAKI KELAS : VII ( TUJUH )
TAHUN PELAJARAN : 2023/2024
MATERI : BULU TANGKIS
A. PENDAHULUAN
Modul ”Bulu Tangkis” ini akan mempelajari gerak spesifik cara memegang raket Forehand, Backhand, keterampilam service dan keterampilan pukulan bulu tangkis. Dengan adanya modul materi ini seluruh siswa siswi dapat mengetahui pengetahuan umum tentang Bulu Tangkis
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan hasil analisis keterampilan gerak spesifik berupa permainan dan olahraga, aktivitas senam, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas permainan dan olahraga air (kondisional).
C. TUJUAN PEMEBELAJARAN
1. Mendiskusikan dan membuat kesimpulan tentang Bulu Tangkis
2. Mempraktikkan latihan memegang raket Forehand, Backhand, keterampilam service dan keterampilan pukulan bulu tangkis.
3. Memperaktikan cara bermain bulu tangkis sesuai dengan aturan permainan D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
AKTIVITAS 1
VARIASI DAN KOMBINASI KETERAMPILAN DASAR MEMEGANG RAKET
Variasi dan Kombinasi Keterampilan Dasar Memegang Raket Ada beberapa keterampilan dasar memegang raket, yaitu :
a. Forehand grip b. Backhand grip
Coba lakukan keterampilan pegangan Forehand grip dan siapkan raket!
1) Pegangan Forehand grip :
a) Pegang raket seolah-olah posisi tangan sedang berjabat tangan ringan.
Memegangnya dilakukan dalam posisi miring
b) Gunakan 3 jari (jari tengan, manis, kelingking) untuk menggenggam raket, sedangkan jari telunjuk agak terpisah dengan ke tiga jari tersebut.
c) Selanjutnya pada saat memegang bagian pegangan raket, pastikan ibu jari dan telunjuk membentuk celah huruf V
2) Pegangan backhand grip :
a) Pegangan raket seperti pegangan forehand
b) Putar raket berlawanan arah jarum jam sehingga bentuk V bergerak ke kiri c) Tempatkan ibu jari pada pangkal raket pegangan belakang untuk pengungkitan
dan kekuatan yang lebih besar.
d) Pegangan raket juga harus diletakkan dengan longgar di jari-jari
AKTIVITAS 2
AKTIVITAS MELAMBUNGKAN SHUTTLECOCK DENGAN RAKET
Aktivitas melambungkan shuttlecock dengan raket Coba siapkan raket dan shuttlecock!
a) Persiapan :
1) Posisi berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu
2) Salah satu tangan memegang raket dengan pegangan forehand dan tangan yang satunya memegang shuttlecock
3) Pandangan kearah bola b) Gerakan :
1) Lambungkan bola menggunakan tangan yang memegang shuttlecock, saat bola turun sejajar dada pukul shuttlecock, hingga memantul ke atas
2) Lakukan Gerakan ini berulang-ulang secara perorangan atau kelompok, ditempat dan dilanjutkan sambal berjalan maju-mundur
3) Untuk menanamkan nilai rasa tanggung jawab, sportifitas, kejujuran, dan Kerjasama.
AKTIVITAS 3
KETERAMPILAN DASAR SERVIS
Aktivitas keterampilan dasar servis
Untuk memulai permainan bulu tangkis harus dilakukan servis ada beberapa servis diantaranya :
a) Servis forehand pendek;
1) Pada servis forehand jenis pendek ini shuttlecock dipukul pendek agar lawan tidak bisa melakukan pukulan smash
2) Shuttlecock dipukul pendek dengan harapan agar shuttlecock jatuh tipis didekat garis servis
3) Dalam memukul shuttlecock dilakukan secara pelan dengan sedikit membengkokkan siku dan agak sedikit memiringkan badan
4) Arah servis yang bervariasi dapat mengecoh antisipasi lawan
5) Gunakan shuttlecock dalam jumlah yang cukup banyak untuk melatih servis ini dengan melakukannya secara berulang-ulang.
b) Servis backhand pendek;
1) Posisi berdiri dengan kaki sedikit terbuka, dalam servis jenis ini shuttlecock dipukul secara tipis diatas net dengan harapan lawan tidak dapat melakukan pukulan pada shuttlecock. Jika menggunakan tangan kanan, maka dalam melakukan servis ini kaki kanan berada didepan dan kaki kiri di belakang
2) Pukul shuttlecock secara perlahan dengan memperhatikan posisi atau keberadaan lawan, dan usahakan agar bola servis tersebut menyulitkan lawan untuk melakukan pukulan atau serangan.
c) Keterampilan dasar servis Panjang forehand 1) Persiapan
a) Raket dipegang dengan posisi forehand, berdiri sikap melangkah dan bola dipegang sebatas pinggang
b) Berat badan pada kaki belakang dan tangan yang memegang raket di belakang, pergelangan tangan ditekuk
2) Gerakan
Pindahkan berat badan ke depan bersamaan raket diayun ke depan ke arah jatuhnya bola, kontak raket pada bola pada ketinggian lutut
3) Akhir Gerakan
a) Raket mengarah keatas lurus dengan arah Gerakan bola, pinggul dan bahu diputar ke depan, pandangan mengikuti arah bola
b) Arah bola melambung tinggi dan jauh
d) Mempraktikkan servis Panjang forehand berpasangan dan tanpa net, dilanjutkan menggunakan net
1) Servis Panjang tanpa net a) Persiapan
b) Berdiri pada lapangan bulu tangkis, masing masing pemain memegang raket dengan pegangan forehand, badan agak condong ke depan
c) Pandangan ke arah depan 2) Gerakan
a) Pemain 1 mempraktikkan servis ke pemain 2
b) Pemain 2 menangkap bola dan kembalikan bola pada pemain 1 dengan keterampilan servis, awal pembelajaran dilakukan ditempat dan berikutnya dilakukan bergerak ke kanan dan kiri lapangan, lakukan seterusnya hingga menguasai
c) Untuk menanamkan nilai nilai tanggung jawab sportifitas, Kerjasama dan percaya diri
AKTIVITAS 4
AKTIVITAS PEMBELAJARAN PUKULAN PADA BULU TANGKIS
Aktivitas pembelajaran pukulan pada Bulu Tangkis a) Pukulan forehand grip
1) Persiapan
Lakukanlah posisi siap berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu, posisi badan menghadap net, raket dipegang di depan kea rah forehand dari kepala raket hamper sejajar bahu, kedua lutut adak direndahkan
2) Gerakan
a) Saat bola akan datang, pindahkan kaki kanan ke belakang (memukul dengan tangan kanan) bersamaan mengangkat raket ke atas. Posisi raket di belakang kepala dan bahu serta tangkai raket menghadap ke bawah, Saat bola akan menyentuh kepala raket segera pindahkan kembali kaki kanan ke depan berat badan tertumpu pada kaki kiri. Badan menghadap ke arah gerakan serta lengan mulai bergerak ke atas lurus dengan pergelangan tangan diputar ke dalam
b) Pada saat bola menyentuh kepala raket, pergelangan tangan dan bidang raket lurus
3) Akhir Gerakan
a) Kepala raket mengayun kebawah dengan pergelangan tangan sejajar dada dan raket menyilang disebelah kiri badan
b) Pandangan mengikuti arah Gerakan bola dan Kembali pada kegiatan persiapan (sikap awal)
b) Memukul bola menggunakan keterampilan forehand lob overled 1) Persiapan
a) Lakukan posisi siap berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu, posisi badan menghadap net, raket di pegang di depan kearah forehand dari kepala raket hamper sejajar bahu.
b) Kedua lutut agak ditekuk hingga posisi agak rendah.
2) Gerakan
a) Saat bola akan datang, pindahkan kaki kanan ke belakang (memukul dengan tangan kanan) bersamaan mengangkat raket ke atas. Posisi raket di belakang kepala dan bahu serta tangkai raket menghadap ke bawah.
b) Saat bola akan menyentuh kepala raket segera pindahkan kembali kaki kanan ke depan berat badan tertumpu pada kaki kiri. Badan menghadap ke arah gerakan serta lengan mulai bergerak ke atas lurus dengan pergelangan tangan diputar ke dalam.
c) Pada saat bola menyentuh kepala raket, pergelangan tangan dan bidang raket lurus.
3) Akhir Gerakan
a) Kepala raket mengayun ke bawah dengan pergelangan tangan sejajar dada dan raket menyilang di sebelah kiri badan.
b) Pandangan mengikuti arah gerakan bola dan kembali pada Kegiatan persiapan (sikap awal).
c) Memukul bola menggunakan keterampilan forehand lob overled, bola dilambung teman 1) Persiapan
a) berdiri kedua kaki posisi melangkah baik pemukul atau pelambung b) salah satu tangan memegang raket dengan pegangan forehand
c) badan agak condong ke depan, pandangan kearah bola 2) Gerakan
a) setelah bola dilambung oleh pelambung yang mempraktikkan pukulan melangkahkan/menarik kaki depan ke belakang bersamaan raket di angkat ke atas, saat bola turun pukul shuttlecock kea rah pelambung
b) lakukan gerakan ini berulang-ulang secara berpasangan atau kelompok bergantian, di tempat dan dilanjutkan sambil berjalan maju-mundur
c) untuk menanamkan nilai rasa tanggung jawab, sportifitas, kejujuran, dan kerja sama.
d) Bermain 3 lawan 3 menggunakan keterampilan pukulan forehand overhead 1) Persiapan
a) berdiri pada lapangan bulu tangkis yang sudah terpasang net/tali pada tengah- tengah lapangan,
b) masing-masing kelompok 3 orang pemain
c) masing-masing pemain memegang raket dengan pegangan forehand d) badan agak condong ke depan, pandangan kearah depan
2) Gerakan
a) diawali dengan melambungkan shuttlecock ke seberang lapangan melalui atas net/tali
b) setelah bola melewati net/tali, maka yang diseberang lapangan wajib mengembalikan shuttlecock, dengan keterampilan pukulan forehand overhead kearah teman main yang melambung,
c) dan lakukan gerakan ini secara terus menerus, gerakan dilakukan secara kelompok/beregu, untuk menanamkan nilai rasa tanggung jawab, sportifitas, kejujuran, dan kerja sama.
Sirukam, 04 Januari 2024
Menggetahui,
Kepala SMPN1 Payung sekaki Guru Mata Pelajaran
HELDA YOSEFA, S.Pd HALAL HAMDI, S.Pd
NIP. 19750710 200604 2 015 NIP. 19870617 201708 1 001
LKPD
A. Tes Akhir Modul
1. Penilaian Pengetahuan
Keterampilan penilaian ujian tulis
Instrumen penilaian dan pedoman penskoran
Aspek dan Soal Uji Tulis Jawaban
Fakta
1. Sebutkan berbagai keterampilan dasar pegangan raket pada bulu tangkis!
2. Sebutkan berbagai keterampilan dasar servis permainan bulu tangkis!
Konsep
3. Jelaskan berbagai keterampilan dasar pegangan raket pada bulu tangkis!
4. Jelaskan berbagai keterampilan dasar servis pada bulu tangkis!
Prosedur
5. Jelaskan cara melakukan gerak dasar forehand grip!
6. Jelaskan cara melakukan servis forehand permainan bulu tangkis
Pedoman penskoran - Penskoran
Skor 4, jika penjelasan benar dan lengkap
Skor 3, jika penjelasan benar tetapi kurang lengkap
Skor 2, jika Sebagian penjelasan tidak benar dan kurang lengkap Skor 1, jika hanya Sebagian penjelasan yang benar dan tidak lengkap - Pengolahan skor
Skor maksimum : 24 Skor perolehan siswa : SP
Nilai sikap yang diperoleh siswa : SP/24×100 2. Penilaian Keterampilan
1) Lembar pengamatan proses gerak dasar servis forehand, servise back hand dan dan pukulan forehand dan pukulan backhand.
2) Keterampilan penilaian dengan Uji Unjuk Kerja, Instrumen Penilaian dan Pedoman Penskoran.
3) Ananda diminta untuk melakukan servise forehand dan backhand, pukulan forehand dan pukulan backhand yang dilakukan berpasangan, berkelompok atau dalam bentuk bermain.
Petunjuk penilaian
Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sudah disediakan, setiap siswa menunjukkan atau menampilkan gerak yang diharapkan
Rubrik penilaian keterampilan gerak spesifik
No Indicator penilaian
Hasil Penilaian
Baik Cukup Kurang (3) (2) (1) 1 Sikap awalan melakukan Gerakan
2 Sikap pelaksanaan melakukan Gerakan 3 Sikap akhir melakukan gerakan
Skor Maksimal (9)
Pedoman penskoran
- Sikap awalan melakukan gerak servis forehand
Skor baik jika : Pada servis forehand jenis pendek ini shuttlecock dipukul pendek agar lawan tidak bisa melakukan pukulan smash, Shuttlecock dipukul pendek dengan harapan agar shuttlecock jatuh tipis di dekat garis servis, dalam memukul shuttlecock dilakukan secara pelan dengan sedikit membengkokkan siku dan agak sedikit memiringkan badan.
Skor Sedang jika : Hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor Kurang jika : Hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar.
- Sikap pelaksanaan pukulan forehand over head
Skor baik jika : Saat bola akan datang, pindahkan kaki kanan ke belakang (memukul dengan tangan kanan) bersamaan mengangkat raket ke atas. Posisi raket di belakang kepala dan bahu serta tangkai raket menghadap ke bawah. Saat bola akan menyentuh kepala raket segera pindahkan kembali kaki kanan ke depan berat badan tertumpu pada kaki kiri.
Badan menghadap ke arah gerakan serta lengan mulai bergerak ke atas lurus dengan pergelangan tangan diputar ke dalam. Pada saat bola menyentuh kepala raket, pergelangan tangan dan bidang raket lurus.
Skor Sedang jika : Hanya tiga kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor Kurang jika : Hanya satu sampai dua kriteria yang dilakukan secara benar - Sikap akhir melakukan Gerakan
Skor baik jika : Pandangan mata ke arah lepasnya/dorongan bola. Badan sedikit dicondongkan ke depan dan beratnya terletak di antara kedua kaki kaki yang menyepak bola berada di depan menghadap ke bawah dengan posisi badan rileks.
Skor sedang jika : Hanya dua kriteria yang dilakukan secara benar.
Skor kurang jika : Hanya satu kriteria yang dilakukan secara benar.
Pengolahan Skor Skor maksimum : 9 Skor perolehan : SP
Nilai keterampilan yang diperoleh siswa : SP/9×100
Lembar pengamatan penilaian hasil gerak dasar servis, pukulan back hand dan pukulan over head dalam permainan.
1) Penilaian hasil gerak dasar servis forehand dan backhand a) Tahap pelaksanaan pengukuran
Penilaian hasil/produk keterampilan gerak spesifik servis forehand dan backhand dilakukan15 kali dengan dengan cara :
Mula-mula berdiri di lapngan bulu tangkis. Setelah petugas pengukuran memberi aba-aba “mulai” mulai melakukan servis forehand dan backhand secara bergantian ke kotak sasaran lapangan sebelah. Petugas menghitung dan mencatat hasil pukulan servis. Jumlah ulangan/pantulan bola yang dilakukan dengan benar memenuhi persyaratan dihitung untuk diberikan skor.
b) Konversi jumlah ulangan skor Perolehan Nilai
Predikat Nilai
Klasifikasi Nilai Putra Putri
14 – 15 kali 14 – 15 kali 86 – 100 Sangat Baik 12 – 13 kali 10 – 13 kali 71 – 85 Baik
9 – 11 kali 7 – 9 kali 56 – 70 Cukup
….. ≤8 ….. ≤6 ….. ≤55 Kurang
2) Penilaian hasil hasil dasar pukulan forehand a) Tahap pelaksanaan pengukuran
Penilaian hasil/produk gerak spesifik pukukan forehand dan back hand dilakukan selama 60 detik dengan dengan cara:
Dengan berpasangan , kedua siswa berdiri di masing masing kotak lapangan berbeda, Setelah petugas pengukuran memberi aba-aba “mulai” siswa mulai melakukan pukulan forehand dan back hand.
Petugas menghitung pukulan forehand dan back hand yang dilakukan. Jumlah pukulan yang di peroleh selam 60 detik dicatat untuk diberikan skor.
b) Konversi jumlah pukulan dengan skor Perolehan Nilai
Predikat Nilai
Klasifikasi Nilai Putra Putri
…. ≥21Pukulan …. ≥20Pukulan 86 – 100 Sangat Baik 16 – 20 Pukulan 14 – 19 Pukulan 71 – 85 Baik 11 – 15 Pukulan 9 – 13 Pukulan 56 – 70 Cukup
…. ≤10 Pukulan …. ≤8 Pukulan ….. ≤55 Kurang
EVALUASI Tugas
1. Apa yang di maksud dengan permainan bulu tangkis!
2. Jelaskan asal usul permainan bulu tangkis!
3. Sebutkan jenis alat yang di perlukan dalam permainan bulu tangkis!
4. Sebutkan 3 keterampilan dasar permainan bulu tangkis!
5. Sebutkan 2 jenis pegangan pada permainan bulu tangkis!
Test akhir modul
a. Penilaian Pengetahuan
1. Gerak dasar spesifik pegangan raket : a) Forehand
b) backhand
2. Macam servise pada bulu tangkis : a) servis forehand pendek b) servis forehand jauh c) servis backhand pendek d) servis back jauh
3. Jenis pegangan raket :
a) Pegangan forehand adalah : diayun dari belakang badan kita dengan arah depan raket dan telapak tangan kita menghadap kok
b) Pegangan Backhand adalah : Ayuna dari belakang badan kita dengan arah depan raket dan telapak tangan membelakangi kok
4. Keterampilan dasar servis
a) servis pendek : servis pendek adalah servis di mana kok melintas tipis melewati net b) servis jauh : servis jauh adalah servis di mana kok melintas melewati net dan jauh
ke belakang
5. Cara melakukan forehand : a) Persiapan
Lakukan posisi siap berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu, posisi badan menghadap net, raket dipegang didepan kearah forehand dari kepala raket hampir sejajar bahu.
Kedua lutut agak direndahkan.
b) Gerakan
Saat bola akan datang, pindahkan kaki kanan ke belakang (memukul dengan tangan kanan) bersamaan mengangkat raket ke atas. Posisi raket di belakang kepala dan bahu serta tangkai raket menghadap ke bawah.
Saat bola akan menyentuh kepala raket segera pindahkan kembali kaki kanan ke depan berat badan tertumpu pada kaki kiri. Badan menghadap ke arah gerakan serta lengan mulai bergerak ke atas lurus dengan pergelangan tangan diputar ke dalam.
Pada saat bola menyentuh kepala raket, pergelangan tangan dan bidang raket lurus.
c) Akhir Gerakan
Kepala raket mengayun ke bawah dengan pergelangan tangan sejajar dada dan raket menyilang di sebelah kiri badan.
Pandangan mengikuti arah gerakan bola dan kembali pada Kegiatan persiapan (sikap awal).
6. Cara melakukan servis forehand
Pada servis forehand jenis pendek ini shuttlecock dipukul pendek agar lawan tidak bisa melakukan pukulan smash,
Shuttlecock dipukul pendek dengan harapan agar shuttlecock jatuh tipis di dekat garis servis,
Dalam memukul shuttlecock dilakukan secara pelan dengan sedikit membengkokkan siku dan agak sedikit memiringkan badan,
Arah servis yang bervariasi dapat mengecoh antisipasi lawan,
Gunakan kok dalam jumlah yang cukup banyak untuk melatih servis ini dengan melakukannya secara berulang-ulang.
Sirukam, 04 Januari 2024
Menggetahui,
Kepala SMPN1 Payung sekaki Guru Mata Pelajaran
HELDA YOSEFA, S.Pd HALAL HAMDI, S.Pd
NIP. 19750710 200604 2 015 NIP. 19870617 201708 1 001