Rumusan masalah yang penulis ajukan dalam penelitian ini adalah “adakah pengaruh peran guru terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam di SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung”. Bapak Carmidin, M.Pd.I, selaku guru Pendidikan Agama Islam SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung. Berdasarkan hasil survey pendahuluan di SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Sesuai dengan latar belakang masalah tersebut, sangat menarik untuk dikaji, sehingga penulis mengangkat judul “Pengaruh Peran Guru terhadap Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung”. Untuk mengetahui peran guru PAI dalam mengajar siswa kelas X SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung tahun ajaran 2017/2018. Untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung Tahun Pelajaran 2017/2018.
Untuk mengetahui pengaruh peran guru terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam kelas X SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung Tahun Pelajaran 2017/2018. Efektivitas pembelajaran dalam penelitian ini adalah efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam yang dilihat dari pengaruh peran guru terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam di SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung. Kerangka konseptual penelitian yang penulis bangun disini adalah pengaruh peran guru terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam kelas X di SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung.
Namun sebaliknya, peran guru terhadap siswa kurang, efektifitas pengajaran Pendidikan Agama Islam kurang baik. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Ada pengaruh peran guru terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam di SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung”. Data yang penulis peroleh dari hasil penyebaran angket tentang peran guru Pendidikan Agama Islam bagi siswa kelas X SMK Al-Asror.
Ha : “Ada pengaruh peran guru terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam di kelas X SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung tahun pelajaran 2017/2018.” Ho : “Tidak ada pengaruh peran guru terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam siswa kelas X SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung tahun pelajaran 2017/2018.” Penelitian ini berusaha menjawab rumusan masalah yaitu “Adakah pengaruh peran guru terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam di SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung?”.
Artinya ada pengaruh peran guru terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam di SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung tahun pelajaran, sehingga dapat disimpulkan teori menyatakan demikian.
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Identifikasi Masalah
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Tujuan dan Manfaat Masalah Penelitian
Penelitian Relevan
Efektivitas Belajar Pendidikan Agama Islam
- Pengertian Efektivitas Belajar Pendidikan Agama Islam
- Ciri-ciri Pembelajaran yang Efektif Pendidikan Agama Islam 15
- Indikator Efektivitas Belajar Pendidikan Agama Islam
Peran Guru Pendidikan Agama Islam
- Pengertian Peran Guru Pendidikan Agama Islam
- Macam-macam Peran Guru Pendidikan Agama Islam
- Pengertian Guru Pendidikan Agama Islam
- Pengertian Pendidikan Agama Islam
- Tujuan Pendidikan Agama Islam
- Materi Pendidikan Agama Islam
Keterkaitan Efektivitas Belajar dan Peran Guru
Kerangka Konseptual Penelitian
Hipotesis Penelitian
Rancangan Penelitian
Definisi Operasional Variabel
Populasi, Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel
- Populasi
- Sampel
- Teknik Pengambilan Sampel
Teknik Pengumpulan Data
Instrumen Penelitian
Teknik Analisis Data
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Deskripsi Lokasi Penelitian
SMK Al-Asror Sekampung berlokasi di Sekampung Lampung Timur. Awal berdirinya SMK Al-Asror Sekampung diawali dengan hibah tanah dari Bapak. Ridwan, S.Hi pada tanggal 20 Agustus 2007 dengan luas 870 m2 untuk Yayasan Darul Ma'arif yang berlokasi di Dusun Kutosari Desa Sumbersari, Kec. SMK Al-Asror Sekampung diawali dengan adanya lembaga pendidikan nonformal paket A dan B di bawah Dinas Pendidikan Ula Wustho (setara SD dan SMP) dan paket C di bawah Kementerian Agama (Kemenag). Lembaga pendidikan nonformal Paket C kemudian banyak diminati oleh siswa yang bermasalah seperti siswa yang putus sekolah karena kondisi ekonomi keluarga atau karena dikeluarkan dari sekolah.
Banyak siswa yang bosan dengan kesempatan yang terbatas untuk pendidikan non formal, sehingga timbul keinginan untuk menyediakan fasilitas pendidikan seperti sepeda motor, mesin jahit dan komputer. Kemudian muncul ide untuk mengubah status pendidikan nonformal menjadi pendidikan formal, sehingga muncullah SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). Al-Asror Sekampung adalah milik Yayasan Darul Ma'arif yang menerapkan sistem pemerintahan monarki parlementer (ketua yayasan adalah lambang pemerintahan dan mengangkat kepala sekolah, sedangkan yang menjalankan tugas pemerintahan/mengkoordinir seluruh sekolah). kegiatan kepala sekolah).
SMK Al-Asror Sekampung baru berdiri selama 10 tahun dan telah mengalami 4 kali pergantian manajemen, sebagai berikut. Menjadi lembaga pelatihan pendidikan, bisnis dan manajemen untuk menjadi SMK pilihan dan memiliki lulusan terbaik untuk masa depan. SMK Al - Asror Sekampung memiliki 12 ruang lokal yang terdiri dari ruang/workshop teori dan praktek, dan paket sekolah dengan 6 ruang kelas lengkap dengan kantor guru, toilet dll telah disiapkan.
SMK Al-Asror Sekampung memiliki beberapa ruangan untuk kegiatan belajar mengajar dan administrasi sekolah serta kebutuhan lainnya.
Deskripsi Data Hasil Penelitian
Alternatif jawaban a bernilai 5 Alternatif jawaban b bernilai 4 Alternatif jawaban c bernilai 3 Alternatif jawaban d bernilai 2 Alternatif jawaban e bernilai 1. Data yang penulis peroleh dari hasil penyebaran kuesioner tentang keefektifan pembelajaran kelas X di SMK Al-Asror Sekampung. Dari hasil penyebaran angket di atas, dapat diperoleh hasil keseluruhan dari keefektifan pembelajaran kelas X yang dijadikan sampel untuk kelas X sebanyak 31 siswa dengan 18 soal angket, masing-masing dengan mengambil hasil keseluruhan pada tahun ∑ 2015.
Pengujian Hipotesis
Selanjutnya dilakukan pengujian hipotesis dengan membandingkan besarnya harga rxy yaitu 0,52 dengan harga pada r tabel. Dari sini terlihat bahwa harga r xy 0,52 lebih besar dari r tabel 0,355 yaitu 0,52 > 0,355 sehingga dapat diketahui bahwa hipotesis alternatif (Ha) dalam penelitian ini diterima yang artinya ada pengaruh Peran guru terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam di SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung. Dari tabel interpretasi di atas diketahui nilai rxy sebesar 0,52 berada di antara, sehingga diketahui adanya pengaruh yang cukup kuat antara variabel x (peran guru) terhadap variabel y (efektivitas pembelajaran) pada Al- asr. SMK Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung.
Artinya peran guru memberikan kontribusi sebesar 27,04% terhadap efektivitas pembelajaran dan sisanya sebesar 72,6% ditentukan oleh variabel lain.
Pembahasan
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis terkait rumusan masalah dengan menggunakan rumus korelasi PPM (Pearson Product Moment), diperoleh harga r xy 0,52 lebih besar dari r tabel 0,355 yaitu masing-masing 0,52 > 0,355, sehingga dapat diketahui bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dalam penelitian ini. Artinya ada pengaruh peran guru terhadap keefektifan pembelajaran pendidikan agama Islam di SMK Al-Asror Kelurahan Sumbersari Kecamatan Sekampung, sehingga dapat disimpulkan teori yang menyatakan bahwa “ keefektifan pembelajaran dapat dilihat pada fakta dari hubungannya dengan guru tertentu yang mengajar kelompok siswa tertentu, dalam situasi tertentu dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran tertentu” ternyata benar. Kemudian dari tabel interpretasi koefisien korelasi nilai r adalah diketahui nilai rxy sebesar 0,52 berada di tengah, sehingga diketahui pengaruh variabel x (Peran Guru) terhadap variabel y (Efektifitas Pembelajaran) di SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung cukup kuat.
Berdasarkan perhitungan KP = r² x 100% diketahui kontribusi peran guru berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran pendidikan agama Islam sebesar 27,04%. Kemudian berdasarkan pengujian signifikansi koefisien korelasi dengan menggunakan uji t diperoleh nilai t hitung 3,278 lebih besar dari t tabel 2,045, sehingga diketahui bahwa peran guru berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan penulis terhadap siswa SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung mengenai pengaruh peran guru terhadap efektivitas pembelajaran SMK Al-Asror Desa Sumbersari , Kecamatan Sekampung Lampung Timur, pada tahun pelajaran rxy hitung lebih besar dari nilai r-tabel pada taraf signifikansi 5% yaitu 0,52 > 0,355, sehingga dapat diketahui bahwa hipotesis alternatif (Ha ) diterima pada penelitian ini. belajar.
Tingkat keeratan pengaruh kedua variabel bebas dan variabel terikat dalam penelitian ini yaitu peran guru terhadap efektivitas belajar siswa SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung tahun pelajaran 2017/2018 tahun cukup kuat. Dalam rangka meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam, disarankan bagi guru Pendidikan Agama Islam untuk menjalankan semua peran guru dengan baik untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bagi siswa kelas X SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung dapat lebih aktif dalam proses pembelajaran karena siswa aktif dalam pembelajaran dan membantu siswa untuk lebih memahami materi yang diberikan oleh guru sehingga pembelajaran dapat meningkat efisiensi.
Dalam menjalankan peran seorang guru, guru pendidikan agama Islam diharapkan sesuai dengan peran guru yang telah ditetapkan, yaitu guru sebagai informer, organizer, motivator, guide/pembimbing, inisiator, transmitter, fasilitator, mediator. dan/atau penilai. Hawi Akmal, Kualifikasi Guru Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Rajawali, 2014 Kasiram Moh, Metodologi Penelitian Kualitatif Kuantitatif, Malang: UIN-Maliki. Purwanto, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Yogyakarta: Pustaka Pembelajaran, Ramayulis 2012, Metodologi Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Kalam Mulia, 2005 Roestiyah, Didaktik Metodis, Jakarta: Bumi Aksara, 1994.
PENUTUP
Saran
- Jumlah Presentase Sampel dan Populasi
- Kisi-kisi Umum Instrumen Variabel Penelitian
- Kisi-kisi Khusu Instrumen Variabel Penelitian
- Interpretasi Nilai “r”
- Keadaan Guru dan Karyawan SMK Al-Asror Desa Sumbersari
- Keadaan Gedung/ Fasilitas Sekolah
- Hasil Penyebaran Angket Tentang Peran Guru
- Hasil Penyebaran Angket Efektivitas Belajar
- Data Penelitian Untuk Variabel X dan Variabel Y
- Data Perhitungan Untuk Memperoleh Angka Indeks Korelasi
- Interpretasi Nilai “r”
Guru pendidikan agama Islam menyampaikan topik dalam pendidikan agama Islam tentang pengendalian diri dan prasangka baik. Guru pendidikan agama Islam dalam menjelaskan topik dalam pendidikan agama Islam tentang persaudaraan dan menjaga harga diri terhadap pergaulan bebas dan perzinahan. Guru pendidikan agama Islam memberikan penghargaan kepada siswa yang memperoleh nilai tertinggi pada akhir semester.
Guru pendidikan agama Islam mengarahkan program pembelajaran siswa yang selaras dengan program pembelajaran pendidikan agama Islam. Guru pendidikan agama Islam merencanakan strategi pembelajaran agar siswa senang dan menguasai materi. Dalam pembelajaran pendidikan agama Islam, guru memberikan materi tambahan berupa penyuluhan dan pendalaman kepada siswa dengan menggunakan LCD proyektor dengan power point.
Saya mencari kesamaan topik pendidikan agama Islam dari berbagai buku untuk membentuk konsep pembelajaran. Saya mencari perbedaan topik pendidikan agama Islam dari berbagai buku untuk menambah pengetahuan tentang Islam. Kemudian langkah selanjutnya akan dikonsultasikan tentang kriteria, dan nilai rxy terletak diantara sehingga mendapat interpretasi yang sangat tinggi, sehingga angket yang diujikan di SMK Al-Asror dapat digunakan sebagai alat pengumpulan data untuk penelitian yang akan digunakan. akan didistribusikan kepada objek penelitian yaitu siswa SMK Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung Tahun Pelajaran 2017/2018.