• Tidak ada hasil yang ditemukan

BERES Majalah Pusat edisi 8.indd

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BERES Majalah Pusat edisi 8.indd"

Copied!
96
0
0

Teks penuh

Manifestasi permasalahan tersebut, yang diwujudkan melalui media karya seni, khususnya sastra drama, dibahas dalam artikel ini, yaitu karya sastra drama yang ditulis pada tahun 1970-an oleh Rendra (“Kisah Perjuangan Suku Naga” dan “Sekda”) dan Nano Rian-tiarno (Maaf, maaf, maaf). Artinya, hilangnya tempat ibadah suku Naga dan tempat sucinya akan ternoda.

Riantiarno

Tembaga, yang memerlukan banyak asam untuk diproses di pabrik, akan menyebabkan polusi yang pada akhirnya dapat mengubah desa-desa suku Naga menjadi gurun. Peradaban Suku Naga lebih matang dan matang dibandingkan dengan peradaban yang dipaksakan kepada mereka.

TELAAH

Damono, Sapardi Djoko. 1974, “Setelah Membaca Enam Naskah Pemenang Lomba Penulisan Drama DKJ III,” pada Festival Seni 1974. Smith dalam artikelnya, “Korupsi, Tradisi, dan Perubahan di Indonesia,” dalam Mochtar Lubis dan James Scott (eds.) Politik Korupsi (Jakarta Bilang, itu istilah 'korupsi'.

CERPEN

Apa wajahku mirip Koichi-san?” Aku mendengar kata-kataku keluar dari mulutku. Ya, ketika Mohammad-san mulai menyanyikan lagu itu-Takedabushi-hi….Mohammad-san, jangan tersinggung.

TAMAN

Puisi-puisinya juga dimuat dalam antologi puisi Peri Suara dan Mimpi, antologi puisi INDONESIA POINT 13, antologi puisi cahaya, antologi puisi tari angin, dan antologi puisi Menguak Tabir. Aku kena bentak Kalau menyalakan api Buatlah mekar Biarlah nikmat di lidahmu Biarlah.

DI PANGGUNG HANYA ADA LEVEL KECIL DI

LAMPU TEMARAM. SAAT DIA DATANG DENGAN

DRAMA

Akhirnya bentengku hancur, atau lebih tepatnya, benteng imanku... Aku menerima tawaran itu. Produser dan sutradara selalu bertanggung jawab. Dalam film saya melihat ini sebagai nilai tambah yang bisa dijual kepada penonton.

LINGKAR SASTRA

Pertunjukan “Demonstrator” ini dipentaskan selama 15 hari pada tanggal 1-15 Maret 2014 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Lakon "Demonstran" disutradarai oleh Nano Riantiarno dibantu oleh Ohan Adiputra sebagai co-director, aransemen musik oleh Idrus Madani, Fero A. Demonstran, didukung oleh aktor seperti Ratna Riantiarno, Sari Madjid Prianggoro, Budi Ros, Cornelia Agatha, Subarkah Hadisarjana , Rita Matu Mona, Emmanuel Handoyo, Alex Fatahillah, Daisy Lantang, Anneke Sihombing, Adri Prasetyo, dan Andhini Puteri serta pendukung lainnya.

Penonton diajak melihat gambaran kehidupan politik dalam lakon Demonstrator yang mirip dengan apa yang terjadi di tanah air. Demonstrator" bercerita tentang Topan, mantan aktivis yang berhasil menggulingkan penguasa dua dekade lalu.

MAJELIS SASTRA ASIA TENGGARALEMBARAN

MASTERA

BRUNEI DARUSSALAM

MALAYSIA

INDONESIA

Selepas semua lampu dihidupkan, kami diminta berkumpul semula di ruang tamu dan mendengar arah bunyi tersebut. Ayah, seperti seorang lelaki yang dikejutkan oleh tidur, memberitahu kami untuk mengesan arah bunyi. Bapa, yang mengetahui maksud pandangan kita, telah memberitahu kita bahawa kita mesti terlebih dahulu mendengar arah bunyi itu.

Perasaan yang tidak kami rasai sehinggalah bunyi itu hadir di dalam rumah kami. Maknanya bunyi tersebut telah membebankan atau menyusahkan kami yang tinggal di rumah tersebut. Mungkin bunyi itu disebabkan oleh air yang menitis dari pili yang tidak ditutup dengan sempurna.

Selepas sebahagian lampu di rumah ini ditutup, sebelum kami tertidur, kami ingin memastikan tiada lagi bunyi bising.

Monumen Kematian

Puisi Evi Idawati (Indonesia)

Perlahan-lahan ia memasuki rumah rahasia. Sebuah rumah yang tak ada ruang dan waktu yang tak diceritakan kepada siapapun. Karunia doamu adalah pancaran wajahmu, pancaran yang tidak dapat dibentuk oleh fisika. Hatimu sabar, mulia, kakimu kokoh bagaikan batu, dadamu membusung, lebar bagaikan 'arash'. Emha Ainun Nadjib atau yang populer disapa Cak Nun, adalah seorang seniman, budayawan, intelektual Muslim, dan penulis asal Jombang, Jawa Tengah. Selain kegiatan rutin bulanannya bersama komunitas Padhang mBulan, ia juga berkeliling ke berbagai penjuru nusantara.

Terhadap proklamasi kemerdekaan, para arsitek dan pendiri bangsa pun berhasil merumuskan dasar negara Pancasila yang sekaligus menjadi ideologi atau pandangan hidup dan landasan pergerakan bangsa Indonesia. Pancasila mengandung nilai-nilai yang tetap relevan untuk menjadi sumber nilai, visi hidup dan landasan pergerakan bangsa saat ini, yaitu transendensi (ketuhanan Yang Maha Esa), humanisasi (kemanusiaan yang adil dan beradab), toleransi (persatuan). ) Indonesia), pembebasan (kepopuleran yang berpedoman pada kebijaksanaan dalam pertimbangan perwakilan) dan keadilan dan kemakmuran (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia).

CUBITAN

Arsitek bangsa – Mewujudkan persatuan dan kesatuan demi terbentuknya negara kesatuan yang merdeka dan berdaulat penuh. Kelompok yang sangat cerdas dalam merumuskan benang pemersatu adalah para tokoh pemuda yang melahirkan Janji Pemuda 1 Bangsa yang terdiri dari banyak suku dengan adat istiadat dan budaya yang berbeda-beda, pengguna bahasa yang berbeda-beda, dan tersebar di banyak pulau, bersatu dalam satu kesatuan. sumpah yang sangat kuat: satu darah, satu bangsa, dan satu bahasa, Indonesia. 2.

AHMADUN YOSI HERFANDA

Karakter antar bangsa akan relatif sama apabila terdapat nilai-nilai dominan yang mempengaruhi secara global. Masyarakat, suku, dan bangsa tentunya tidak menyerah begitu saja ketika dihadapkan pada nilai-nilai baru yang datang dari luar. Sebab, sebagian masyarakat, suku, atau bangsa mempunyai nilai-nilai yang diyakini kebenarannya.

Wajar saja nilai-nilai lama yang tidak sesuai dengan kebutuhan zaman akan terbuang bersama tradisi budaya lainnya. Semangat revolusi nasional menjadi semangat mempertahankan nilai-nilai Timur dari dominasi nilai-nilai Barat.

EMBUN

Hal inilah yang membuat para pembuat film menjadikan karya sastra sebagai sumber inspirasi pembuatan film. Contoh penulis yang karyanya difilmkan adalah Hajji Abdul Malik Karim Amrullah (Ham-ka). Terbukti seminggu setelah dirilis pada 19 Desember, film ini sudah dinikmati 570 ribu penonton.4.

Sore itu, tepat satu bulan setelah keluarnya TKVDW, saya bertemu dengan para siswa SMA di sebuah bioskop di kawasan Bintaro yang bertugas menonton dan menulis review film tersebut. Untuk iseng, saya bertanya tentang tugas yang diberikan oleh guru bahasa Indonesia kelas 8 mereka, termasuk pertanyaan lain seperti Tahukah mereka kalau film ini adalah terjemahan dari roman Hamko.

NOVI DIAH HARYANTI

Meski bukan hal baru, kehadiran film terjemahan dari novel mampu mempopulerkan karya sastra yang selama ini dianggap “mewah dan eksklusif”. Dengan adanya transfer, film seolah menjadi salah satu alternatif (pengganti) agar siswa tidak harus membaca karya sastra, namun cukup menontonnya. Ketika kita membaca karya sastra kita bebas berimajinasi apa yang ada di dalam teksnya, tentu lain halnya jika kita menonton film yang gambarannya sudah terlihat oleh mata kita.

Untuk mewujudkan fungsi karya sastra yang dapat dinikmati dan bermanfaat, maka pendidikan sastra di sekolah harus bertumpu pada kegiatan apresiasi. Kegiatan mengapresiasi karya sastra meliputi mengenal, memahami, menikmati, dan mengaplikasikannya dalam kehidupan.

PUMPUNAN

Pendahuluan Mengorganisasikan bangsa tidak hanya dapat dilakukan melalui orang-orang yang mempunyai kemampuan memimpin, seperti negarawan, politisi, penegak hukum, atau pegawai negeri sipil, tetapi juga dapat dilakukan melalui non-manusia (sistem, ideologi) seperti dana negara, hukum, peraturan perundang-undangan, kearifan lokal, dan berbagai bentuk produk pemikiran dan karya budaya, termasuk sastra. Bukankah penataan bangsa melalui sastra bukan sesuatu yang mengada-ada, mustahil atau dicari? Sastra sebagai produk kebudayaan, peradaban dan peradaban tentu bukan sesuatu yang berdiri sendiri.

Antusiasme menghadirkan sastra sebagai sarana pengorganisasian masyarakat, komunitas, atau bangsa sebenarnya sudah ada sejak berabad-abad yang lalu, sebelum manusia menemukan dan mengenal huruf.

AYU SUTARTO

Kegiatan terkininya adalah penerbitan kumpulan puisi berjudul Puisi Tolak Korupsi. Dari perspektif politik-budaya, konsep seperti 'bangsa'. negara), 'masyarakat' dan 'rakyat' sering digunakan secara bergantian. Kumpulan puisi Puisi Tolak Korupsi sebenarnya menjawab tawaran dan ha-.

Lagi-lagi, dalam antologi puisi bertajuk Puisi Tolak Korupsi ini, dihadirkan pihak-pihak yang mengaku... Kumpulan puisi bertajuk Puisi Tolak Korupsi ini memang menjadi langkah menjanjikan gerakan menata bangsa melalui sastra.

PUSTAKA

Kelebihan cerpen yang dimenangi ini terletak pada kebolehan Eko mengendalikan cerita yang bertentangan dengan keadaan sosial masyarakat dengan memasukkan unsur-unsur sosial dan politik yang berleluasa dalam masyarakat. Gaya penceritaan Eko menunjukkan pengaruh karya sastera yang mungkin menjadi rujukannya dalam penulisan. Penceritaan yang ditulis dari perspektif kanak-kanak kecil dan penggunaan ungkapan Belanda yang mempertingkatkan latar tempat yang dipilih merupakan kelebihan lain cerpen ini.

Cerpen ini mampu memberikan sentuhan komedi “hitam” yang membuat pembacanya tertawa bahkan mungkin tertawa. Ending cliffhanger seperti ini biasanya dapat meninggalkan kesan yang lebih dalam bagi pembacanya karena dapat menggugah rasa penasaran pembaca.

DINA ALFIYANTI

Cerpen “Malaikat Rumah Rahwa” yang menggunakan latar India dan mengandung unsur India dalam ceritanya memberikan ciri khas tersendiri meskipun tema cerita sebenarnya dapat digunakan dalam latar Indonesia. Andai saja Ahmad memberikan akhir cerita yang epik, mungkin cerpen ini bisa menjadi salah satu cerpen unggulan. Kejutan di akhir cerita dan unsur realitas sosial dalam cerita menjadi kelebihan dalam menulis cerita pendek.

Kemampuannya dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga mampu menghasilkan karya sastra yang dapat dinikmati masyarakat dan mempunyai ciri khas tulisan di kemudian hari. Kompetisi penulisan cerpen atau karya sastra lainnya perlu digalakkan untuk menemukan bakat-bakat sastrawan yang mampu menghasilkan karya sastra berkualitas yang dapat dinikmati masyarakat luas.

DESSY WAHYUNI

Kutipan diatas menyampaikan dan menyiratkan bahwa tokoh saya identik dengan penulis novel yaitu Ayu Utami. Karakterku tidak menganggap pernikahan itu buruk, tapi secara pribadi karakterku tidak mengharuskan pernikahan dengan berbagai argumen. Pengulangan ini menyiratkan bahwa persoalan pernikahan sangat penting untuk dibicarakan bagi tokoh saya dan hal itu sebenarnya ada pada judul novel yaitu The Single Parasite.

Karakterku bebas menginap di hotel bersama teman atau teman laki-laki, bahkan tidur sekamar. Tokohku berkeyakinan selama laki-laki itu mempertimbangkan keinginan laki-laki itu dengan baik.

SECANGKIR TEH

Pendahuluan

YOSEPH YAPI TAUM 2

Orang Indonesia menyebut tanah airnya sebagai “tanah air”. Dalam imajinasi masyarakat Indonesia, laut juga merupakan 'ibu' dengan segala kelembutan, cinta dan pemberi kehidupan (lihat Sunindyo, 1998). Namun sesuatu yang menakjubkan terjadi, karena kesucian dan kebaikan sang dewi, dari kuburnya muncul berbagai tanaman yang sangat bermanfaat bagi umat manusia, dari kepalanya muncullah pohon kelapa. Ada dua tokoh penting dalam legenda ini, yaitu Kanjeng Ratu Kidul (yang berasal dari Jawa) dan abdi setianya bernama Nyai Roro Kidul (yang diyakini berasal dari Sunda).

Berbagai legenda dewi laut dari berbagai daerah nusantara yang terungkap di atas, antara lain Lombok, Sumatera Utara, Aceh, dan Jawa, menempatkan laut sebagai kawasan aman yang memberi harapan bagi kehidupan dan dilindungi oleh “dewi laut” yang perkasa.. Ketika Bumi Perempuan dan Bangsa adalah Ibu: Gender, TNI dan Nasionalisme di Indonesia” dalam Feminis.

Tabel 1 Perbandingan Struktur Legenda Dewi Sri dan Putri Mandalika
Tabel 1 Perbandingan Struktur Legenda Dewi Sri dan Putri Mandalika

GLOSARIUM

SUYONO SUYATNO

Gambar

Tabel 1 Perbandingan Struktur Legenda Dewi Sri dan Putri Mandalika

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan hasil penelitian adalah : ada pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial anak pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Manisrenggo Klaten Tahun ajaran 2015/2016, dengan