• Tidak ada hasil yang ditemukan

BERNEGOSIASI UNTUK SEBUAH SOLUSI DAMAI

N/A
N/A
Yuslianti 31

Academic year: 2024

Membagikan "BERNEGOSIASI UNTUK SEBUAH SOLUSI DAMAI"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

NEGOSIASI

BERNEGOSIASI UNTUK

SEBUAH SOLUSI DAMAI

(2)

Part 1

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Memahami Pengertian, Karakteristik, Tujuan dan Kebahasaan teks Negosiasi.

2. Mengidentifikasi Struktur Negosiasi

(3)

Kata Kunci

- Negosiasi: Negosiasi adalah proses dimana dua atau lebih

pihak dengan kebutuhan dan tujuan yang berbeda mendiskusikan suatu masalah untuk menemukan solusi yang dapat diterima

bersama.

- Win-win Solution : Memungkinkan kedua pihak merasa telah memperoleh sesuatu yang positif atau menguntungkan . - Kedamaian

- Tawar-menawar - Konflik

- Argumen

(4)

Negosiasi adalah Bentuk Interaksi sosial berfungsi

untuk mencapai kesepakatan diantara

pihak-pihak yang

mempunyai kepentingan yang berbeda-beda.

Tujuan Negosiasi untuk mengurangi

perbedaan posisi setiap pihak

.

NEGOSIASI

Karakteristik

(5)

Alasan dan Karakteristik Negosiasi

· Terdapat beberapa perselisihan atau pertentangan

· Terdapat beberapa tahap saling ketergantungan di antara kelompok

· Situasi kondusif untuk mendapatkan kesempatan berinteraksi Karakteristik Negosiasi

Sebuah negosiasi memiliki karakteristik sebagai berikut:

· Melibatkan orang baik sebagai individu, perwakilan organisasi atau

perusahaan

(6)

·

Memiliki ancaman terjadinya atau di dalamnya ada konflik yang terjadi dari awal hingga didapatkan kesepakatan

· Terdapat cara-cara pertukaran sesuatu, baik berupa tawar-menawar maupun tukar menukar

· Berbentuk tatap muka dan menggunakan lisan, gerak tubuh dan ekspresi wajah

· Negosiasi bisa tentang hal-hal di masa depan atau sesuatu yang belum terjadi atau ingin terjadi

· Ujung dari sebuah negosiasi adalah kesepakatan antara kedua belah pihak

walaupun hasilnya adalah kedua belah pihak sama-sama untuk tidak sepakat

(7)

Negosiasi

Indonesia dengan Uni Eropa

r

“REPUBLIK INDONESIA LANJUTKAN

NEGOSIASI DENGAN UNI EROPA”

(8)

JAKARTA, KOMPAS

Pemerintah berkomitmen melanjutkan negosiasi perdagangan yang tertuang dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif dengan Uni Eropa (EU-CEPA). Indonesia melihat, ada peluang positif pada kesepakatan tersebut jika pembicaraannya diteruskan. Salah satu harapan yang diinginkan adalah meningkatnya daya saing komoditas ekspor Indonesia di pasar Eropa.

Komitmen melanjutkan perundingan itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla seusai menerima Duta Besar UE untuk Indonesia dan Brunei Vincent Guerend di Kantor Wakil

Presiden, Kompleks Istana, Jakarta, Senin (15/2). "Perundingan ini terhenti dua kali. Pemerintah berencana melanjutkan kembali. Kami perlu meningkatkan hubungan perdagangan supaya

investasi berjalan lebih baik," kata Wapres Kalla. Kalla yakin pembicaraan mengenai perjanjian kerja sama EU-CEPA itu berdampak positif bagi perdagangan Indonesia. Bukan malah

sebaliknya, sejumlah komoditas ekspor Indonesia, seperti minyak sawit mentah dan kakao, kerap sulit masuk ke pasar Eropa. Kerja sama itu, katanya, dibuat untuk memudahkan masuknya

komoditas ekspor asal Indonesia ke negara-negara Eropa. Sebaliknya, 28 negara yang bergabung dalam UE meminta Pemerintah RI memudahkan investasi asing masuk. Menanggapi hal itu, Kalla mengatakan, pemerintah sedang terus-menerus melakukan pembenahan iklim investasi di dalam negeri melalui sejumlah paket deregulasi. "Saya bilang, semua sistem birokrasi sedang kami perbaiki," kata Wapres Kalla. Vincent Guerend mengatakan, UE sangat berkepentingan dengan Indonesia. Dia yakin, UE dan Indonesia dapat melanjutkan negosiasi pembicaraan sebelum CEPA resmi diluncurkan. Tahapan sekarang, kedua pihak sedang meneruskan hal-hal detail terkait

kesepakatan kerja sama perdagangan itu. UE mengapresiasi langkah Indonesia terus membenahi iklim investasi sejalan dengan pengumuman sejumlah paket deregulasi. Ia melihat ada keinginan kuat dari Indonesia untuk memperkuat sektor perdagangan, infrastruktur, dan membangun sektor pariwisata.

(9)

Ilustrasi Teks

Negosiasi Indonesia

dengan Uni Eropa.

(10)

• SOLUSI :

Perjanjian kerjasama dari perdagangan bebas (Free Trade Agreement) , dengan Uni Eropa , harus segera

diselesaikan. Indonesia dan Eropa harus segeramembahas lingkup (Scoping) yang masuk dalam perjanjian ini ,

tujuannya untuk pembangunan yang berkelanjutan antar

kedua belah pihak

(11)

UNI EROPA

Uni Eropa (EU) adalah organisasi antar-pemerintah dan supra-

nasional yang beranggotakan negara-negara Eropa. Uni Eropa

mempunyai 28 negara anggota , antara lain :

(12)

Sejak 1 Juli 2013 telah memiliki 28 negara anggota.

Persatuan ini didirikan atas nama tersebut di bawah Perjanjian Uni Eropa (yang lebih dikenal dengan Perjanjian Maastricht pada 1992. Namun, banyak aspek dari UE timbul sebelum tanggal

tersebut melalui organisasi sebelumnya, kembali ke tahun 1950-an. Organisasi internasional ini bekerja melalui gabungan sistem supranasional dan

antarpemerintahan. Di beberapa bidang, keputusan-keputusan ditetapkan melalui

musyawarah dan mufakat di antara negara-negara anggota, dan di bidang-bidang lainnya lembaga- lembaga organ yang bersifat supranasional menjalankan tanggung jawabnya tanpa perlu persetujuan anggota-anggotanya. Lembaga organ penting di dalam UE adalah Komisi Eropa, Dewan Uni Eropa ,Dewan Eropa Mahkamah Eropa ,

dan Bank Sentral Eropa. Di samping itu, terdapat pula Parlemen Eropa yang anggota-anggotanya dipilih langsung oleh warga negara anggota. Pada tanggal 12 Oktober 2012, Uni Eropa ditetapkan sebagai penerima Penghargaan Perdamaian Nobel tahun 2012.

(13)

Awal dan Sejarah

Percobaan untuk menyatukan negara Eropa telah dimulai sebelum terbentuknya negara-negara modern; mereka telah terjadi beberapa kali dalam sejarah Eropa. Tiga ribu tahun lalu, Eropa

didominasi oleh bangsa Celt , dan kemudian ditaklukan dan diperintah Kekaisaran Roma yang berpusat di Mediterania. Awal penyatuan ini diciptakan dengan cara paksa.

Kekaisaran Franksdari Charlemagne dan Kekaisar an Suci Roma menyatukan wilayah yang luas di bawah administrasi yang longgar selama beberapa ratus tahun. Belakangan pada 1800-an customs union di bawahNapoleon Bonaparte, dan

penakhlukan pada 1940-an oleh Nazi

Jerman hanya terjadi sementara saja. Dikarenakan koleksi bahasa Eropa dan budayanya, percobaan penyatuan ini biasanya

melibatkan pendudukan dari negara yang tidak bersedia, menciptakan ketidakstabilan. Salah satu percobaan penyatuan secara damai melalui

kerjasama dan persamaan anggota dibuat oleh pasifis Victor Hugo pada 1851.

Setelah Perang Dunia I dan Perang Dunia II , keinginan untuk mendirikan Uni Eropa semakin meningkat,.

(14)

Didorong oleh keinginan untuk membangun kembali Eropa dan

menghilangkan kemungkinan perang lainnya. Oleh karena itu

dibentuklah European Coal and Steel Community oleh Jerman, Perancis, Italia, dan negara-negara Benelux. Hal ini terjadi oleh Perjanjian Paris (1951),

ditandatangani pada April 1951 dan dimulai pada Juli 1952. Setelah itu terbentuk juga European Economic Community didirikan oleh Perjanjian Roma pada 1957 dan diimplementasikan pada 1 Januari 1958. Kemudian komunitas tersebut berubah menjadi Masyarakat

Eropa yang merupakan 'pilar pertama' dari Uni Eropa. Uni Eropa telah ber-evolusi dari sebuah badan perdagangan menjadi sebuah kerja sama ekonomi dan politik.

European Coal and steel adalah suatu aliansi regional yang didirikan

pada tahun 1951 untuk mempromosikan perdagangan bebas komoditi batu bara dan

besi baja.

(15)

TERIMAKASIH ATAS PERHATIAANYA

Referensi

Dokumen terkait

Sebelum perlakuan dilaksanakan, dilakukan studi awal untuk melihat status reproduksi sampel berupa pengambilan data di lapangan, dengan cara melakukan pendataan

Pada pelaksanaan kegiatan ini, pada saat dilakukan pengkajian awal didapatkan nyeri pada bahu dan leher siswa yang duduk lama dan dalam kondisi kurang baik, selain itu cara siswa

Diskusi tahap awal berupa jumlah limbah, jenis limbah dan bagaimana cara mengatasi masalah tersebut sehingga dapat dipecahkan bersama guna mencapai pembuatan alat

Bimbingan belajar yang dilaksanakan dengan cara memberikan bantuan berupa bimbingan belajar mengenai materi pembelajaran yang didapatkan siswa dari sekolah dan

47 Berdasarkan hasil pada observasi awal sebelum diberikan perlakuan berupa penggunaan mobile apps pada metode mindmap yang dilakukan dengan cara memberikan angket pada

Perancangan media interaktif kampanye sosial ini berupa buku bergambar yang di dalamnya berisikan cara membuat bentuk kerajinan dari buah dan sayuran serta permainan

Cara penelitian dengan memberikan terapi jus labu siam selama 3 hari, dilakukan pengecekan tekanan darah pada awal pemberian hari ke 2 dan hari ke 3, didapatkan

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,