SLIDESMOM
Bilangan
Romawi,Bilangan
Kelipatan,Dan Faktor
Serta KPK Dan FPB
SLIDEOM
LATAR BELAKANG
Matematika dasar untuk anak SD merupakan salah
satu materi pelajaran yang sangat penting. Pelajaran
berhitung ini bahkan menjadi ilmu yang mesti
diajarkan kepada anak-anak sejak jaman kuno. Ilmu
hitung sangat penting bagi bagi setiap orang karena
ada banyak aspek kehidupan yang berhubungan
dengan kemampuan berhitung. Materi pelajaran
matematika di sekolah dasar akan diberikan secara
bertahap sesuai dengan tingkat kelasnya. Di bangku
sekolah dasar kelas 4 SD siswa akan diajarkan
mengenai materi yang semakin menantang untuk
dipelajari secara fokus dan serius. Salah satu materi
yang akan dipelajari adalah tentang bilangan romawi,
bilangan kelipatan, faktor, serta KPK dan FPB.
SLIDESMOM
RUMUSAN MASALAH
Apa yang dimaksud dengan bilangan romawi?
Apa yang dimaksud dengan faktor suatu bilangan?
.
Apa yang dimaksud dengan bilangan kelipatan?
03
01 02
04 Apa yang dimaksud
dengan KPK dan FPB?
SLIDEOM
BILANGAN ROMAWI
Sistem penomoran romawi ini pertama kali dicetuskan oleh bangsa Romawi Kuno. Sistem penomoran romawi memakai huruf latin yang mana tidak mengenal bilangan nol. Biasanya penulisan bilangan romawi banyak digunakan pada penomoran bab buku dan beberapa jam tangan atau jam dinding
Pada umumnya, bilangan romawi terdiri dari tujuh angka yang dilambangkan dengan huruf. Perhatikan angka arab dari bilangan Romawi di bawah ini!
1 = I 5 = V 10 = X 50 = L 100 = C 500 = D 1000 = M
SLIDESMOM
Untuk membaca atau menulis bilangan Romawi ada beberapa aturan, diantaranya yaitu:
Jika angka di sebelah kiri lebih kecil dari angka sebelah kanan, maka lambang bilangan tersebut dikurangi.
Contoh:
IV
1 5 (5 dikurangi 1)
Artinya, angka I di sebelah kiri di gunakan untuk mengurangi V
Jadi, dapat disimpulkan IV sama dengan 5-1, maka nilai IV adalah 4)
Jika angka di sebelah kanan kurang sari atau sama dengan angka di sebelah kiri, maka angka tersebut digunakan untuk penjumlahan
Contoh:
1. VI
5 1 (5 ditambah 1)
Artinya, angka I digunakan untuk menambah V Jadi, nilai VI sama dengan 6
• Penulisan bilangan romawi yang sama hanya bisa sebanyak tiga kali berturut-turut.
Misalnya XXX artinya 10+10+10 = 30
Jadi angka 40 tidak boleh ditulis XXXX, melainkan ditulis dengan XL
SLIDEOM
BILANGAN KELIPATAN
Kelipatan suatu bilangan dapat didefinisikan sebagai hasil perkalian yang dilakukan antara sebuah bilangan dengan bilangan asli.
Kita buat contoh kelipatan bilangan 6, maka cara mencarinya akan menggunakan langkah langkah seperti berikut:
• 1 x 6 = 6
• 2 x 6 = 12
• 3 x 6 = 18
• 4 x 6 = 24
• 5 x 6 = 30
• 6 x 6 = 36
Jadi kelipatan dari 6 ialah 6, 12, 18, 24, 30, 36 dan sebagainya.
.
SLIDESMOM
FAKTOR SUATU BILANGAN .
faktor bilangan adalah sebuah bilangan yang dapat membagi habis bilangan tersebut. Untuk menentukan bilangan, kita dapat menggunakan cara mencari pasangan bilangan tersebut. Dengan cara hasil, apabila dikalikan hasilnya bilangan yang dicari faktornya.
Contohnya:
• 1 x 12 = 12
• 2 x 6 = 12
• 3 x 4 = 12
• 4 x 3 = 12
• 6 x 2 = 12
• 12 x 1 = 12
Pada perkalian bilangan-bilangan di atas, bilangan 1, 2, 3, 4, 6, dan 12 merupakan faktor dari 12.
Jadi, faktor bilangan dari 12 adalah 1, 2, 3, 4, 6, dan 12.
SLIDEOM
KPK DAN FPB
FPB atau faktor persekutuan terbesar merupakan faktor yang sama dari dua bilangan atau lebih dan merupakan bilangan terbesar di antara faktor – faktor persekutuannya. Ada 2 cara untuk mencari nilai FPB, yaitu:
1) Faktorisasi Prima Langkah – langkah :
- Menentukan faktorisasi prima dari masing – masing bilangan.
- Mengalikan faktor yang sama dari bilangan – bilangan tersebut.
- Jika pada faktor yang sama pangkatnya berbeda, maka ambilah faktor yang terkecil.
Contoh FPB dari 20 dan 30
Langkah pertama, membuat pohon faktor untuk menentukan faktorisasi prima dari kedua bilangan tersebut. kalian bisa membagi kedua bilangan tersebut dengan bilangan prima sampai diperoleh hasil akhir yang tersisa dan tidak dapat dibagi lagi.
SLIDESMOM
•
SLIDEOM
KPK atau Kelipatan Persekutuan Terkecil merupakan kelipatan yang sama dengan nilai terkecil diantara kelipatan – kelipatan persekutuan dari dua bilangan atau lebih. Nah disini akan dibahas 2 cara untuk mencari nilai KPK, yaitu:
1) Faktorisasi Prima Langkah – langkah :
- Membuat pohon faktor dari masing – masing bilangan.
- Mengalikan semua faktor – faktor persekutuanya.
- Jika ada bilangan yang sama pangkatnya berbeda, maka ambilah faktor yang terbesar.
Contoh Soal :
Tentukanlah KPK dari 20 dan 30 ! Pembahasan:
Langkah pertama, membuat pohon faktor untuk menentukan faktorisasi prima dari kedua bilangan tersebut. Kemudian , kalian bisa membagi kedua bilangan tersebut dengan bilangan prima sampai diperoleh hasil akhir yang tersisa dan tidak dapat dibagi lagi.
SLIDESMOM
•
SLIDEOM
KESIMPULAN
Pelajaran berhitung ini bahkan menjadi ilmu yang mesti diajarkan kepada anak-anak sejak jaman kuno Materi pelajaran matematika di sekolah dasar akan diberikan secara bertahap sesuai dengan tingkat kelasnya Salah satu materi yang akan dipelajari adalah tentang bilangan romawi, bilangan kelipatan, faktor, serta KPK dan FPB Kelipatan suatu bilangan dapat didefinisikan sebagai hasil perkalian yang dilakukan antara sebuah bilangan dengan bilangan asli. Adapun yang dimaksud faktor bilangan adalah sebuah bilangan yang dapat membagi habis bilangan tersebut. Sedangkan FPB atau faktor persekutuan terbesar merupakan faktor yang sama dari dua bilangan atau lebih dan merupakan bilangan terbesar di antara faktor – faktor persekutuannya. KPK atau Kelipatan Persekutuan Terkecil merupakan kelipatan yang sama dengan nilai terkecil diantara kelipatan – kelipatan persekutuan dari dua bilangan atau lebih.
SLIDESMOM