• Tidak ada hasil yang ditemukan

buku 2. masterplan smart city kota bogor

N/A
N/A
Fitroh Satrio

Academic year: 2023

Membagikan "buku 2. masterplan smart city kota bogor"

Copied!
132
0
0

Teks penuh

Smart City Kota Bogor dikembangkan dalam enam dimensi yaitu dimensi smart goverment, smart brand, smart economy, smart living, smart society dan smart environment. Konsep smart city bersifat dinamis dan fokus pada inovasi, solusi serta pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya teknologi secara optimal. 3 Oleh karena itu, sejalan dengan program kerja Gerakan Menuju 100 Kota Cerdas Indonesia oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Masterplan smart city merupakan dokumen perencanaan pembangunan dan pengembangan smart city yang berupa inisiatif program beserta jadwalnya. Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan pimpinan daerah pada tahun 2017 tentang implementasi Program 100 Smart Cities di Indonesia. 6 Kota pintar sebagai wujud pengembangan dan pengelolaan kota dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi tentunya harus melalui proses pemetaan (persepsi), pemahaman (understanding), dan implementasi (operasional) yang efektif dan sukses.

Gambar 1. Elemen Smart City Readiness  Sumber: Citiasia Center for Smart Nation (CCSN)
Gambar 1. Elemen Smart City Readiness Sumber: Citiasia Center for Smart Nation (CCSN)

Smart Governance

Tentu saja pola tradisional pengelolaan pemerintahan dapat diubah dengan berbagai cara, namun adopsi teknologi adalah sesuatu yang akan mempercepat perubahan tersebut. Smart governance perlu diterapkan pada tiga elemen penyelenggaraan pemerintahan, yaitu pelayanan, birokrasi, dan politik. Bentuk produk tersebut adalah dokumen resmi seperti SIUP, izin trayek, izin usaha, akta, kartu identitas, sertifikat tanah, dan lain-lain.

Peningkatan penyediaan sarana prasarana dan pemantauan terhadap penyediaan kebutuhan bahan pokok masyarakat, misalnya sembilan kebutuhan pokok, air bersih, dll. Peningkatan penyediaan sarana prasarana dan pemantauan penyediaan kebutuhan bahan pokok masyarakat, misalnya jaringan telepon dan listrik. Pengambilan kebijakan publik dengan mengedepankan aspek-aspek yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, melalui mekanisme untuk terus mendengarkan aspirasi masyarakat.

Gambar 3. Smart Governance
Gambar 3. Smart Governance

Smart Branding

Perekonomian cerdas dalam kota pintar bertujuan untuk menciptakan ekosistem ekonomi di kawasan yang mampu mengatasi tantangan era informasi yang disruptif dan memerlukan tingkat adaptasi yang cepat seperti saat ini. Tujuan dari dimensi smart economy pada smart city adalah untuk menciptakan ekosistem yang mendukung aktivitas perekonomian masyarakat, sejalan dengan sektor perekonomian daerah yang unggul dan beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi di era informasi saat ini, dan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui berbagai program termasuk dengan menciptakan masyarakat yang less money. Smart living merupakan salah satu dimensi smart city yang menjamin standar hidup layak bagi penghuninya.

Tujuan dari smart living di smart city adalah untuk menciptakan lingkungan hidup yang layak huni, nyaman dan efisien. Tujuan dari smart society dalam smart city adalah menciptakan ekosistem sosio-teknis yang humanis dan dinamis, baik fisik maupun virtual, untuk mewujudkan masyarakat digital yang produktif, komunikatif, dan interaktif. Contoh: berbagai program untuk mendukung pengembangan Kota Cerdas yang berbeda, misalnya program pemuda, peningkatan kapasitas UKM, dll.

Gambar 4. Smart Branding
Gambar 4. Smart Branding

Smart Environment

15 bagi anggota masyarakat, baik untuk melindungi keselamatan jiwa, keselamatan harta benda atau harta benda, maupun untuk melindungi masyarakat dari risiko bencana dengan menggunakan aset dan peralatan pemerintah serta sensor digital atau teknologi Internet of Things (IoT). 16 dan udara dan menggabungkannya ke dalam teknologi pelaporan dan pemantauan polusi tanah, air dan udara, misalnya menggunakan teknologi sensor pada Internet of Things (IoT). Mengembangkan sistem pengelolaan sampah dan sampah masyarakat - Menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan agar tidak mengganggu.

Mengembangkan Manajemen Energi (Energi) yang Bertanggung Jawab - Penggunaan energi yang efisien dan bertanggung jawab. Pengembangan energi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta terjangkau bagi masyarakat.

FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK VISI

PERKEMBANGAN LINGKUNGAN STRATEGIS

VISI SMART CITY KOTA BOGOR

Terkait prinsip terakhir (aspirasi warga), tonggak sejarahnya adalah ketika Kota Bogor mendapat penghargaan kedua dari IDSA pada tahun 2014. Tingkat literasi teknologi masyarakat kota Bogor sangat baik, literasi internet juga sangat baik. Kekuatan yang dimiliki pemerintah Kota Bogor dalam upaya mewujudkan Bogor Smart City dapat dipetakan pada beberapa bidang sebagai berikut.

Perkembangan CSR-PKBL di Kota Bogor Tahun 2012-2015 Sumber: Kuesioner Sekretariat Daerah Kota Bogor, 2015 (diolah). Public Private Partnership (PPP) yang dikembangkan antara pemerintah dan swasta di Kota Bogor antara lain dalam hal: Konsesi yaitu kerjasama antara Pemerintah Kota Bogor dengan Yayasan Karya Bhakti dalam bidang pembangunan, pengoperasian dan pengelolaan.

Gambar 9. Perbedaan Smart City dan e-Government
Gambar 9. Perbedaan Smart City dan e-Government

Perkembangan CSR di Kota Bogor

Penduduk Kota Bogor pada tingkat usia produktif umumnya memiliki tingkat pendidikan tertinggi, hingga pendidikan tinggi. Selain itu, kawasan di Kota Bogor lebih bersifat egaliter dan nasionalis, dengan interaksi berbagai tradisi dan budaya lokal yang melekat dalam kehidupan masyarakatnya. Perlahan tapi pasti, perkembangan budaya global mulai memasuki kehidupan generasi muda di Kota Bogor.

Di Kota Bogor sangat sulit ditemukan anak-anak yang masih memainkan permainan tradisional kecuali pada acara-acara tertentu. Dari data yang dipublikasikan BPS Kota Bogor dalam buku Kota Bogor Dalam Angka Tahun 2017 diperoleh data dari 12 perguruan tinggi yang ada di Kota Bogor. Pada tahun 2016, jumlah siswa menurut jenjangnya tercatat sebagai berikut. Letak Kota Bogor yang berada di tengah wilayah Kabupaten Bogor menimbulkan beberapa permasalahan sebagai berikut.

Dengan kata lain, dalam kondisi tidak melakukan apa-apa di permukaan kota, maka Kota Bogor tidak bisa terus membangun gedung dan jalan. Kendaraan pribadi roda empat atau lebih dan kendaraan roda dua dengan kode kota bogor dengan perkiraan peredaran harian kurang lebih angkutan kota bogor.

Budaya, nilai, etika moral, dan tradisi yang ada di Kota Bogor juga menjadi faktor potensial smart governance sebagai wujud kearifan lokal yang membantu mengidentifikasi seberapa cerdas pemerintah dalam mengelola pemerintahannya. Untuk mendapatkan strategi yang tepat dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang cerdas, dilakukan pemetaan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dengan mempertimbangkan tren perkembangan Kota Bogor ke depan dan heterogenitas/pluralisme masyarakat. Daya saing yang ingin kita bangun di Kota Bogor adalah daya saing di bidang pariwisata dan pelayanan publik terkait penanaman modal, penanaman modal, pelayanan perpajakan, pengendalian aliran pendapatan.

Pembangunan dan pembangunan Kota Bogor berwawasan smart city pada dasarnya merupakan upaya pengembangan wilayah dan sumber daya (manusia, alam, buatan, dan teknologi) secara optimal, efisien dan efektif. Telah terbentuk organisasi fungsional Dewan Kota Pintar Kota Bogor yang dipimpin langsung oleh kepala daerah untuk penetapan fungsi. Terdapat sekitar 70 pegawai pemerintah di Kota Bogor yang berlatar belakang TIK, namun tidak lebih dari 20 orang yang dipekerjakan secara optimal pada pekerjaan yang berhubungan dengan TIK.

Tabel 1. Jumlah Bank berdasarkan jenis di Kota Bogor Tahun 2010-2015
Tabel 1. Jumlah Bank berdasarkan jenis di Kota Bogor Tahun 2010-2015

ROAD MAP JANGKA MENENGAH E-GOV DAN SMART CITY

ROAD MAP STRATEGI PEMBANGUNAN SMART CITY

Mempercepat penyediaan jaringan backbone menggunakan fiber optik yang menjangkau seluruh OPD hingga tingkat kecamatan. Penggunaan perangkat lunak open source digunakan untuk pengembangan aplikasi dan sistem operasi server serta untuk komputer klien/desktop. Monitoring evaluasi dan monitoring evaluasi dan evaluasi Review penyelenggara mengenai penyiapan dokumen pengelolaan e-Government.

MATRIKS RENCANA AKSI QUICK WINS PENGEMBANGAN SMART CITY KOTA BOGOR TAHUN 2017

MATRIKS ROAD MAP PENGEMBANGAN SMART CITY KOTA BOGOR TAHUN 2017-2021

DIMENSI : SMART GOVERNANCE

DIMENSI : SMART BRANDING

DIMENSI : SMART ECONOMY

DIMENSI : SMART LIVING

DIMENSI : SMART SOCIETY

Proporsi pendidik PAUD, SD, SMP yang mempunyai kompetensi e-education (%) Persentase jumlah PAUD, SD, SMP yang menyelenggarakan e-education.

DIMENSI : SMART ENVIRONMENT

MANAJEMEN INOVASI

SISTEM TRANSPORTASI INTELEGENTIF Pihak ketiga oleh PT. BONET UTAMA Membuka port aplikasi sistem yang transparan (port ITS) sehingga ITS dapat diakses lebih lanjut (misalnya SMS server, on street VMS display, GPS dan e-traffic kiosk untuk umum di berbagai fasilitas umum.) 2. Pemasangan Escope di Kerjasama Bogor untuk pejalan kaki, penyandang disabilitas dan komunikasi sepeda sebagai mitra. Dikelola secara profesional untuk mengakomodasi transaksi sampah di wilayah kota/kabupaten di Jawa Barat hingga Nasional.

Sistem Informasi Pajak Daerah Online Bank BJB sebagai bank kas daerah yang menerima pembayaran pajak, Bank BTN sebagai tempat pembayaran, PT.

TIME LINE KRONOLOGIS SMART CITY KOTA BOGOR DALAM GERAKAN MENUJU 100 SMART CITY INDONESIA

ALUR PEMBANGUNAN INISIATIF, AGREGASI INOVASI, PERENCANAAN, DAN PELAKSANAAN SMART CITY

PEMBUATAN DESAIN MENGGALI DAN MELAKKUKAN

PEMBANGUNAN PENERAPAN

Poin lainnya, smart city harus sesuai dengan kebutuhan Kota Bogor, yang sebaiknya benar-benar terkoneksi dengan karakteristik daerah masing-masing, juga terkoneksi dengan program prioritas Kota Bogor. Kota Bogor fokus pada satu aspek, yaitu menjadi PRIME MOVER atau pionir yang mendorong sektor lain untuk bergerak. Saat Kota Bogor sedang melakukan trial and error (pengujian), terjadi gangguan berupa tangan-tangan nakal.

Misalnya saja pengelola Diskominfostandi Kota Bogor pindah, maka sudah ada sistem dan personel atau cara memposisikan diri dalam hubungan dengan pihak ketiga, dengan konsultan, komunitas, dan kampus yang terus terhubung (connected). Bagaimana upaya melawan prank, apakah terdaftar, apakah ada filternya, sehingga Kota Bogor ke depan akan menuju ke arah tersebut. Juga layanan lelang barang dan jasa secara elektronik dimana Kota Bogor merupakan salah satu yang terbaik di Jawa Barat.

Kami sedang membangun fasilitas umum untuk lari, kami juga mengembangkan komunitas dan bahkan saat ini Kota Bogor sedang dalam proses MOU dengan Indosat untuk kerjasama smart city yang direduksi menjadi aspek city of runners. Pariwisata : masih lemah, belum ada inovasi, salah satunya konsep manajemen pemasaran dan antusiasme masyarakat masih kurang memberikan dampak terhadap masyarakat kota bogor. Ekonomi kreatif : inovasi dan kreativitas masyarakat belum berubah dan masih lemah, salah satunya adalah pengembangan kreativitas bahan baku di kota bogor.

Kota Bogor belum berani membeli bangunan-bangunan tua untuk dikelola oleh pemerintah kota, sehingga berpotensi kehilangan budaya dan sejarah. Apa itu Bogor?, brandingnya masih belum ke arah positif, perilaku masyarakat terhadap lingkungan belum sadar, perencanaan belum terpadu, Kota Bogor menjadi permasalahan hedonis pembangunan kota, fungsi Satpol PP masih kurang baik, teknologi pendukung di pemerintahan masih kurang di sektor kecamatan, sosialisasi peninggalan sejarah kurang, penelitian yang sangat kuat di kota bogor mengenai kurangnya partisipasi, kesinambungan branding, perlunya kerjasama antara dinas pariwisata dan masyarakat, lemahnya koordinasi dan regulasi antar lembaga. Daya tarik : Bagus karena banyaknya lokasi wisata cagar budaya yang dapat menjadi citra kota Bogor.

Apa itu Bogor?, brandingnya masih belum ke arah positif, perilaku masyarakat terhadap lingkungan belum sadar, perencanaan belum terpadu, Kota Bogor menjadi permasalahan hedonis pembangunan kota, fungsi Satpol PP masih kurang baik, teknologi pendukung di pemerintahan kurang di sektor kecamatan, sosialisasi peninggalan sejarah kurang kental sekali di bogor.

Tabel 11. Tabel Hasil Diskusi Kelompok Smart e-Government
Tabel 11. Tabel Hasil Diskusi Kelompok Smart e-Government

Gambar

Gambar 1. Elemen Smart City Readiness  Sumber: Citiasia Center for Smart Nation (CCSN)
Gambar 2. Dimensi Smart City
Gambar 3. Smart Governance
Gambar 4. Smart Branding
+7

Referensi

Dokumen terkait

Indikator Persentase policy paper/policy brief yang dihasilkan dari kajian/ telaah kebijakan, Tingkat kepuasan pelayanan administrasi kewidyaiswaraan, Jumlah produk

Sasaran Meningkatnya Pelayanan Kesehatan Pada Masyarakat Miskin memiliki satu indikator yaitu Persentase masyarakat miskin yang memiliki Jaminan Kesehatan. Pada

Sasaran strategis “Meningkatnya demokrasi yang sehat dan partisipasi politik masyarakat”, dengan indikator sasaran Indeks Demokrasi Indonesia di Jawa Barat;

Secara umum capaian sebagian besar indikator pada sasaran Terwujudnya sistem komunikasi dan informasi pelayanan publik berbasis Teknologi Informasi (smart

Maksud : Melakukan implementasi sistem informasi kesehatan tingkat Kabupaten / Kota yang menghubungkan secara online dan terintegrasi pada perangkat layanan kesehatan

Elemen Sasaran Strategi Program Kerja Bureaucracy Meningkatkan Efisiensi Manajemen Birokrasi 1 Membangun Layanan eGovernment yang terintegrasi Pengembangan dan

Variabel kualitatif yang digunakan ialah mengacu pada variabel dimensi smart city oleh Kominfo, yakni smart economy, smart governance, smart society, smart living,

Makalah tentang pemanfaatan konsep Smart City dalam inovasi MOTADI untuk transformasi digital Kota