• Tidak ada hasil yang ditemukan

Buku Pintar Gempa (Evi Rine Hartuti)

N/A
N/A
Indri Yani

Academic year: 2023

Membagikan "Buku Pintar Gempa (Evi Rine Hartuti)"

Copied!
124
0
0

Teks penuh

Kebanyakan gempa bumi disebabkan oleh pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang diberikan oleh lempeng yang bergerak. Seiring waktu, tekanan meningkat dan akhirnya mencapai keadaan di mana tekanan tidak dapat lagi ditopang oleh tepi pelat. Kesalahan bumi. Sesar) merupakan lubang pada kerak burni yang berada pada batas antara dua lempeng tektonik.

Gelombang Badan (Body Waae)

Sedangkan gelombang Loue g dapat menimbulkan efek gerakan tanah secara horizontal dan tidak menghasilkan perpindahan vertikal.

Klasifikasi Gempa

  • Menurut Proses Terjadinya
  • Menurut Bentuk Episentrum
  • Menurut Kedalaman Hiposentrum
  • Menurut |arak Episentrum
  • Menurut Lokasi Episentrum

Terjadi gempa bumi, yaitu gempa bumi yang terjadi akibat jatuhnya suatu benda langit ke bumi, misalnya meteor. Gempa bumi menengah yaitu gempa dengan kedalaman hiposenter 60-300 km di bawah permukaan bumi.

Getaran Gempa

Gempa bumi jarak jauh, yaitu gempa yang pusat gempanya berjarak kurang lebih 10.000 km. C. Gempa bumi lokal, yaitu gempa bumi yang pusat gempanya berjarak kurang dari 10.000 km.

Bab 3

  • Istilah-Istilah dalam Gempa Tektonik
  • Proses Terjadinya Gempa Tektonik
  • Tektonik Lempeng
  • Perkembangan Teori
  • Jenis-]enis Batas Lempeng
    • Batas Divergen/Konstruktif (Divergentl
    • Batas Konvergen/Destruktif (Conoergentl
  • Kekuatan Pergerakan Lempeng
  • Gaya Gesek
  • Gravitasi
    • Runtuhan Gravitasi
    • Slab-pull (Tarikan Lempengan)
    • Gaya dari Luar
    • Signifikasi Relatif Masing-Masing Mekanisme
  • Lempeng-Lempeng Utama di Dunia

Namun ternyata teori ini sebenarnya lebih duniawi: perkembangan teori lempeng tektonik yang menjelaskan penyebaran akibat pergerakan vertikal batuan. Gaya-gaya yang berhubungan dengan pergerakan lempeng ke bawah (tarikan lempeng dan aksi lempeng) merupakan gaya penggerak yang menentukan gerak lempeng kecuali lempeng yang tidak menunjam.

Gambar  berikut  merupakan  jenis-jenis  dari  lipat- lipat-an  bumi.
Gambar berikut merupakan jenis-jenis dari lipat- lipat-an bumi.

Bab 4

  • Gunung Berapi
    • Klasifikasi Gunung Berapi di Indonesia
  • Gunung Meletus
    • Penyebab Gunung Meletus
    • Ciri-Ciri Gunung Berapi Akan Meletus
  • Siap Menghadapi Gunung Meletus Untuk memperkecil jumlah korban jiwa dan
    • Tindakan Saat Terjadi Letusan
  • Manfaat dan Kerugian Gunung Me- letus
    • Kerugian Akibat Adanya Peristiwa Vul- kanik
  • Gunung Berapi di Indonesia
    • Gunung Agung
    • Gunung Bromo
    • Gunung Galunggung
    • Gunung Kelud
    • Gunung Krakatau
    • Gunung Merapi

Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif. Gunung Merapi merupakan gunung berapi yang terletak di provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Gambar  4.1.  Penampang  gunung.
Gambar 4.1. Penampang gunung.

Bab 5

Awan Aneh sebelum Terjadi Gempa di Yogyakarta

Fenomena Alam Pertanda Gernpa

  • Uji Medan Magnet di dalam Rumah

Sumber medan magnet dalam rumah dapat berupa televisi, mesin fax, dan lampu neon. Jika siaran di TV menjadi berisik, hasil fax terlihat berantakan, dan lampu neon tetap menyala meski listrik mati, bisa dipastikan di sekitar Anda ada gelombang elektromagnetik yang sangat besar.

Bab 6

  • Magnitudo
  • Intensitas
  • Perbandingan Skala Richter dan
  • Skala MMI
    • Skala Richter
  • Seismograf

Diperkirakan magnitudo 12 SR akan melepaskan energi yang cukup untuk membelah Bumi kita menjadi dua. Di masa lalu, sebelum manusia dapat mengukur besarnya gempa bumi, besarnya gempa bumi hanya ditentukan oleh dampak yang ditimbulkannya terhadap manusia, alam, struktur buatan manusia, dan respons hewan. Badan Meteorologi Jepang UMA), ditemukan pada 19)1, kini digunakan untuk mengukur kekuatan gempa di Jepang.

Momen seismik menghitung besarnya energi yang dilepaskan suatu gempa dengan mempertimbangkan perpindahan yang terjadi pada slip sepanjang patahan dan luas permukaan patahan yang mengalami slip.

Bab 7

  • Gempa di Maumere (6,8 SR)
  • Gempa di Gorontalo (7,7 SR) Gempa dahsyat
  • Gempa di San Francisco (6,9 SR)
  • Gempa di Aceh (9,1 SR)
  • Gempa di Yogyakarta (5,9 SR) Gempa tekto-
  • Gempa di Padang, Sumatra Barat (7,9 SR)
  • Gempa di |ambi (20 SR)
  • Gempa Bumi Besar pada Abad ke-20 dan 21
    • Indonesia Rawan Gempa

Gempa berkekuatan 7,9 SR ini terjadi pada pukul 17.16 S7IB pada saat semua orang menjalankan aktivitasnya. Gempa bumi berkekuatan 7 skala Richter mengguncang Jambi pada 1 Oktober 2009, sehari setelah gempa Padang. Survei Geologi negara bagian melaporkan 6,2 skala Richter, dan lebih dari 5.000 orang terbunuh dan lebih dari 300.000 keluarga kehilangan tempat tinggal.

Gempa berkekuatan 7,4 SR. Ini merenggut sekitar 1,70 nyawa, termasuk aktor Rumania Toma Caragiu.

Bab 8

Dampak Gempa Vulkanik

Seperti yang telah dibahas pada Bab 4, gempa bumi yang disebabkan oleh letusan gunung berapi dapat menimbulkan dua jenis bahaya, yaitu bahaya.

Dampak Gempa Tektonik

  • Dampak Primer
  • Dampak Sekunder

Gempa bumi yang terjadi baru-baru ini di Padang juga berdampak pada wilayah sekitar Desa Pariaman. Terjadinya jari-jari menjadi bercabang tebal (liquefactioru) terjadi sesaat setelah gempa bumi di Jepang pada tahun 1954. Jari-jari mudah terserang berbagai penyakit, misalnya diare, batuk, pilek, sesak napas, demam, gatal-gatal, hipertensi, dan lain-lain.

Dari sekian banyak dampak sekunder yang ditimbulkan akibat gempa bumi, dampak yang paling serius adalah dampak traumatis terhadap para korban gempa yang masih hidup.

Bab I

Pengertian Tsunami

Usai kejadian, para nelayan menyimpulkan gelombang tsunami hanya muncul di sepanjang pantai. Hal ini mungkin terjadi karena gelombang ini, ketika mencapai daratan, lebih mirip air pasang dibandingkan tepian sungai besar yang secara alami mencapai pantai melalui angin. Untuk menghindari kesalahpahaman, para ahli oseanografi sering menggunakan istilah “gelombang laut seismik” (rezsmic sea waue) untuk menyebut tsunami.

Tsunami dalam Sejarah

  • Tahun 1650
  • Tahun 1755
  • Tahun 1896
  • Tahun L906
  • TahunL960
  • Tahun 1964
  • Tahun 1976
  • Tahun 1992
  • Tahun 1998
  • Tahun 2006

Ketinggian gelombang tsunami ini mencapai 25 meter di atas permukaan laut dan menewaskan ribuan warga Chile, menimbulkan kerusakan di Hawaii, serta memakan 5 korban jiwa di Filipina, Okinawa, dan Jepang saat gelombang terbalik. Pada 16 Agustus 1916, terjadi tsunami yang menewaskan lebih dari 5.000 orang di kawasan Teluk Moro Filipina. Gempa bumi yang memicu tsunami terjadi pada 17 Juli 2006 di selatan Pulau Jawa, Indonesia.

Tsunami setinggi 2l meter ini terjadi di Pulau Nusakambangao dan memakan korban jiwa lebih dari 500 orang.

Penyebab Terjadinya Tsunami

  • Longsoran Lempeng Bawah Laut (llnder-
  • Aktivitas Vulkanik (Volcanic Actioities)

Letusan gunung berapi yang terletak di dasar lautan juga dapat menimbulkan air dan menimbulkan gelombang tsunami. Gempa dasar laut ini menyebabkan gangguan air laut karena menyebabkan perubahan profil dasar laut. Profil dasar laut ini dapat berubah akibat adanya pergerakan tanah yang tegak lurus terhadap permukaan laut atau permukaan tanah.

Sementara itu, wilayah yang sering terjadi gelombang tsunami akibat gempa bumi lokal atau tanah longsor di dasar laut mempunyai kli.

Karakteristik Tsunami

Jika lempeng samudera di patahan bergerak ke bawah (subduksi) sekitar separuh waktu sebelum gelombang tsunami mencapai pantai, maka air laut di pantai akan surut. Karena gelombang tsunami mempunyai panjang gelombang yang sangat panjang, gelombang tsunami bertindak seperti gelombang air dangkal, bahkan di lautan dalam. Gelombang air dangkal bergerak dengan kecepatan yang sama dengan akar kuadrat hasil kali percepatan gravitasi (9,8 mls2) dan kedalaman air laut.

Gelombang tsunami dapat mencapai ketinggian hingga 30 meter atau lebih bila mencapai wilayah pesisir dan daerah padat penduduk.

Proses Terjadinya Tsunami

Gunami dapat menimbulkan kerusakan yang sangat parah pada daerah yang jauh dari sumber timbulnya gelombang, padahal timbulan gelombang itu sendiri tidak dapat dirasakan tanpa alat. Tsunami bergerak satu arah dari sumbernya, sehingga kondisi kawasan “zona bayangan” relatif baik. Gelombang ini juga akan membawa material dasar laut yang biasanya berisi lumpur berwarna hitam pekat.

Pasalnya, selain air laut, tubuhnya juga tertutup lumpur dasar laut yang ikut tersapu gelombang tsunami.

Megatsunami dan Seiche

Ciri-Ciri Tsunami

Sedangkan panjang gelombangnya mencapai ribuan kilometer dengan kecepatan gelombang 500 hingga 1000 km per jam. Biasanya, gelombang laut akan menghantam pantai atau pelabuhan terdekat dalam waktu 10 hingga 30 menit setelah terjadinya tsunami. Gelombang tsunami bergerak dengan kecepatan 500 hingga 1000 km per jam, tergantung kedalaman laut.

Biasanya gelombang laut ini menghantam pantai atau pelabuhan terdekat dalam waktu 10 hingga 30 menit setelah gempa.

Dampak Tsunami

  • Pencegahan dan Penanggulangan Tsunami
    • PenanggulanganTsunami
  • Saat dan Sesudah Tsunami Datang

Pengembangan sistem peringatan dini tsunami ini melibatkan banyak pihak, baik lembaga pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga internasional, dan lembaga swadaya masyarakat. Sistem peringatan dini tsunami merupakan serangkaian sistem kerja yang kompleks dan melibatkan banyak pihak secara internasional. Data gempa ini juga akan diintegrasikan dengan data peralatan sistem peringatan dini lainnya (GPS, BUOY OBU, Tide Gauge) untuk memberikan konfirmasi apakah benar adanya gelombang tsunami.

Pertanyaannya kini, meski Indonesia sudah memiliki sistem peringatan dini tsunami, mengapa masih banyak masyarakat yang tidak sempat menyelamatkan diri saat tsunami datang?

Saat Gelombang Tsunami Datang a. Jangan Panik

Pengertign Tanah Longsor

  • Runtuhan Batu
  • Aliran Bahan Rombakan

Jatuh terjadi ketika sejumlah besar batu atau material lain bergerak ke bawah secara jatuh bebas. Longsoran ini umumnya terjadi pada lereng yang terjal hingga landai, terutama di wilayah pesisir pantai. Seiring berjalannya waktu, jenis kelongsoran ini dapat menyebabkan tiang telepon, tiang listrik, atau rumah terguling.

Gambar  10.3.  llustrasi  longsoran blok.
Gambar 10.3. llustrasi longsoran blok.

Ciri-Ciri Terjadinya Tanah Longsor

Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Tanah Longsor

Huian

  • Lereng ya_ng Terjal
  • Batuan yang Kurang Kuat

Jenis tanah yang kepadatannya lebih kecil adalah lempung atau lempung dengan ketebalan lebih dari 2,5 m dan kemiringan lebih dari 220'. Sedangkan pada kawasan pertanian, penyebab terjadinya longsor karena akar pohon tidak dapat menembus jauh ke dalam kawasan longsor dan umumnya terjadi pada kawasan yang sudah lama longsor. Sehingga ketika hujan, tanah akan mengendap dan diikuti retakan pada tanah.

Penggunaan lapisan tanah yang rendah untuk pembuangan sampah dalam jumlah besar dapat mengakibatkan terjadinya tanah longsor, apalagi jika ada hujan, seperti yang terjadi di TPA Akhir Leuwigajah, Cimahi.

Wilayah Rawan Tanah Longsor

Tanah longsor biasanya terjadi di daerah yang relatif kering dimana pengikatan air tanah sangat buruk. Tabel di atas menunjukkan bahwa jumlah korban longsor di Provinsi Barut Jawa lebih tinggi dibandingkan provinsi lainnya. Bencana tanah longsor ini mempunyai dampak yang tidak kalah signifikan dibandingkan dengan dampak gempa bumi.

Tahapan Mitigasi Bencana Tanah Longsor

Pemetaan

  • Penyelidikan

Tindakan yang Dilakukan Selama dan Sesudah Tanah Longsor

Upaya Menghindari Tanah Longsor

Bencana gempa yang terjadi setiap saat hendaknya membuat kita mempunyai standar grand design bagi para penyintas gempa. Pena- . Korbannya adalah mereka yang merupakan korban hidup yang aman secara fisik, namun secara mental masih berada dalam tekanan psikologis dan selalu berada dalam keadaan tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (N7HO) memperkirakan dalam setiap bencana, sebanyak 50 persen penyintas akan mengalami trauma psikologis tersebut.

Gejala-Gejala Trauma psikologis

Masalah ini menjadi lebih serius ketika anak kehilangan orang tua atau orang terdekatnya. Akibatnya, perilaku dan kesehatan mental bisa berubah drastis pasca gempa, terutama karena anak tidak mampu beradaptasi dengan kondisi baru. Berbagai kondisi tersebut akan menyebabkan daya tahan tubuh menurun dan tubuh semakin rentan terserang penyakit dan ancaman kesehatan mental pasca gempa.

Dalam hal ini, orang tua harus memberikan penjelasan bagaimana gempa itu terjadi dan dampaknya terhadap kehidupan anak.

Antisipasi Trauma Psikologis

Tak hanya kesembuhan, gejala trauma psikologis juga bisa dikurangi sehingga manifestasinya tidak meluas dan menjadi pengalaman bawah sadar yang terus-menerus mengganggu penderitanya. Pusat pelayanan kesehatan pemulihan trauma psikologis ini dapat diintegrasikan dengan pelayanan kesehatan umum, atau dapat juga dilakukan secara terpisah. Pemanfaatan institusi lokal untuk mendukung pemulihan para korban, khususnya anak-anak, akan sangat bermanfaat.

Secara umum penanganan dampak trauma psikologis pasca gempa dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu trauma pada orang dewasa (termasuk dewasa dan lanjut usia) dan trauma pada anak-anak.

Penanggulangan Trauma pada Orang Dewasa

  • Penanggulangan Trauma pada Anak- Anak

Bab 12

  • Sebelum Terjadi Gempa

Jika Anda berada di pusat perbelanjaan, bioskop, atau di lantai dasar sebuah gedung, jangan panik. Jika Anda terjebak di dalam lift, hubungi staf gedung dengan pita telepon atau interkom jika tersedia. Jika anda mengendarai kendaraan (mobil), anda akan merasakan ban mobil anda seperti gundul.

Jika anda menaiki kereta api, pegang pada tiang supaya anda tidak terjatuh jika kereta api berhenti mengejut.

Gambar  12.1.  Ilustrasi  perbaikan rumah.
Gambar 12.1. Ilustrasi perbaikan rumah.

Bab 13

  • Beberapa Karakteristik Guncangan
  • Tingkat Pembebanan Gernpa
    • Tingkat Pembebanan Gempa untuk Ba- ngunan Kayu
  • Prinsip-Prinsip Utama Konstruksi
    • Perlunya Sistem Konstruksi Penahan Be- ban yang Mernadai
    • Kesimpulan

Bangunan yang lebih ringan akan menerima beban gempa yang lebih sedikit dibandingkan bangunan yang berat. Bangunan yang berketahanan akan lebih sedikit menyerap beban gempa dibandingkan dengan bangunan rapuh yang mudah runtuh secara tiba-tiba ketika terjadi gempa. Jika panjang bangunan lebih besar dari lebar bangunan, mungkin diperlukan 2 atau 3 batang penguat pada setiap ujungnya.

Gaya-gaya dari batang bresing dan beban yang tegak lurus bidang dinding menghasilkan momen lentur pada ring balok seperti terlihat pada gambar di bawah.

Gambar  di  bawah  ini  menunjukkan  enam  ialur gempa  di  Indonesia  yang  menentukan  parameter dasar  pembebanan
Gambar di bawah ini menunjukkan enam ialur gempa di Indonesia yang menentukan parameter dasar pembebanan

Bab 14

  • Dinas Sosial
  • Tentara Nasional Indonesia (TNI) TNI dapat memberikan pelatihan kepada ma-
  • Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
  • Search and Rescue (SAR)
  • Rumah Sakit (Unit Gawat Darurat)
  • Puskesmas (Pusat Kesehatan Ma- syarakat)
  • Polisi Daerah
  • Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (SATLAK

Dinas Sosial merupakan lembaga pemerintah yang menangani bidang kesejahteraan dan bertugas membantu masyarakat yang terkena dampak bencana. Tentara Nasional Indonesia (TNI) TNI dapat memberikan pelatihan kepada tentara TNI dapat memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk meningkatkan kemampuannya dalam bidang operasi di lapangan. Tim SAR adalah suatu lembaga yang bertugas mencari, membantu dan menyelamatkan orang atau benda yang mengalami bencana atau diduga hilang dalam suatu bencana (penerbangan, pelayaran atau bencana alam).

Kepolisian Daerah merupakan instansi pemerintah yang mempunyai kewenangan di bidang keamanan dan ketertiban umum serta fungsi sejenisnya.

PBP)

  • Satuan Koordinasi Pelaksanaan Pe-
  • Hansip/Linmas
  • PMI (Palang Merah Indonesia)
  • Kepala Desa
  • Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
  • Media Massa
  • Kelompok Masyarakat Penanggu- langan Bencana (KMPB)
  • Bab 15

Upaya penanggulangan bencana merupakan kemampuan masyarakat sendiri atau kerjasama dengan instansi terkait dalam persiapan pencegahan. Oleh karena itu, kita perlu selalu meningkatkan kewaspadaan tanpa mengabaikan masyarakat yang terdampak bencana.

Gambar

Gambar  berikut  merupakan  jenis-jenis  dari  lipat- lipat-an  bumi.
Gambar  4.1.  Penampang  gunung.
Gambar  10.3.  llustrasi  longsoran blok.
fig  fi  tafiah  rawan longsor.  Seandainya  di  bawah
+7

Referensi

Dokumen terkait