Terjemahan dan Ta'lik kitab Fushul fi Shiyam vat Tarawih waz Zakat karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin t). Kitab yang ada di hadapan semua pembaca ini merupakan kitab yang berupaya memberikan pencerahan tentang ilmu-ilmu agama yang diperlukan, yang merupakan sumbangsih penulisnya (Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin t) untuk memberikan pencerahan tentang hukum-hukum seputar Ramadhan. , termasuk puasa dan lain-lain. Dan diantara sarana yang cukup bermanfaat untuk mengulas pengetahuan kita tentang hukum-hukum seputar Ramadhan adalah kitab tipis yang ada dihadapan para pembaca sekalian.
Maka pertama-tama izinkan kami selaku penyusun buku kecil ini (pentranskrip) mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada guru kami, Ustadz Aris Munandar, M.PI. Khususnya kepada Ustadz Hasim Ikhwanudin, S.Ars hafizhahullahu teala atas bantuannya dalam mendapatkan versinya. Akhir kata, semoga transkrip salah satu kajian Ustadz Aris Munandar, M.PI.
Biarlah sedekah kecil yang kita lakukan ini kerana Allah Ta'ala dan mengikuti petunjuk Nabi junjungan kita, Nabi Muhammad s.a.w. Seiring dengan permohonan kepada Allah Ta'ala agar amal yang kita lakukan adalah ikhlas kerana Allah, sesuai dengan syariat-Nya dan bermanfaat untuk hamba-Nya.
Hukum Puasa Ramadhan
Ramadhan Yang Kunanti 17 kamu sakit atau dalam perjalanan (dan berbuka), maka (wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya pada hari-hari yang lain. Dalil yang menunjukkan kebenaran al-Quran ada pada al-Quran itu sendiri. Manakala pada yang lain kecuali al-Quran itu adalah bukti kebenaran sesuatu yang di luar perkara itu.
Adapun Al-Qur'an, Al-Qur'an itu sendiri adalah petunjuk, dan bukti bahwa Al-Qur'an itu petunjuk adalah Al-Qur'an itu sendiri. 2 Bagi bahagian ayat ﴾ َدِهَش نَمَف﴿ (“Sesiapa yang bersaksi”) terdapat dua pendapat ahli tafsir tentang maksud kalimah ini seperti berikut: . 1) Sesiapa yang tinggal (tidak bermusafir/jauh) pada bulan Ramadhan. Ramadhan Yang Kunanti 19 sesiapa yang sakit atau musafir (dan berbuka), maka (wajib baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang lain1.
1 Dalam ayat ke-185 juga terdapat pengulangan perincian hukum bagi mereka yang sakit atau dalam perjalanan tidak boleh berpuasa dan mengqadhanya pada hari lain. Shahadat La ilaha ilallah (tiada Tuhan yang disembah melainkan Dia) dan wa anna muhammader rasulullah (dan sesungguhnya Muhammad itu pesuruh Allah), tunaikanlah solat, tunaikan zakat, haji ke rumah (Kaabah) dan puasa. bulan Ramadhan".
Hikmah dan Manfaat Puasa Ramadhan
Orang yang berpuasa meninggalkan segala-galanya untuk mendapat keredhaan Tuhannya dan beruntung mendapat tempat yang mulia (darul karamah), iaitu syurga Allah. Di antara hikmah-hikmah puasa yang lain ialah puasa menjadi sebab ketakwaan, apabila orang yang berpuasa itu menunaikan kewajipannya. 34; Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa”. (Surah Al-Baqarah: 183).
Tujuan puasa bukan untuk menyiksa orang yang berpuasa dengan meninggalkan makan, minum dan hubungan biologis. Yang termasuk dalam perbuatan haram adalah mendengarkan hal-hal yang haram, seperti nyanyian dan alat musik. Jika orang yang berpuasa mengamalkan ayat dan hadis tentang puasa maka akan menghasilkan pendidikan diri, pendidikan akhlak dan perbaikan perilaku.
Hikmah puasa yang lain antara lain adalah agar orang kaya menyadari betapa berharganya nikmat Allah Ta'ala berupa kekayaan bagi mereka. Dengan ini diharapkan orang kaya bisa bersedekah dan berbuat baik kepada orang miskin.
Hukum Puasa Bagi Orang Yang Sakit dan Safar 30
Hukum Puasa Ramadhan bagi Orang yang Sedang
Pertama, orang yang berpergian dengan tujuan untuk menipu agama atau mencari tipu muslihat agar tidak berpuasa1. Namun berbeda dengan masyarakat yang tinggal di perahu terapung seperti sejumlah suku di Indonesia. Mereka tetap dipandang sebagai orang yang hidup karena mereka dan keluarganya tinggal (penduduk) di atas kapal.
Model salat Tarawih yang dilakukan terlalu cepat oleh sebagian orang merupakan tindakan yang bertentangan dengan pedoman agama. “Barangsiapa yang tidak mau membayar zakat, maka lihatlah apa yang terjadi, mungkin dia akan (ditanam) di surga atau dia akan (ditanam) di neraka.” Dengan membayar zakat, seseorang termasuk dalam kelompok orang dermawan, yaitu orang yang mempunyai hati terbuka dan dermawan.
Hal ini dikarenakan salah satu sasaran zakat adalah orang-orang yang berjihad di jalan Allah, seperti yang akan dijelaskan nanti, Insya Allah. 2 Kata ﴾ اَهْيَلَع﴿ pada ﴾ اَهْيَلَع َينِلِماَعْلاَو﴿ menunjukkan bahwa orang yang menerima zakat adalah orang yang mempunyai wewenang/kuasa untuk mengambil zakat. Amil zakat tidak hanya bertugas menunggu orang membayar zakat, namun juga mempunyai kekuasaan untuk memaksanya.
Masyarakat miskin adalah mereka yang pendapatannya hanya cukup untuk memenuhi setengah atau lebih dari total kebutuhannya. 1 Masyarakat miskin adalah masyarakat yang sama sekali tidak dapat memenuhi kebutuhannya, atau hanya dapat memenuhi kurang dari setengah dari total kebutuhannya. 3 Jadi orang yang miskin karena malas, padahal mempunyai kesempatan untuk bekerja, tidak berhak menerima zakat.
Demikian pula orang kaya tidak berhak menerima zakat dari orang yang tidak mempunyai uang dan tidak mempunyai keterampilan, namun ada orang lain yang menanggungnya. Tidak ada tunjangan zakat bagi orang kaya (kaya karena uang), maupun bagi orang yang kuat fisiknya untuk bekerja.” Namun, jika tidak ada yang membayar zakat pada bulan tersebut karena hanya sedikit orang yang mencapai imbal hasil (batas waktu wajib zakatnya), maka gaji yang diberikan kepadanya akan lebih rendah.
2 Ini juga mencakup seseorang yang ditangkap dan ditawan oleh orang yang tidak adil, seperti pencuri atau perampok. Yaitu orang yang terlilit hutang dan tidak mempunyai harta yang dapat digunakan untuk melunasi hutangnya. Dibolehkan bagi shaahibul zakat (orang yang ingin mengeluarkan zakat) bertemu dengan orang-orang yang berhutang dan memberikan hak-haknya (iuran kepada orang miskin) sebagai pembayaran zakatnya, meskipun orang yang berhutang itu tidak diketahui.
Hal ini dilakukan jika shaahibul zakat mengetahui bahwa orang yang berhutang tidak mampu membayar hutangnya.
Pembatal-Pembatal Puasa
Shalat Tarawih
Zakat dan Manfaatnya- Manfaatnya
Golongan Yang Berhak Menerima Zakat
2 Masyarakat miskin adalah masyarakat yang hanya dapat memenuhi separuh atau lebih dari separuh jumlah kebutuhannya, namun tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhannya. Orang yang tidak mempunyai uang tetapi mempunyai sumber daya lain berupa keterampilan, gaji atau sesuatu yang dapat digunakan1 adalah orang-orang yang kaya (kaya)2 dan tidak diberi zakat3. Yang dimaksud dengan amil zakat adalah orang yang diberi wewenang oleh kepala negara untuk menghimpun zakat dari orang yang wajib mengeluarkan zakat, menyimpan dananya dan kemudian menyalurkannya kepada orang yang berhak.
Jadi, zakat gajinya berfluktuasi (naik-naik) sesuai dengan tingkat aktivitas kerja dalam sebulan. Artinya, jika terjadi perang antara mukmin dan kafir, dan sebagian mukmin tertangkap, maka para tawanan itu bisa dibebaskan dengan harta zakat. 1 Perlu diingat bahwa tidak boleh seseorang yang berhutang kepada orang miskin melunasi hutangnya kepada orang miskin tersebut sehingga pelunasan hutang tersebut dimaksudkan sebagai pembayaran zakat.
34; Hai orang-orang yang beriman, infakkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil baik usahamu dan sebagian dari apa yang Kami bawakan untukmu dari bumi. Hal ini berlaku jika shaahibul zakat mengetahui bahwa orang yang berhutang tidak dapat melunasi hutangnya1. = dimiliki oleh orang tua. Cara lainnya, shaahibul zakat (pembayar zakat) datang langsung kepada orang yang mempunyai hutang, memberinya zakat dan berpesan agar uang tersebut digunakan hanya untuk melunasi hutang tersebut.
Jika uang zakat diberikan langsung kepada orang yang berhutang, kemungkinan besar uang zakat tersebut tidak digunakan untuk melunasi hutangnya, melainkan digunakan untuk hal-hal yang tidak terlalu mendesak, seperti membeli ponsel baru untuk keperluan sehari-hari. penjualan. kondisi seperti ini, cara terbaik adalah metode ini. 1 Pada hakikatnya orang yang diberi zakat adalah orang-orang yang benar-benar membutuhkan zakat atau orang-orang yang dibutuhkan oleh umat Islam untuk menjadi seorang mualaf dalam pengertian itu.
Kewajiban Zakat Fitrah
Zakat fitrah tidak sah jika hanya berupa uang, karpet, pakaian (seperti sarung dan gamis), makanan pokok ternak, barang (seperti kursi dan sofa) atau yang lainnya. Ramadhan Yang Kunanti 105 Wajib mengambil fitrah1 (makanan pokok untuk membayar zakat fitrah) sebelum Sholat Idul Fitri dan sebaiknya dikeluarkan pada pagi hari sebelum Sholat Idul Fitri. Zakat fitrah diperlukan untuk membersihkan orang-orang yang berpuasa dari kata-kata yang sia-sia dan kotor, serta sebagai makanan bagi orang-orang miskin.
Perlu diketahui, pendapat Imam Abu Hanifah mengenai diperbolehkannya pembayaran zakat fitrah yang nilainya tidak harus dengan uang, namun bisa dengan barang seperti karpet, sarung, dan sebagainya. Namun apabila seseorang tidak mengetahui bahwa hari itu adalah hari raya Idul Fitri, kecuali setelah menunaikan shalat Idul Fitri atau ketika semua orang sudah pergi ke lapangan tempat diadakannya shalat Idul Fitri, atau ketika berada di suatu daerah yang ada. tidak ada orang yang berhak menerima zakat fitrah di tempat tersebut. Dalam kondisi seperti ini, diperbolehkan dan sahnya membayar zakat fitrah setelah shalat Idul Fitri, bila memungkinkan untuk membayarnya.