• Tidak ada hasil yang ditemukan

Resensi buku: Informatorium Obat Generik

N/A
N/A
Karolus Saputra

Academic year: 2024

Membagikan "Resensi buku: Informatorium Obat Generik"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Karolus Adhimas Saputra XJ / 14

Check for Understanding 3

Penilaian saya terhadap buku ini bagus. Karena buku ini sangat lengkap obat-obatan yang digunakan dalam dunia paramedis. Bagi kita yang ingin menjadi dokter atau apoteker disarankan untuk membaca buku Informatorium Obat Generik ini karena sangat menambah pengetahuan. Tidak hanya jenis obatnya saja, ada dosis, peringatan, efek samping, sediaan, catatan khusus dalam penggunaan masing-masing obat. Ini yang membuat buku ini bagus dan cocok digunakan di kalangan para dokter dan apoteker.

Buku ini sangat penting bagi profesi saya kelak. Cita-cita saya adalah ingin menjadi apoteker. Menjadi seorang apoteker memperlukan ilmu yang banyak tentang obat-obatan.

Dalam membuat obat harus berdasarkan resep dokter dan dibuat dalam takaran yang pas.

Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dalam tubuh pasien, membuat obat harus serius dan teliti. Jadi untuk memperbanyak ilmu saya tentang obat-obatan, saya bisa gunakan buku ini sebagai pembelajaran saya.

Jika saya membuat buku yang berkaitan dengan profesi saya, saya akan memberi judul buku itu Medicine is my life. Ringkasnya, buku ini akan menceritakan perjalanan seorang apoteker hebat yang kehidupannya akan bergantung pada obat itu. Bukan seseorang yang memakai narkoba, melainkan seseorang yang pintar dalam meracik obat sehingga banyak pasien bisa sembuh. Ia juga akan menceritakan bagaimana kehidupan apoteker di dunia.

Banyak suka duka yang ia alami sampai ia bisa menjadi seorang apoteker yang hebat. Dan dia berharap banyak orang yang termotivasi oleh bukunya dan banyak orang ingin menjadi apoteker atau pekerjaan yang berhubungan dengan tenaga medis. Dan saya berharap seorang apoteker yang hebat itu adalah saya di masa yang akan datang.

Referensi

Dokumen terkait

Selain rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat akan obat generik, faktor lainnya yang menyebabkan rendahnya penggunaan obat generik berdasarkan Kebijakan Obat Nasional (2005),

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan obat generik berlogo dan obat generik bermerek anti diabetik oral pada pasien rawat inap yang

Maka Bersama ini dinyatakan bahwa Lelang dinyatakan Gagal karena penyedia tidak Lulus Evaluasi Penawaran Pengadaan Obat

Soebandi Jember mengumumkan pemenang PENUNJUKAN LANGSUNG Pengadaan Obat Generik tahun 2012 RSD dr.. Soebandi Jember adalah sebagai

Hasil yang didapat pada penelitian ini, penggunaan obat generik sebesar 41,77% dan obat bermerek 58,33%, Persentase penggunaan obat generik dan obat bermerek di masing-masing

penggunaan obat, pasien harus mencermati, memahami, dan mematuhi anjuran yang tertera pada kemasan obat Banyak bahan obat untuk sediaan obat generik maupun merek dagang yang dibuat

Penelitian dilakukan dengan mengukur tingkat pengetahuan pasien mengenai pengetahuan obat generik, obat bermerk, dan obat paten di Apotek Sari Dewi Palagan Yogyakarta Populasi dan

HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG OBAT GENERIK DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN OBAT GENERIK DI KELURAHAN RAWASARI KECAMATAN CEMPAKA PUTIH JAKARTA PUSAT TAHUN 2016 DITINJAU DARI