© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
DRAINASE DAN SANITASI LINGKUNGAN
CONTOH ANALISIS HIDRAULIKA
(MS-EXCEL GOAL SEEK)
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
Capaian Pembelajaran
Mahasiswa diharapkan dapat memahami, menganalisis dan melakukan perencanaan saluran drainase, yang meliputi:
- Analisis dan desain fenomena hidrologi jangka pendek.
- Analisis dan desain hidrolika saluran terbuka, khususnya pada kondisi aliran steady-uniform, baik desain kedalaman normal amupun kritis untuk semua bentuk saluran.
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
CONTOH KASUS
Suatu saluran sepanjang 2000 m akan dikerjakan untuk mengaliri banjir suatu daerah tangkapan yang luasnya 250 ha. Jika elevasi hulu saluran adalah +102 m dan elevasi hilir saluran adalah +100 m, serta koefisien limpasan adalah .
Jika curah hujan desain pada periode ulang 10 tahun, dan SETELAH DILAKUKAN ANALISIS FREKUENSI
BERDASARKAN DATA CURAH HUJAN, DIDAPAT .
Desainlah saluran ekonomis trapezoidal jika
ketersediaan lahan menganjurkan lebar dasar saluran
adalah 2 m. Durasi maksimum hujan adalah 6 jam. Angka kekasaran manning adalah 0.013
•
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
Solusi:
langkah pertama, membuat model IDF. Dengan persamaan mononobe
Dengan berbagai nilai hingga durasi maksimal 6 jam.
Didapat tabulasi tabel dan grafik IDF.
•
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
Langkah kedua adalah menganalisis time of concentration
Gunakan persamaan Kirpich
•
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
Langkah ketiga adalah mencari intensitas curah hujan pada waktu yaitu dengan cara melihat pada tabel
hitungan IDF atau menghitung I langsung dengan persamaan mononobe.
•
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
Langkah keempat adalah menghitung debit banjir dengan metode rasional
•
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
Langkah kelima adalah menentukan kedalaman normal aliran dan kedalaman kritis . Model matematika
untuk saluran trapezoidal adalah sebagai berikut
•
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
Hitungan dapat dilakukan dengan menggunakan fitur Goal Seek pada MS Excel
Contoh tutorial goal seek bisa dilihat pada video https://youtu.be/gQKse9yDOuo
Atau
https://youtu.be/EaT6vEvmzQc
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
Dengan hitungan hidrolika tersebut, maka dengan lebar dasar saluran b=2m untuk kedalaman normal y adalah 2.4 m dan kedalaman kritis yc adalah 1.85 m. Sehingga aliran adalah sub kritis.
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
Langkah terakhir adalah penggambaran. Ketika
menggambar pastikan melibatkan tinggi jagaan atau
freeboard, F. F dihitung dengan salah satu dari rumus di bawah:
Atau
Biasanya kita pilih yang terbesar di antara keduanya, sehingga F=1.1 m
•
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
2m
2,4 m
1,1 m
60o
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta
Kesimpulan:
Tahapan analisis rancangan saluran drainase:
- Analisis hidrologi: Analisis frekuensi, analisis debit banjir.
- Analisis hidraulika: penentuan bentuk penampang, desain kedalaman normal dan kritis.
- Ilustrasi dan penggambaran
© Ngakan Putu Purnaditya - FT Untirta