59
DAFTAR PUSTAKA
Akbar, H. (2018). Determinan Epidemiologis Kejadian Diare Pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Juntinyuat. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes
Hang Tuah Surbaya, 13(2). 91–101.
https://doi.org/10.30643/jiksht.v13i2.10.
Aprianita, Lolita Sary, K. A. (2016). Hubungan Hygiene Ibu Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Kedondong Kabupaten Pesawaran 2015. Jurnal Dunia Kesmas, 5(1) 32–39.
https://doi.org/10.33024/jdk.v5i1.454
Arsurya, Y., Rini, E. A. & Abdiana, A. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penanganan Diare dengan Kejadian Diare pada Balita di Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(2)452-456.https://doi.org/10.25077/jka.v6i2.720 Damayanti, D., Pritasari .,&Nuraheni,T. (2017). Gizi dalam Daur Kehidupan .
Jakarta: Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan
Dartiwen , Anggita, I., & Apriliiani, P. (2020). Buku Ajar Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan. Dee Publish. Yogyakarta: CV Budi Utama
Fida & Maya.(2012). Pengantar Ilmu Kesehatan Anak. Jogjakarta: D-Medika Istiroha and Sahak, M. A. (2016). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Ibu
Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita. Journal of Ners Community, 07 (2), 201–207.https://doi.org/10.5281/zenodo.1405569 Jamil, L. (2019). Hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Tatanan Rumah Tangga dengan Kejadian Diare pada Balita. ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat), 4(1), 125–133.
https://doi.org/10.22236/arkesmas.v4i1.3144
Jannah, M. F., Kepel, B. J. & Maramis, F. R. R. (2016). Hubungan Antara Pengetahuan Dan Tindakan Pencegahan Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Tikala Baru Kota Manado, Pharmacon, 5(3), 211–
217.https://doi.org/10.35799/pha.5.2016.12976
Kapti, R, & Nurona, A .(2017). Perawatan Anak Sakit di Rumah.Malang: UB Press
Kemenkes RI (2011) PEDOMAN PEMBINAAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT, jakarta: Kementerian Kesehatan RI
60
Kementerian Kesehatan RI. (2011). Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan Situasi Diare di Indonesia. Jakarta : Pusat data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI
_______. (2011). Pedoman Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.Jakarta:
Kementerian Kesehatan
_______. (2015). Situasi Kesehatan Anak Balita di Indonesia. Jakarta: Pusat data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI
_______. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
_______. 2020. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Maidarti and Anggraeni, R. D. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare pada Balita ( Studi Kasus : Puskesmas Babakansari )’, Jurnal Keperawatan, 8(2), 110–120.https://doi.org/10.31311/.v5i2.2638 Maulana, M. S. (2020). Probiotik sebagai Pencegahan Reinfeksi Pasien dengan
Antibiotic Associated Diarrhea. Cermin Dunia Kedokteran, 47(11), 694- 697.
Murdijati, G., Anton, D., & Eni, H. (2013). Pangan Nusantara. Jakarta: Kencana Nanny, L. (2013). Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita. Jakarta : Salemba
Medika
Noorbaya, S., & Johan, H. (2019). Panduan Belajar Asuhan Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah. : Yogyakarta : Gosyen Publishing
Noordianti. 2018. Asuhan Kebidanan, Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah. Malang : Wineka Media
Perdana, H. M., Darmawansyih, D., & Faradilla, A. (2020). Gambaran Faktor Risiko Malnutrisi pada Anak Balita di Wilayah Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Tahun 2019. UMI Medical Journal, 5(1), 50-56.
https://doi.org/10.33096/umj.v5i1.74
Putri, A. A. (2016). Diare (Pencegahan dan Pengobatannya). Yogyakarta : Nuha Medika
Ryadi, A. L. S. (2016). Ilmu kesehatan masyarakat. Yogyakarta : CV Penerbit Andi
61
Safitri, E. S., Rahmayanti, D. and Herawati, H. (2017). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Rumah Tangga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Pinggiran
Sungai. Dunia Keperawatan, 5(1), 78-83.
http://dx.doi.org/10.20527/dk.v5i1.3645
Sertiana Oktami, Rika. 2016. MTBS (Manajemen Terpadu Balita Sakit).
Yogyakarta : Nuha Medika
Setiyani, A., & Sukesi, E. (2016). Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita, dan Anak Pra Sekolah. Jakarta: PPSDMKes-Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sumampouw, O. J. (2017). Diare Balita: Suatu Tinjauan dari bidang Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta : Deepublish.
Wahyuni, E., & Dermawan, S. (2018). Hubungan Asupan Seng dan Vitamin A dengan Kejadian Diare pada Anak Umur 1-5 Tahun. Holistik Jurnal Kesehatan, 12(3),136-145. https://doi.org/10.33024/hjk.v12i3.138
Yunita, V. E., Afdal, A., & Syarif, I. (2016). Gambaran Faktor yang Berhubungan dengan Timbulnya Kejang Demam Berulang pada Pasien yang Berobat di Poliklinik Anak RS. DR. M. Djamil Padang Periode Januari 2010 –
Desember2012. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3).
https://doi.org/10.25077/jka.v5i3.605