• Tidak ada hasil yang ditemukan

Daftar Pustaka tentang Maloklusi dan Kebutuhan Ortodonti

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Daftar Pustaka tentang Maloklusi dan Kebutuhan Ortodonti"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Universitas YARSI 23 DAFTAR PUSTAKA

1. Laguhi, Anindita, Gunawan. Gambaran maloklusi dengan menggunakan HMAR pada pasien di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal e-GiGi 2014;2(2):1-7.

2. Wilar LA, Rattu AJM, Mariati NW. Kebutuhan perawatan orthodonsi berdasarkan Index of Orthodontic Treatment Need pada Siswa Smp Negeri 1 Tareran. Jurnal e-GiGi 2014;2(2).

3. Roopa Siddegowda, Rani MS. An epidemiological survey on awareness towards orthodontic treatment in South Indian school children. Journal of Dentistry and Oral Medicine 2013;1(1):5-8.

4. Marcos Alan Vieira Bittencourt, André Wilson Machado. An overview of the prevalence of malocclusion in 6 to 10-year-old children in Brazil.

Dental Press J Orthod 2010;15(6):113-22.

5. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Departemen Kesehatan RI. Laporan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) Nasional 2013. 2013.

6. Wijanarko AG. Prevalensi maloklusi pada remaja usia 12-14 tahun pada Sekolah Menengah Pertama di Jakarta. Tesis. Jakarta: FKG UI: 1999.p.25- 7.

7. Hansu C, Anindita PS, Mariati NW. Kebutuhan perawatan ortodonsi berdasarkan Index of Orthodontic Treatment Need di SMP Katolik Theodorus Kotamobagu. Jurnal e-GiGi 2013;1(2):99-104.

8. Achmadi. Kesehatan masyarakat teori dan aplikasi. Jakarta: Rajawali Press; 2013.p.117-9.

9. Sunaryo. Psikologi untuk keperawatan. Jakarta: EGC; 2002.p.93-8.

10. Notoatmodjo. Promosi kesehatan teori dan aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.p.27-8.

11. Foster TD. Ortodonsi. Ed 3. Jakarta: EGC; 1997.p.29-30,240.

12. Thomson H. Oklusi. Ed 2. Jakarta: EGC; 2007.p.128-31.

13. British Orthodontic Society (BOS). The justification for orthodontic treatment. London: British Orthodontic Society: 2008.p.4.

(2)

Universitas YARSI 24 14. Rahardjo P. Ortodonti dasar. Surabaya: Airlangga University Press;

2012:128.

15. Richard Skolnik. Global health 101. 3rd ed. Burlington: Jones & Bartlett learning; 2015.p.293.

16. Yustinus Semiun. Kesehatan mental 1. Jakarta: Kanisius; 2006.p.299-301.

17. Rumampuk MAV, Anindita PS, Mintjelungan Christy. Kebutuhan perawatan ortodonsi berdasarkan Index of Orthodontic Treatment Need pada siswa kelas II di SMP Negeri 2 Bitung. Jurnal e-GiGi 2014;2.

18. Eriyanto. Teknik sampling analisis opini public. Yogyakarta: LKiS Yogyakarta; 2007.p.295.

19. Mandall NA, Cord MJF, Blinkhom AS, Washington HV and Obrien KD.

Perceived aesthetic impact of malocclution and oral self perception in 14- 15 years old Asian and Caucasian children in greater Manchester. Eur J Orthodont 2006;21:175-83.

Referensi

Dokumen terkait

Community Periodontal Index of Treatment Needs (CPITN) merupakan indeks yang menilai tingkat keparahan penyakit dan kebutuhan perawatan periodontal pada suatu kelompok.

Gambaran Kebutuhan Perawatan Maloklusi Berdasarkan Occlusion Feature Index (OFI) pada Santriwati Pondok Pesantren Al-Qodiri dan Pondok Pesantren An-Nuriyah; Shovia Vela Sita,

tingkat kebutuhan perawatan ortodonti pada SMP Putri Cahaya Medan dengan. menggunakan IOTN komponen

ORTODONTI BERDASARKAN AESTHETIC COMPONENT PADA MURID SMP PUTRI CAHAYA DI MEDAN ”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat

Stability of changes in dental arch dimension with orthodontic treatment: a comparative study between extraction and non-extraction cases.. Paramesthi GAMDH, Farmasyanti CA,

Pada tingkat kebutuhan perawatan ortodonti berdasarkan Dental Aesthetic Index (DAI) yaitu sebesar 55% sampel pada kategori tidak/sedikit memerlukan perawatan (tidak

Tabel5 Tingkat Kompleksitas Perawatan Berdasarkan Index of Complexity, Outcome, and Need ICON 9 HASIL PENELITIAN Gambaran Tingkat Kompleksitas Perawatan Ortodonti Berdasarkan ICON

Berdasarkan jurnal yang telah di-review sebanyak 16 jurnal yang menggunakan Index Orthodontic Treatment Need yang terbagi menjadi 2 kategori yaitu Aesthetic Component AC dan Dental