DAMPAK INFRASTRUKTUR JALAN BAGI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT JORONG I MUARO KENAGARIAN MUARO SUNGAI LOLO KECAMATAN MAPAT TUNGGUL SELATAN KABUPATEN PASAMAN
JURNAL
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Strata Satu (S1)
JAMIL NIM: 11030252
Pembimbing I Pembimbing II
Dr. Yeni Erita, M.Pd Nila Afriyansih, M.Pd
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
(STKIP) PGRI SUMATRA BARAT PADANG
2016
Impact Of Road Infrastructure For Socio-Economic Community Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul
Selatan Kabupaten Pasaman By :
Jamil *Yeni Erita**Nila Afriyansih**
*.the geography education student of STKIP PGRI Sumatera Barat.
** the lecturer at geography department of STKIP PGRI Sumatera Barat
ABSTRACT
This study aimed to describe the data and information and analysis on (1) Impact of road infrastructure for people's income (2) Impact of road infrastructure for public education (3) Impact of road infrastructure for social interaction communities Jorong 1 Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman.
This type of research is descriptive using a quantitative approach. The study population was the whole KK Jorong I Muaro di Nagari Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman of 389 households. The sampling of respondents in this study is done by proportional random sampling technique is to take the head of the family on a sample of the research region with the proportion of 20% in order to obtain the sample of respondents as many as 77 families.
The results of the study explain that (1) The condition of people's income in Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman as of the roads infrastructure are in the very good category with a score of 94.95%. (2) The condition of public education in Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman as of the roads infrastructure are in good enough category with a score of 73.02%. (3) The condition of social interaction in Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman as of the roads infrastructure are in good enough category with a score of 71.28%.
PENDAHULUAN
Jalan merupakan prasarana infrastruktur dasar yang dibutuhkan manusia untuk dapat melakukan pergerakan dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dalam rangka pemenuhan kebutuhan. Ketersediaan jalan menjadi hal yang dianggap mendesak manakala kegiatan ekonomi masyarakat mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Ditinjau dari sudut pandang ekonomi jalan merupakan barang publik. Barang publik adalah barang yang memiliki karakteristik non-rival dan nonexclude. Non-rival adalah barang yang dapat dikonsumsi
bersamaan dengan barang lain pada waktu yang sama (joint consumtion) tanpa saling meniadakan manfaat, sedangkan non-exclude adalah barang yang apabila seseorang ingin mendapatkan manfaat dari barang tersebut maka tidak perlu membayar.
Di Indonesia, setelah era otonomi daerah, penyelenggaraan jalan terbagi atas tiga kewenangan yaitu: pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota.
Pemerintah pusat berwenang dalam penyelenggaraan jalan nasional dan jalan tol, pemerintah daerah provinsi berwenang dalam penyelenggaraan jalan provinsi dan pemerintah daerah
kabupaten/kota berwenang dalam penyelenggaraan jalan kabupaten/kota.
Dalam hal ini penyelenggaraan jalan diartikan sebagai kegiatan yang meliputi pengaturan, pembinaan, pembangunan dan pengawasan jalan. Kebijakan perencanaan, penyusunan perencanaan umum, dan penyusunan peraturan perundang-undangan jalan; Pembinaan jalan adalah kegiatan penyusunan pedoman dan standar teknis, pelayanan, pemberdayaan sumber daya manusia, serta penelitian dan pengembangan jalan: Pembangunan jalan adalah kegiatan pemrograman dan penganggaran, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, serta pengoperasian dan pemeliharaan jalan;
sedangkan Pengawasan jalan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan tertib pengaturan, pembinaan, dan pembangunan jalan.
Infrastruktur merupakan istila yang digunakan untuk menggambarkan sekumpulan fasilitas yang sengaja dibuat untuk mendukung aktifitas kehidupan manusia. Infrastruktur biasanya sengaja dibangun untuk bisa membantu dan mempermudah suatu kegiatan tertentu seperti transportasi, pendapatan penduduk, dan berbagai macam kegiatan lainnya. Infrastruktur publik dibangun oleh pemerintah dari hasil uang raknyat yang dikumpulkan melalaui pembayaran pajak. Beberapa contoh Infrastruktur publik yang dibangun oleh pemerintah yaitu jalan raya, bandara, stasiun, gorong gorong, perkantoran, dan
berbagai macam infrastruktur lainnya.
Sejalan dengan itu Jorong 1 muaro kenagarian muaro sungai lolo Kecamatan Mapatunggul Selatan Kabupaten pasaman merupakan salah satu daerah yang sangat jauh dari pusat perkotaan Kabupaten Pasaman. Daerah Jorng 1 Muaro Kenagaria Muaro Sungai lolo berhak mendapatkan kewenangan untuk menjalankan pembangunan daerah tersebut, dengan kewenangan itu maka pemerina daerah berhak menentukan pembangunan di daerah Jorong 1 muaro sesuai kebutuhan masyarakatnya, hal itu dapat meratakan
pembangunan di daerah Kabupaten Pasaman yang dijalankan melalui pemekaran pemekaran daerah yang ada di Sumatera Barat.
Kenyataan dilapangan menunjukan terjadi kecenderungan lambatnya pembangunan infrastuktur pembangunan khususnya jalan di daerah jorong 1 muaro, terlihat jelas bahwa lambatnya penanganan kerusakan jalan. Institusi yang satu menyatakan bahwa kerusakan jalan diakibatkan karena mutu dari bahan jalan yang tidak memenuhi standar dan pengaruh cuaca serta iklim tropis yang menyebabkan terjadinya proses kerusakan jalan dengan cepat.
Institusi yang lain menyatakan bahwa penyebab utama kerusakan jalan yang ada saat ini disebabkan karena beban berlebih (overloading) dari muatan kendaraan berat.
Salah satu fenomena yang terjadi dalam pembangunan infrastruktur jalan adalah lambatnya kemajuan ekonomi, pendidikan, interaksi sosial sesama masyarakat. Sehingga banyaknya masyarakat yang kurang sejahtera, menurunnya angka pendidikan masyarakat serta interaksi sesama masyarakat yang kurang lancar. Jika jalannya rusak maka terganggunya aktivitas masyarakat, pendidikan masyarakat mengalami penurunan angka pendidikan, serta kehidupan masyarakatnya sulit berinteraksi.
Pendidikan merupakan faktor yang penting dalam mengembangkan sumber daya manusia seperti pembangunan jalan sebab pendidikan tidak saja menambah pengetahuan, tetapi juga dapat meningkatkan seorang untuk bekerja dibidang tertentu. Negara dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi juga mengalami pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, dengan demikian pendidikan sdipandang sebagai investasi yang imbalannya dapat diperoleh beberapa tahun kemudian dalam bentuk hasil kerja dan penghasilan.
Pembangunan jalan seharusnya memperoleh dukungan dari semua pihak seperti pemerintah daerah sebagai
pengelolah, masyarakat yang berada di jorong 1 Muaro serta pertisipasi pihak swasta sebagai pengembang. Selain peran yang dimilikinya, pembangunan jalan merupakan suatu sektor yang tidak jauh berbeda dengan sector ekonomi yaitu dalam proses perkembangan yang mempunyai pengaruh di bidang sosial ekonomi.
Jorong 1 Muaro Kenagarian Muaro Sungain Lolo Kecamatan Mapattunggul Selatan Kabupaten Pasaman merupakan salah satu daerah yang berbasis pertanian karena termasuk salah satu daerah penyumbang hasil pertanian setiap tahunnya di daerah Kabupaten Pasaman. Tetapi fakta dilapangan menunjukan terjadinya lambatnya pembangunan infrastruktur jalan, sehingga masyarakatnya sulit mengakses untuk bertransportasi, sehingga banyak petani pendapatan yang belum mencukupi, pendidikan yang sulit untuk didapatkan serta kebutuhan ekonomi yang terpenuhi.
Berdasarkan hasil observasi penulis pada tanggal 10 Oktober 2015 di Jorong 1 Muaro Kenagarian Muaro sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman, di peroleh informasi berupa data, tidak berfungsinya insfraksruktur jalan, karena telah rusaknya jalan di jorong tersebut, karena jalan merupakan urat nadi perekonomian, pendapatan, pendidikan, dan interaksi sosial masyarakat. Dengan rusaknya jalan tersebut terjadi perubahan ekonomi semakin menurun, dengan menurunnya ekonomi masyarakat suatu daerah akan terjadi dinamika penduduk, kurangnya faktor pendidikan dan pendapatan masyrakat serta kurangnya interaksi masyarakat sesama masyarakat.
METODOLOGI PENELITIAN
Jenis penelitian adalah deskriptif.
Penelitian bertujuan untuk mengungkapkan data dan informasi serta analisa tentang (1) Dampak infrastruktur jalan bagi pendapatan masyarakat Jorong 1 Muaro Kenagarian
Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman (2) Dampak infrastruktur jalan bagi pendidikan masyarakat Jorong 1 Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman (3) Dampak infrastruktur jalan bagi interaksi sosial masyarakat Jorong 1 Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman.
Populasi dari penelitian yang telah dilakukan ini adalah seluruh KK Masyarakat Jorong I Muaro di Nagari Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman 389 KK. Sedangkan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proporsional random sampling dengan proporsi 20% dari 389 KK yaitu sebanyak 77 KK.
Jenis data yang digunakan adalah data primer yang menggunakan daftar pertanyaan dan data sekunder yang diperoleh dari kantor camat, wali nagari dan BPS. Data yang telah dikumpulkan diolah dengan menggunakan perhitungan persentase.
HASIL PENELITIAN
Pertama, Kondisi pendapatan masyarakat di Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman dengan adanya infrastruktur jalan berada pada kategori sangat baik dengan skor 94,95%.
hal ini sesuai dengan pendapat Effendi dalam Dewi (2009) yang menyatakan pendapatan dapat diartikan sebagai gambaran yang lebih tepat tentang pendapat proses ekonomi kelompok yang merupakan jumlah keseluruhan pendapatan atau kekayaan keluarga semua barang dan hewan peliharaan. Selain itu pendapatan perorangan yang tersedia bagi rumah tangga untuk dibelanjakan dan ditabung.
Kemudian M.Fuad dkk (2006) menyatakan menurut akuntansi keuangan, pendapatan adalah peningkatan jumlah aktivitas atau
penurunan kewajiban suatu organisasi sebagai akibat dari penjualan barang dan jasa kepada pihak lain dalam priode akuntansi tertentu. Dengan adanya infrastruktur jalan akan mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitasnya terutama sehubungan dengan usaha dalam pemenuhan kebutuhan hidup terutama dengan perekonomian masyarakat.
Kedua, kondisi pendidikan masyarakat di Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman dengan adanya infrastruktur jalan berada pada kategori cukup baik dengan skor 73,02%.
Hal ini sesuai dengan pernyataan Hamdani (2011) yang menyatakan pendidikan adalah mendidik, membina, mengendalikan, mengawasi, mempengaruhi, dan mentransmisikan ilmu pengetahuan yang dilaksanakan oleh para pendidik kepada anak didik
membebaskan kebodohan,
meningkatkan pengetahuan dan membentuk kepribadian yang lebih baik dan bermanfaat bagi kehidupan sehari- hari. Kemudian Sarbini dan Neneng Lina (2011) tujuan pendidikan membuat gambaran nilai-nilai yang baik, luhur, pantas, benar, dan indah untuk kehidupan. Pendidikan memiliki dua fungsi, yaitu memberikan arah kepada segenap kegiatan pendidikan dan merupakan sesuatu yang ingin dicapai oleh segenap pendidikan. Dengan adanya infrastruktur jalan akan mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitasnya terutama sehubungan dengan pemenuhan kebutuhan terutama dengan pendidikan.
Jalan akan memudahkan transportasi masyarakat menuju sarana pendidikan.
Ketiga, Kondisi interaksi sosial masyarakat di Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman dengan adanya infrastruktur jalan berada pada kategori cukup baik dengan skor 71,28%.
Hal ini sesuai dengan pernyataan Supardan (2010), yang mengemukakan
bahwa ruang lingkup kajian geografi bukan hanya fisik alamiah bumi saja, melainkan juga meliputi segala gejala dan prosesnya, baik itu sengaja dan proses alamnya, maupun gejala dan proses kehidupannya. Oleh karena itu, dalam hal gejala dan proses kehidupan melibatkan kehidupan tumbuh- tumbuhan,binatang, dan manusia sebagai penghuni bumi. Kemudian menurut Setiadi (2006), manusia dalam kehidupannya memiliki tiga fungsi, sebagai makhluk Tuhan, individu, dan sosial budaya. Saling berkaitan dimana kepada Tuhan memiliki kewajiban untuk mengabdi pada Tuhan, sebagai individu harus memenuhi segala kebutuhan pribadinya dan sebagai makhluk sosial budaya harus berdampingan dengan orang lain dalam kehidupan yang selaras dan saling membantu. Dengan adanya infrastruktur jalan akan mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitasnya terutama sehubungan dengan komunikasi dengan masyarakat lain yang jaraknya agak jauh dari pemukiman mereka. Adanya infrastruktur jalan akan memudahkan transportasi masyarakat sehingga komunikasi antar masyarakat akan menjadi lebih baik.
KESIMPULAN
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Kondisi pendapatan masyarakat di Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman dengan adanya infrastruktur jalan berada pada kategori sangat baik dengan skor 94,95%.
2. Kondisi pendidikan masyarakat di Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman dengan adanya infrastruktur jalan berada pada kategori cukup baik dengan skor 73,02%.
3. Kondisi interaksi sosial masyarakat di Jorong I Muaro Kenagarian Muaro
Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman dengan adanya infrastruktur jalan berada pada kategori cukup baik dengan skor 71,28%.
SARAN
Berdasarkan hasil penelitian diketahui gambaran umum mengenai keadaan masyarakat di Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman dengan adanya infrastruktur jalan dari sisi kondisi pendapatan berada pada kategori sangat baik, dari sisi pendidikan berada pada kategori cukup baik dan dari kondisi interaksi sosial masyarakat berada pada kategori cukup baik. Untuk itu disarankan kepada :
1. Masyarakat, agar dapat lebih meningkatkan usaha dan terus menumbuhkan rasa peduli dan cinta akan daerahnya masing-masing terutama masyarakat yang ada di Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman 2. Pemerintah, sebagai informasi atau
masukan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat yang ada di Jorong I Muaro Kenagarian Muaro Sungai Lolo Kecamatan Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman
3. Peneliti selanjutnya, sebagai bahan bacaan dan referensi bagi penelitian- penelitian selanjutnya yang relevan dengan penelitian ini.
DAFTAR PUSTAKA
M.Fuad dkk . 2006. Pengertian Pendapatan. Bandung.
Hamdani. 2011. Dasar-dasar Kependidikan. Bandung : CV Pustaka Setia.
Supardan, Edy. 2010. Teori dan Kajian Ruang Publik Kota. Badan Penerbitan Universitas Diponegoro, Semarang
Effendi. 2009. Pengantar Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Kencana
Setiadi. 2006. Dasar – Dasar Interaksi Sosial. Jakarta: Salema Empat
Sarbini dan Neneng. 2011. Perencanaan Pendidikan. Bandung: CV Pustaka Setia