• Tidak ada hasil yang ditemukan

Debit Andalan

N/A
N/A
FAUZAN AMRULLOH

Academic year: 2025

Membagikan " Debit Andalan"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 6 DEBIT ANDALAN

6.1 Teori Dasar

Debit aliran sungai merupakan salah satu parameter hidrologi yang sangat penting bagi pengelolaan sumber daya air karena data debit sungai diperlukan untuk keperluan di masa mendatang dengan asumsi karakteristik proses tidak berubah.

Atau dengan kata lain debit andalan adalah debit yang diharapkan selalu tersedia sepanjang tahun dengan resiko kegagalan yang diperhitungkan sekecil mungkin.

Apabila ditetapkan debit andalan untuk keperluan irigasi 80% maka resiko kegagalannya adalah 20%, ini terjadi pada debit pengambilan lebih kecil dari pada debit yang diperhitungkan. Data debit andalan pada umumnya diperlukan untuk perencanaan pengembangan air irigasi, air baku dan pembangkit tenaga listrik tenaga air (PLTA), yaitu untuk menentukan perhitungan persediaan air pada bangunan pengambilan (intake). Agar mendapatkan perhitungan debit andalan yang baik, untuk itu diperlukan data pencatatan debit dengan jangka waktu panjang, hal ini untuk mengurangi terjadinya penyimpangan data perhitungan yang terlalu besar. Pada perhitungan debit andalan pada umumnya dilakukan dengan cara merangking data debit rata-rata bulanan, setengah bulanan atau debit rata-rata sepuluh harian, yang ditetapkan berdasarkan pola operasi bendung atau bendungan.

Perhitungan debit andalan pada prakteknya di lapangan, yang sering dilakukan adalah penetapan debit andalan dengan metode rangking dan metode statistik.

Perhitungan debit andalan dengan metode rangking dilakukan dengan data pencatatan debit seri jangka panjang, selajutnya data tersebut disusun atau dirangking mulai dari urutan data debit yang terkecil ke urutan terbesar. Setelah data diurutkan terlebih dahulu ditetapkan prosentase debit andalan yang diharapkan. Keperluan irgasi biasanya ditetapkan debit tersedia 80 %, keperluan air baku: Untuk air minum biasanya ditetakan debit tersedia 99 %, untuk air industri biasanya ditetapkan debit tersedia 95 %, keperluan PLTA biasanya ditetapkan debit tersedia 90 %,

(2)

Sebagian besar air hujan yang turun ke permukaan tanah mengalir ke tempat-tempat yang lebih rendah dan setelah mengalami bermacam macam perlawanan akibat gaya berat, akhirnya melimpah ke danau atau ke laut. Suatu alur yang panjang di atas permukaan bumi tempat mengalirnya air berasal dari hujan disebut alur sungai.

Bagian yang senantiasa tersentuh aliran ini disebut alur sungai. Dan perpaduan antara sungai dan aliran air di dalamnya disebut sungai.

Sungai didefinisikan sebagai aliran terbuka dengan ukuran geometrik (tampak lintang, profil memanjang dan kemiringan lembah) berubah seiring waktu, tergantung pada debit, material dasar tebing, serta jumlah dan jenis sedimen yang terangkut oleh air. Berdasarkan hasil pengukuran kecepatan dapat diperoleh besarnya debit pada tiap saat pengukuran tersebut. Berdasarkan data ini, kemudian dibuat kurva durasi debit, dimana probabilitas dari debit tersebut dapat ditentukan dengan menggunakan metoda plotting (metoda yang sering dipakai adalah metoda Weibull). Penjelasan dari metoda ini dapat dilihat pada bab sebelumnya.

Perhitungan debit andalan metode kurva durasi debit atau garis masa debit atau flow duration curve (FDC) menggunakan rumus probabilitas Weibull:

P (X ≥ x) = 𝑚

(𝑛 + 1) ×100% (6.1)

Diketahui :

P(X ≥ x) : probabilitas terjadinya variabel X (debit) sama atau lebih besar dari x (m3/s),

m : peringkat data dari besar ke kecil, n : banyaknya data,

X : seri data debit,

x : debit andalan yang diinginkan (m3/s).

Debit andalan diperhitungakan untuk keperluan tertentu seperti keperluan air irigasi, air baku, dll. Perhitungan debit andalan dilakukan dengan mengurutkan data debit dari yang terbesar hingga yang terkecil, kemudian dicari sesuai nilai probabilitasnya (SNI 6728, 2015). Rumus yang digunakan yaitu rumus Weibull seperti rumus diatas.

(3)

6.2 Perhitungan

Berikut ini merupakan tabel data dari masing masing debit andalan adalah sebagai berikut:

Tabel 6.1 Data Perhitungan Debit Andalan Bulan Debit Andalan 2010 Debit Andalan

Q80%

Debit Andalan Q90%

I II I II I II

JAN 1,72 1,81 0,66 0,65 0,54 0,54

FEB 1,71 1,87 0,65 0,63 0,54 0,54

MAR 2 2 0,63 0,62 0,54 0,54

APR 1,97 1,93 0,73 0,76 0,59 0,59

MEI 1,88 1,84 0,89 0,86 0,61 0,75

JUN 1,8 1,77 0,88 0,88 0,74 0,73

JUL 1,75 1,73 0,88 0,88 0,71 0,70

AGS 1,71 1,69 0,87 0,86 0,69 0,68

SEP 1,68 1,65 0,82 0,85 0,62 0,64

OKT 1,63 1,61 0,85 0,84 0,62 0,61

NOV 1,59 1,57 0,84 0,83 0,58 0,58

DES 1,55 1,54 0,83 0,82 0,58 0,57

(Sumber : Data Perhitungan Kel 2)

Dari data diatas dapat kita ubah menjadi grafik pada masing masing debit andalan dengan kebutuhan yang berbeda beda,data perhitungan diatas didapat dari data tinggi muka air.

Tabel 6.2 Data Tinggi muka Air

(4)

Gambar 6.1 Grafik Debit andalan Q80%

Gambar 6.2 Grafik Debit Andalan Q90%

0,00 0,10 0,20 0,30 0,40 0,50 0,60 0,70 0,80

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

Debit (m3/s)

Tengah Bulan ke

Debit Andalan Q90%

Debit Andalan Q90%

0,00 0,10 0,20 0,30 0,40 0,50 0,60 0,70 0,80 0,90 1,00

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

Debit (m3/s)

Tengah Bulan ke

Debit Andalan Q80%

Debit Andalan Q80%

(5)

Gambar 6.3 Grafik Debit Andalan Tahun 2010

0 0,5 1 1,5 2 2,5

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

Debit (m3/s)

Tengah Bulan ke

Debit Andalan Tahun 2010

Debit Andalan Tahun 2010

Referensi

Dokumen terkait

Debit andalan merupakan debit minimum yang harus tersedia agar kebutuhan air tercukupi, sementara debit pada tahun El Nino adalah debit paling minimum dari seluruh

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui debit andalan sungai Tilong berdasarkan musim cukup, normal, rendah dan kering, proyeksi penduduk dan kebutuhan

Besar rata-rata debit andalan untuk curah hujan lebih besar dibandingkan rata-rata debit andalan pos duga air, dimana tingkat kebutuhan air pada daerah

Data curah hujan yang akan digunakan dalam analisis debit andalan adalah jumlah curah hujan setengah bulanan dari stasiun pencatatan curah hujan yang

Analisa debit andalan berdasarkan metode debit rata-rata minimum menggunakan analisis frekuensi, yaitu dengan jenis distribusi Gumbel dan Log Pearson Tipe III,

Karena data debit aliran harian yang terukur di pos Pauh tidak tersedia, maka untuk analisis duration curve digunakan debit aliran bulanan selama tiga tahun (1976 – 1978).. Dengan

4 Ketentuan dan persyaratan 4.1 Persyaratan data Data debit yang digunakan dalam menghitung debit andalan harus memenuhi kriteria sebagai berikut: a memiliki panjang pencatatan

Debit andalan merupakan debit yang diandalkan untuk suatu probabilitas tertentu. Probabilitas untuk debit andalan ini berbeda-beda. Untuk keperluan irigasi biasa