• Tidak ada hasil yang ditemukan

DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS

N/A
N/A
Puskesmas Ngaglik 2

Academic year: 2023

Membagikan "DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS "

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO DIABETES MELITUS

SOP

No Dokumen : SOP-NGK II –LANS - 06 No. Revisi : 00

Tanggal Terbit : 02 Februari 2023 Halaman : 1/3

PUSKESMAS

NGAGLIK II dr.TRISNI NUR ANDAYANI

NIP 19651015 20012 2 002

1. Pengertian Merupakan salah satu Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang berorientasi kepada upaya promotif dan preventif dalam pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan melibatkan lansia. Meliputi wawancara faktor risiko diabetes melitus, melakukan pemeriksaan tekanan darah sebagai langkah untuk mendeteksi, dan mencegah komplikasi lebih lanjut khususnya lansia

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah kegiatan deteksi dini faktor risiko PTM hipertensi di wilayah Puskesmas

3. Kebijakan SK Kepala UPT Puskesmas Ngaglik II Nomor 188/124/NGII/2023 Tentang .Penyelenggaraan Kegiatan UKM

4. Referensi

Pedoman Untuk Puskesmas Penyelenggaraan Kegiatan Kesehatan Lanjut Usia di Posyandu Lansia th 2019

Permenkes RI Nomor 67 tahun 2015 tentang penyelenggataan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Pusat Kesehatan Masyarakat

5. Prosedur a. Persiapan Alat dan Bahan 1) Alat tulis

2) Dokumen/materi

3) Posyandu lansia kit ( pengukur TB, BB, miteline , tensi meter, ) 4) Laboratorium kit sederhana ( gula darah kit)

5) Notulen 6) Daftar hadir 7) Buku lansia 8) Form skrining

b. Petugas yang melaksanakan 1) Penanggungjawab program 2) Perawat

3) Petugas Lab 4) Tim skrining lansia c. Langkah-langkah

1) Petugas berkoordinasi dengan kader mempersiapkan tempat 1 / 3

(2)

pelaksanaan buku catatan alat-alat yang dipergunakan untuk kegiatan

2) Petugas melakukan cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer

3) Petugas mendaftarkan data pribadi lansia

4) Petugas melakukan wawancara dan pemeriksaan faktor risiko PTM meliputi pengukuran TB, BB menentukan IMT, lingkar perut, dan penilaian tingkat kemandirian ( Activity Daily Living)

5) Petugas melakukan pemeriksaan status mental dan kognitif

6) Petugas melakukan pemeriksaan tekanan darah , dan laboratorium sederhana

7) Petugas melakukan pencatatan hasil kegiatan dan mengidentifikasi faktor risiko PTM Diabetes Melitus

8) Petugas memberi edukasi kepada lansia terkait pemantauan diabetes melitus

9) Petugas melakukan cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer

10) Petugas melaporkan hasil kegiatan dan menginput data hasil pemeriksaan

6. Diagram Alir

7. Hal-hal yang perlu

diperhatikan

-

8. Unit Terkait a. P2MPTM (Penyakit Tidak Menular) b. Promkes

2 / 3

Cuci Tangan Pengisian Daftar Hadir Koordinasi

kader & tim

Screening FR PTM HT , cek tensi , dan

ukurTB/BB , IMT , lingkar perut &

tk.kemandirian Pemeriksaan

status mental &

kognitif Cek lab sederhana

gula darah , kolesterol

Identifikasi FR PTM HT , pencatatan

Edukasi kartu ingat minum obat

HT

Edukasi, laporan kegiatan

Input data hasil kegiatan

(3)

c. Gizi d. PIS PK 9. Dokumen Terkait a. Notulen

b. Hasil screening c. Form screening 10. Rekaman

Historis Perubahan

NO Yang dirubah Isi perubahan Tanggal mulai

diberlakukan

1 - 02 - 02- 2023

3 / 3

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan variabel kebiasaan menyimpan alat makan, kebiasaan menyimpan makanan, kebiasaan cuci tangan/kaki menggunakan sabun, keberadaan selokan, keberadaan genangan

Simpulan: Cuci tangan tanpa sabun dan kebiasaan berbagi handuk merupakan faktor risiko kolonisasi S.aureus pada atlet sepak bola di Semarang sedangkan usia pemain dan posisi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen PHBS yang berhubungan dengan kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada penjamah makanan masuk ke dalam kategori buruk

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Pattingalloang Kota Makassar adalah riwayat hipertensi

pada kategori yang tepat : Hasil Penilaian Peer Review : Komenlar Peer Reviewer FAKTOR RISIKO OLAHRAGA DAN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA PESERTA POSYANDU LANSIA DESA SURUH SIDOARJO