Seluruh dosen dan pegawai STIE Indonesia Banking School yang telah banyak membantu penulis selama perkuliahan. Kata Kunci: Latar belakang sekolah, teman sejawat, orang tua, sosial ekonomi, kesempatan kerja, citra pendidikan tinggi, minat, keputusan memilih program studi akuntansi di Bank School of Indonesia.
Pendahuluan
Perumusan masalah
Apakah faktor budaya yang terbentuk dari asal sekolah berpengaruh positif terhadap keputusan memilih jurusan akuntansi di perguruan tinggi swasta? Apakah faktor pribadi yang diproksikan dengan sosial ekonomi berpengaruh positif terhadap keputusan memilih jurusan akuntansi di perguruan tinggi swasta?
Pembatasan Masalah
Tujuan Penelitian
Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat memberikan pengetahuan baru bagi para akademisi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa untuk memilih kuliah akuntansi di perguruan tinggi swasta. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru kepada para praktisi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa memilih kuliah akuntansi di perguruan tinggi swasta.
Sistematika Penulisan Skripsi
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada bagian kemahasiswaan perguruan tinggi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa memilih jurusan akuntansi di perguruan tinggi swasta. Bab ini meliputi pengujian hipotesis dan pemaparan hasil pengujian tersebut serta pembahasan dengan analisis terkait teori yang berlaku.
Landasan Teori
- Pengambilan Keputusan (Decision Making)
- Karakteristik Jasa Pendidikan Tinggi
- Faktor Budaya
- Asal Sekolah
- Faktor Sosial
- Kelompok acuan (reference group)
- Keluarga
- Faktor Pribadi
- Sosial Ekonomi
- Faktor Psikologi
- Motivasi
- Persepsi
- Sikap
- Profesi Akuntan
Faktor sosial ditambah dengan interaksi teman sejawat dan sosioekonomi mempengaruhi pilihan mahasiswa jurusan akuntansi di perguruan tinggi swasta. Faktor pribadi yang dimediasi oleh sosioekonomi mempengaruhi keputusan memilih jurusan akuntansi di perguruan tinggi swasta.
Penelitian Terdahulu
Dalam penelitian ini akan dibahas faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan memilih jurusan akuntansi di perguruan tinggi swasta, artinya dengan memilih jurusan akuntansi sebagai konsentrasi pendidikan yang dituju maka keinginan atau prestasi seseorang dalam hidupnya harus menjadi sebuah hal yang penting. akuntan profesional setelah selesai melanjutkan pendidikan tinggi.
Kerangka pemikiran
Pengembangan Hipotesis .1 Faktor Budaya .1 Faktor Budaya
- Pengaruh Asal Sekolah Terhadap Keputusan Memilih Jurusan Akuntansi Pada Perguruan Tinggi Swasta
- Faktor Sosial
- Pengaruh Interaksi Teman Sebaya Terhadap Keputusan Memilih Jurusan Akuntansi Pada Perguruan Tinggi Swasta
- Pengaruh Orang Tua Terhadap Keputusan Memilih Jurusan Akuntansi Pada Perguruan Tinggi Swasta
- Faktor Pribadi
- Pengaruh Sosial Ekonomi Terhadap Keputusan Memilih Jurusan Akuntansi Pada Perguruan Tinggi Swasta
- Faktor Psikologi
- Pengaruh Lapangan Pekerjaan Terhadap Keputusan Memilih Jurusan Akuntansi Pada Perguruan Tinggi Swasta
- Pengaruh Citra Perguruan Tinggi Terhadap Keputusan Memilih Jurusan Akuntansi Pada Perguruan Tinggi Swasta
- Pengaruh Minat Terhadap Keputusan Memilih Jurusan Akuntansi Pada Perguruan Tinggi Swasta
Dalam memilih jurusan di perguruan tinggi teman dapat mempengaruhi, hal ini dibuktikan dengan penelitian Butterfield (2011), dimana teman pada variabel faktor eksternal mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat yaitu pemilihan jurusan di perguruan tinggi, hal ini juga didukung berdasarkan penelitian Andreea, Liviu dan Alina (2013), Rfou (2013). Ha2a : Interaksi teman sejawat berpengaruh positif terhadap keputusan kuliah akuntansi di perguruan tinggi swasta. Ha4b: Citra pendidikan tinggi berpengaruh positif terhadap keputusan memilih kuliah akuntansi di perguruan tinggi swasta.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mengambil jurusan akuntansi di perguruan tinggi swasta khususnya STIE Indonesia School of Banking. Penelitian ini berfungsi untuk memberikan pengetahuan dan data kepada STIE Indonesia Banking School mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa memilih jurusan akuntansi di perguruan tinggi swasta.
Jenis dan Sumber Data
Teknik Analisis Data
Jumlah mahasiswa aktif jurusan akuntansi STIE Indonesia Banking School angkatan 2014 sebanyak 69 mahasiswa, tahun 2015 sebanyak 93 mahasiswa, tahun 2016 sebanyak 48 mahasiswa dan angkatan 2017 sebanyak 119 mahasiswa, total 329 mahasiswa . Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel ini menggunakan metode non-probability random sampling. Incidental Sampling merupakan teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan yaitu siapa saja yang terjadi secara kebetulan namun memenuhi kriteria yang telah ditentukan yaitu mahasiswa aktif jurusan akuntansi angkatan 2016 dan 2017 di STIE Indonesia Banking School, jika dinilai orang tersebut maka bertemu per peluang cocok sebagai sumber data (Sugiyono, 2012).
Berdasarkan pernyataan di atas, maka jumlah sampel yang harus diambil minimal jika menggunakan teknik analisis regresi berganda adalah 10 kali. Berdasarkan data STIE Sekolah Perbankan Indonesia, terdapat 329 mahasiswa aktif belajar akuntansi angkatan 2017, sehingga besar sampel survei ini sama dengan margin of error 10%.
Definisi Operasional Variabel dan Pengukuran .1 Variabel Dependen
- Variabel Independen
- Asal Sekolah
- Interaksi Teman Sebaya
- Orang Tua
- Sosial Ekonomi
- Lapangan Pekerjaan
- Citra Perguruan Tinggi
- Minat
Saya mengikuti saran sekolah saya ketika memilih belajar akuntansi di STIE Sekolah Perbankan Indonesia. Peran Orang Tua 1 Orang tua saya memilih saya untuk belajar akuntansi di sekolah perbankan Indonesia STIE. Saya mempunyai penghasilan sendiri sehingga saya bisa menentukan pendidikan saya jurusan akuntansi di STIE Indonesia Banking School.
Jurusan Akuntansi STIE Indonesia Banking School mempunyai jaringan dan kerjasama yang luas sehingga lulusannya dapat memperoleh pekerjaan. Skala Likert 4 poin, 1 untuk SS hingga 4 untuk STS Universitas Favorit 1 STIE Indonesia Banking School, salah satu perguruan tinggi swasta.
Teknik Pengolahan dan Analisis Data .1 Analisis Statistik Deskriptif
- Analisis Persamaan Regresi Berganda
- Uji Validitas
- Uji Reliabilitas
- Uji Asumsi Klasik
- Uji Normalitas
- Uji Multikolonieritas
- Uji Heteroskedastisitas
- Uji Parsial (Uji-t)
- Uji Simultan ( Uji-F)
- Koefisien Determinasi
Variabel terikat dalam penelitian ini adalah keputusan mengambil jurusan akuntansi di perguruan tinggi swasta, sedangkan variabel bebasnya adalah asal sekolah, interaksi dengan teman sebaya, orang tua, sosial ekonomi, pekerjaan, citra universitas, dan minat. Tujuan dari uji parsial adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y) secara parsial (Ghozali, 2011). Uji F digunakan untuk menunjukkan apakah seluruh variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh yang sama terhadap variabel dependen (Ghozali, 2016).
Nilai Adjusted R-squared yang kecil berarti kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel independen sangat terbatas. Semakin mendekati nilai 1 maka semakin besar kemampuan variabel independen dalam menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel dependen.
PEMBAHASAN
Total Capaian Responden
- Total Capaian Responden Asal Sekolah Tabel 4.3 Tabel 4.3
- Total Capaian Responden Teman Sebaya Tabel 4.4 Tabel 4.4
- Total Capaian Responden Orang Tua Tabel 4.5
- Total Capaian Responden Sosial Ekonomi Tabel 4.6
- Total Capaian Responden Lapangan Pekerjaan Tabel 4.7 Tabel 4.7
- Total Capaian Responden Citra Perguruan Tinggi Tabel 4.8 Tabel 4.8
- Total Capaian Responden Minat Tabel 4.9 Tabel 4.9
Dari perhitungan di atas, total skor yang diperoleh responden untuk variabel asal sekolah adalah sebesar 65% dan dapat dikategorikan cukup baik. Dari perhitungan di atas, total skor yang diperoleh responden dari variabel orang tua adalah sebesar 72% dan dapat dikatakan cukup baik. Dari perhitungan di atas, total skor yang diperoleh responden untuk variabel pekerjaan adalah sebesar 79% dan dapat dikategorikan cukup baik.
Dari perhitungan di atas, total skor yang diperoleh responden dari variabel citra universitas adalah sebesar 72% dan dapat tergolong cukup baik. Dari perhitungan di atas, total skor yang diperoleh responden dari variabel minat adalah sebesar 78% dan dapat tergolong cukup baik.
Statistik Deskriptif
- Statistik Deskriptif Asal Sekolah
- Statistik Deskriptif Teman Sebaya
- Statistik Deskriptif Orang Tua
- Statistik Deskriptif Sosial Ekonomi
- Statistik Deskriptif Lapangan Pekerjaan
- Statistik Deskriptif Citra Perguruan Tinggi
- Statistik Deskriptif Minat
Dapat disimpulkan dengan melihat nilai mean sebesar 0,55846. Jika dibulatkan maka akan memperoleh nilai 2 yang berarti rata-rata responden tidak setuju bahwa variabel rekan sejawat mempengaruhi mereka dalam keputusan memilih program akuntansi di IBS sebagai tempat mereka melanjutkan pendidikan. Kesimpulan dapat diambil dengan melihat nilai mean sebesar 2,6827. Jika dibulatkan maka akan diperoleh nilai 3 yang berarti rata-rata responden setuju bahwa variabel orang tua mempengaruhi mereka dalam keputusan memilih program akuntansi di IBS sebagai tempat melanjutkan pendidikan. Dapat disimpulkan dengan melihat nilai mean sebesar 2,3117. Jika dibulatkan maka akan mendapat nilai 2 yang berarti rata-rata responden tidak setuju bahwa variabel sosial ekonomi mempengaruhi keputusannya dalam memilih program akuntansi di IBS sebagai tempat melanjutkan pendidikannya.
Kesimpulan dapat diambil dengan melihat mean sebesar 3,171. Jika dibulatkan maka akan mendapat nilai 3 yang berarti rata-rata responden setuju bahwa variabel pekerjaan mempengaruhi mereka dalam keputusan memilih program studi akuntansi di IBS sebagai tempat melanjutkan pendidikan mereka. Dapat disimpulkan dengan melihat rata-rata sebesar 2,9818. Jika dibulatkan maka akan mendapat nilai 3 yang berarti rata-rata responden setuju bahwa variabel minat mempengaruhi mereka dalam keputusan memilih program studi akuntansi di IBS sebagai tempat melanjutkan pendidikan mereka.
- Uji Reliabilitas
Berdasarkan hasil uji validitas pada Tabel 4.11 menyatakan bahwa dari 42 pernyataan yang diajukan dari jumlah seluruh variabel, semuanya valid karena semua indikator variabel pada setiap pernyataan mempunyai r hitung lebih besar dari r dari meja. Penelitian ini menggunakan uji reliabilitas dengan koefisien Cronbach Alpha () sebesar 0,60 dan diolah dengan menggunakan program komputer SPSS 21.
Uji Asumsi Klasik
- Uji Normalitas
- Uji Heteroskedastisitas
- Uji Multikolinearitas
Artinya data berdistribusi normal karena tingkat signifikansi memenuhi syarat tingkat signifikan dimana 0,658 > 0,05. Saat menguji multikolinearitas, tujuannya sebenarnya adalah untuk menguji apakah ditemukan korelasi antara variabel independen dalam regresi. Pengujian ini biasanya hanya terdapat pada pengujian regresi berganda, dimana suatu penelitian regresi tergolong baik seharusnya tidak terdapat korelasi antar variabel independennya.
Nilai VIF yang kurang dari 10 menunjukkan tidak adanya gejala multikolinearitas, sedangkan nilai VIF yang lebih besar dari 10 menunjukkan adanya gejala multikolinearitas. Hal ini terlihat dari VIF yang kurang dari 10,00 dan nilai toleransi yang lebih besar dari 0,10.
Hasil Pengujian Hipotesis
- Analisis Regresi Linier Berganda
- Analisis Koefisien Determinasi (R 2 )
- Hasil Uji F
- Hasil Uji Parsial (Uji t)
- Pengaruh Asal Sekolah Terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School Akuntansi di Indonesia Banking School
- Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School Akuntansi di Indonesia Banking School
- Pengaruh Orang Tua Terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School di Indonesia Banking School
- Pengaruh Sosial Ekonomi Terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School Akuntansi di Indonesia Banking School
- Pengaruh Lapangan Pekerjaan Terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School
- Pengaruh Citra Perguruan Tinggi Terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School
- Pengaruh Minat Terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School
Hal ini menunjukkan bahwa tingkat keputusan pemilihan Program Studi Akuntansi di IBS akan mengalami peningkatan sebesar 0,038 satuan setiap kenaikan satuan tingkat Sekolah Asal dan sebaliknya. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan variabel induk sebesar satu satuan akan menurunkan tingkat keputusan memilih program studi akuntansi di IBS sebesar -0,017. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan variabel sosial ekonomi sebesar satu satuan akan menurunkan tingkat keputusan memilih program studi akuntansi.
Hal ini menunjukkan bahwa tingkat keputusan memilih gelar akuntansi di IBS akan mengalami peningkatan sebesar 0,081 satuan setiap peningkatan satu satuan citra universitas dan sebaliknya. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat keputusan pemilihan Program Studi Akuntansi di IBS akan mengalami peningkatan sebesar 0,378 satuan setiap kenaikan tingkat minat satu satuan dan begitu pula sebaliknya.
Pembahasan Hasil Penelitian
Dari hasil uji t diketahui bahwa variabel citra perguruan tinggi mempunyai thitung (0,722) < ttabel (1,667), maka hipotesis H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti variabel citra perguruan tinggi tidak berpengaruh positif terhadap keputusan memilih gelar akuntansi di IBS.
Pengaruh Asal Sekolah terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School
Pengaruh Teman Sebaya terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School
Pengaruh Orang Tua terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School
Namun penelitian tersebut menambah konsistensi penelitian Andreea, Liviu dan Alina (2013) yang menyatakan bahwa orang tua tidak mempunyai pengaruh positif terhadap keputusan memilih jurusan perguruan tinggi. Meski orang tua dekat secara biologis, psikologis, dan sosial, namun hal tersebut tidak menjadi pertimbangan utama bagi siswa. Keakraban antar orang tua memang tidak cukup sampai disitu saja, namun tetap memiliki makna sebagai wadah berbagi dan berdiskusi tentang rencana karir yang dibuat oleh siswa.
Pengaruh Sosial Ekonomi terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School
Pengaruh Lapangan Pekerjaan terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School
Pengaruh Citra Perguruan Tinggi terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School
Citra kampus IBS sebenarnya sangat baik untuk PTS di Indonesia, namun masih belum menjadi pilihan utama atau diminati sebagian besar mahasiswa karena sebagian besar mahasiswa sudah memilih PTN atau PTS lain sebelum menentukan pilihannya atau diterima di IBS, meski begitu . , siswa sangat antusias setelah menjadi mahasiswa di IBS karena tersedia sarana dan prasarana yang baik untuk menunjang proses pembelajaran siswa.
Pengaruh Minat terhadap Keputusan Memilih Prodi Akuntansi di Indonesia Banking School
- Pengujian Tambahan
- Analisis Regresi Linear Tambahan Tabel 4.19 Tabel 4.19
- Pembahasan Hasil Uji Tambahan
- Keterbatasan dan Saran
Kenaikan harga jasa pendidikan di IBS tidak menjadi faktor yang dapat mengubah keputusan mahasiswa untuk memilih studi akuntansi di IBS sebagai tempat melanjutkan pendidikannya, yang juga tercermin dari tidak adanya pengaruh variabel sosial ekonomi. pada model utama dan pada model dummy. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan mahasiswa dalam memilih program studi akuntansi di IBS. Faktor budaya yang berkaitan dengan asal sekolah tidak mempunyai pengaruh positif terhadap keputusan memilih program studi akuntansi di Indonesia Banking School.
Faktor sosial yang diungkapkan oleh interaksi teman sejawat dan orang tua tidak mempunyai pengaruh positif terhadap keputusan memilih program studi akuntansi di Sekolah Bank Indonesia. Faktor pribadi yang diproksikan dengan sosial ekonomi tidak mempunyai pengaruh positif terhadap keputusan memilih program studi akuntansi di Indonesia Banking School. Faktor psikologis yang diisi oleh kesempatan kerja, citra universitas tidak mempunyai pengaruh positif terhadap keputusan memilih program studi akuntansi di Indonesia Banking School, sedangkan faktor psikologis yang ditentukan oleh variabel minat mempunyai pengaruh positif terhadap keputusan memiliki program studi akuntansi yang dapat dipilih di Indonesia Banking School.
Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menemukan faktor lain yang mempengaruhi mahasiswa dalam mengambil keputusan memilih perguruan tinggi, yaitu faktor keterampilan yang dimiliki oleh mahasiswa itu sendiri.