DETIK DALAM INGAT Oleh: Yusaba Ya Allah
Waktu bergulir Masa mengalir
Jengkal waktu terus bergulir Detik demi detik akhir
Tinggalkan segala yang mengalir Menjadi sebuah memoir
Akankah menjadi luka terkilir
Atau akankah menjadi hikmah terfikir Duhai Sang Bashir
Jangan jadikan aku sosok mutakabbir Karena Engkaulah Sang Mutakabbir Namun akulah fakir
Ilmu amal iman islam ihsan masihlah fakir Mohon lindungi aku dari perbuatan mungkir Yang kan membawaku ke arah kafir
Kebenaran-kebenaran selalu mangkir Hingga terjatuhlah dalam cela haqiir
Maka mohon berikanlah aku petunjuk duhai Sang Khobir Ya Allah
Pertumbuhan Perkembangan Pergerakan Tetap berjalan
Meski banyak berlawanan Ya antara pegangan Ilmu keagamaan Ilmu kehidupan Ilmu pengetahuan Ilmu keterampilan Ya antara keadaan Adanya kebutuhan Adanya perencanaan Adanya keinginan
Adanya kejadian Adanya permasalahan Adanya penyelesaian Adanya kenyataan Acapkali bertumburan Acapkali berbenturan
Acapkali tidak menyenangkan Acapkali menggembirakan Ya Allah
Syukurku
Engkau karuniakan umur Syukurku
Engkau berikan ilmu Syukurku
Engkau berikan tahu Syukurku
Engkau berikan malu
Hingga apa yang ada dalam qolbun Tidak menjadi kalbun
Yang membawa racun
Bak susu sebelanga rusak karena nila setitik pun Antara rojaaun
Dan haqqun
Milik Sang Hayyun Namun diri ada nafsun
Sulit sekali berjihad membawa dzikrun Seiring fikrun
Terwujud dalam amalun shoolihun Menjadi iimaanun kaamilun
Karena itu bukan pilihan pun
Satu paket dalam shirootun mustaqiimun Duhai Robbun Ghofuurun
Lindungilah aku dari perbuatan mal’uunun Agar fakta mata insanun
Tak terperosok dalam kejahatan fitnatun Tak tersesat dalam amal dzoolimun
Tak tertipu dalam fakhurun ghoruurun Ya Robbana
Ya Ilaahana
Mohon istighfar dapat kudawamkan Atas rasa
Atas asa Atas fikiran Atas perhatian Atas perkataan Atas amalan Atas perbuatan
Agar selalu ada perbaikan Jauh dari kesesatan
Karena tak ada keberimbangan
Antara dzikiran, fikiran dan perbuatan Hingga bila mengambil keputusan Melukai banyak perasaan
Ya itu adalah kebohongan
Kutakutkan karena itu kejahatan Ya Allah
Usia bukanlah satu-satunya jadi Penentu kematian diri
Banyak yang tua mati Banyak yang muda mati Tapi kata Imam Ghozali Manusia bak zombi Hidup tapi mati Karena tak kenal diri Tertipulah hati Fikiran merajai Nafsu menguasai Guru hanya alibi
Tuntunan hanya kata teruntai Tak dikaji
Apalagi dilalui
Dengan langkah kaki Seiring hati
Udkhuluu fis silmi kaaffati
Masuklah kalian dalam tali keselamatanKU secara purna pasti Ya Allah
Rambutku pun Engkau ubah
Hitam legam menjadi putih sudah Jenggot pun menyerah
Kumis pun telah Putih merekah Sunah
Fisik semakin melemah Nafas terengah-engah
Pendek jarak kaki melangkah Kecepatan menurun sudah Ya Allah
Usia semakin mendekati garis finish Dengan tanda alami
Surya menjalani rotasi Purnama malam berganti Mengerut kulit
Pandangan memudar jeli Gerakan tubuh terbatasi Ya Allah
Kisah terjalani
Suka dan duka silih berganti Menjalani hitam putih
Hadapi fakta terjalani Ada golak hebat dalam hati Imbangkan jati diri
Kenali pasti nafsu hati
Dengan pertimbangan akal ilmu sejati Ya Allah
Jalanku berliku Terjal berlaku Curam memaku
Banyak kelok terpaku Jalan indah memukau lurus
Tanaman menghijau Bening air mengalir sejuk Bang sepoi sang bayu Ya Allah
Riak gerak saudara berbeda Ada alim ikuti aturan
Ada alim ikuti niatan Ada alim tak mau ikutan Ada jahil tak mau ketertiban Ada jahil tak mau perubahan Ada jahil tak mau aliran Ada alim hilangkan ilmu
Ikuti tuntunan gelombang trend baru Pertimbangan syariah tak berlaku Sungguh malu
Karena Rasululah saw tak begitu Fanatisme menjadi acu
Hilangkan jati syariah berlaku Rasa ekslusif seperti yang bermutu Adab budi pekerti tak berlaku
Nashoihul ibaad seperti tak bermutu Taklimul muta’allim bak tak bermutu Bicara yang hanya mau
Bukan dengan ilmu Keputusan dari nafsu Penuh ego dungu
Hidup ya hidup yang terbelenggu Bukanlah pilihan bermutu
Ya Allah
Ampunilah diri ini
Atas hari-hari berganti Yang masih ribet mengurusi Padahal tak bermanfaat bagi diri Dunia adalah sijnul mukmin
Untuk dinikmati Bukan hanya dikuasai
Namun harus sesuai ridlo Ilahi Dalam alur selalu perbaiki kualiti
Always do the better of the best thing Quu anfusakum wa ahliikum naaro
Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka Awal menjaga diri
Lalu keluarga Sujud syukurku
Adalah butuhku padaNYA Sholat berjamaah wajib
Adabul karimah unggulnya budi pekerti Shiyam Senin dan Kamis
Tahajjud solat Lail Qur’an tartili
Shodaqoh infaq zakat beri Umroh dan haji
Menikah
Masih banyak lagi
Adalah bukan pilihan sesuai hati Yang berdekatan dengan nafsu diri Jauh dari suci
Tahapan tahapan pasti
Berburu ridlo Sang Ilahi Robbi Ingat mati
Bersama sang Izroil menjemput diri Amalan tak berarti
Bila di banding nikmat tak terperi Dunia oh dunia
Berpijak di atas bumi Indah terasa
Tak tersadari
Dialah perhiasan fana Semu tak berarti
Dibanding balasan akhirat Yang pasti tak terganti Duhai diri
Wahai sosok Bila kau tak peduli
kepadaNYA
bahkan demi semu kau rajakan syahwat
Status sosial Status pangkat Status pundi Status derajat Lalu
Hinakan Sang Pencipta Rendahkan Sang Kekasih Injakkan lembaran suci Belum lagi
Jatuhkan yang lain Lukai rasa yang lain Dinakan yang lain Bahkan mungkin Singkirkan yang lain Kuburkan yang lain Ya Allah ampunilah
Lindungilah Tunjukilah Mudahkanlah Berkahilah
Kiblat ditentukan
Qur’an hadits diwariskan Sejarah diungkapkan
Kisah akan diulang Dalam versi baru Cerita bersambung Dari dongeng lama Belum lagi sinyal kebangkitan Belum lagi sinyal kehancuran Sudah dijejakkan
Adakah kearifan Adakah kebijakan Adakah kehalusan Adakah kebaktian Adakah kerataan
Bila keadilan tak bisa
Ya Allah Usia Umur
Adalah batas jihad kebaikan Adalah batas ikhtiyar kebenaran Tunggu
Dalam titian sabar Lakukan inovasi Tunggu
Dalam titian sabar Lakukan kreasi Golak hati Gejolak rasa
Harus tenggelam dalam
Nikmati gelombang pembuka nyata Naik turunnya
Tujuh naik Tujuh turun Allah sampaikan
Tiga khusus untukNYA
Satu berbagi untukNYA dan untuknya Tiga khusus untuknya
Samudera fakta realita Esensi syaria
Esensi fiqhiya Esensi tariqa Esensi hakikat Esensi ma’rifat Jalan terang Kutunggu tarji’
Setelah
Kutunggu tasbih Kutunggu tahmid Kutunggu takbir Dan kutunggu tahlil Black hole terbuka Nabi Isa ada
Imam mahdi dijaga Hancurkan Dajjal berada Ya Allah
Masukkan ke dalam barisan sholihiin MU